Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGUATAN KAPASITAS KEGAWATDARURATAN SISWA SMKN 6 PADANG MELALUI EDUKASI BASIC LIFE SUPPORT, PERTOLONGAN PERTAMA, DAN SIMULASI BENCANA Nicen Suherlin; Dian Rahmi; Agustika Antoni; Hera Putri Jenisa; Jannatan Adzkia Putra
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.31042

Abstract

Bencana alam dan kejadian kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja, termasuk di lingkungan sekolah. Kota Padang merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami sehingga diperlukan upaya peningkatan kapasitas siswa sebagai bagian dari pengurangan risiko bencana. Namun, sebagian besar siswa belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai mengenai Basic Life Support (BLS), pertolongan pertama, serta prosedur evakuasi saat terjadi bencana. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kegawatdaruratan siswa SMKN 6 Padang melalui edukasi Basic Life Support, pertolongan pertama, dan simulasi bencana.Metode pengabdian menggunakan pendekatan pemberdayaan melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi, praktik langsung, simulasi bencana, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan 31 siswa kelas XBU SMKN 6 Padang yang dipilih melalui koordinasi dengan pihak sekolah. Materi yang diberikan meliputi pengenalan kegawatdaruratan, penanganan korban henti jantung, teknik Hands Only CPR, penanganan perdarahan, tersedak, pingsan, serta simulasi evakuasi gempa bumi.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan siswa dari 62,15 sebelum pelatihan menjadi 89,40 setelah pelatihan. Evaluasi keterampilan menunjukkan bahwa sebanyak 93,5% peserta mampu melakukan Hands Only CPR sesuai prosedur, 87,1% mampu melakukan pertolongan pertama pada kasus sederhana, dan 93,5% mampu mengikuti simulasi evakuasi gempa bumi sesuai prosedur. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan pembentukan Tim Emergency First Aid School sebagai tindak lanjut program kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan praktik dan simulasi efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan maupun bencana di lingkungan sekolah.Kata kunci: Basic Life Support; Pertolongan Pertama; Kegawatdaruratan; Simulasi Bencana; Siswa.
PENGUATAN KETAHANAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA ALAM MELALUI PEMANFAATAN BAHAN ALAMI SEBAGAI SUMBER NUTRISI DI KELURAHAN IKUR KOTO KOTA PADANG Agustika Antoni; Nicen Suherlin; Rimelda Angriani; Lusi Afrianti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.31059

Abstract

Bencana alam menimbulkan ancaman besar terhadap kesehatan masyarakat, terutama di wilayah rawan bencana seperti Kota Padang, Sumatera Barat. Penguatan ketangguhan masyarakat melalui pendidikan kesehatan dan pemanfaatan sumber pangan alami lokal penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mengurangi risiko kesehatan saat bencana. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan ketangguhan masyarakat melalui edukasi keperawatan tentang kesiapsiagaan bencana dan pemanfaatan pangan alami sebagai sumber nutrisi berkelanjutan di Kelurahan Ikur Koto. Kegiatan meliputi pre-test, pendidikan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi, pembagian leaflet, post-test, serta promosi kesehatan melalui grup WhatsApp, dengan melibatkan 15 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, yaitu pengetahuan tentang sumber pangan alami meningkat dari 40,0% menjadi 93,4%, sedangkan pengetahuan mengenai pemilihan dan pengolahannya meningkat dari 54,0% menjadi 100,0%. Kolaborasi tenaga kesehatan, kader, dan aparat setempat memperkuat partisipasi serta keberlanjutan program, sehingga efektif meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan ketahanan gizi masyarakat.Kata kunci : Kesiapsiagaan bencana; Ketangguhan masyarakat; Pendidikan keperawatan; Sumber pangan alami; Gizi bencana