Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRA Martini, Martini; Puspitaningrum, Elisa Murti
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 4 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan kondisi kesehatan yang menyangkut masalah kesehatan organ reproduksi, yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja ditandai oleh haid pertama kali pada remaja perempuan atau mimpi basah bagi remaja laki-laki. Kesehatan reproduksi remaja meliputi fungsi, proses, dan sistem reproduksi remaja. Hal ini dapat menimbulkan konflik dalam diri remaja yang sering menimbulkan banyak tingkah laku yang aneh, canggung, dan kalau tidak dikontrol akan menimbulkan masalah akibat kurangnya pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi diantaranya perilaku seksual berisiko, penggunaan obat terlarang kehamilan yang tidak diinginkan (KTD), aborsi, perkawinan dan pernikahan dini, IMS atau PMS dan HIV/AIDS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja. Metode kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan secara langsung kepada kepada remaja putra yang berjumlah 35 orang. Diharapkan adanya kerja sama dan koordinasi antara pihak sekolah dengan puskesmas wilayah Wonosari untuk melanjutkan progam kesehatan reproduksi kepada remaja di MTS Muhammadiyah Wonosari.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS Triwijayanti, Yoga; Murti Puspitaningrum, Elisa
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.627

Abstract

Penyakit degeneratif pada saat ini prevalensinya semakin meningkat, diantaranya adalah penyakit diabetes melitus (DM) dan hipertensi. WHO meprediksi adanya peningkatan jumlah penyandang DM yang menjadi salah satu ancaman kesehatan global. Perlunya kesadaran akan diet seimbang pada penderita hipertensi dan diabetes untuk mencegah terhadinya komplikasi yang lebih serius. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang diet pada penderita hipertensi dan diabetes melitus. Metode kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan secara langsung kepada lansia yang berjumlah 50 orang. Diharapkan para lansia untuk selalu memperhatikan gizi seimbang, tidak merokok, meningkatkan stamina dengan berolahraga dan rutin memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan terdekat. Kata Kunci: Diet, Hipertensi, Diabetes Melitus, Lansia
Karakteristik Ibu Bersalin dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2022 Elisa Murti Puspitaningrum; Putri, Kristy Mellya Putri; Putri Dewi Anggraini
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi risiko tinggi karena mempunyai kesakitan dan kematian lebih besar yang dikaitkan dengan kelahiran dan penyesuaian setelah lahir. Penyebab BBLR yaitu kurang gizi saat hamil, riwayat melahirkan prematur, usia kehamilan yang belum cukup bulan. Berdasarkan survey awal diperoleh bahwa 5 ibu yang melahirkan BBLR diperoleh 2 orang yang memiliki anak <3, 1 orang memiliki jarak kehamilan <2th, 2 orang lahir dengan umur kehamilan <37 minggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSIA Annisa Kota Jambi bula. Jenis penelitian bersifat retrospektif. Jumlah sampel 31 responden, dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar ceklis dan dianalisis secara univariat. Sebagian besar usia responden resiko tinggi, yaitu 19 (54.3%), paritas responden resiko rendah, yaitu 24 (68.6%), jarak kehamilan responden resiko rendah, yaitu 21 (60%), usia kehamilan responden resiko tinggi, yaitu 25 (71,4%) dan sebagian besar mengalami BBLR, yaitu 30 (85,7%). Diharapkan RSIA Annisa untuk lebih meningkatkan kegiatan promosi sejak awal kehamilan untuk mencegah ternjadinya BBLR dan mengajarkan perawatan bayi BBLR di rumah.
Penyuluhan Bahaya Asap Rokok Pada Ibu Hamil di Posyandu Mawar Puskesmas Karangrejo, Kota Metro Elisa Murti Puspitaningrum; Firda Fibrila; Gangsar Indah Lestari
MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Februari : MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mengabdi.v3i1.1262

Abstract

Cigarette smoke is a mixture of smoke and particles. The smoke consists of 4000 mixed chemical compounds, including toxic substances and 69 of them are cancer-causing substances. Pregnant women who are exposed to cigarette smoke will have an impact on their pregnancy and fetus, such as low birth weight, risk of premature birth, respiratory problems and other fetal development disorders. This community service activity is to increase pregnant women's knowledge about the dangers of cigarette smoke during pregnancy. The method of this activity is to provide direct counseling to 20 pregnant women. It is hoped that pregnant women can avoid exposure to cigarette smoke around them so that it does not harm the health of the fetus during pregnancy.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI PADA WANITA MENOPAUSE PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS YOSOMULYO KOTA METRO Puspitaningrum, Elisa Murti; Herlina, Herlina; Bakti, Maya Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41477

Abstract

Menurut WHO tahun 2023 kejadian hipertensi mencapai 1,28 miliyar orang. Hipertensi di Indonesia tahun 2018 mencapai 34,1%. Hipertensi di Provinsi Lampung tahun tahun 2018 mencapai 29,94%. Jumlah penderita hipertensi di Kota Metro sejak tahun 2021 tertinggi di Puskesmas Yosomulyo yaitu 6.513 orang. Hipertensi meningkat di usia 45-60 tahun saat wanita memasuki masa menopause, yang disebabkan karena adanya penurunan hormon estrogen. Kejadian hipertensi pada wanita menopause di Puskesmas Yosomulyo tahun 2018 yaitu 141 kasus, bulan Januari-Oktober tahun 2020 menjadi 264 kasus dan tahun 2023 menjadi 839 kasus. Tujuan peneliti untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku dalam mencegah komplikasi hipertensi pada wanita menopause penderita hipertensi di Wilayah Puskesmas Yosomulyo Kota Metro. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan design cross sectional. Populasi sebanyak 839 wanita menopause yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Yosomulyo. Cara pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan menggunakan rumus slovin, sehingga didapatkan sampel 89 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman. Diperoleh hasil pengetahuan responden cukup sebanyak 58 orang (65,2%), baik 17 orang (19,1%) dan kurang 14 orang (15,7%). dan perilaku responden cukup sebanyak 61 orang (68,5%), baik 16 orang (18,0%) dan kurang 12 orang (13,5%). Hasil uji Rank Spearman menunjukkan hasil  p-value 0,000 < 0,05 yang artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan komplikasi hipertensi pada wanita menopause penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo Kota Metro.
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Bahaya Merokok Pada Remaja di SMP Cendikia Madani Kota Metro Puspitaningrum, Elisa Murti; M. Ridwan
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 1 (2025): Renata - April 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.138

Abstract

Remaja adalah masa peralihan diri dan perkembangan psikologis anak menuju dewasa. Pada masa remaja umumnya terjadi berbagai macam perubahan, baik secara fisik, biologis, mental dan emosional serta psikososial. Kesehatan reproduksi remaja merupakan kondisi kesehatan yang menyangkut masalah kesehatan organ reproduksi yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja ditandai oleh haid pertama kali pada remaja perempuan atau mimpi basah pada remaja laki-laki. Perilaku-perilaku menyimpang dapat dilakukan oleh siapapun, khususnya bagi mereka yang berusia remaja. Faktanya, usia remaja cenderung lebih rentan melakukan perilaku menyimpang dalam pergaulan yang tidak sesuai dengan nilai ataupun norma sosial. Bentuk penyimpangan dalam pergaulan remaja yang jelas melanggar norma di masyarakat adalah pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, minum-minuman keras, hingga tindak kekerasan dan kriminal. Oleh karena itu berdasarkan kasus tersebut akan dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Dosen Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang dengan tema kesehatan reproduksi dan bahaya merokok pada remaja di SMP Cendikia Madani Kota Metro. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan agar siswa SMP Cendikia Madani Kota Metro mengetahui tentang kesehatan reproduksi dan bahaya merokok. Kesimpulan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan pada remaja tentang kesehatan reproduksi dan bahaya merokok, yaitu terdapat perbedaan mean pre-test dan post-test adalah 25,54. Diperlukan kerja sama dan koordinasi dengan tim kesehatan wilayah setempat untuk terus untuk melanjutkan kegiatan penyuluhan tentang kesehatan lainnya secara rutin dengan tema yang berfariatif
ANALISIS PENGARUH POLA MAKAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP STATUS GIZI IBU HAMIL DI PUSKESMAS MARGOREJO KOTA METRO Puspitaningrum, Elisa Murti; Martini, Martini; Triwijayanti, Yoga
coba Vol 13 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i2.771

Abstract

Pendahuluan: Gizi pada ibu hamil sangat penting, karena gizi kurang maupun gizi berlebih dapat menimbulkan berbagai komplikasi selama kehamilan dan berdampak pada kesehatan janin, salah satunya adalah Kekurangan Energi Kronik (KEK). Di Kota Metro, pada tahun 2018 tercatat 1.514 kasus KEK (7,68%) dan pada tahun 2019 sebanyak 1.351 kasus (11,37%). Di Puskesmas Margorejo tahun 2023, terdapat 289 ibu hamil dan 22 di antaranya (7,6%) mengalami KEK. Pola makan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kecukupan nutrisi bagi ibu dan janin. Ibu hamil dengan KEK berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan dan pengetahuan terhadap status gizi ibu hamil di Puskesmas Margorejo, Kota Metro Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain case control. Populasi berjumlah 289 ibu hamil, dengan sampel sebanyak 66 responden. Data yang digunakan adalah data primer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pola makan terhadap status gizi ibu hamil (p=0,02), serta terdapat pengaruh pengetahuan terhadap status gizi ibu hamil (p=0,03).Kesimpulan: Terdapat pengaruh pola makan dan pengetahuan terhadap status gizi ibu hamil. Upaya penanggulangan KEK dapat dilakukan melalui pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil, konsumsi makanan tinggi protein, peningkatan kunjungan kehamilan, serta edukasi kesehatan tentang persiapan kehamilan pada wanita pra-nikah Kata Kunci: Pola Makan, Pengetahuan, Status Gizi, Ibu Hamil
HUBUNGAN FAKTOR USIA DAN PENDAPATAN TERHADAP STATUS GIZI IBU HAMIL DI PUSKESMAS MARGOREJO KOTA METRO Puspitaningrum, Elisa Murti; Martini, Martini; Triwijayanti, Yoga
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48999

Abstract

Ibu hamil harus memperhatikan status gizinya karena status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Status gizi ibu hamil yang baik sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin. Status gizi ibu hamil yang tidak tercukupi dapat terjadi kekurangan energi kronik (KEK). Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti berat badan lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur, cacat bawaan, dan anemia. Jumlah kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Margorejo tahun 2023 adalah sebanyak 22 ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor usia dan pendapatn terhadap status gizi ibu hamil di Puskesmas Margorejo Kota Metro. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian case control. Jumlah populasi 289 ibu hamil, sampel berjumlah 66 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah usia, pendapatan dan status gizi. Jenis data yang digunakan adalah data primer dengan pengambilan data secara langsung menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh tidak ada hubungan usia dengan p-value 0,151 dan ada hubungan pendapatan terhadap status gizi ibu hamil di Puskesmas Margorejo Kota Metro dengan p-value 0,00. Diharapkan tenaga kesehatan untuk tetap meningkatkan pelayanannya dalam mendeteksi ibu hamil yang KEK dan meningkatkan promosi kesehatan dalam memanfaatkan pangan lokal untuk pemenuhan nutrisi ibu hamil.
RIWAYAT HIPERTENSI DAN GRAVIDA DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI RSIA ANNISA KOTA JAMBI Putri, Kristy Mellya; Puspitaningrum, Elisa Murti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.26305

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiditas pada ibu dan janin. Komplikasi yang sering terjadi, seperti sindrome HELLP, edema paru, gangguan ginjal, perdarahan, solusio plasenta, kelahiran prematur, gawat janin, berat badan lahir rendah dan Intra Uterine Fetal Death (IUFD). Jumlah kejadian preeklamsia di RSIA Annisa pada tahun 2020 sebanyak 238 (4,04%), tahun 2021 sebanyak 285 (5,18%), tahun 2022 sebanyak 375 (8,62%) dan bulan Januari-Februari tahun 2023 sebanyak 65 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi dan gravida dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSIA Annisa Kota Jambi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan jumlah populasi sebanyak 375 ibu hamil. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 48 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan menggunakan alat check list dilakukan di RSIA Annisa Jambi pada tanggal 8 November 2023. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar umur ibu hamil yaitu sebanyak 37 orang (77,1%), usia kehamilan pada trimester III sebanyak 30 orang (62,5%), memiliki riwayat hipertensi sebelum hamil sebanyak 34 orang (70,8%), gravida dengan primigravida sebanyak 27 orang (56,2%) dan mengalami preeklamsia sebanyak 25 orang (52,1%). Berdasarkan hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan hipertensi ibu dengan pre eklamsia p-value 0,000 dengan OR 3,778 (2,157-6,615). Ada hubungan gravida ibu hamil p-value 0,004 dengan OR : 5,938 (1,690-20.858). Ada hubungan riwayat hipertensi dan gravida dengan kejadian pre eklamsia. Diharapkan pihak rumah sakit memotivasi ibu hamil untuk pemeriksaan ANC secara rutin dan deteksi dini tanda bahaya dalam kehamilan.
FAKTOR PENDIDIKAN DAN SUMBER INFORMASI IBU HAMIL TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING DI PMB SULISTIO RAHAYU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Martini; Puspitaningrum, Elisa Murti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31345

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian stunting pada balita. Masyarakat belum menyadari stunting sebagai suatu masalah dibandingkan dengan permasalahan kurang gizi lainnya. Stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, ekonomi, budaya, pendidikan maupun faktor lingkungan, seperti sanitasi, akses informasi dan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendidikan dan sumber informasi ibu hamil terhadap pencegahan stunting di PMB Sulistio Rahayu Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Jumlah sampel sebesar 50 resonden dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar responden berpendidikan tinggi sebanyak 47 responden (76%), sebagian besar responden mendapat informasi dari tenaga kesehatan dan media masa sebanyak 28 responden (56%) dan perilaku pencegahan stunting sebagian besar baik sebanyak 34 responden (68%). Tidak ada hubungan pendidikan ibu hamil terhadap pencegahan stunting dengan p-value 0,184. Ada hubungan sumber informasi ibu hamil terhadap pencegahan stunting p-value 0,035. Tidak ada hubungan pendidikan ibu hami terhadap pencegahan stunting dan ada hubungan sumber informasi ibu hamil terhadap pencegahan stunting di PMB Sulistio Rahayu Kabupaten Lampung Tengah.