Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

EDUKASI ASI EKSLUSIF MELALUI METODE ULAR TANGGA endar, Endar pratiwi; Nilda, Nilda Yulita Siregar; Noya, Fransisca; Entoh, Christina; Bernike M, Sony
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.220

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di Desa Panca Makmur masih belum mencapai target. Berdasarkan analisis situasi dari pendataan, didapatkan bahwa cakupan ASI Eksklusif Desa Panca Makmur hanya 50,7%, bahkan cakupan ASI Eksklusif dari Dusun 3 terdata hanya 38,9%. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai pentingnya ASI eksklusif. Metode palaksanaan adalah melakukan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan edukasi denagn permainan metode ular tangga dan melakukan post-test. Hasil evaluasi melalui pengisian kuesioner post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil. Hasil menunjukkan bahwa dari 5 peserta setelah diberikan edukasi pentingnya ASI eksklusif didapatkan 4 peserta memilki pengetahuan baik (80%), 1 peserta memiliki pengetahuan cukup (20%). Setelah kita melakukan kegiatan edukasi, kita dapat mengetahui peningkatan pengetahuan terhadap peserta mengenai ASI eksklusif dari 20% hingga 80% memiliki pengetahuan baik. Banyak ibu yang belum tahu mengenai pentingnya ASI eksklusif sehingga mengabaikan kebutuhan utama anak, maka dari itu kepada bidan desa supaya bisa penyuluhan secara terperiodik mengenai ASI eksklusif
Overview of MAN Student's Preceptions of Early Marriage: Gambaran Persepsi Siswa MAN Terhadap Pernikahan Dini Siregar, Nilda Yulita; Ramadhan, Kadar; Mirna, Mirna
Napande: Jurnal Bidan Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/njb.v2i2.2712

Abstract

Background: In MAN 1 Poso there are still students who have dropped out of school due to early marriage. Adolescent life is a life that is very decisive for one's future. Objective: to find out how students perceive early marriage in MAN 1 Poso, Poso Pesisir District, Poso Regency.Method: the type of research used in this study is a descriptive type research method. The population used in this study was MAN 1 Poso students i.e. 408 students. The sample in this study was 80 respondents, the technique of determining the sample by simple random sampling is a technique to select sample members from population members so that population members have the same opportunity to become sample members. Results: showed that MAN 1 Poso, based on the results of research on the cognitive aspects of respondents about early marriage in general was good for as many as 58 students (72.5%). Based on the results of research on the affective aspects of respondents showed as many as 44 students (55%) did not support early marriage. On the conative aspect, respondents stated that they did not agree with the existence of early marriage as many as 50 students (62.5%).Conclusion: Based on cognitive, affective, and conative aspects, the majority of respondents are well informed, do not support early marriage, and are not ready to face the condition. The researchers' suggestion is that the school will continue to provide counseling to students related to early marriage and conduct counseling by health workers and other related parties and the school will establish a youth counseling information center program.
Knowledge and Role of Cadres in Early Detection Stunting in Toddlers: Pengetahuan dan Peran Kader dalam Deteksi Dini Stunting pada Balita Siregar, Nilda Yulita; Hakim, Fitrayani; Ramadhan, Kadar
Napande: Jurnal Bidan Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/njb.v2i2.2808

Abstract

Background: Stunting is a condition of failure to thrive in children under five due to chronic malnutrition. Indonesia has a fairly high prevalence of stunting. The role of Posyandu cadres in preventing stunting through monitoring toddler growth requires knowledge so that they are good at early detection of stunting. Objective: knowledge and role of cadres in early detection of toddler stunting. Method: Descriptive research was conducted in the Lawanga Community Health Center Working Area from April to July 2020. The population of all cadres in the Lawanga Community Health Center Working Area with a sample of 35 people used simple random sampling. Results: There are 4 cadres with good knowledge and a role in early detection of stunting (100%). Cadres have sufficient knowledge and play a role in early detection of stunting, numbering 7 people (77.8%). There are 21 cadres who lack knowledge and play a role in early detection of stunting (95.5%). Conclusion: The role of cadres with less knowledge is greatest in early detection of stunting in toddlers. It is recommended that community health centers provide more information and motivation to cadres to take part in stunting early detection training programs.
Edukasi Stunting Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita Dalam Pencegahan Stunting di Desa Membuke Kecamatan Poso Pesisir: Stunting Education as an Effort to Increase the Knowledge of Mothers of Toddlers in Preventing Stunting in Membuke Village, Poso Pesisir District Hadriani; Hadina; Ros Arianty; Andi Fatmawati Syamsu; Fajrillah Kolomboy; Nilda Yulita Siregar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6617

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi di Indonesia yang belum teratasi. Stunting akan menimbulkan dampak jangka panjang yaitu terganggunya perkembangan fisik, mental, ­intelektual, dan kognitif. Anak yang stunting sampai usia 5 tahun akan sulit diperbaiki sehingga akan berlanjut hingga dewasa dan dapat meningkatkan risiko keturunan dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Prevalensi balita pendek dan sangat pendek menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 adalah 30,8 %. Hasil tersebut tidak jauh berbeda dengan prevalensi balita stunting di Desa Membuke 40% Lokus Sunting Kabupaten Poso tahun 2023. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang stunting dan pencegahannya. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu balita di Desa Membuke Kecamatan Poso Pesisir. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tahapan melakukan pre-test sebelum penyuluhan, pemaparan materi tentang stunting dan post-test. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 06 Februari 2024. Pengabdian masyarakat menggunakan media smard card dan modul tentang stunting. Hasil Pre test tentang pencegahan stunting diperoleh Pengetahuan kurang 16 (53%), Berpengetahuan sedang 11 (37%) dan Berpengetahuan baik 3(1%). Hasil Post tes diperoleh berpengetahuan kurang 4 (13%), berpengetahuan sedang 8 (27%) dan berpengetahuan baik 18 (60%). Dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan ibu balita tentang upaya pencegahan stunting. Disarankan diperlukan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pengetahuan terkait upaya pencegahan dan penangan stunting.
Interactive education and anthropometric training for enhanced early stunting detection Siregar, Nilda Yulita; Sembiring, Arihta Br; Nasution, Eva Mahayani; Gultom, Lusiana; Alfrianne, Alfrianne
Community Empowerment Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12184

Abstract

Addressing stunting necessitates an enhanced role for the community, particularly pregnant women and mothers of toddlers, alongside improved skills for cadres in the early detection of toddlers' nutritional status. This community engagement initiative aimed to increase cadres' knowledge of early stunting detection and toddler growth monitoring, as well as to improve mothers' knowledge of stunting prevention. The target participants were pregnant women, mothers of toddlers, and cadres. The activities involved 170 mothers of toddlers, 12 pregnant women, and 15 cadres, and were conducted through interactive education using smart card stunting cards and question-and-answer sessions with pregnant women and mothers of toddlers, as well as anthropometric measurement training for posyandu cadres. Evaluation results demonstrated a significant increase in knowledge among mothers of toddlers (from 66.5% in the moderate category to 93.5% in the good category) and pregnant women (from 66.7% in the moderate category to 100% in the good category) following the stunting education. Furthermore, cadres' skills also improved, with 93.3% of cadres becoming proficient in performing anthropometric measurements.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN VITAMIN C PADA IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI Noya, Fransisca; Siregar, Nilda Yulita; Sitorus, Sony Bernike Magdalena
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.1949

Abstract

Angka kejadian ketuban pecah dini di Rumah Sakit Umum Daerah Poso  pada tahun 2017 sampai 2020 mengalami fluktuasi. Pada tahun 2020 ada sebanyak 154 kasus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efektifitas pemberian vitamin C pada ibu hamil trimester III terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini di Ruang KIA RSUD Poso Kabupaten Poso. Jenis penelitian yang digunakan quasy eksperimen dengan pendekatan analitik kuantitatif. Desain penelitian postest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berkunjung di Ruang KIA RSUD Poso Kabupaten Poso dari bulan Februari– September 2022. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan Rerata kejadian KPD pada kelompok intervensi sebesar 1,00, sedangkan kelompok kontrol 1,87. Secara statistic terdapat perbedaan bermakna setelah perlakuan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan, Pemberian Vitamin C  efektif mencegah kejadian KPD pada ibu hamil trimester III.
Pengaruh Konsumsi Edamame (Glycine Max L) dan Kurma (Phoenix Dactylifera L) terhadap Peningkatan Produksi ASI dalam Pencegahan Stunting Nilda Yulita Siregar; Fransisca Noya noya
Jurnal Bidan Mandiri Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Bidan Mandiri, Volume 1, No.2 Oktober 2023
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jbm.v1i2.892

Abstract

One of the causes of stunting in toddlers is unbalanced food intake. Unbalanced food intake is included in exclusive breastfeeding that is not given for 6 months due to non-smooth breastfeeding. One way to facilitate the release of breast milk is to consume edamame and dates. The purpose of this study was to analyze the effect of consumption of Edamame (Glycine max L) and Dates (Phoenix dactylifera L) on increasing breast milk production in preventing stunting in the Mapane Health Center Work Area. The research design used was a quasi-experimental study, with a pretest-posttest control group design. Sampling in this study was purposive sampling with a total of 40 people. The data were processed and analyzed using a frequency distribution with a percentage measure and the Wilcoxon test. The results of this study showed that the mean weight of infants increased in the case group from 3.10 kg to 5.10 kg and in the control group from 3.05 to 4.50. The average body length of infants increased in the case group from 56.25 cm to 64.35 cm and in the control group from 53.40 cm to 60.5 cm. The results of the statistical test showed that there was a significant difference before and after the intervention, both the case group and the control group with p <0.05. The conclusion is that there is an effect of consuming edamame and dates on increasing breast milk production in preventing stunting in the Mapane Health Center Working Area.
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Suami dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Implant pada PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Matiti Nasuition, Eva Mahayani; Suswati, Suswati; Siregar, Nilda Yulita; Angraini, Sri Chici
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 2 No. 02 (2024): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jmhr.v2i02.702

Abstract

Tingginya laju penduduk di Indonesia, pemerintah melakukan suatu program yaitu Program Keluarga Berencana (KB), program ini merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta membentuk keluarga yang berkualitas. KB merupakan program skala nasional yang dikelola oleh badan kependudukan dan keluarga berencana nasional Pola pemilihan jenis metode kontrasepsi modern pada tahun 2021 menunjukkan bahwa sebagian besar akseptor memilih menggunakan suntik sebesar 59,9%, diikuti pil sebesar 15,8%. Pola ini terjadi setiap tahun, dimana peserta KB lebih banyak memilih metode kontrasepsi jangka pendek dibandingkan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik yang bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami dalam pemilihan alat kontrasepsi implant di wilayah kerja Puskesmas Matiti Kec. Dolok Sanggul Kab. Humbang Hasundutan tahun 2023. Data penelitian dianalisis secara univariate dan bivariate melalui Chi- Square. Dari hasil penelitian sebanyak 48 responden, tidak menggunakan alat kontrasepsi implant sebanyak 21 (46%), dan yang menggunakan alat kontrasepsi implant sebanyak 27 (54%). Ada hubungan pengetahuan ibu dengan ( p value = 0,022) dan tidak ada hubungan antara dukungan suami dengan ( p value = 0,217) dalam pemilihan alat kontrasepsi implant. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi dan sebagai masukan bagi tenaga kesehatan sehingga dapat dijadikan sebagai kerangka acuan dalam memberikan pelayanan kesehatan serta meningkatkan promosi kesehatan tentang implant dan melatih kader KB agar berperan aktif untuk meningkatkan minat ibu.
PENGARUH PEMBERIAN BUKU SAKU DAN DEMONSTRASI MOTORIK HALUS BADUTA TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI DESA TUNTUNGAN II KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2025 Aqilla, Afifah; Siregar, Yusniar; siregar, Nilda Yulita
Colostrum Jurnal Kebidanan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Colostrum Kebidanan Periode Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periode baduta (bawah dua tahun) merupakan masa emas perkembangan anak yang sangat dipengaruhi oleh stimulasi, khususnya dalam pengembangan motorik halus. Pengetahuan ibu memiliki peran penting dalam memberikan stimulasi yang tepat kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian buku saku dan demonstrasi motorik halus baduta terhadap peningkatan pengetahuan ibu di Desa Tuntungan II, Kabupaten Deli Serdang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 0–24 bulan sebanyak 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi yang diberikan berupa buku saku berisi panduan stimulasi motorik halus dan kegiatan demonstrasi langsung. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pengetahuan ibu setelah pemberian buku saku dan demonstrasi (p < 0,05). Hal ini membuktikan bahwa metode edukasi kombinasi visual dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai stimulasi motorik halus pada baduta. Kesimpulannya, pemberian buku saku dan demonstrasi motorik halus berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Diharapkan metode ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam program edukasi kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
The influence of the use of the SiANEH application on mothers’ independence in monitoring the growth and development of toddlers Siregar, Nilda Yulita; Sembiring, Arihta Br.; Nasution, Eva Mahayani; Kurnia, Herni; Siregar, Siti Julianita Siregar
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 36 No. 1 (2026): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v36i1.3696

Abstract

Background: Stunting is a significant health issue in Indonesia, affecting children's physical and cognitive development, as well as their future quality of life. One key strategy for preventing stunting is ensuring optimal monitoring of toddlers' growth and development. Objective: This study examined the impact of the Android application "SiANEH" on monitoring growth, development, and stimulation, aiming to improve mothers' independent practices in stunting prevention efforts in Kutalimbaru Village, Deliserdang Regency. Methods: A quasi-experimental design with a quantitative analytical approach was used, specifically a one-group pretest-posttest design. The research was conducted in Kutalimbaru Village, with a sample of 30 mothers of toddlers selected via purposive sampling. The study measured mothers' independent practices in monitoring growth and stimulating toddlers, utilizing the "SiANEH" app, which provides information on child development and reminders for stimulation. Data were collected through observation and completion of observation sheets. The research instruments were validated for content and reliability before application, and ethical approval was obtained from the Health Research Ethics Committee of Poltekkes Kemenkes Medan. Results: The results revealed a positive and significant effect of the "SiANEH" app on child growth monitoring (r=0.532, p= 0.002), child stimulation (r=0.790, p= 0.000), and maternal independence in monitoring and stimulation (r=0.534, p= 0.002). Pretest scores for growth monitoring (1.57) and stimulation (1.60) increased significantly in the posttest (3.40 and 3.70, respectively), as did maternal independence (from 1.80 to 3.60). Conclusion: These findings indicate that the "SiANEH" application enhances mothers' involvement in independently monitoring and stimulating child development, contributing to stunting prevention.