Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

MESIN PENCACAH PAKAN TERNAK (SAPI) MULTIFUNGSI Haripriadi , Bambang Dwi; Hajar, Ibnu
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i1.262

Abstract

Sapi merupakan hewan ternak yang banyak dipelihara oleh masyarakat di Desa Pedekik. Pada saat ini terdapat beberapa kelompok ternak sapi salah satu yang dikelola sama kelompok ternak Pakmas Deso. Kelompok ini memelihara sekitar 28 ekor sapi, jenis sapi yang diternakkan merupakan sapi pedaging dan setiap hari menyiapkan pakan ternak untuk sekali makan sebanyak 4-6 gerobak dengan berat sekitar 50 kg. Pakan ternak yang biasa diberikan berupa rumput menjalar, ilalang, rumput gajah, pelepah sawit, pelepah pinang dan batang pisang Permasalahan yang biasa dihadapi kelompok ini berupa pengelolaan penyediaan pakan. Dimana pakan ternak yang berukuran besar seperti rumput gajah, pelepah sawit, pelepah pinang dan batang pisang harus di potong kecil-kecil dengan ukuran sekitar 5-10 cm. Biasanya peternak memotong / mencacah bahan pakan ternak ini secara manual menggunakan parang atau arit sehingga memakan waktu dan kurang safety pada saat proses pemotongan pakan ternak. Dalam penelitian ini akan membuat Mesin Pencacah Pakan Ternak Multifungsi dengan kapasitas 50 kg/jam dengan ukuran hasil pemotongan sama sekitar 5-10 cm. Metode penelitian yang dilakukan nantinya menggunakan metode eksperimental dengan melihat kuantitas dan efisiensi potongan pakan ternak yang dihasilkan dari mesin pencacah pakan ternak dan kotoran sapi yang kering untuk digunakan sebagai pupuk kandang.
Analisa Burr Pada Proses End-Milling Baja Karbon Lunak Profil Siku Menggunakan CNC Router Mazwan, Mazwan; Haripriadi , Bambang Dwi
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i1.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dan menganalisis terbentuknya burr pada proses end-milling baja karbon lunak dengan menggunakan CNC Router pada profil siku. Burr merupakan sisa material yang menonjol di sepanjang tepi hasil pemrosesan dan dapat memengaruhi kualitas produk akhir serta keamanan operasional. Metodologi penelitian ini mencakup eksperimen end-milling pada baja karbon lunak dengan variasi parameter pemotongan seperti kecepatan spindel, kedalaman pemotongan, dan jenis cairan pemotongan. Desain eksperimen menggunakan metode Taguchi matriks ortogonal array L9 dan analisa data menggunakan AONOVA. Hasil analisa data menunjukkan kecepatan spindel merupakan parameter utama yang mempengaruhi pembentukan burr, diikuti dengan kedalaman potong dan jenis cairan pemotongan. Nilai burr meningkat dengan meningkatnya kecepatan spindel dan kedalaman potong. Proses pemesinan kering (dry) terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan burr.
Analisis Pengaruh Parameter Proses Pada Kualitas Las SMAW Baja Paduan Stainless Steel 304 Mahfud, Muhammad Siraj; Haripriadi, Bambang Dwi; Budiana, Agnes Arum
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.519

Abstract

This study analyzes the effect of Shielded Metal Arc Welding (SMAW) welding process parameter variations on the quality of welded joints in 304 stainless steel by varying the current (65 A, 75 A, and 95 A), electrode diameter (2.0 mm; 2.6 mm; 3.2 mm), and weld type (I, V, and X). Evaluation is carried out through tensile tests to determine tensile load, stress, and strain, as well as Non-Destructive Test (NDT) dye penetrant method to detect surface defects. Taguchi L27 design is used to analyze the contribution of each parameter to the quality of the joint. The results show that current is the most influential factor on tensile strength, followed by electrode diameter and weld type. The optimal combination is obtained at a current of 95 A, a 3.2 mm electrode, and an X (double V) weld, with an average tensile load of 87.65 kN, a stress of 730.42 MPa, and a strain reaching 100% which shows the best mechanical performance. Overall, this study confirms that proper welding parameter settings are crucial for the mechanical integrity and quality of 304 stainless steel welded joints.
Analisis Pengaruh Parameter Pengelasan SMAW Pada Kekuatan Sambungan Las Baja Paduan ST60 Efendi , M Syafuan; Haripriadi , Bambang Dwi
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.520

Abstract

Penelitian ini menganalisis menentukan parameter pengelasan SMAW yang optimal pada Baja ST60 dengan memvariasikan arus 100 A, 110 A, 120 A, elektroda E7018 Ø2.6, Ø3.2, Ø4.0, dan kampuh I, V, X menggunakan metode Taguchi L27. Pengujian mencakup NDT penetrant dan uji tarik sesuai ASTM E8/E8M, dengan analisis S/N Ratio dan ANOVA. Hasil menunjukkan beberapa cacat seperti porosity dan crack, namun sebagian besar spesimen berada dalam kondisi baik. ANOVA menunjukkan kampuh sebagai faktor paling berpengaruh, disusul diameter elektroda dan arus. Kombinasi parameter terbaik untuk menghasilkan kekuatan sambungan tertinggi adalah arus 120 A, elektroda Ø4.0 mm, dan kampuh V, yang memberikan nilai tarik dan stabilitas las terbaik sehingga dapat menjadi acuan dalam proses pengelasan industri.
Rancang Bangun Mesin Pencacah Pakan Ternak Pada Pondok Pesantren Al-Hidayah Rupat Utara Fajrul, Rahmat; Bambang Dwi Haripriadi, Bambang Dwi Haripriadi
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/xvtzqa41

Abstract

Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS Riau II di Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, merupakan pondok pesantren yang didirikan melalui program Pulau BAZNAS Riau. Ponpes ini telah diresmikan oleh Gubernur Riau Pada hari Jum,at tanggal 03 Desember 2021, Salah satu Kegiatan siswa dan Staff  Pondok pesantren adalah mengolah peternakan sapi dimana bertujuan untuk mendidik siswa agar bisa menjadi siswa yang mandiri dan berwirausaha agar nanti setelah keluar dari Pendidikan pondok siswa menjadi mandiri. Oleh karena itu, perlu adanya alat bantu bagi peternak yang bertujuan untuk mengetahui proses perancangan dan performa mesin pencacah rumput pakan ternak.
Rancang Bangun Mesin Pencetak Pelet Ikan Multifungsi Rahmat Fajrul; Akmal Indra; Bambang Dwi Haripriadi
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i1.6

Abstract

One of the obstacles in raising tapah fish is in the supply of feed. Tapah fish is a carnivorous predatory fish that eats small fish so it is very dependent on live fish feed. For this reason, it is necessary to get used to feeding with artificial feed (pellets). Usually for one time the process of making feed uses a total weight of 10 kg of raw materials and takes approximately 4 hours. This situation is very detrimental to fish farmers because they cannot increase the number of fish and the number of ponds anymore due to limited feed in the form of pellets. Apart from raising tapah fish, the people of Lubuk Gaung Village also have a poultry business, especially chicken livestock. The feed used in this poultry is milled corn feed. In the manufacture of ground corn feed, 60% is corn raw material. Corn grain size is very influential on the growth of poultry. Both of these machines are already sold on the market separately, it's just that these two machines are quite expensive. For animal feed pellet machines, they are sold at a price of Rp. 15,760,000 and a corn grinding machine is sold at Rp. 8,500,000
MESIN PENCACAH PAKAN TERNAK (SAPI) MULTIFUNGSI Haripriadi , Bambang Dwi; Hajar, Ibnu
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i1.262

Abstract

Sapi merupakan hewan ternak yang banyak dipelihara oleh masyarakat di Desa Pedekik. Pada saat ini terdapat beberapa kelompok ternak sapi salah satu yang dikelola sama kelompok ternak Pakmas Deso. Kelompok ini memelihara sekitar 28 ekor sapi, jenis sapi yang diternakkan merupakan sapi pedaging dan setiap hari menyiapkan pakan ternak untuk sekali makan sebanyak 4-6 gerobak dengan berat sekitar 50 kg. Pakan ternak yang biasa diberikan berupa rumput menjalar, ilalang, rumput gajah, pelepah sawit, pelepah pinang dan batang pisang Permasalahan yang biasa dihadapi kelompok ini berupa pengelolaan penyediaan pakan. Dimana pakan ternak yang berukuran besar seperti rumput gajah, pelepah sawit, pelepah pinang dan batang pisang harus di potong kecil-kecil dengan ukuran sekitar 5-10 cm. Biasanya peternak memotong / mencacah bahan pakan ternak ini secara manual menggunakan parang atau arit sehingga memakan waktu dan kurang safety pada saat proses pemotongan pakan ternak. Dalam penelitian ini akan membuat Mesin Pencacah Pakan Ternak Multifungsi dengan kapasitas 50 kg/jam dengan ukuran hasil pemotongan sama sekitar 5-10 cm. Metode penelitian yang dilakukan nantinya menggunakan metode eksperimental dengan melihat kuantitas dan efisiensi potongan pakan ternak yang dihasilkan dari mesin pencacah pakan ternak dan kotoran sapi yang kering untuk digunakan sebagai pupuk kandang.
Analisa Burr Pada Proses End-Milling Baja Karbon Lunak Profil Siku Menggunakan CNC Router Mazwan, Mazwan; Haripriadi , Bambang Dwi
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i1.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dan menganalisis terbentuknya burr pada proses end-milling baja karbon lunak dengan menggunakan CNC Router pada profil siku. Burr merupakan sisa material yang menonjol di sepanjang tepi hasil pemrosesan dan dapat memengaruhi kualitas produk akhir serta keamanan operasional. Metodologi penelitian ini mencakup eksperimen end-milling pada baja karbon lunak dengan variasi parameter pemotongan seperti kecepatan spindel, kedalaman pemotongan, dan jenis cairan pemotongan. Desain eksperimen menggunakan metode Taguchi matriks ortogonal array L9 dan analisa data menggunakan AONOVA. Hasil analisa data menunjukkan kecepatan spindel merupakan parameter utama yang mempengaruhi pembentukan burr, diikuti dengan kedalaman potong dan jenis cairan pemotongan. Nilai burr meningkat dengan meningkatnya kecepatan spindel dan kedalaman potong. Proses pemesinan kering (dry) terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan burr.
Analisis Pengaruh Parameter Proses Pada Kualitas Las SMAW Baja Paduan Stainless Steel 304 Mahfud, Muhammad Siraj; Haripriadi, Bambang Dwi; Budiana, Agnes Arum
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.519

Abstract

This study analyzes the effect of Shielded Metal Arc Welding (SMAW) welding process parameter variations on the quality of welded joints in 304 stainless steel by varying the current (65 A, 75 A, and 95 A), electrode diameter (2.0 mm; 2.6 mm; 3.2 mm), and weld type (I, V, and X). Evaluation is carried out through tensile tests to determine tensile load, stress, and strain, as well as Non-Destructive Test (NDT) dye penetrant method to detect surface defects. Taguchi L27 design is used to analyze the contribution of each parameter to the quality of the joint. The results show that current is the most influential factor on tensile strength, followed by electrode diameter and weld type. The optimal combination is obtained at a current of 95 A, a 3.2 mm electrode, and an X (double V) weld, with an average tensile load of 87.65 kN, a stress of 730.42 MPa, and a strain reaching 100% which shows the best mechanical performance. Overall, this study confirms that proper welding parameter settings are crucial for the mechanical integrity and quality of 304 stainless steel welded joints.
Analisis Pengaruh Parameter Pengelasan SMAW Pada Kekuatan Sambungan Las Baja Paduan ST60 Efendi , M Syafuan; Haripriadi , Bambang Dwi
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.520

Abstract

Penelitian ini menganalisis menentukan parameter pengelasan SMAW yang optimal pada Baja ST60 dengan memvariasikan arus 100 A, 110 A, 120 A, elektroda E7018 Ø2.6, Ø3.2, Ø4.0, dan kampuh I, V, X menggunakan metode Taguchi L27. Pengujian mencakup NDT penetrant dan uji tarik sesuai ASTM E8/E8M, dengan analisis S/N Ratio dan ANOVA. Hasil menunjukkan beberapa cacat seperti porosity dan crack, namun sebagian besar spesimen berada dalam kondisi baik. ANOVA menunjukkan kampuh sebagai faktor paling berpengaruh, disusul diameter elektroda dan arus. Kombinasi parameter terbaik untuk menghasilkan kekuatan sambungan tertinggi adalah arus 120 A, elektroda Ø4.0 mm, dan kampuh V, yang memberikan nilai tarik dan stabilitas las terbaik sehingga dapat menjadi acuan dalam proses pengelasan industri.