Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN KEMAMPUAN RESILIENSI SISWA BROKEN HOME DENGAN MOTIVASI BELAJAR DI MAN 2 YOGYAKARTA Hariyanti, Tri; Feni, Muhamad; Prasetyoaji, Ari
Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 10 No. 1 (2024): Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : STAI Syubbanul Wathon Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61136/2nazwd89

Abstract

Broken home is defined as a family that is fractured, not harmonious and does not work like a harmonious and peaceful family. The condition of a broken home family encourages children to have resilience skills in living life. Students who are in a disharmonious family environment will have an impact on themselves, one of which is a lack of motivation to learn. This study aims to determine the relationship between the resilience abilities of broken home students and their learning motivation at MAN 2 Yogyakarta. This study uses a quantitative approach with correlational methods. Data analysis technique using pearson product moment correlation. The population in this study were all broken home students in class X and XI MAN 2 Yogyakarta, consisting of 31 students. The research results obtained p = 0.003<0.05, so H0 was rejected and H1 was accepted. The correlation coefficient of 0.521 is positive in the range 0.40-0.599 in the medium category. The results obtained indicate that there is a significant relationship between resilience abilities and the learning motivation of broken home students at MAN 2 Yogyakarta with a moderate level of relationship.
Pelatihan Penggunaan Laboratorium Virtual Phet Simulation di Prodi Teknik Pendingin dan Tata Udara Fatwasauri, Icha; Hariyanti, Tri; Maknunah, Jauharotul
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 6 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v1i6.380

Abstract

Mata kuliah Fisika merupakan mata kuliah wajib pada Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara Politeknik Negeri Indramayu. Permasalahan yang dihadapi oleh dosen pengampu yaitu lemahnya daya tangkap mahasiswa dalam hal konsep fisika. Solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan ialah penggunaan laboratorium virtual dalam mata kuliah fisika. Pelatihan telah dilakukan kepada 30 mahasiswa semester 1 yang mengambil mata kuliah fisika. Dari hasil pelatihan terlihat mahasiswa dapat melakukannya dengan baik. Hal ini dikarenakan penjelasan konsep fisika yang bukan hanya sekedar ceramah akan tetapi terdapat animasi yang membuat mahasiswa mudah menangkap pelajaran.
Pemberdayaan Guru SD Gugus Muh Syafe’i melalui Meaningful, Mindful, and Joyful, Learning (MMJL) dan Personalized Counseling Approaches untuk Meningkatkan Implementasi Deep Learning Trimurtini, Trimurtini; Mulyani, Petra Kristi; Nugraheni, Nursiwi; Sari, Elok Fariha; Hilman, Najma Sana Nadhirah; Hariyanti, Tri; Husna, Raihani Al; Azzahra, Alya Afifah
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i3.26840

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menuntut guru untuk mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada deep learning, yaitu pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga membentuk keterampilan berpikir kritis, kesadaran penuh, dan sikap positif peserta didik. Guru di Gugus Muh Syafe’i, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan prinsip Meaningful, Mindful, and Joyful Learning (MMJL) ke dalam pembelajaran, sekaligus menangani permasalahan nonakademik siswa yang semakin kompleks. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan guru melalui pelatihan dan pendampingan MMJL serta pembekalan keterampilan dasar bimbingan konseling dengan Personalized Counseling Approaches (PCA). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Organizational Learning (OL) yang meliputi empat tahap yaitu sosialisasi, eksternalisasi, kombinasi, dan internalisasi. Kegiatan dilaksanakan di SDN Klepu 01 pada 31 Mei 2025, dengan melibatkan 62 guru dan kepala sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, dengan penguasaan MMJL meningkat dari 73,5% menjadi 96,5% dan PCA dari 74% menjadi 96%. Selain itu, 83,9% guru berhasil mengintegrasikan MMJL dalam RPP, sedangkan 78% mampu menerapkan keterampilan konseling melalui simulasi kelas. Temuan ini menegaskan bahwa program pelatihan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru untuk merancang pembelajaran berbasis MMJL sekaligus menerapkan PCA guna menangani masalah nonakademik siswa.
HUBUNGAN KEMAMPUAN RESILIENSI SISWA BROKEN HOME DENGAN MOTIVASI BELAJAR DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 YOGYAKARTA Hariyanti, Tri; Prasetyoaji, Ari; Feni, Muhamad
Wahana Islamika Jurnal Studi Keislaman Vol. 10 No. 1 (2024): Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Institut Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61136/hv01pj05

Abstract

Broken home is defined as a family that is fractured, not harmonious and does not work like a harmonious and peaceful family. The condition of a broken home family encourages children to have resilience skills in living life. Students who are in a disharmonious family environment will have an impact on themselves, one of which is a lack of motivation to learn. This study aims to determine the relationship between the resilience abilities of broken home students and their learning motivation at MAN 2 Yogyakarta. This study uses a quantitative approach with correlational methods. Data analysis technique using pearson product moment correlation. The population in this study were all broken home students in class X and XI MAN 2 Yogyakarta, consisting of 31 students. The research results obtained p = 0.003<0.05, so H0 was rejected and H1 was accepted. The correlation coefficient of 0.521 is positive in the range 0.40-0.599 in the medium category. The results obtained indicate that there is a significant relationship between resilience abilities and the learning motivation.