Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KONTRIBUSI PENDAPATAN BUDIDAYA IKAN LELE TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA PETANI PADI DI DESA PANGKALAN GELEBAK KECAMATAN RAMBUTAN KABUPATEN BANYUASIN Wibowo, Bima Janu; Iskandar, Sutarmo
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i2.9231

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine the amount of income from catfish cultivation in Pangkalan Gelebak Village, Rambutan District, Banyuasin Regency, and to analyze how much income from catfish cultivation contributes to the income of rice farming families in Pangkalan Gelebak Village, Rambuatan District, Banyuasin Regency. This research will be carried out in Pangkalan Gelebak Village, Rambutan District, Banyuasin Regency in February to April 2024. The research method used in this research is the survey method. The sampling method used in this research is the census method. The data collection methods used in this research are observation, interviews and documentation. The data processing methods used are data editing, coding and data transformation, tabulation and the data analysis used is descriptive analysis with a quantitative approach. The results of the research. The average income from catfish cultivation businesses in Pangkalan Gelebak Village, Rambutan District, Banyuasin Regency is IDR 416,534/Month. And the contribution of income from catfish cultivation businesses to the income of rice farmers in Pangkalan Gelebak Village, Rambutan District, Banyuasin Regency is amounting to 9.74% and is classified as a small contribution. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pendapatan dari budidaya ikan lele di Desa Pangkalan Gelebak Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, dan untuk menganalisis berapa besar kontribusi pendapatan dari budidaya ikan lele terhadap pendapatan keluarga petani padi di Desa Pangkalan Gelebak Kecamatan Rambuatan Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini akan dilaksanakan di Desa Pangkalan Gelebak Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin pada bulan Februari 2024-April 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah pengeditan data (editing), pengkodean dan transformasi data (coding), tabulasi (tabulating) serta analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian Rata-rata pendapatan dari usaha budidaya ikan lele di Desa Pangkalan Gelebak Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin adalah sebesar Rp.416.534/Bln dan besarnya kontribusi pendapatan dari usaha budidaya ikan lele terhadap pendapatan petani padi di Desa Pangkalan Gelebak Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin adalah sebesar 9,74% dan tergolong dalam kontribusi kecil.
HUBUNGAN BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN SAYURAN PADA HIDROPONIK CENTER PALEMBANG Al-arif, Imam; Iskandar, Sutarmo
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i1.10100

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the relationship between marketing mix and consumer satisfaction and to analyze income from hydroponic vegetable farming. The research method used in this study uses qualitative and quantitative approaches. The sampling method to answer the first problem formulation uses purposive sampling and accidental sampling methods. Data collection methods used are observation, interviews and documentation. Data processing methods used are editing, coding and tabulating while the data analysis method used is descriptive with a quantitative approach. The results of the study showed the relationship between the marketing mix and consumer satisfaction as seen from the sig value (2-tailed) of the promotion variable (X3) of 0.098 and place (X4) of 0.052 indicating <0.10 and the correlation coefficient value of the promotion variable (X3) of 0.081 and place (X4) of 0.128 meaning that the promotion variable (X3), and the place variable (X4) have a moderate relationship to consumer satisfaction, the correlation value also shows a positive value, meaning that the higher the value of the promotion variable (X3) and place (X4), the higher the consumer satisfaction will be and vice versa. While the product variables (X1), and price (X2) do not have a significant relationship. The income of the Palembang Hydroponic Center farming business is IDR 1,984,326 / Month.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen  dan untuk menganalisis pendapatan dari  usahatani sayuran hidroponik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode penarikan contoh untuk menjawab rumusan masalah pertama dengan menggunakan metode purposive sampling dan accindental sampling. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan  data yang digunakan adalah editing, coding dan tabulating sedangkan metode analisis data yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan Hubungan bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen dilihat dari nilai sig (2-tailed) variable promotion (X3) sebesar 0,098 dan place (X4) sebersar 0,052 menunjukan < 0,10 dan nilai koefesien korelasi variable promotion (X3) sebesar 0,081 dan place (X4) sebersar sebesar 0,128 artinya variable promotion (X3),dan variable place (X4) memiliki hubungan yang sedang terhadap kepuasan konsumen, nilai korelasi juga menunjukan nilai positif, artinya semakin tinggi nilai variable promotion (X3) dan place (X4) maka kepuasan konsumen akan semakin tinggi dan sebaliknya. Sedangan variable product (X1), dan  price (X2) tidak memiliki hubungan secara signifikan. Pendapatan usahatani Hidroponik Center Palembang adalah sebesar RP . 1.984.326/Bulan.
ANALISIS TINGKAT KEUNTUNGAN USAHA TANI GAMBIR DAN NILAI TAMBAH SERTA KEUNTUNGAN DARI USAHA GETAH GAMBIR SEBAGAI PEWARNA PAKAIAN (Studi Kasus Pada Usaha Tani Gambir Samsul Rizal) DI DESA TOMAN KECAMATAN BABAT TOMAN KABUPATEN MUSI BANYUASIN Suriyadi, Suriyadi; Iskandar, Sutarmo
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v12i2.7755

Abstract

ABSTRACTThis research was conducted to find out how the level of profit and how much added value and profit from the business of gambir sap as a clothing dye in Toman Village, Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency. This research was conducted in Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency from January to March 2022. The research method used is a case study. The sampling method used was purposive sampling, where in the study 1 gambir farmer had the widest gambir farm, which was 5 ha of gambir farming in Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency. The data collection method used in this study was direct observation and interviews with respondents using a tool list in the form of a list of questions that had been prepared in advance and data obtained from related institutions that were related to this research. The data processing method used was descriptive qualitative and quantitative analysis, then to calculate the profit the profit formula and profit level were used. The results showed that: 1) The level of profit from the business of gambir sap as a clothing dye in Toman Village, Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency was 6.1; 2) The added value of gambir sap is Rp. 437.500/kg (8.33%) with a large profit of Rp. 43.7443.75/kg from the gambir sap business in Toman Village, Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency; and 3) The added value of dyes is Rp.159,850/liter (2.85%) with a large profit of Rp.159,790/liter from the dyestuff business in Toman Village, Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana tingkat keuntungan dan berapa besar nilai tambah serta keuntungan dari usaha getah gambir sebagai pewarna pakaian Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin pada bulan Januari sampai dengan Maret 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus (case study). Metode penarikan contoh yang digunakan adalah dengan cara sengaja (purposive sampling), dimana dalam penelitian 1 petani gambir yang mempunyai usaha tani gambir yang terluas, yaitu sebesar 5 ha usahatani gambir yang ada di Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin. Metode pengumplan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara langsung kepada responden dengan menggunakan alat bantu berupa daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya serta data-data yang didapat dari lembaga- lembaga terkait yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Metode pengolahan data yang digunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, selanjutnya untuk menghitung keuntungan digunakan rumus keuntungan dan tingkat keuntungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Tingkat keuntungan dari usaha getah gambir sebagai pewarna pakaian di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin sebesar 6,1; 2) Besar nilai tambah getah gambir sebesar Rp.437.500/kg (8,33%) dengan besar keuntungan Rp.43.7443,75/kg dari usaha getah gambir di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin; dan 3) Besar nilai tambah zat pewarna sebesar Rp.159.850/liter (2,85%) dengan besar keuntungan Rp.159.790/liter dari usaha zat pewarna di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI KARET MENJUAL BOKAR KE PENGEPUL DI DESA TANJUNG DAYANG KECAMATAN INDRALAYA SELATAN Herlangga, Arya; Iskandar, Sutarmo
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i1.8472

Abstract

 ABSTRACTThe aim of this research is to determine the factors that influence farmers' decisions to sell bokar to collector agents and to determine the profits of collector I and collector II in Tanjung Dayang Village, South Indralaya District. The research method used in this research is the survey method. The sampling method that will be used in this research is proportionate stratified random sampling and purposive sampling. The respondents in this study were 100 respondents with details of 69 respondents who sold bokar to collector I and 31 respondents who sold bokar to collector II. The data collection methods used are observation, interviews and documentation. The data processing methods used are editing, coding and tabulating. The research results show that the factors of age, education level, land area, family relationships and payment techniques simultaneously have a real influence on farmers' decisions to sell bokar to collector I or collector II in Tanjung Dayang Village, South Indralaya District. a) Age has no significant influence on the farmer's decision to sell bokar to collector I or collector II in Tanjung Dayang Village, South Indralaya District, b) Level of education has no significant influence on the farmer's decision to sell bokar to collector I or collector II in Tanjung Dayang Village, South Indralaya District , c) Land area has no real influence on the farmer's decision to sell bokar to collector I or collector II in Tanjung Dayang Village, South Indralaya District, d) Family relationships have a significant influence on the farmer's decision to sell bokar to collector I or collector II in Tanjung Dayang Village, Indralaya District South, and e) Payment techniques have a real influence on the farmer's decision to sell bokar to collector I or dealer II in Tanjung Dayang Village, South Indralaya District. Profits obtained by collectors I and II in purchasing bokar from rubber farmers in Tanjung Dayang Village, South Indralaya District, where the collector I owns the profits obtained by collectors I and II. Collector I has a profit of Rp. 20,514,611/Month and collector II Rp. 10,864,343/Month ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keputusan  petani menjual bokar ke pengepul dan Untuk mengetahui besar keuntungan pengepul I dan  pengepul II di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Metode penarikan contoh yang akan digunakan dalam penelitian ini proportionate stratified random sampling dan purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah 100 responden dengan rincian 69 responden yang mnjual bokar ke pengepul I dan 31 responden yang menjual bokar ke pengepul II. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan  data yang digunakan adalah editing, coding dan tabulating. Hasil penelitian menunjukan faktor umur, tingkat pendidikan, luas lahan, hubungan keluarga, dan teknis pembayaran secara simultan berpengaruh nyata  terhadap keputusan petani menjual bokar ke pengepul I atau pengepul II di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan. a) Umur berpengaruh tidak nyata terhadap keputusan petani menjual bokar ke pengepul I atau pengeul II di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan, b) Tingkat pendidikan berpengaruh tidak nyata terhadap keputusan petani menjual bokar ke pengepul I atau pengeul II di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan, c) Luas lahan berpengaruh tidak nyata terhadap keputusan petani menjual bokar ke pengepul I atau pengeul II di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan, d) Hubungan keluarga berpengaruh nyata terhadap keputusan petani menjual bokar ke pengepul I atau pengeul II di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan, dan e)Teknis pembayaran berpengaruh nyata terhadap keputusan petani menjual bokar ke pengepul I atau pengeul II di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan Keuntungan yang diperoleh pengepul I dan II dalam melakukan pembelian bokar petani karet di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan, dimana pengepul I meliliki keuntungan yang di dapatkan oleh pengepul I dan II. Pada pengepul I memilki keuntungan sebesar Rp. 20.514.611/Bulan dan pengepul II Rp. 10.864.343/Bulan 
PRODUKTIVITAS USAHATANI PADI RAWA LEBAK PEMATANG IP 300 DI DESA AIR BALUI KECAMATAN SANGA DESA KABUPATEN MUSI BANYUASIN Armides, Yuyun Putri; Iskandar, Sutarmo
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i2.10919

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the reasons behind Rawa Lebak Pematang rice farmers implementing the 300 Cropping Index in Air Balui Village, Sanga Desa District, Musi Banyuasin Regency and to analyze the productivity of Rawa Lebak Pematang rice farming with 300 Cropping Index in Air Balui Village, Sanga Desa District, Musi Banyuasin Regency. This research was conducted in Air Balui Village, Sanga Desa District, Musi Banyuasin Regency, South Sumatra Province from June to August 2025. The research method used was a survey method. The sampling method for extension workers was purposive sampling method with 1 field agricultural extension worker (PPL) in Air Balui Village and the sampling method for farmers was census with 27 people. The data collection methods used in this study were interviews, observation and documentation. The data processing methods used were data editing, coding and tabulation. The data analysis used to answer the first objective used qualitative descriptive Cropping Index and for the second objective used calculations of land productivity, labor and capital. The results of the study showed that the reasons behind the implementation of the 300 Cropping Index in Air Balui Village consisted of internal factors such as land area, experience and production, then external factors such as government support, frequency of extension and water availability. Then the productivity of swamp rice farming in the embankment with the 300 Cropping Index system in Air Balui Village for land productivity is 5,561 Kilograms per Hectare, which indicates that every 1 hectare is able to produce a production of 5,561 Kilograms. Meanwhile, labor productivity reaches 91.24 Kilograms per Male Equivalent Workday where each worker is able to produce 91.24 Kilograms of rice. As for capital productivity of 0.00110 Kilograms per Rupiah which indicates that every one rupiah of capital spent is able to produce 0.00110 Kilograms of rice. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan melatarbelakangi petani padi Rawa Lebak Pematang menerapkan IP 300 di Desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin dan untuk menganalisis produktivitas usahatani padi Rawa Lebak Pematang IP 300 di desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Juni – Agustus 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penarikan contoh pada penyuluh dengan metode purposive sampling sebanyak 1 orang penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Desa Air Balui dan metode penarikan pada petani secara sensus sebanyak 27 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah pengeditan data, pengkodean dan tabulasi. Analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan pertama menggunakan deskriptif kualitatif dan pada tujuan kedua mengunakan perhitungan produktivitas lahan, tenaga kerja dan modal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alasan yang melatarbelakangi petani padi rawa lebak pematang menerapkan IP 300 di Desa Air Balui terdiri dari faktor internal yang meliputi luas lahan, pengalaman dan produksi, kemudian faktor eksternal yang meliputi dukungan pemerintah, frekuensi penyuluhan dan ketersediaan air. Kemudian produktivitas usahatani padi rawa lebak pematang dengan sistem IP 300 di Desa Air Balui untuk produktivitas lahan sebesar 5.561 Kg/Ha, yang mengindikasikan bahwa setiap 1 hektar mampu menghasilkan produksi sebesar 5.561 Kg. Sementara itu, produktivitas tenaga kerja mencapai 91,24 Kg/HKSP (Hari Kerja Satuan Pria), yang dimana setiap tenaga kerja mampu menghasilkan padi sebanyak 91,24 Kg. Adapun produktivitas modal sebesar 0,00110 Kg/Rp yang menunjukkan bahwa setiap satu rupiah modal yang dikeluarkan mampu menghasilkan 0,00110 Kg padi.