Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Aplikasi Kinerja Dosen Kesehatan Pada Kegiatan Pemberian Vaksin Boster Pada Masyarakat Di Lingkungan Kampus USM - Indonesia Sidabukke, Ida Ria Royentina; Barus, Darwita Juniwati; Lumbantoruan, Mestika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran Covid-19 masih berlangsung terus hingga pada saat ini, untuk itu pemerintah berusaha untuk mengurangi penyebaran virus ini dengan melakukan kegiatan vaksin. Vaksinasi booster adalah vaksinasi COVID-19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap yang ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran COVID-19, untuk meningkatkan imunitas mahasiswa dan masyarakat sekitar dengan dilaksanakannya vaksinasi booster. Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit bernomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster). Maka Universitas Sari Mutiara juga mendukung surat edaran tersebut bekerja sama dengan Kapolsek Medan Baru untuk menyelenggarakan vaksinasi COVID-19. Pentingnya vaksin booster dilakukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan tubuh dan memperpanjang masa perlindungan dari vaksinasi primer. Setelah dilakukan suntikan vaksin diharapakan untuk isirahat dantidak melakukakn aktivitas yang berat. Tindakan pencegahan dan mitigasi merupakan kunci penerapan di pelayanan kesehatan dan masyarakat. Langkah-langkah pencegahan yang paling efektif di masyarakat meliputi: melakukan kebersihan tangan menggunakan hand sanitizer jika tangan tidak terlihat kotor atau cuci tangan dengan sabun jika tangan terlihat kotor, Menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut, Terapkan etika batuk bersin dengan menutup hidung dan mulut dengan lengan atas bagian dalam atau tisu, lalu buanglah tisu ke tempat sampah, Pakailah masker medis jika memiliki gejala pernapasan dan melakukan kebersihan tangan setelah membuang masker, menjaga jarak (minimal 1 m) dari orang yang mengalami gejala gangguan pernapasan. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah terjadinya covid-19 sehingga semua orang bisa berkontribusi menjaga kesehatan serta kebersihan baik di dalam rumah maupun di luar rumah dan penghuni panti asuhan dapat mengetahui dan memahami pentingnya pencegahan penyakit virus covid-19.
Edukasi Melalui Pijat Effleurage Dalam Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di Klinik Lmt Siregar Sirait, Asima; Lumbantoruan, Mestika; Aritonang, Juneris
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan membutuhkan air susu ibu (ASI) yang memiliki manfaat yang banyak untuk pertumbuhan dan perkembangan pesat bayi. Memberikan ASI kepada bayi mempengaruhi percepatan involusi uterus, menekan perdarahan post partum hingga metode KB alamiah. Rendahnya cakupan pemberian ASI dan ASI ekslusif dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan orangtua dan keluargan dalam peningkatan ASI ekslusif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI melalui pijat efflurage. Pijat efflurage merupakan gerakan yang dapat meningkatkan produksi prolactin sehingga produksi ASI akan semakin banyak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan ibu tentang pijat efflurage yang mampu meningkatkan produksi ASI. Pengabdian masyarakat ini melibatakan mahasiswa dan dosen, sasaran 8 orang pendamping ibu post partum (suami atau keluarga) diutamakan suami di Klinik LMT Siregar. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan demonstrasi yang seluruhnya mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Hasil kegiatan diperoleh adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu post partum dalam pijat efflurage guna meningkatkan produksi ASI Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah perlunya dilakukan pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik.
Edukasi Teman Sebaya Dalam Peningkatan Breastfeeding Self Efficacy (BSE) Di Klinik Lmt Siregar Lumbantoruan, Mestika; Sirait, Asima; Brahmana, Nettietalia Br
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat pemberian ASI ekslusif dapat mencegah kematian anak balita dengan memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan. Besarnya manfaat ASI ekslusif tidak sesuai dengan angka keberhasilan ASI ekslusif secara nasional. Edukasi juga dapat diberikan oleh teman sebaya metode peer education berupa sharing yang mendalam sehingga ibu menyerap informasi dengan baik. Peer education dapat meningkatkan breastfeeding self efficacy (BSE) dan motivasi ibu dalam pemberian ASI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk peningkatan BSE. Pengabdian masyarakat ini melibatakan mahasiswa dan dosen, sasaran 29 orang ibu hamil di Klinik LMT Siregar dengan 2 teman sebaya (peer education). Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan demonstrasi, dan kelompok diskusi teman sebaya yang seluruhnya. Hasil kegiatan diperoleh adanya peningkatan BSE. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah semakin memberdayakan teman sebaya (peer educator) dalam pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik.
Edukasi Tentang Pencegahan Stunting Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di BPM Mariana Lumbantoruan, Mestika; Asima Sirait; Netti Etalia Br Brahmana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting memberikan dampak yang buruk pada anak baik pada jangka pendek maupun panjang hingga dewasa, yang dapat mengakibatkan mengurangi kecerdasan, daya tahan tubuh yang lemah hingga beresiko rentan terhadap penyakit. Pengetahuan orangutan yang rendah tentang stunting beresiko lebih tinggi mengakibatkan anak stunting, oleh sebab itu perlu dilakukan peningkatan pemahaman kepada orangtua khususnya ibu melalui pemberian edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting melalui pemberian edukasi sebagai upaya pencegahan stunting di BPM Mariana. Pengabdian masyarakat ini melibatakan mahasiswa dan dosen, sasaran 31 orang ibu yang memiliki bayi, balita dan anakusia prasekolah di Klinik BPM Mariana. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan (pemberian materi), diskusi, demonstrasi. Hasil kegiatan diperoleh edukasi tentang stunting berdampak meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting lebih baik dalam upaya pencegahan stunting pada anak bayi, balita dan anakusia pra sekolah. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah semakin sering dilakukan dalam pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik dan menggunakan media yang lebih inovatif.
Edukasi Peningkatan Breastfeeding Self-Efficacy Dalam Upaya Keberhasilan Asi Ekslusif Di Bpm Mariana Lumbantoruan, Mestika; Netti Etalia Br Brahmana; Juneris Aritonang; Kesty Garamba
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breastfeeding Self-Efficacy (BSE) merupakan suatu kepercayaan diri ibu atas kemampuannya menyusui bayi dari bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan (ASI ekslusif). Ibu dengan BSE yang rendah memberikan pengaruh yang buruk pada keberhasilan menyusui. Hasil analisis situasional awal tercatat rendahnya cakupan ASI eksklusif (60%). Hasil wawancara ke 6 orang ibu yang memiliki bayi usia < 6 bulan 4 diantaranya memberikan ASI campur dengan susu formula dan hanya 2 ibu yang masih memberikan full ASI sejakbayi baru lahir. Kegiatan pengabdian masyarakat BPM Mariana, peserta kegiatan adalah ibu hamil trimester 3 berjumlah 31 orang yang bertujuan untuk meningkatkan BSE ibu sebagai persiapan sukses memberikan ASI eksklusif. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan afirmasi positif (pemberian materi), diskusi, demonstrasi. Edukasi dan afirmasi positif mampu meningkatkan Breasfeeding self-efficacy ibu menyusui berdampak kesiapan ibu menyusui ASI eksklusif. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah semakin sering dilakukan dalam pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan agar BSE semakin tinggi.
PENGETAHUAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI BPM MARIANA Sidabukke, Idaria R; Sirait, Asima; Lumbantoruan, Mestika
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i1.4361

Abstract

Kondisi gagal tumbuh pada bayi hingga anak usia pra sekolah (0-59 bulan) atau anak terlalu pendek dibandingakan anak dengan seusianya disebut sebagai anak dengan stunting. Anak dengan stunting berisiko lebih besar terkena gangguan otak, kecerdasan, dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Rendahnya pengetahuan ibu dan keluarga tentang stunting merupakan salah satu factor penyebab terjadinya stunting selain dikarenakan rendahnya asupan nutrisi, anak terkena penyakit infeksi, rendahnya ketahanan pangan keluarga, pola asuh terhadap anak yang kurang baik, dan kurnag mendukungnya pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan. Tujuan penelitian untuk melihat gambaran pengetahuan ibu tentang dalam pencegahan stunting pada anak usia pra sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif untuk melihat gambaran pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting pada anak usia pra sekolah. Lokasi penelitian di Balai Pengobatan Swasta Mariana dengan populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia pra sekolah yang sedang datang berkunjung ke Balai Pengobatan Swasta Mariana pada saat penelitian berlangsung (1-14Februari 2023) pengambilan sampel menggunakan accidental sampling berjumlah 31 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner dan data yang diperoleh dianalisa dengan secara univariat. Hasil penelitian didapati mayoritas responden memiliki gambaran sikap ibu dalam pencegahan stunting pada anak usia pra sekolah mayoritas negatif (58%). Perlunya karya-karya inovasi dalam proses pendidikan/promosi kesehatan yang menarik sehingga dapat meningkatkan pengetahuan hingga perubahan perilaku kesehatan yang lebih baik.
PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PMB MORINA NERI DELI SERDANG Simanjuntak, Netti Meilani; Harianja, Ester Saripati; Lumbantoruan, Mestika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45872

Abstract

Durasi dan kualitas tidur yang tidak baik dapat meningkatkan masalah pertumbuhan janin yang terhambat dan memicu  emosi yang tidak stabil pada ibu hamil Gangguan tidur ini sering terjadi pada kehamilan trimester III akibat perubahan fisik dan psikologi Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini salah satunya dengan metode non farmakologi. Prenatal yoga adalah terapi komplementer yang banyak memberikan efek relaksasi dan meningkatkan produksi hormone endorphin yang dibutuhkan oleh tubuh.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap kualitas tidur pada ibu hamil trimester III di PMB Morina Neri Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantiatif dengan menggunakan desain pre eksprimental dangan rancangan penelitian one group pretest-posttest design yang artinya adanya pretest sebelum diberikan perlakuan dan dilakukan posttest setelah diberikan perlakuan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 18 responden. Hasil penelitian data menunjukkan bahwa setelah melaksanakan prenatal yoga, ada perbedaan nilai rata-rata kualitas tidur ibu hamil sebelum mengikuti prenatal yoga dengan nilai rata-rata 15.06 dan sesudah mengikuti prenatal yoga dengan nilai rata-rata 6.94. hasil stastik dengan tdependent menunjukkan bahwa nilai p-value 0.002, dimana p-value < 0,05 sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh kualitas tidur ibu hamil sebelum diberikan prenatal yoga dari kualitas tidur ibu hamil yang buruk dan setelah diberikan prenatal yoga ibu hamil memiliki kualitas tidur yang baik
ANALISIS MANAJEMEN PROGRAM IMUNISASI DASAR DALAM PENCAPAIAN CAKUPAN UNIVERSAL CHILD IMUNIZATION (UCI) DI PUSKESMAS TANJUNG REJO KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Lumbantoruan, Mestika; Sidabukke, Ida Ria R; Sipayung, Rosetty
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universal child immunization (UCI) adalah suatu keadaan tercapaianya imunisasi dasar secara lengkap pada semua bayi di bawah umur satu tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (wawancara mendalam).Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen program imunisasi dalam pencapainan UCI di Puskesmas Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan.Hasil penelitian menunjukkan Proses imunisasi dilakukan dengan menentukan perencanaan, penentuan sasaran, penentuan kebutuhan vaksin, pelayanan imunisasi, pencatatan dan pelaporan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari program sudah mencapai target capaian sebesar 96%. Kendala dalam program imunisasi dasar adalah jarak tempuh petugas kesehatan yang jauh pada saat pengambilan vaksin di puskesmas, kurangnya pengetahuan ibu, serta data penentuan sasaran tidak langsung dari puskesmas melaikan datanya dikirim langsung oleh dinas kesehatan sehingga data sasaran berbeda dari data yang ada di lapangan. Disarankan kepada puskesmas Tanjung Rejo agar mengadakan sosialisasi atau penyuluhan tentang imunisasi kepada ibu bayi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA IBU BALITA DI DESA TANJUNG BARU KECAMATAN BATANG LUBU SUTAM KABUPATEN PADANG LAWAS Sidabukke, Ida Ria R; Lumbantoruan, Mestika
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN PASANGAN USIA SUBUR DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DIDESA BANJAR HULU KECAMATAN UJUNG PADANG KABUPATEN SIMALUNGAN Lumbantoruan, Mestika
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract