Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ADOLF HITLER: SEBUAH ANALISIS TIPE KEPEMIMPINAN ARI KUSUMAH WARDANI
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1929.902 KB) | DOI: 10.25147/moderat.v1i4.2849

Abstract

Kepemimpinan merupakan isu yang sangat menarik untuk dibahas karena setiap pemimpin memiliki kekhasan masing-masing dalam gaya atau kepemimpinannya, terutama para pemimpin dunia. Dari sekian banyak pemimpin dunia yang popular, mungkin Adolf Hitler merupakan salah seorang pemimpin yang paling dikenal dan dihujat. Terutama karena gaya atau tipe kepemimpinannya yang sangat massif dan berdampak buruk pada kondisi dunia. Namun demikian, kepemimpinan Adolf Hitler tersebut sangat menarik untuk dipahami dan dianalisis. Bagaimana tidak, seseorang yang tadinya bukan siapa-siapa bahkan sempat menjadi tunawisma, bisa menjelma menjadi seorang politisi Jerman dan pemimpin partai NAZI yang kemudian membawa perubahan yang sangat besar, bukan saja dalam internal partai atau untuk sejarah Jerman saja tetapi dalam sejarah dunia. Secara umum, Hitler adalah pemimpin yang otokratis dan ditaktor. Tipe kepemimpinan ditaktor yang dimiliki oleh Hitler membuatnya menjadi seperti memiliki Negara Jerman itu secara personal, bukan sebuah entitas bangsa atau institusi pemerintahan. Namun di sisi lain, sikap ini berdampingan dengan tipe kepemimpinan kharismatik yang juga dimiliki Hitler. Hal ini dibuktikan dengan kesetiaan para pengikutnya yang tetap mendukungnya, baik ketika ia hanya seorang anggota partai kecil yang terlihat hanya mampu berpidato dengan handal, hingga setelah ia menjadi seorang pemimpin bangsa Jerman yang menguasai daratan Eropa dan menginvasi Negara-negara lain dalam kancah Perang Dunia 2.
ANALISIS PENGUATAN KAPASITAS PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN OBYEK WISATA BUDAYA DI KABUPATEN CIAMIS Ari Kusumah Wardani; Slamet Riyadi
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v6i4.4548

Abstract

Era desentralisasi saat ini telah menjadikan Pemerintah Daerah berpusat pada penyelenggaraan pelayanan publik yang baik terhadap masyarakat, baik dalam pelayanan administrasi sampai kepada pelayanan dasar. Namun permasalahan muncul, dimana masih banyak masyarakat perdesaan yang tergolong pra sejahtera. Selain itu, kualitas dari SDM masyarakat perdesaan yang secara kompetensi belum seluruhnya mempunyai tingkat kompetensi yang berdaya saing. Inilah yang menjadi tantangan bagi Pemerintah Desa sebagai motor dari pembangunan yang berbasis kemasyarakatan. Potensi sumber daya yang ada di perdesaan didominasi oleh kualitas Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat dikembangkan menjadi sebuah potensi ekonomi bagi masyarakat perdesaan. Di Kabupaten Ciamis terdapat beberapa potensi wisata yang berada di wilayah perdesaan. Hal tersebut tentunya dapat dijadikan potensi ekonomi berbasis kemasyarakatan yang dapat dikembangkan oleh Pemerintah Desa sebagai bagian dari Pendapatan Asli Desa (PADes). Kapasitas Pemerintah Desa dalam menjalankan roda pemerintahan di Desa tentunya, hal ini dapat dijadikan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan. Hal tersebut menjadi urgensi agar penelitian tentang penguatan kapasitas Pemerintah Desa dalam mengembangkan obyek wisata yang berada di wilayah perdesaan, khususnya yang ada di Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran dari Pemerintah Desa yang berada di Kabupaten Ciamis dalam mengembangkan potensi dan obyek wisata, khususnya wisata budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal masyarakat perdesaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yakni menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif Hasil penelitian ini menunjukkan Pemerintah Desa cukup berperan aktif dalam pengembangan obyek wisata budaya. Hal tersebut ditunjukkan dengan munculnya kelompok masyarakat yang mengusung konsep Community Based Tourism (CBT) dan Smart Tourism yang ditandai dengan banyaknya sosial media yang mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Ciamis.
KARAKTER KEPEMIMPINAN IDEAL DALAM ORGANISASI Sahadi Sahadi; Otong Husni Taufiq; Ari Kusumah Wardani
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v6i3.3990

Abstract

Penelitian mengenai kepemimpinan telah ada sejak perang dunia II, namun memang masih terdapat perbedaan pendapat. Perbedaan pendapat tersebut dapat dikarenakan dari masing-masing tersebut mempunyai ajaran yang berbeda. Sama  halnya antara kepemimpinan dan manajemen terdapat perbedaan. Kajian tentang kepemimpinan sejak dimulai pada masa Aristoteles, sedangkan manajemen dimulai pada abad 20 dengan lahirnya masyarakat industri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif analisis, yaitu dengan cara menggambarkan secara umum mengenai fakta-fakta yang ditemukan, kemudian dianalisis berdasarkan teori-teori yang dikemukakan oleh para ahli yang ada kaitannya dengan permasalahan yang akan diteliti. Sedangkan  teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis dalam penelitian ini dapat dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan studi lapangan. Kepemimpinan ideal menjadi dambaan atau harapan bagi setiap  organisasi. Terdapat 8 (delapan) karakter kepemimpinan ideal, yaitu : cerdas, bertanggung jawab, jujur, dapat dipercaya, inisiatif, konsisten, tegas dan lugas. Karakter merupakan kunci penentu dalam keberhasilan suatu organisasi. Hal ini, akan membawa berkah bagi seluruh anggota organisasi yang ada di dalamnya.  Maju dan mundurnya, keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi banyak ditentukan oleh pemimpin, karena pemimpin merupakan pengendali dan penentu arah yang hendak ditempuh oleh organisasi menuju tujuan yang akan dicapai
PENERAPAN TEKNOLOGI SEBAGAI INOVASI PELAYANAN DI SEKTOR PUBLIK (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pangandaran) Dede Syahril Sidik; Ari Kusumah Wardani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 3 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i3.9350

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan ingin mengetahui peran kepemimpinan yang strategis dan inovatif dalam pelayanan di sektor publik dan implementasi inovasi yang ada di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pangandaran, yaitu tentang Inovasi dalam Pelayanan pengeluaran perizian usaha bagi masyarakat. Dengan dilatarbelakangi karena pemberian pelayanan sebelumnya menggunakan pencacatan secara manual yang kurang efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan deskriptif. Model analisis data yang digunakan oleh penulis yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan hasil penelitian yang diperoleh bahwa kepemimpinan yang memiliki inovasi yang harus memiliki perubahan-perubahan dalam organisasi yang sesuai dengan lingkungannya. Kemampuan ini sangat penting, mengingat seorang pemimpin menjadi pelopor utama dalam memulai perubahan tersebut. Oleh karena itu konsistensi pimpinan dalam membina dan mengelola organisasi di lingkungan DPMPTSP melakukan perubahan khususnya dalam hal pelayanan kepada masyarakat dengan perubahan dari permohonan dan pencatatan manual diganti dengan menggunakan sistem teknologi.Kata kunci: Kepemimpinan Inovatif, Inovasi Sektor Publik, Pelayanan.
PENGARUH PELATIHAN DAN PENINGKATAN PRESTASI KERJA TERHADAP KEPUASAN PEGAWAI DI UNIVERSITAS GALUH CIAMIS Endah Puspitasari; Sahadi; Ari Kusumah Wardani
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 8 No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.915 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v8i3.2763

Abstract

Belum efektifnya pelaksanaan pelatihan dan masih kurang optimalnya prestasi kerja pegawai, merupakan salah satu permasalahan dan meningkatkan kepuasan kerja pegawai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis yaitu suatu metode yang menggambarkan kegiatan untuk memecahkan masalah yang ada pada waktu penelitian dilakukan dengan cara rnencari, mengumpulkan dan menyusun data secara sistematis kemudian dianalisis untuk mendapatkan pemecahan masalah. Populasi pada penelitian ini sebanyak 451 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling sehingga sampel yang dipilih sebanyak 82 orang. Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh pelatihan dan prestasi kerja terhadap kepuasan kerja pegawai, maka penulis menyimpulkan hasil penelitian sebagai berikut : 1) Terdapat pengaruh pelatihan terhadap kepuasan kerja pegawai artinya bahwa semakin sesuai pelatihan yang diselenggarakan dengan kebutuhan pegawai maka tingkat kepuasan pegawai dalam bekerja akan meningkat. Sebaliknya jika pelatihan yang dilaksanakan kurang memberikan manfaat bagi kebutuhan pegawai maka kepuasan kerja pegawai akan menurun. 2) Terdapat pengaruh prestasi kerja terhadap kepuasan kerja pegawai artinya semakin baik prestasi kerja pegawai menunjukkan kepuasan kerja pegawai meningkat. Sehingga semakin puas pegawai dalam bekerja maka prestasi kerja pegawai meningkat. 3) Terdapat pengaruh pelatihan dan prestasi kerja terhadap kepuasan kerja pegawai, artinya bahwa semakin baik pelaksanaan pelatihan dan semakin baik prestasi kerja pegawai maka akan meningkatkan kepuasan pegawai dalam bekerja
STRATEGY OF THE HOUSING AND SETTLEMENT SERVICE IN HANDLING SLUM AS AN EFFORT TO CREATE A HEALTHY ENVIRONMENT IN BANJAR CITY Rifki Agung Kusuma Putra; Ari Kusumah Wardani
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 9 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v9i1.2922

Abstract

One of the challenges faced by the government is how to organize slum settlements, especially in areas that are growing quite rapidly. Slums are residential areas whose quality is very unfit for habitation. Because, on the other hand, slums are not only a problem but also one of the pillars that supports the urban economy, slums continue to be a challenge for district or city governments at this time which is happening in several villages/kelurahans in the city of Banjar. The purpose of this research is to find out how the Housing and Settlements Service deals with slum settlements in an effort to make Banjar City a healthier place. This study used a qualitative descriptive research method with data collection methods such as interviews, observation, and documentation. This study shows that revitalization is an increase in vitality by improving environmental quality. This aims to improve and encourage the regional economy by using existing facilities and infrastructure. Slums are housing and settlements that do not have basic facilities such as clean water, sanitation (latrines), waste management systems and rainwater gutters and are not well planned, integrated or planned. Slums are the term used to describe this type of community.
PERBANDINGAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ORGANISASI PEMERINTAH DAN NON PEMERINTAH (Studi di Dinas Pariwisata dan BPPD Kabupaten Ciamis) Ari Kusumah Wardani; Winda Pujayanty; Erwin Irawan; Rifki Agung Kusuma Putra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 3 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i3.13152

Abstract

Manajemen kepegawaian dan sumber daya manusia sudah menjadi diskursus dalam 2 (dua) dekade terakhir dan perannya semalin penting bagi pemerintah, sehingga dapat berfungsi secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi. Organisasi pemerintah dan organisasi non pemerintah merupakan bentuk entitas organisasi yang penting dalam kajian ilmu manajemen dan administrasi publik. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan utama yaitu membandingkan pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi pemerintah dan non pemerintah. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Sementara itu, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa organisasi non pemerintah lebih efektif dan efisien dalam melakukan pengelolaan sumber daya manusia, karena sifat dan struktur organisasinya lebih bervariasi dibandingan dengan organisasi pemerintah yang kaku dan bersifat birokratis. Hal ini dapat membatasi kreatifitas berpikir dari tenaga kerja yang bekerja di organisasi tersebut. Di sisi lain, terkait proses kenaikan pangkat, organisasi pemerintah lebih menekankan pada lamanya masa bekerja, sementara pada organisasi non pemerintah, kenaikan pangkat lebih menekankan pada penilaian kinerja, sehingga motivasi pegawai lebih kompetitif.  Kata Kunci : Perbandingan, Pengelolaan Sumber Daya Manusia, Organisasi
The role of village institutions based on open government partnerships in nature conservation: a case study in a village in Indonesia Nursetiawan, Irfan; Wardani, Ari Kusumah; Distrito, Caesar
Interdisciplinary International Journal of Conservation and Culture Vol 1 No 2 (2023): October 2023
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/iijcc.v1i2.3552

Abstract

This study aims to analyze the role of village institutions in an effort to preserve nature in Sukamaju Village, Cihaurbeuti District, Ciamis Regency, as nature conservation has become an increasingly important issue in the context of sustainable development at this time. Village institutions have the potential to play a role in maintaining natural sustainability and promoting a balance between the use of natural resources and the needs of rural communities. The study employed a qualitative research method by means of data collection in the form of in-depth interviews, observation, and document study. The study resulted in the finding that village institutions in Sukamaju Village play a significant role in nature conservation. Several institutional forms are involved, such as farmer groups, youth organizations, community information groups, forest village community institutions, and tourism awareness groups. The roles of village institutions include managing natural resources in a sustainable manner, monitoring activities that damage the environment, educating and socializing the importance of nature conservation to the community, as well as developing programs and activities that support natural sustainability. This study also identified several challenges faced by village institutions in carrying out their roles. These challenges include limited human resources, limited funds, conflicts of interest between the use of natural resources and the economic needs of the community, as well as the lack of awareness and participation of the community in nature conservation. In this context, this study provides recommendations for strengthening the role of village institutions in nature conservation, including by increasing institutional capacity, supporting the development of sustainable environment-based economic activities, increasing community participation, and building cooperation with related parties such as local governments, research institutions, and non-governmental organizations. In addition, the Sukamaju Village Government is expected to be able to initiate climate village-based programs.
PENGEMBANGAN POTENSI TEMPAT WISATA SUNGAI CILEUEUR DI KABUPATEN CIAMIS Wardani, Ari Kusumah; Medianegara, Audi; Hidayat, Eet Saeful; Zulfan, Muhammad
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 2 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i2.15525

Abstract

Menggali potensi pariwisata merupakan langkah strategis yang penting dalam upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pariwisata tidak hanya menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi suatu daerah, tetapi juga berperan dalam memperkenalkan budaya dan keindahan alam lokal kepada dunia. Sejak beberapa tahun yang lalu, rencana pembuatan tempat wisata di Sungai Cileueur sudah tercetus. Karang taruna setempat bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis untuk mengelola tempat wisata ini. Namun, hingga saat ini belum terealisasikan. Tujuan utama penulisan ini sebagai acuan dari perspektif akademisis yang dapat dipertimbangkan apabila Sungai Cileueur akan dijadikan objek wisata. Tulisan ini diharapkan menjadi bahan masukan dan pertimbangan, selain untuk mengangkat daerah oleh objek wisatanya, juga diharapkan dapat mengangkat perekonomian daerah.Kata Kunci : Potensi Pariwisata, Objek Wisata, Sungai Cileueur, Kabupaten Ciamis.
PERBANDINGAN EVEKTIVITAS SISTEM INFORMASI DI DESA GUNUNGSARI DAN DESA TANJUNGSARI DALAM MENINGKATKAN TRANSPARANSI INFORMASI PUBLIK Wardani, Ari Kusumah; Saputra, Mardi; Kurniasih, Nia; Putri, Indah Isneni
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 3 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i3.17220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas berbagai sistem informasi dalam meningkatkan transparansi publik. Studi ini mengeksplorasi bagaimana implementasi sistem informasi yang berbeda, seperti terdapat dalam aplikasi berbasis web, serta kecepatan distribusi informasi kepada masyarakat. Dalam Sistem Informasi Desa (SID) menjadi instrumen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparansi, akutansi, dan berbasis teknologi informasi. Dalam konteks Desa Gunungsari dan Desa Tanjungsari di Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, terdapat perbedaan signifikan dalam implementasi, pendekatan, dan hasil dari penggunaan SID. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya SID berbasis web di Desa Tanjungsari lebih efektif dalam hal kemudahan akses dan kelengkapan informasi. Namun, SID di Desa Gunungsari adanya keterbatasan transparansi informasi hal ini yang membedakan diantara kedua Desa tersebut. Kata Kunci : SID, Transparansi Publik, Efektivitas Implementasi