Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Prologia

Tipe Konten dan Korelasinya Pada Engagement Instagram Wijaya, Gabrielle Margaretha; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 7 No. 2 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i2.21384

Abstract

The presence of groups and communities on social media has a positive impact on companies and brands. The presence of social media has allowed brands to communicate with them quickly and effectively. This research was conducted with the aim of knowing the relationship between Instagram post content type @elysianessence.id and Instagram engagement. This study uses the COBRA theory which divides Instagram engagement into three stages, namely consumption, contribution, and create. While the types of content in this study were divided into three, namely light content, educational/informational content, and remuneration content. This study uses a quantitative research approach that collects data through questionnaires on the Google form. The population of this study is Instagram @elysianessence.id followers who are teenagers (12-24 years old), with a sample size of 104 respondents. The results show that overall there is a very strong relationship between the type of content posted on Instagram @elysianessence.id and Instagram engagement. Light content types have the highest relationship with the Instagram engagement contribution stage, educational/informational content with the consumption stage, and remuneration content with the create stage. Kehadiran kelompok dan komunitas di sosial media memberikan dampak positif terhadap perusahaan maupun brand. Kehadiran media sosial telah memungkinkan brand berkomunikasi dengan dengan mereka dengan cepat dan efektif. Penelitian ini dilakukan tujuan untuk mengetahui hubungan tipe konten post Instagram @elysianessence.id dengan Instagam engagement. Penelitian ini menggunakan teori COBRA yang membagi Instagram engagement tersebut menjadi tiga tahapan, yaitu consumption, contribution, dan create. Sedangkan tipe konten pada penelitian ini dibagi menjadi tiga, yaitu konten ringan, konten edukasi/informasi, dan konten remunerasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif yang melakukan pengumpulan data melalui kuesioner pada google form. Populasi penelitian ini merupakan followers Instagram @elysianessence.id yang berusia remaja (12-24 tahun), dengan jumlah sampel 104 responden. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan terdapat hubungan yang sangat kuat pada tipe konten yang di-post pada Instagram @elysianessence.id dengan Instagram engagement. Jenis konten ringan memiliki hubungan tertinggi dengan tahapan Instagram engagement contribution, konten edukasi/informasi dengan tahapan consumption, dan konten remunerasi dengan tahapan create.
Meningkatkan Brand Awareness Melalui Social Media Advertising dan Celebrity Endorser Bardi Smart Home Aulery, Stasya; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 7 No. 2 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i2.21385

Abstract

The development of technology is something that cannot be avoided in this social life. So it's no wonder that today's audience tries new things, such as improving technology in their homes. Smart home or smart home is becoming a trend at this time, because it can provide convenience for those who own it. Therefore, Bardi Smart Home is here to meet household needs. Bardi Smart Home was founded in 2019, in other words it requires a good marketing strategy. Increasing a company's brand awareness can be increased by social media advertising used and celebrity endorsers. This research uses quantitative research methods. Researchers used a questionnaire as a data collection tool and distributed it to 100 respondents to Instagram followers of Bardi Smart Home. Then the data is processed using SmartPLS. The purpose of this study is to prove how influential social media advertising and celebrity endorsers are on Bardi Smart Home brand awareness. The results of the study show that social media advertising has a significant positive effect on Bardi Smart Home brand awareness, and celebrity endorsers have a significant positive effect on Bardi Smart Home brand awareness. Perkembangan teknologi adalah suatu hal yang tidak bisa dihindarkan dari kehidupan bermasyarakat ini. Maka tak heran jika khalayak masa kini mencoba berbagai hal baru seperti meningkatkan teknologi dalam rumah mereka. Rumah pintar atau smart home sedang menjadi tren pada saat ini, karena dapat memberikan kemudahan bagi mereka yang memilikinya. Oleh karena itu, Bardi Smart Home hadir untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Bardi Smart Home didirikan pada tahun 2019, dengan kata lain membutuhkan strategi pemasaran yang baik. Peningkatan brand awareness suatu perusahaan bisa ditingkatkan oleh social media advertising yang digunakan serta celebrity endorser. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Peneliti  menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data dan disebarkan kepada 100 responden pengikut Instagram Bardi Smart Home. Kemudian data diolah dengan menggunakan SmartPLS. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan seberapa pengaruh social media advertising dan celebrity endorser terhadap brand awareness Bardi Smart Home. Hasil penelelitian menunjukkan social media advertising berpengaruh positif signifikan terhadap brand awareness Bardi Smart Home, dan  celebrity endorser berpengaruh positif signifikan terhadap brand awareness Bardi Smart Home.
Menggali Potensi TikTok: Pendekatan Pemasaran Digital Produk Kecantikan ‘FAV BEAUTY’ Hadi Surya, Dalvin; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 8 No. 1 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i1.27457

Abstract

This research analyzes the role of the TikTok social media platform as a means of marketing communication for the "FAV BEAUTY" product through a qualitative approach with the characteristics of the Integrated Marketing Communication (IMC) theory. In this context, the research aims to explore how TikTok can be effectively integrated into marketing strategies to enhance brand communication and deepen consumer engagement. Qualitative research methods were employed, including in-depth interviews with consumers, content analysis of TikTok related to "FAV BEAUTY," and observations of the marketing campaigns run by the brand. The research findings indicate that TikTok can create more personal and emotional interactions between the brand and consumers by combining visual elements, music, and user creativity. Within the framework of the IMC theory, this research provides a comprehensive understanding of how TikTok can be integrated into a holistic marketing strategy, where marketing messages are coordinated effectively across various communication channels. The implications of these findings not only offer practical insights for "FAV BEAUTY" but also contribute to marketing literature and IMC theory, highlighting the potential of TikTok as a vital communication tool in the context of beauty product marketing. Penelitian ini menganalisis peran media sosial TikTok sebagai sarana komunikasi pemasaran produk "FAV BEAUTY" melalui pendekatan kualitatif dengan karakteristik teori Integrated Marketing Communication (IMC). Tujuan penelitian untuk menggali bagaimana TikTok dapat diintegrasikan secara efektif dalam strategi pemasaran untuk meningkatkan komunikasi merek dan memperdalam keterlibatan konsumen. Metode penelitian kualitatif digunakan, termasuk wawancara mendalam dengan konsumen, analisis konten TikTok terkait "FAV BEAUTY," dan observasi terhadap kampanye pemasaran yang dijalankan oleh merek tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TikTok mampu menciptakan interaksi yang lebih personal dan emosional antara merek dan konsumen, dengan menggabungkan elemen visual, musik, dan kreativitas pengguna. Dalam kerangka teori IMC, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana TikTok dapat diintegrasikan dalam strategi pemasaran yang holistik, di mana pesan pemasaran terkoordinasi secara efektif melalui berbagai saluran komunikasi. Implikasi temuan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis bagi "FAV BEAUTY" tetapi juga menyumbang pada literatur pemasaran dan teori IMC, menyoroti potensi media sosial TikTok sebagai alat komunikasi yang penting dalam konteks pemasaran produk kecantikan.
Efektivitas Kampanye Clean & Clear “Bangga dengan Warna Kulitmu” dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja Putri Nainggolan, Herti Yuliana; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27629

Abstract

Representation of women's beauty with white skin has become the minimum standard that must be possessed by every woman in Indonesia, especially young women. However, unfortunately there are still many women in Indonesia who still agree and admit that beauty must be white. Clean & Clear then responded to the news representation by creating a campaign with the aim of changing the mindset of young women in Indonesia through the concept of self-confidence. The campaign carries the concept of "Proud of Your Skin Color" to emphasize that being beautiful does not mean having to have white skin. This research was conducted to assess whether the effectiveness of the Clean & Clear campaign had an effect on the concept of self-confidence among young women. The method used in this research is quantitative, with data collection through questionnaires distributed to young women aged 10 to 22 years in accordance with the teenage age classification proposed by Santrock. The results of this research show that the research hypothesis in the analysis of the coefficient of determination is 76.3%. This shows that the campaign carried out by Clean & Clear has had quite a big influence on the concept of self-confidence among young women. Representasi kecantikan perempuan dengan kulit putih sudah menjadi standar minimal yang perlu dimiliki setiap perempuan di Indonesia terutama oleh remaja putri. Namun sayangnya masih banyak perempuan di Indonesia yang masih menyetujui serta mengakui bahwa cantik memang harus putih. Clean & Clear kemudian merespons representasi pemberitaan tersebut dengan membuat kampanye dengan tujuan untuk mengubah pola pikir remaja putri di Indonesia melalui konsep kepercayaan diri. Kampanye tersebut mengusung konsep “Bangga Dengan Warna Kulitmu” untuk menekankan bahwa cantik tidak berarti harus memiliki kulit putih. Penelitian ini dilakukan untuk menilai apakah efektivitas kampanye Clean & Clear berpengaruh terhadap kepercayaan diri remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengumpulkan data dengan menyebarkan kuesioner kepada remaja putri yang berusia antara 10 dan 22 tahun sesuai dengan klasifikasi usia remaja yang dikemukakan oleh Santrock. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat keakuratan hipotesis penelitian pada analisis koefiesien determinasi yaitu 76,3%. Hal tersebut menunjukkan bahwa kampanye yang dilakukan oleh Clean & Clear memberikan pengaruh cukup besar terhadap konsep kepercayaan diri remaja putri.
Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility, dan Citra Produk Pakaian Erigo Heryanto, Rio; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27657

Abstract

Erigo is one of the Indonesian products that sells a wide range of products in the clothing industry sector. A Public Relations practitioner who uses the internet in carrying out his duties is called Cyber Public Relations. The task of a Public Relations is not only to establish good relationships with business partners, but as a good Public Relations is able to design social programs called Corporate Social Responsibility to get a good image in the community. The purpose of this study was to determine the effect of Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility and Erigo product image. This research was conducted using quantitative and data collection methods using surveys to collect data by distributing questionnaires via google form. The population in the study were individuals who had bought or used Erigo products and were at least 17 years old. The sampling technique used purposive sampling by identifying specific identities for research purposes, the sample used amounted to 112. Based on the results of the study, it shows that Cyber Public Relations has no effect on image, Corporate Social Responsibility affects image, Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility have an influence on Erigo's image by 25.9%. Erigo merupakan salah satu produk Indonesia yang menjual berbagai macam produk pada sektor industri pakaian. Seorang praktisi Public Relations yang menggunakan internet dalam menjalankan tugasnya disebut dengan Cyber Public Relations. Tugas dari seorang Public Relations tidak hanya menjalin hubungan yang baik dengan rekan bisnis, tetapi sebagai Public Relations yang baik mampu merancang program sosial yang disebut dengan penerapan tanggung jawab sosial perusahaan bertujuan untuk memperoleh reputasi yang positif di kalangan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility dan citra produk Erigo. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode pengambilan data menggunakan survei untuk menghimpun informasi, dilakukan dengan mendistribusikan survei menggunakan formulir google. Populasi pada penelitian ini adalah individu yang pernah membeli atau menggunakan produk Erigo dan minimal usia 17 tahun. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan mengidentifikasi identitas – identitas khusus untuk tujuan penelitian, sampel yang digunakan berjumlah 112. Data peneliti yang diperoleh diuji dengan aplikasi IBM SPSS versi 29. Berdasarkan hasil menunjukkan Cyber Public Relations tidak memiliki pengaruh pada citra, Corporate Social Responsibility berpengaruh terhadap citra, Cyber Public Relations, Corporate Social Responsibility mempunyai pengaruh pada citra Erigo sebesar 25,9%.
Dampak Konten Video Farida Nurhan di YouTube terhadap Minat pada Makanan Tradisional Nathania, Eunike Claresta; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.27710

Abstract

The development of technology today has caused significant changes in various aspects of human life, especially after the emergence of the internet. The emergence of the internet makes it easier for people to access various information. One of them is the YouTube social media platform which is often used by the public, because Youtube offers a variety of video content that can be reached by various groups. Youtube content, especially those related to culinary, has great appeal among the public. For example, food vlogger Farida Nurhan, who has millions of followers, plays an important role in introducing and promoting traditional Indonesian cuisine. The purpose of the research that has been conducted is to find out how much impact the video content of food vlogger Farida Nurhan has on interest in traditional food. This research method uses a quantitative approach, by collecting data through questionnaire distribution. The questionnaire was distributed to 100 respondents, then processed using SPSS 29. The results obtained are significant results regarding the relationship between the variables being studied. The results found in this study indicate that watching Farida Nurhan's food vlogger video content has a significant effect on the interest of her followers and loyal viewers in traditional food. Perkembangan teknologi pada masa kini telah menyebabkan perubahan yang signifikan dalam beragam aspek kehidupan manusia, terutama setelah munculnya internet. Kemunculan internet memudahkan khalayak untuk mengakses berbagai informasi. Salah satunya platform sosial media Youtube yang seringkali digunakan khalayak, karena menawarkan beragam konten video yang dapat dijangkau oleh berbagai kalanga, khususnya yang berkaitan dengan kuliner, memiliki daya tarik besar di kalangan masyarakat. Sebagai salah satu contohnya dengan adanya Food vlogger Farida Nurhan yang memiliki jutaan pengikut, menjadi peran penting dalam memperkenalkan dan mempromosikan kuliner tradisional Indonesia. Tujuan dari penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak dari konten video food vlogger Farida Nurhan terhadap minat pada makanan tradisional. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan mengumpulkan data melalui distribusi kuesioner. Kuesioner disebarkan terhadap 100 orang responden, kemudian diolah menggunakan SPSS 29. Hasil yang diperoleh merupakan hasil yang signifikan mengenai keterkaitan antara variabel yang sedang diteliti. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukan bahwa menonton konten video food vlogger Farida Nurhan berpengaruh secara signifikan terhadap minat para pengikut dan penonton setianya pada makanan tradisional.