Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimalisasi Branding dan Marketing Kerajinan Menjawet Rotan Khas Dayak di Desa Sepang Simin, Gunung Mas, Kalimantan Tengah Indahsari, Lilin Ika Nur; Muawwanah, Raudatul; Hafifah, Nur; Sholekhatun, Siti; Nurhaliza, Nurhaliza; Rizkyah; Akbar, Reinaldi; Amin , Zulva Sahrul
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Welfare : September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v2i3.1612

Abstract

Jawet is a traditional weaving technique that has been passed down from generation to generation in the Dayak community of Sepang Simin Village. This handicraft has obstacles, namely the lack of human resources to help and manage the woven jawet products and market them. This community service activity aims to optimize the branding and marketing of the local heritage of jawet weaving craftsmen in Sepang Simin Village, Gunung Mas Regency, Central Kalimantan Province. This community service activity uses the ABCD model for rattan jawet craftsmen. The results of the community service activity show that jawet weaving not only functions as a handicraft product, but also as a symbol of the cultural identity of the local community. Product branding is done by naming the product "Jawetan Dayak". Product marketing is optimized through social media Instagram and Facebook to reach a wider market. Marketing is done with a contemporary promotional design so that it can reach a wider market segment. The results of this product branding and marketing have proven to have increased the market reach of jawetan products because buyers can make transactions through social media.
Pelatihan Motivasi Berprestasi sebagai Strategi Meningkatkan Kompetensi Sosial-Emosional pada Generasi Z Putri W, Riyan; Nazihatun, Indana; Khotimah, Khusnul; Hafifah, Nur
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 4 No. 2 (2024): KERIS: Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v4i2.1172

Abstract

This service is designed to explore the effectiveness of the Achievement Motivation Seminar in enhancing students' enthusiasm and readiness to face academic challenges. The main focus of this service is to analyze the impact of the Achievement Motivation Seminar on the development of students' abilities in setting goals, planning their next steps, and enhancing their emotional resilience. The subjects of this research are 65 fifth and sixth-grade students who are actively involved in the Seminar process. The method used in this service is Participatory Action Research (PAR), with an approach of direct observation, in-depth interviews, and data analysis. The results of the service show a significant improvement in students who attended the achievement motivation seminar, which can be seen before and after the seminar was held. To achieve optimal results, there needs to be a relationship between the guidance counselor and subject teachers who consistently provide good and creative guidance and teaching in the classroom. Therefore, for future community service research, it can be expanded and creatively thought out to provide achievement motivation so that students can truly implement it.
PENDAMPINGAN FORUM KOMUNITAS “NGOPI BARENG” MEWUJUDKAN PROGRAM DESA RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SETAIL KECAMATAN GENTENG KABUPATEN BANYUWANGI Baihaqi, Agus; Hafifah, Nur; Masnida, Masnida
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): June
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v8i1.1952

Abstract

Aset yang dimiliki Komunitas Ngopi Bareng di Desa Setail dalam pengembangan Desa Ramah Lingkungan adalah lahan persawahan yang masih sangat luas. Sebagai Langkah awal perwujudan Desa Ramah Lingkungan, melakukan pendampingan terhadap Komunitas Ngopi Bareng Desa Setail untuk Pembudidayaan Ikan Organik. Tujuan pengabdian ini 1. Mengetahui proses Pembudidayaan Ikan Organik dalam upaya mewujudkan Desa Ramah Lingkungan di Desa Setail Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi; 2.Kegiatan pengembangan model panduan Desa Ramah Lingkungan berbasis lokalitas yang diharapkan akan mampu memberikan perubahan perilaku dan membentuk karakter pemuda yang lebih mencintai lingkungannya. Pendampingan forum ngopi bareng untuk mewujudkan desa ramah lingkungan di desa setail memiliki program unggulan yaitu budidaya perikanan organic. Program ini memanfaatkan potensi pertanian dan kolam terbengkalai masyarakat untuk diaktifkan lagi sebagai lokasi budidaya perikanan organic. Dalam prakteknya program ini dilaksanakan di Dusun Krajan II Sebagai pilot project dikarenakan perlu adanya contoh konkret agar masyarakat dapat ikut serta. Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan terlaksana sebesar 100%. Hal ini terlihat dari semua masyarakat yang tergabung dalam komunitas forum ngopu bareng melaksanakan budidaya perikanan organik. Abstract. The assets owned by the Ngopi Bareng Community in Setail Village in the development of an Environmentally Friendly Village are very large rice fields. As an initial step in realizing an Environmentally Friendly Village, providing assistance to the Setail Village Ngopi Bareng Community for Organic Fish Cultivation. The objectives of this service are 1. To understand the process of cultivating organic fish in an effort to create an environmentally friendly village in Setail Village, Genteng District, Banyuwangi Regency; 2. Activities to develop a locality-based Environmentally Friendly Village guide model which is expected to be able to provide behavioral changes and shape the character of young people who love their environment more. Accompanying the coffee together forum to create an environmentally friendly village in the village also has a superior program, namely organic fish cultivation. This program utilizes the agricultural potential and abandoned ponds of the community to be reactivated as locations for organic fish cultivation. In practice, this program was implemented in Krajan II Hamlet as a pilot project because there needed to be concrete examples so that the community could participate. This activity went well and was carried out 100%. This can be seen from all the people who are members of the Ngopu forum community together carrying out organic fisheries cultivation.. 
Strategi pengembangan usaha budidaya ikan bandeng di Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan Hafifah, Nur; Subari, Slamet
Agriscience Vol 4, No 3: Maret 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i3.16889

Abstract

Ikan bandeng memiliki banyak manfaat salah satunya dapat meningkatkan gizi masyarakat. Selain itu, ikan bandeng memiliki rasa yang enak dengan harga yang terjangkau. Berdasarkan manfaat tersebut menjadikan komoditas ikan bandeng sebagai komoditas ekspor yang dapat meningkatkan perekonomian rakyat. Kecamatan Blega merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bangkalan yang memiliki potensi budidaya ikan bandeng namun belum termanfaarkan secara optimal. Perkembangan budidaya ikan bandeng di Kecamatan Blega belum begitu maju. Perikanan tambak di kecamatan Blega sering mengalami permasalahan terkait kontinuitas produksi. penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan budidaya ikan bandeng yang tepat  di Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytical Hierarchy Prosess (AHP). Penyusunan strategi pengembangan usaha budidaya ikan bandeng di Kecamatan blega yang sesuai yang pertama yaitu meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan teknis. Kemudian yang kedua yaitu menyediakan atau mempermudah persyaratan akses modal serta memberikan bantuan modal untuk mempermudah petambak memperbesar usahanya.
Pelatihan Keterampilan Seni Henna dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan dan Peluang UMKM di Desa Lok Baintan Dalam Azizah, Aditya Riski; Noor, Pajrian; Hafifah, Nur; Maulida, Maulida; Jumiati, Jumiati; Riswana, Fera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3679

Abstract

Pelatihan Keterampilan Seni Henna merupakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Desa Lok Baintan Dalam, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan seni henna dan membuka wawasan tentang peluang ekonomi kreatif bagi generasi muda desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan pembelajaran langsung (learning by doing) yang mencakup lima tahapan: penyuluhan awal, pelatihan dasar, praktik mandiri, pendampingan lanjutan, dan evaluasi. Peserta pelatihan berjumlah 15 orang yang terdiri dari anak-anak dan remaja usia sekolah dasar. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan penyebaran angket dengan skala penilaian 1-5 yang mencakup lima aspek: kemudahan pemahaman materi, peningkatan keterampilan, kualitas fasilitator dan pendampingan, manfaat kegiatan, dan kepuasan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan respons sangat positif dengan rata-rata skor 4,56 dari skala 5,0 yang termasuk dalam kategori "Baik". Aspek manfaat kegiatan memperoleh skor tertinggi (4,67), diikuti peningkatan keterampilan (4,6), kepuasan peserta (4,53), materi mudah dipahami (4,53), dan fasilitator serta pendampingan (4,47). Pelatihan berhasil meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam membuat motif henna, mengembangkan kreativitas, dan membuka pemahaman tentang potensi usaha kreatif berbasis seni henna. Kendala yang ditemukan berupa kesulitan awal dalam memegang cone henna dapat diatasi melalui bimbingan intensif dan latihan berulang. Program ini membuktikan bahwa pelatihan seni henna efektif sebagai media pengembangan keterampilan dan peluang wirausaha bagi generasi muda desa.