Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

GAMBARAN SISTEM MANAJEMEN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOGOR UTARA KOTA BOGOR TAHUN 2019 Amelia, Elsa Novemi; Hidana, Rachma; Pujiati, Suci
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.238 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2525

Abstract

Puskesmas Bogor Utara adalah salah satu Puskesmas dengan cakupan ASI eksklusif masih rendah yaitu pada tahun 2017 sebesar 34,6%, cakupan tersebut belum memenuhi target pemberian ASI 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem manajemen dalam pelaksanaan program ASIEksklusif di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaksana program ASI eksklusif di Puskesmas Bogor Utara Kota Bogor. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling, yaitu salah satu tekniksampling non random sampling dimana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian. Informan dibagi menjadi 2 kriteria yaitu Informan Kunci adalah 4 orang ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Informan inti adalah Kepala Puskesmas, Petugas Gizi danBidan koordinator pemegang program KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) di Puskesmas Bogor Utara. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 informan. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan aspek input sudahmemadai, aspek proses sudah berjalan dengan baik, aspek output belum memenuhi target karena kurangnya kesadaran masyarakat. Saran yang diberikan meningkatkan peran dan fungsi petugasterutama petugas gizi, promkes dan KIA terutama dalam memberikan informasi tentang ASI eksklusif dan diharapkan semua pihak dapat mendukung pelaksanaannya
GAMBARAN PELAKSANAAN SURVEILANS EPIDEMIOLOGI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Akbar, Putri Sholihat; Parinduri, Siti Khodijah; Hidana, Rachma
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.242 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2529

Abstract

Rumah sakit merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di sebagian wilayah. Pelaksanaan surveilans epidemiologi merupakan salah satu upaya untuk mengatasi masalah penyakit menular maupun penyakit tidak menular, mengurangi kesakitan, mencegah kematian, penyembuhan penderita danmencegah terjadinya peningkatan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan surveilans epidemiologi di RSUD Leuwiliang Tahun 2018. Jenis penetian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah petugas yang melaporkan data surveilansdengan jumlah informan 4 orang. Rancangan analisa menggunakan triangulasi data, triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian komponen masukan masih belum memadai dan cukup untuk mendukung kegiatan surveilans, tenaga surveilans yang masih memegang tugasrangkap, belum adanya buku pedoman. Komponen proses masih terdapat kendala terutama dalam proses pelaporan surveilans, laporan yang tidak lengkap sebanyak 75% dan ketepatan laporan yangtepat hanya 25% di tahun 2018. Komponen keluaran mengumpulkan menggunakan sofcopy.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DENGAN MODEL HUMAN ORGANIZATION TECHNOLOGY (HOT)-FIT DI PUSKESMAS TANAH SAREAL KOTA BOGOR TAHUN 2019 Fitriana, Bella Rizki Dwi; Hidana, Rachma; Parinduri, Siti Khodijah
PROMOTOR Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.197 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3121

Abstract

Puskesmas Tanah Sareal merupakan salah satu pelayanan kesehatan masyarakat di Bogor yang sudah menerapkan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) pada pertengahan tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) dengan model Human Organization Technology (HOT)-Fit di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, desain cross sectional dengan jumlah sampel 35 responden. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini di dapat dengan teknik pengambilan sampel (teknik sampling) Nonprobability Sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuisioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil analisa Chi Square menunjukan bahwa ada hubungan antara variabel kualitas sistem (p=0,009), penggunaan sistem (p=0,035) dan kepuasan pengguna (p=0,025) dengan Kinerja SIMPUS. Kinerja Sistem Informasi Manajemen Puskesmas di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor telah berjalan dengan baik. Peneliti menyarankan SIMPUS di terapkan secara menyeluruh pada setiap bagian pelayanan agar SIMPUS dapat dimanfaatkan oleh seluruh petugas Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor.
GAMBARAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS MEKAR WANGI KOTA BOGOR TAHUN 2019 Mualifah, Alfiyah Salma; Hidana, Rachma; Pujiati, Suci
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.303 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3134

Abstract

Mutu pelayanan menunjukkan tingkat kesempurnaan suatu pelayanan kesehatan yang akan berdampak pada  kesediaan pasien untuk mau menggunakan ulang pelayanan kesehatan tersebut. Puskesmas Mekar Wangi adalah salah satu Puskesmas di Kota Bogor yang menyediakan pelayanan diabetes mellitus. Pada tahun 2018 jumlah kunjungan pasien diabetes mellitus di Puskesmas Mekar Wangi mengalami penurunan cukup signifikan dari tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mutu pelayanan kesehatan terhadap minat kunjungan ulang pasien diabetes mellitus di Puskesmas Mekar Wangi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pasien diabetes mellitus, penanggung jawab program Penyakit Tidak Menular (PTM), dokter, petugas pendaftaran, petugas laboratorium, petugas farmasi dan kepala puskesmas. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan wawancara mendalam dengan dibantu alat perekam, rancangan analisa dengan menggunakan observasi, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Kesimpulan penelitian ini adalah mutu pelayanan diabetes mellitus di Puskesmas Mekar Wangi sudah cukup bagus. Namun dari lima dimensi yang berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang pasien, terdapat dua hal yang belum berjalan secara maksimal, yaitu lamanya proses administrasi dan pasien harus menunggu lama untuk diperiksa. Saran yang diharapkan untuk meningkatkan kinerja petugas dalam memberikan pelayanan dengan cepat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREEKLAMPSIA DI PUSKESMAS CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Himmah, Faiqotul; Nasution, Andreanda; Hidana, Rachma
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.906 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3137

Abstract

Preeklampsia adalah komplikasi pada kehamilan yang berisiko tinggi pada kematian ibu dan janin. Komplikasi utama yang terhitung hampir 75% dari seluruh kematian ibu salah satunya adalah preeclampsia. Penyebab kematian ibu di Kabupaten Bogor disebabkan oleh preeclampsia (46,5%). Puskesmas Cibungbulang merupakan puskesmas yang mempunyai komplikasi kehamilan yang cukup tinggi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Analisis bivariat dengan menggunakan uji statistic chi square. Besar sampel  dalam penelitian ini sebanyak 51 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder dikumpulkan melalui buku catatan rekam medis. Dari hasil penelitian terdapat hubungan yang bermakna antara usia kehamilan (p = 0,008) dan paritas (p=0,004) dengan kejadian preeclampsia pada ibu hamil. Penelitian selanjutnya diharapkan bisa menggunakan cakupan responden yang lebih luas, memperbanyak variabel independen dan  dependen, dan melakukan wawancara yang lebih mendalam.
GAMBARAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP OBAT DI INSTALASI FARMASI PUSKESMAS KECAMATAN TAPOS KOTA DEPOK TAHUN 2019 Damayanti, Annisa; Pujiati, Suci; Hidana, Rachma
PROMOTOR Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.966 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i2.4162

Abstract

Waktu tunggu pelayanan obat merupakan waktu yang diperlukan sejak pasien menyerahkan resep hingga pasien menerima obat. Berdasarkan data tahun 2018 capaian target waktu tunggu resep obat di Puskesmas yaitu obat jadi dengan 84.85 % dan waktu tunggu obat racik 86.91 % . Tujuan dalam penelitian ini yaitu Dapat mengetahui gambaran penyebab lamanya waktu tunggu pelayanan resep obat di instalasi farmasi Puskesmas Kecamatan Tapos KotaDepok tahun 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu dengan wawancara mendalam, observasi serta telaah dokumen, metode yang digunakan yaitu studi kasus.Informan pada penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil capaian target menurut Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Tapos No. 440/SK/1358 UPT PKM TAPOS/VII/2017 didapatkan hasil waktu tunggu resep obat dengan capaian target 86.5 % untuk obat jadi dan 86 % untuk obat racik. Keterlambatan pelayanan resep disebabkan beberapa faktor seperti sdm yang kurang, belum adanya alat komunikasi langsung ke bagian poli, ruang racik yang kurang luas. Untuk sumber daya manusia supaya ditambahkan agar dapat meningkatkan kecepatan dalam pelayanan resep, penambahan alat komunikasi seperti telephone yang langsung terhubung ke bagian poli kemudian dilakukannya program rutin seperti seminar kesehatan. Untuk ruang racik dan gudang agar di perluas.
GAMBARAN PENEMUAN KASUS BARU TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIRIMEKAR KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019 Aulia Putri Samudra, Elka; Pujiati, Suci; Hidana, Rachma
PROMOTOR Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.218 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i2.4166

Abstract

Berdasarkan data laporan program penanggulangan tuberkulosis, di Puskesmas Cirimekar ditemukan pada tahun 2018 sebesar 39,1%. Tuberkulosis (TB) telah ada selama ribuan tahun yang lalu dan tetap menjadi masalah kesehatan utama secara global. Penelitian ini bertujuan untuk Memperoleh informasi penyebab rendahnya cakupan penemuan kasus baru TB di wilayah Puskesmas Cirimekar Kabupaten Bogor tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara wawancara mendalam dengan informan sebanyak 10 orang yang terdiri dari Wakil Supervisor Tuberkulosis Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan pegawai di Puskesmas Cirimekar dengan menggunakan pedoman wawancara.Wawancara dilakukan dengan bantuan recorder, pulpen dan buku catatan.Penelitian ini melakukan pengumpulan data secara langsung atau data primer dan telaah dokumen atau data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa input yang terdiri dari sumber daya manusia sudah mencukupi pelatihan sudah dilakukan, anggaran sudah mencukupi, sarana dan prasarana sudah mencukupi, kebijakan menggunakan Peraturan Menteri Kesehatan No 67 tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis, dan standar operasional prosedur penemuan Suspek Tb sudah ada. Begitu juga dengan proses perencanaan program, penemuan pasien Tb secara aktif dan pasif, pengawasan dan evaluasi untuk program sudah di lakukan,struktur dibentuk. Untuk ouput didapatkan hasil CDR sebesar 39,1%. Menganalisis program Tuberkulosis di Puskesmas Cirimekar dengan pendekatan sistem yang terdiri dari input, proses dan output. Kesadaran petugas kesehatan Puskesmas Cirimekar untuk lebih menguatkan diagnosa di dalam Puskemas Cirimekar dan Memperluas lintas sektoral dan meningkatkan kesadaran petugas Kesehatan Puskesmas Cirimekar.
GAMBARAN SISTEM MANAJEMEN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOGOR UTARA KOTA BOGOR TAHUN 2019 Novemi Amelia, Elsa; Pujiati, Suci; Hidana, Rachma
PROMOTOR Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.21 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i2.4167

Abstract

Latar belakang: Puskesmas Bogor Utara adalah salah satu Puskesmas dengan cakupan ASI eksklusif masih rendah yaitu pada tahun 2017 sebesar 34,6%, cakupan tersebut belum memenuhi target pemberian ASI 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem manajemen dalam pelaksanaan program ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Desain penelitian: Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaksana program ASI eksklusif di Puskesmas Bogor Utara Kota Bogor. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling, yaitu salah satu teknik sampling non random sampling dimana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian. Informan dibagi menjadi 2 kriteria yaitu Informan Kunci adalah 4 orang ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Informan inti adalah Kepala Puskesmas, Petugas Gizi dan Bidan koordinator pemegang program KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) di Puskesmas Bogor Utara. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 informan. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan aspek input sudah memadai, aspek proses sudah berjalan dengan baik, aspek output belum memenuhi target karena kurangnya kesadaran masyarakat. Saran: Saran yang diberikan meningkatkan peran dan fungsi petugas terutama petugas gizi, promkes dan KIA terutama dalam memberikan informasi tentang ASI eksklusif dan diharapkan semua pihak dapat mendukung pelaksanaannya.
Peran Status Zat Besi Dan Gizi Makro-Mikro Sebagai Determinan Risiko Infeksi Cacing Usus (STH) Pada Anak Di Daerah Endemis Hidana, Rachma; Nababan, Diana Listy L.P.; Ridwan, Muhammad Rafif; Sidik, Ahmad Fajar; Pertiwi, Intan Putri; M, Nur Khalisha Yahya; Subkhi, M. Umar; Marcellino, Mario; Cesia, Maria Kasih; Naziihah, Naura Adhwa; Fajri, Andi Muhammad; Apsari, Shafira Nova
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v3i3.739

Abstract

Soil-Transmitted Helminths (STH) remain a significant public health problem in endemic areas, especially among children. STH infections contribute to decreased nutritional status, iron deficiency anemia, and growth and cognitive disorders. This literature review aims to analyze the relationship between iron status, macro- and micronutrient intake, and the risk of STH infection in children. Articles were searched through Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and Web of Science with inclusion criteria covering publications from 2015–2025, observational studies on children under 18 years old, and discussions on the link between nutritional status and STH. The results show that STH infections cause anemia through intestinal bleeding, malabsorption, and chronic inflammation that increases hepcidin levels. Deficiencies in protein, energy, iron, zinc, and vitamin A can weaken immunity and worsen the cycle of malnutrition. Relying solely on mass deworming programs is insufficient without improvements in sanitation, nutrition education, and supplementation of essential nutrients. It is expected that this review can serve as a basis for holistic intervention recommendations to reduce the prevalence of STH infections among children in endemic areas.
PENCEGAHAN HIPERTENSI DALAM RANGKA UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN DESA CIBATOK 1 Hidana, Rachma; Adriana, Amelia
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.078 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi yang sering ditemukan pada pelayanan kesehatan primer. Peningkatan tekanan darah yang berlangsung dalam jangka waktu lama (persisten dapat menimbulkan kerusakan pada ginjal (gagal ginjal), jantung (penyakit jantun koroner) dan otak (menyebabkan stroke). Pencegahan hipertensi dapat dilakukan bila seseorang mengetahui siapa saja yang bisa menjadi Faktor resiko dari hipertensi. Oleh karena itu, partisipasi semua pihak baik dokter dari berbagai bidang peminatan hipertensi, pemerintah, swasta maupun masyarakat diperlukan agar hipertensi dapat dikendalikan. Keberhasilan pelaksanaan pembangunan kesehatan sangat dipengaruhi oleh pendekatan kebijakan, dan strategi program yang tepat serta sasaran yang jelas.