Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Health Reproductive

ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN PENULARAN DAN PENCEGAHAN HIV/AIDS DENGAN SIKAP TERHADAP PERILAKU SEKSUAL SISWA SMAN 2 PEMATANGSIANTAR TAHUN 2018 Sianipar, Kandace
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kejadian HIV/AIDS disebabkan oleh rendahnya pengetahuan tentang penyakit menular seksual termasuk HIV/AIDS sehingga memberi dampak sikap yang salah dalam berperilaku terutama perihal seksual. Risiko penularan HIV/AIDS di Indonesia, 80% disebabkan oleh transmisi seksual tidak aman atau berganti-ganti pasangan seksual tanpa menggunakan kondom dan kasus ini berada di usia produktif 15 - 49 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungannya pengetahuan penularan dan pencegahan HIV/AIDS dengan sikap terhadap perilaku seksual pada siswa SMA N 2 Pematangsiantar. Penelitian berupa analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling di SMA N 2 Pematangsiantar, dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis bivariat ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan penularan, pencegahan HIV/AIDS dan tempat tinggal dengan sikap terhadap perilaku seksual dengan nilai p = 0,000 dengan nilai alfa 0,05 (p<a). Namun tidak ditemukan adanya hubungan antara jenis kelamin dengan sikap terhadap perilaku seksual pada siswa SMA N 2 Pematangsiantar. Pengetahuan seorang remaja akan mempengaruhi pembentukan sikap dan perilaku, pengetahuan pencegahan dan penularan HIV/AIDS yang baik di imbangi dengan sikap baik terhadap perilaku seksual, sehingga sangat dibutuhkan penyuluhan HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi agar siswa memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi, dan perilaku sehat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN PRIMIGRAVIDA DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI KECAMATAN BOSAR MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN Sianipar, Kandace
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data dari seksi pelayanan khusus Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan RS Jiwa Bandung, RS Jiwa Cimahi dan bagian psikiatri FKUI / RSHS dalam survey kesehatan jiwa pada ibu hamil di 112 Puskesmas di 24 kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat, dengan hasil penelitian ada 798 orang(21%) dari2.928 ibu hamil menunjukan tanda gangguan psikiatri berupa kecemasan atau ansietas. Penelitian ini untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan primigravida di Bidan Praktek Mandiri Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian analitik, populasi 40 orang ibu hamil primigravida dengan menggunakan data primer dan sekunder didapatkan dari kuesioner, pengolahan dalam data bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan primigravida berdasarkan umur mayoritas responden berumur < 20 tahun dengan kecemasan berat 45%. Pendidikan SMA dengan kecemasan berat 25%, bekerja sebagai IRT dengan kecemasan berat 37,5%. sumber informasi mayoritas menerima informasi dari bidan dengan kecemasan berat 25%. Diharapkan ibu hamil primigravida untuk banyak bertanya kepada bidan mengenai tanda dan bahaya kehamilan serta menyiapkan fisik dan mental ibu dalam menghadapi kehamilan, persalinan, masa nifas agar sehat dan normal
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN PENULARAN DAN PENCEGAHAN HIV/AIDS DENGAN SIKAP TERHADAP PERILAKU SEKSUAL SISWA SMAN 2 PEMATANGSIANTAR TAHUN 2018 Kandace Sianipar
Jurnal Reproductive Health Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kejadian HIV/AIDS disebabkan oleh rendahnya pengetahuan tentang penyakit menular seksual termasuk HIV/AIDS sehingga memberi dampak sikap yang salah dalam berperilaku terutama perihal seksual. Risiko penularan HIV/AIDS di Indonesia, 80% disebabkan oleh transmisi seksual tidak aman atau berganti-ganti pasangan seksual tanpa menggunakan kondom dan kasus ini berada di usia produktif 15 - 49 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungannya pengetahuan penularan dan pencegahan HIV/AIDS dengan sikap terhadap perilaku seksual pada siswa SMA N 2 Pematangsiantar. Penelitian berupa analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling di SMA N 2 Pematangsiantar, dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis bivariat ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan penularan, pencegahan HIV/AIDS dan tempat tinggal dengan sikap terhadap perilaku seksual dengan nilai p = 0,000 dengan nilai alfa 0,05 (p<a). Namun tidak ditemukan adanya hubungan antara jenis kelamin dengan sikap terhadap perilaku seksual pada siswa SMA N 2 Pematangsiantar. Pengetahuan seorang remaja akan mempengaruhi pembentukan sikap dan perilaku, pengetahuan pencegahan dan penularan HIV/AIDS yang baik di imbangi dengan sikap baik terhadap perilaku seksual, sehingga sangat dibutuhkan penyuluhan HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi agar siswa memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi, dan perilaku sehat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN PRIMIGRAVIDA DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI KECAMATAN BOSAR MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN Kandace Sianipar
Jurnal Reproductive Health Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data dari seksi pelayanan khusus Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan RS Jiwa Bandung, RS Jiwa Cimahi dan bagian psikiatri FKUI / RSHS dalam survey kesehatan jiwa pada ibu hamil di 112 Puskesmas di 24 kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat, dengan hasil penelitian ada 798 orang(21%) dari2.928 ibu hamil menunjukan tanda gangguan psikiatri berupa kecemasan atau ansietas. Penelitian ini untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan primigravida di Bidan Praktek Mandiri Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian analitik, populasi 40 orang ibu hamil primigravida dengan menggunakan data primer dan sekunder didapatkan dari kuesioner, pengolahan dalam data bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan primigravida berdasarkan umur mayoritas responden berumur < 20 tahun dengan kecemasan berat 45%. Pendidikan SMA dengan kecemasan berat 25%, bekerja sebagai IRT dengan kecemasan berat 37,5%. sumber informasi mayoritas menerima informasi dari bidan dengan kecemasan berat 25%. Diharapkan ibu hamil primigravida untuk banyak bertanya kepada bidan mengenai tanda dan bahaya kehamilan serta menyiapkan fisik dan mental ibu dalam menghadapi kehamilan, persalinan, masa nifas agar sehat dan normal