Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Mengenal Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Di Dusun Woloone Desa Detusoko Barat Kecamatan Detusoko Antonia Rensiana Reong; Gabriel Mane; Mediatrix Santi Gaharpung; Laurentina Nona Eda; Siti Zuraida Muhsinin; Siti Aisyah; Lale Syifaun Nufus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius dan harus segera ditanggulangi. Masih adanya sikap masyarakat yang negatif serta memiliki pengetahuan yang rendah tentang gangguan jiwa perlu mendapatkan perhatian. Salah satu cara yang tepat untuk merubah sikap dan meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah melalui penyuluhan kesehatan Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluhan kesehatan di Dusun Woloone Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Penyuluhan kesehatan adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Mental Masyarakat Dusun Woloone. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Penyuluhan kesehatanini adalah 32 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah data-data status kesehatan mental peserta antara lain adanya persepsi masyarakat tentang Gangguan jiwa yang masih keliru, stigma masyarakat yang masih tinggi pada orang dengan gangguan jiwa, serta data salah satu pasien ODGJ yang masih dipasung.. Oleh sebab itu, melalui kegiatan Penyuluhan kesehatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran untuk menjaga kesehatan mental diri sendiri serta melakukan general check up untuk mendeteksi adanya penyakit baik fisik dan mental secara dini.
Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Dengan Isi Piring Ku Irni Dwiastiti Irianto; Herni Sulastien; Siti Zuraida Muhsinin; Siti Aisyah; Musniati; Diny Kusumawardani; Erniawati Pujiningsih; Ni nyoman Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi di mana jumlah dan ukuran sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah nilai ambang batas yang telah ditentukan. yang ditandai dengan Gejala 5L (lemah, letih, lesu, lelah, lunglai), wajah pucat dan kunang-kunang, sehingga anemia pada remaja akan berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, penurunan kesegaran jasmani, pencegahan anemia pada remaja dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti memberikan edukasi gizi pada remaja melalui isi piringku. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi pencegahan anemia pada remaja dengan harapan remaja memiliki pengetahuan mengenai anemia dan remaja tidak mengalami anemia. Metode yang digunakan dengan edukasi, diskusi,pembagian leaflet mengenai materi anemia, pelaksaan pengabdian ini dilakukan melalui berapa tahapan yaitu pelaksanan edukasi, diskusi dan pembagian leaflat. Jumlah peserta pada penyuluhan adalah 33 orang. Hasil yang di dapatkan saat pengadian masyarakat ini bahwa remaja dapat mengetahui upaya pencegahan anemia dengan isi piringku pada remaja. Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini berkelanjutan dilakukan.
Edukasi hidup sehat untuk mencegah hipertensi di masyarakat car free day Udayana Mataram Musniati; Siti Zuraida Muhsinin; Herni Sulastien; Diny Kusumawardani
Link Jurnal Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): December : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v2i1.116

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan akibat dari serangkaian faktor genetik dan lingkungan. Faktor tersebut digolongkan menjadi yang dapat dirubah dan tidak dapat di rubah, sehingga dengan pemberian edukasi dan perubahan gaya hidup menjadi salah satu faktor yang bisa dirubah. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi untuk mencegah hipertensi kepada semua golongan masyarakat. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan tidak langsung melalui komunikasi massa dengan media leaflet berisi materi tentang pencegahan hipertensi. Sebanyak 30 leaflet dibagikan kepada pejalan kaki pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, Kota Mataram. Kegiatan postnya dilaksanakan melalui respon langsung (observasi perilaku) pada saat pembagian leaflet. Hasil: Respon yang diperoleh adalah 6 orang membaca dan melihat leaflet dengan seksama, 10 orang hanya menunjukkan ketertarikan tanpa bertanya, 4 orang mengajak berdiskusi, dan 10 orang hanya mengambil leaflet tanpa memperhatikannya lebih jauh. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil menjangkau masyarakat dengan berbagai respon berbeda. Mayoritas penerima leaflet menunjukkan ketertarikan terhadap materi pencegahan hipertensi, yang ditandai dengan sebagian membaca leaflet secara seksama dan sebagian lainnya mengajak berdiskusi. Metode penyuluhan melalui komunikasi massa dengan media leaflet efektif dalam menyampaikan informasi dan meningkatkan kesadaran tentang pencegahan hipertensi di masyarakat
Description of the Anxiety Level of Pre-Operative Patients with the Provision of Spiritual Therapy Diny Kusumawardani; Irni Dwi Astiti Irianto; Sofian Hadi; Siti Zuraida Muhsinin; Baiq Yupita
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5114

Abstract

Perioperative is a combined term that includes three phases of the surgical experience, namely preoperative, intraoperative, and postoperative. During pre-operation, of course the patient will experience anxiety. One effort to reduce anxiety levels is by providing spiritual therapy. This research aims to determine the preoperative anxiety level of patients who are given spiritual therapy. The research used was descriptive which was carried out for 2 weeks. The population and sample in this study were Muslim patients who were going to undergo surgery at the Mataram City Regional Hospital, totaling 33 respondents. The sampling technique is accidental sampling. Data collection in this study used the HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) questionnaire with 14 questions and the SOP for implementing spiritual therapy (Sholawat Thibbil Qulub). The way to assess anxiety is by giving a score in categories: 0= no symptoms at all, 1= one symptom present, 2= moderate/half of the symptoms present, 3= severe/more than half of the symptoms present, 4= very severe all symptoms exist. If you get a score of less than 14 = no anxiety, a score of 14-20 = mild anxiety, a score of 21-27 = moderate anxiety, a score of 28-41 = severe anxiety. Based on the description of the anxiety level of pre-operative patients with the provision of spiritual therapy, 0 respondents (0%) experienced very severe anxiety/panic, 2 respondents (6.0%) experienced severe anxiety, 14 respondents (42.5%) experienced moderate anxiety. , mild anxiety as many as 15 respondents (45.5%), no anxiety as many as 2 respondents (6.0%). The results of this spiritual therapy research were able to reduce the level of anxiety felt by pre-operative patients.
Ball Fishing Game Activity as a Medium for Mild Dementia Therapy in the Eld Herni Sulastien; Siti Zuraida Muhsinin; Baiq Amalia Sholiha; Baiq Susanti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.5194

Abstract

The elderly represents the final stage in the human life process, characterized by various physical, cognitive, and functional limitations that arise due to the degenerative process. According to statistical data from 2022, the proportion of the elderly population increased from 7.57% in 2021 to 10.48% in 2022. One of the most prevalent conditions among the elderly is dementia, which manifests as a progressive decline in memory, cognitive abilities, and the capacity to perform daily activities. Without intervention, dementia symptoms worsen over time, necessitating targeted therapeutic approaches to prevent its progression. Engaging in recreational activities, such as playing games, has been shown to keep the mind active and foster cognitive engagement. This is particularly important for the elderly, especially those at risk of or experiencing mild dementia. The "Ball Fishing Game" is a simple yet engaging activity that involves the use of locally crafted wooden tools, woven bowls, and plastic balls. This game aims to stimulate cognitive functions, enhance memory, and improve concentration in 11 elderly individuals. The objective of this study was to evaluate the effectiveness of the Ball Fishing Game as a therapeutic medium for managing mild dementia in the elderly. A quasi-experimental research design was used, utilizing a one-group pretest-posttest approach to assess the effect (impact) of the intervention. Statistical analysis using a correlation test yielded a significance (sig.) value of 0.021 (<0.05), indicating a significant effect of the Ball Fishing Game on reducing Mini-Mental State Examination (MMSE) scores in elderly individuals with mild dementia. Furthermore, a paired sample t-test yielded a sig. (2-tailed) value of 0.005 (<0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest MMSE scores following the intervention. In conclusion, the Ball Fishing Game is an effective therapeutic medium for managing mild dementia in elderly individuals.