Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Akselerasi Ekonomi Umat: Analisis Peran Koperasi Syariah dalam Bingkai Maqashid Syariah Hartono, Hartono; Imamuddin, M.; Awaluddin, Awaluddin; Widianita, Rika; Dewi, Yenty Astari; Susanti, Septria; Deswita, Santi; Purnama, Cahya Agung; Anisah, Ariyun
KOLONI Vol. 5 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i1.800

Abstract

This study aims to analyze the strategic role of Sharia Cooperatives in improving the economy and welfare of the people through an approach that is in line with Islamic principles. As microfinance institutions, Sharia cooperatives have a unique function that integrates commercial and social aspects to create economic justice. The research method used is a literature review with content analysis techniques on various scientific literature, financial reports, and relevant policy documents. The results of the study indicate that Sharia cooperatives play a role as a driving force for the people's economy by empowering MSMEs with a fair and transparent profit-sharing financing scheme. In addition, the integration of ZISWAF funds in cooperative operations has proven effective as a social safety net for the poor. This study concludes that the welfare of the people generated by Sharia cooperatives includes material and spiritual dimensions in accordance with the Maqashid Sharia indicators. However, challenges in the form of service digitalization and strengthening Sharia compliance remain crucial aspects that must be improved. Synergy between professional governance, technology adaptation, and government regulatory support is essential to optimize the potential of Sharia cooperatives. This study provides theoretical contributions to the development of Islamic economics and practical recommendations for managers in realizing an inclusive, independent, and sustainable economic order for all levels of society.
Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Dalam Perspektif Ekonomi Islam dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus: Kel. Nai Pos-Pos Barat, Kec. Sorkam) Simatupang, Evi Dwi Anita; Susanti, Septria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7895

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi program bantuan sosial sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Fokus utama studi ini adalah menganalisis pelaksanaan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Nai Pos-Pos Barat, Kecamatan Sorkam, melalui tinjauan ekonomi Islam serta pengaruhnya terhadap kondisi kesejahteraan penerima manfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui sejauh mana prinsip ketepatan sasaran telah diimplementasikan sesuai nilai-nilai syariah dan bagaimana bantuan tersebut berdampak secara riil terhadap pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus riset lapangan. Sumber data yang digunakan dalam penelitia ini adalah data primer dan sekunder dengan informan penelitian kepada berbagai pihak terkait, meliputi perangkat kelurahan, agen E-Warung, hingga Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Teknik pengumpulan data daam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, data yang sudah diperoleh lalu dianalisis menggunakan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa program BPNT telah membantu meringankan beban pengeluaran pangan masyarakat, yang sejalan dengan konsep falah (kesejahteraan) dalam ekonomi Islam. Namun, kendala administratif berupa ketidakakuratan data pada sistem DTKS masih menjadi hambatan utama yang memicu ketidaktepatan sasaran. Kesimpulannya, penguatan pengawasan dan transparansi data menjadi syarat mutlak agar distribusi bantuan dapat mewujudkan keadilan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.
Analisis Praktik Usaha Penggilingan Padi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Jorong Sumba, Nagari Ujung Gading) Miranti, Miranti; Susanti, Septria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7942

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakjelasan timbangan, sistem pembayaran, dan penentuan upah yang masih menggunakan sistem pembayaran dalam bentuk beras dan belum sepenuhnya disertai akad yang jelas diawal transaksi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidakjelasan (gharar) serta kurangnya tansparansi dalam penentuan upah, yang dapat merugikan salah satu pihak, khususnya petani di Jorong Sumba, Nagari Ujung Gading. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik usaha penggilingan padi, untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ketidakjelasan dan kurangnya transparansi yang menimbulkan ketidakadilan, serta meninjaunya berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi lapangan. Sumber data yang digunakan dalam penelitia ini adalah data primer dan sekunder dengan informan penelitian Pemilik Penggilingan, Petani, Tokoh Agama, dan Kepala Jorong Sumba. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, data yang sudah diperoleh lalu dianalisis menggunakan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik penggilingan padi masih dijalankan berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa adanya akad yang jelas dan tertulis, sehingga menimbulkan unsur ketidakjelasan (gharar) dan kurangnya transparansi, khususnya dalam penentuan upah dan biaya tambahan. Penentuan upah umumnya dilakukan melalui potongan hasil beras atau pembayaran tunai, namun besaran upah, keakuratan timbangan, serta biaya tambahan seperti pengeringan dan pengangkutan belum dijelaskan secara transparan sejak awal. Dalam perspektif ekonomi islam, praktik tersebut belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan, keterbukaan, dan kerelaan antar pihak. Oleh karena itu, diperlukan kejelasan akad dan transparasi dalam pelaksanaan usaha penggilingan padi agar sesuai dengan nilai-nilai ekonomi islam.
Analisis Minat Masyarakat terhadap Produk Perbankan Syariah di Kabupaten Pasaman Barat (Studi kasus: Jorong Parit Kecamatan Koto Balingka) Alpina, Alpina; Susanti, Septria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8046

Abstract

Kajian ini digagas untuk menelisik kecenderungan ketertarikan warga terhadap layanan perbankan berbasis syariah di wilayah Jorong Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, dengan menempatkan perhatian pada sejauh mana masyarakat memahami skema operasional dan akad yang digunakan, serta ragam determinan yang memengaruhi minat tersebut, seperti pembekalan pengetahuan, konstruksi persepsi, kedalaman religiusitas, dan kemudahan jangkauan layanan. Secara konseptual, kajian ini diharapkan mampu memperluas khazanah keilmuan mengenai corak perilaku konsumen muslim dalam menyikapi produk keuangan syariah, sementara secara aplikatif dapat menjadi rujukan bagi lembaga perbankan dan otoritas daerah dalam merumuskan pola diseminasi, promosi, dan literasi keuangan syariah yang lebih adaptif. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan penggalian data melalui pengamatan langsung, dialog mendalam, serta penelusuran dokumen, sedangkan penentuan narasumber dilakukan secara purposif terhadap 30 informan yang mencakup warga pengguna maupun nonpengguna, figur sosial setempat, serta praktisi terkait, guna memperoleh gambaran yang utuh dan variatif. Temuan kajian mengindikasikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap perbankan syariah tergolong signifikan karena dinilai sejalan dengan nilai-nilai Islam, berwatak adil, dan terbuka, meskipun masih dijumpai hambatan berupa keterbatasan pemahaman mengenai distingsi bank syariah dan konvensional serta minimnya ketersediaan layanan. Kondisi ini menegaskan bahwa peluang pengembangan perbankan syariah di Kabupaten Pasaman Barat terbentang luas, sehingga penguatan literasi berkesinambungan, optimalisasi peran tokoh lokal, dan akselerasi inovasi layanan digital menjadi agenda strategis yang tak terelakkan. I
Analisis Implementasi Customer Relationship Management dalam Mempertahankan dan Meningkatkan Jumlah Nasabah Pembiayaan Mitraguna pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Pasaman Barat Sudirman Khoiriyah, Lioni; Susanti, Septria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8461

Abstract

Penelitian Ini bertujuan Untuk Menganalisis Implementasi Customer Relationship Management dalam Mempertahankan serta meningkatkan jumlah nasabah pada produk pembiayaan mitraguna di Bank Syraiah Indonesia (BSI) KCP Pasaman Barat Sudirman. CRM merupakan strategi penting yang digunakan oleh Lembaga perbankan untuk membangun hubungan jangka Panjang dengan nasabah melalui peningkatan kualitas pelayanan, komunikasi yang baik, serta pengelolaan data pelanggan secara efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di BSI KCP Pasaman Barat Sudirman. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak Bank yang terlibat dalam pengelolaan data nasabah dan Implementasi CRM, Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen, laporan dan yang berkaitan dengan topik penelitian. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi CRM Di BSI KCP Pasaman Barat Sudriman telah dilakukan melalui berbagai Upaya seperti peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah, komunikasi yang aktif, serta kerja sama dengan berbagai instansi untuk memperluas jangkauan pembiayaan Mitraguna. Strategi tersebut terbukti membantu Bank dalam mempertahankan hubungan dengan nasabah serta menarik nasabah baru. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti penggunaan alat manual berupa Microsoft Excel dalam pengolahan data, gangguan jaringan yang mempengaruhi akses system, serta pembaharuan basis data yang belum dilakukan secara optimal. Kondisi ini menghambat efektifitas pengelolaan data dan pelayanan kepada nasabah.