Claim Missing Document
Check
Articles

Visualisasi Konten Media Sosial terhadap Daya Tarik Wayang Chandra, Vincent Patrick; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33104

Abstract

Wayang is a cultural thing that has existed in Indonesia since Hinduism spread throughout the archipelago. However, with the development of the puppet era, many young people have abandoned it because puppets are considered an old-fashioned performance, so there is a need for social content tools to echo this puppet tradition. The aim of this research is to identify the impact of depicting social media content on the attractiveness of traditional culture (research on the preservation of wayang culture among young people). The research method used is a descriptive method with a quantitative approach, where the procedure for collecting information uses questionnaires. The research results prove that 1) the results of the t-experiment testing significance prove that there is a probability number of 0.000 ≤ 0.05. This figure can confirm that "Social Media Content Depictions influence the Attraction of Young People in Preserving Wayang"; 2) the results of the f experiment prove that the F number is 50,995 and the probability is 0.000. Because sig 0,000 < 0.05, it can be concluded that the elastic depiction of social content tools jointly influences the attraction of young people to preserving puppets; 3). As a result, researchers were able to conclude that the depiction of social media content has an important influence on attracting young people to preserve wayang traditions. This can be seen from the significance tests showing that there is a probability number of 0,000 ≤ 0.05. This figure can confirm that "Social Media Content Depictions influence the Attraction of Young People in Preserving Wayang". Wayang merupakan sesuatu kultur yang terdapat di Indonesia semenjak anutan Hindu sedang ter sebar diseluruh Nusantara. Tetapi bersamaan bertumbuhnya era wayang sendiri sudah banyak dibiarkan oleh golongan anak muda sebab wayang dianggap sesuatu pementasan yang terbelakang. Di era teknologi informasi saat ini, pelestarian budaya dapat menggunakan peran media sosial . Tujuan riset ini memeberikan gambaran Konten Sosial Media kepada Daya Tarik Pelanggengan Adat (Riset Pelanggengan Budaya Wayang Pada Anak Muda). Tata cara riset yang dipakai yakni tata cara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yang mana tata cara pengumpulan informasi memakai penyebaran kuisioner. Hasil riset membuktikan kalau 1) hasil uji t pengetesan signifikansi membuktikan kalau ada angka kebolehjadian sebesar 0,000 ≤ 0,05. Angka itu bisa meyakinkan kalau “Penggambaran Konten Sosial Media mempengaruhi kepada Daya Tarik Anak Muda Melestarikan Wayang”; 2) hasil percobaan f membuktikan kalau didapat F jumlah sebesar 50.995 serta kebolehjadian sebesar 0,000. Sebab sig 0, 000 < 0,05, bisa disimpulkan kalau elastis Penggambaran Konten Sosial Alat dengan cara bersama-serupa mempengaruhi Daya Tarik Anak Muda Melestarikan Wayang ; 3) hasil pemastian membuktikan kalau membuktikan besarnya koefisien pemastian (Adjusted R2)= 0.336, maksudnya elastis Penggambaran Konten Sosial Media dengan cara bersama–sama pengaruhi variabel Daya Tarik Anak Muda Melestarikan Wayang sebesar 33.6% lebihnya sebesar 66.4%. Alhasil periset bisa merumuskan kalau Penggambaran konten sosial media mempengaruhi dengan cara penting kepada membuat daya tarik anak muda supaya melestarikan adat wayang, perihal itu nampak dari pengetesan signifikansi membuktikan kalau ada angka kebolehjadian sebesar 0, 000 ≤ 0,05. Angka itu bisa meyakinkan kalau “Penggambaran Konten Sosial Media mempengaruhi kepada Daya Tarik Anak Muda Melestarikan Wayang”.
Analisis Komunikasi Pemasaran Digital Sarang Burung Walet melalui Media Sosial Tantama, Willson Indra; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33105

Abstract

Busines compeition through social media is becoming more intense. This can be seen from the increasing number of social media users due to advances in online media technology. Marketing communication using social media is one way to help build the marketing sector so that it can expand the reach of knowledge to the public about the goods you want to promote. Thrugh social media, compnies can reach wder consumers, one of which is Facebook. This study wants to analyz the form of maketing communication strategi model implemented by @NestSinka on Facebook and in what ways in this research study marketing communication can be understood and can get a positive response from recipients (consumers). This research examines digital marketing communication methods in operating social media towards consumers on Facebook as a research object. The research results show that marketing communication has five important aspects which explain the communication process in the form of the mesage to be conveyed to the recipient, the selection of media to carry out marketing communication, and important elements in marketing communication science. Persaingan bisnis melalui media sosial semakin meningkat lebih keras Hal itu bisa dilihat dari meningkatnya jumlah sosial pengguna media karena kemajuannya teknologi media online. Komunikasi pemasaran menggunakan media sosial ini merupakan salah satu cara untuk membantu dalam membangun sektor pemasaran agar dapat memperluas jangkauan pengetahuan untuk masyarakat akan barang yang ingin di promosikan. Melalui sosial media perusahan bisa menjagkau konsuen lebih luas salah satunya Facebook. Studi ini ingin menganalisis bentuk model strategi komunikasi pemasaran yang dijalani oleh @NestSinka pada Facebook dan dengan cara apa dalam studi penelitian ini komunikasi pemasaran dapat diapahami dan bisa mendapatkan respone positif oleh penerima (konsumen). Penelitian ini mengkaji metode komunikasi pemasaran digital dalam mengoperasikan media Sosial terhadap konsumen di Facebook sebagai objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran memiliki lima aspek penting yang menjelaskan proses komunikasi dalam bentuk pesan yang akan disampaikan kepada penerima, pemilihan media untuk melaksanakan komunikasi pemasaran, dan unsur-unsur penting dalam ilmu komunikasi pemasaran.
Kualitas produk, faktor lingkungan dan layanan purna jual sebagai prediktor kepuasan pelanggan pembeli hunian developer PT X Yapriliadi, Samuel Baresta; Erdiansyah, Rezi
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v9i1.33842

Abstract

This study aims to determine the effect of product quality, environmental factors and after-sales service on customer satisfaction, especially on customers who have purchased housing developed by PT X. Using quantitative methods and a cross-sectional descriptive approach, data were collected from 300 respondents through an online questionnaire. The results of the analysis using Structural Equation Modeling (SEM) show that product quality, environmental factors and after-sales service have an effect on customer satisfaction. These results provide implications that it is important for companies to pay attention to product quality, environmental factors and after-sales service on customer satisfaction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, faktor lingkungan dan layanan purna jual terhadap kepuasan pelanggan khususnya pada pelanggan yang telah membeli rumah yang dikembangkan oleh PT X. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan deskriptif cross-sectional, data dikumpulkan dari 300 responden melalui kuesioner online. Hasil analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) menunjukkan bahwa kualitas produk, faktor lingkungan dan layanan purna jual berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Hasil tersebut memberikan implikasi bahwa penting bagi perusahaan untuk memperhatikan kualitas produk, faktor lingkungan dan layanan purna jual terhadap kepuasan pelanggan.
Customer Relationship Management (CRM) dan Penanganan Keluhan Pelanggan Restoran D Putri, Banafsha Shafa Kurnia; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 4 No. 1 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i1.33742

Abstract

Restaurants require competent, customer-oriented workers who are able to provide solutions to customer needs and problems quickly and accurately. This study aims to analyze Customer Relationship Management (CRM) in handling customer complaints, using D Restaurant Jakarta as a case study. The research employs a quantitative approach with a survey method involving 82 restaurant customers as respondents. Data were collected through questionnaires designed to measure the effectiveness of CRM communication, document analysis, and literature review. The sample size was determined using Hair et al.'s (2010) formula, N x 5, resulting in 8 indicators x 10 = 80 respondents. A total of 82 respondents were analyzed without any exclusions. The analysis used listwise deletion, ensuring only complete data for all variables were included. The hypotheses tested are: Hₐ (Alternative Hypothesis), stating that CRM has a positive and significant impact on handling customer complaints, and H₀ (Null Hypothesis), stating that CRM does not have a significant impact on handling customer complaints. The results indicate that the alternative hypothesis is accepted, with CRM having a positive and significant impact on handling customer complaints. The R Square value of 0.452 shows that 45.2% of the variability in complaint handling is explained by CRM. Additionally, the Pearson correlation of 0.672 demonstrates a strong relationship between CRM and the effectiveness of handling customer complaint. Restoran memerlukan tenaga kerja yang kompeten, berorientasi pada pelanggan, dan mampu memberikan solusi atas kebutuhan maupun masalah pelanggan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen hubungan Pelanggan (Customer Relationship Management) CRM ketika menangani keluhan pelanggan dengan studi kasus pada Restoran D Jakarta. Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif diterapkan, dan 82 pelanggan restoran digunakan sebagai responden. Dokumen analisis dan studi kepustakaan, serta kuesioner yang dirancang untuk mengukur efektivitas komunikasi CRM, digunakan untuk mengumpulkan data. Untuk menghitung ukuran sampel, Hair et al. (2010) menggunakan formula N x 5, yang menghasilkan 8 indikator x 10 = 80 responden. Tanpa kasus yang dikeluarkan, total 82 responden dianalisis. Karena analisis dilakukan secara listwise, sehingga hanya data yang lengkap untuk semua variabel yang digunakan Hipotesis yang diajukan adalah Hₐ (Hipotesis Alternatif), dimana CRM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penanganan keluhan pelanggan, dan H₀ (Hipotesis Nol), dimana CRM tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penanganan keluhan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis alternatif diterima, di mana CRM berpengaruh positif signifikan terhadap penanganan keluhan pelanggan dengan nilai R Square sebesar 0,452, menunjukkan bahwa 45,2% variabilitas penanganan keluhan dijelaskan oleh CRM. Korelasi Pearson sebesar 0,672 menunjukkan hubungan yang kuat antara CRM dan efektivitas penanganan keluhan pelanggan.
The Effect of Organizational Culture and Organizational Political Perception on Employee Performance through Job Satisfaction as a Mediation Variable at PT "X" Agdesuri, Syahadatan Beva; Erdiansyah, Rezi
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 4 No. 8 (2025): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/ijoms.v4i8.1126

Abstract

This study aims to analyze organizational culture's influence and political perception on employee performance, with job satisfaction as a mediating variable. The study was conducted on PT "X" employees using a quantitative approach. Data was collected through questionnaires and analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) method. The research sample consisted of 105 employees at PT "X", which was obtained through purposive sampling techniques. This study analyzes the influence of Organizational Culture (BO) and Organizational Political Perception (PPO) on Employee Performance (KK), with Job Satisfaction (KPK) as a mediating variable. The results showed that BO had a significant positive effect on the KK and the KPK, while the KPK did not have a significant effect on the KK. PPO has a significant positive effect on the KK, but not the KPK. The mediation route through the KPK is also insignificant in the relationship between BO, PPO, and KK. These findings emphasize the importance of a strong organizational culture and proper management of political perceptions in improving employee performance.
Dampak Konten Video Farida Nurhan di YouTube terhadap Minat pada Makanan Tradisional Nathania, Eunike Claresta; Erdiansyah, Rezi
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.27710

Abstract

The development of technology today has caused significant changes in various aspects of human life, especially after the emergence of the internet. The emergence of the internet makes it easier for people to access various information. One of them is the YouTube social media platform which is often used by the public, because Youtube offers a variety of video content that can be reached by various groups. Youtube content, especially those related to culinary, has great appeal among the public. For example, food vlogger Farida Nurhan, who has millions of followers, plays an important role in introducing and promoting traditional Indonesian cuisine. The purpose of the research that has been conducted is to find out how much impact the video content of food vlogger Farida Nurhan has on interest in traditional food. This research method uses a quantitative approach, by collecting data through questionnaire distribution. The questionnaire was distributed to 100 respondents, then processed using SPSS 29. The results obtained are significant results regarding the relationship between the variables being studied. The results found in this study indicate that watching Farida Nurhan's food vlogger video content has a significant effect on the interest of her followers and loyal viewers in traditional food. Perkembangan teknologi pada masa kini telah menyebabkan perubahan yang signifikan dalam beragam aspek kehidupan manusia, terutama setelah munculnya internet. Kemunculan internet memudahkan khalayak untuk mengakses berbagai informasi. Salah satunya platform sosial media Youtube yang seringkali digunakan khalayak, karena menawarkan beragam konten video yang dapat dijangkau oleh berbagai kalanga, khususnya yang berkaitan dengan kuliner, memiliki daya tarik besar di kalangan masyarakat. Sebagai salah satu contohnya dengan adanya Food vlogger Farida Nurhan yang memiliki jutaan pengikut, menjadi peran penting dalam memperkenalkan dan mempromosikan kuliner tradisional Indonesia. Tujuan dari penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak dari konten video food vlogger Farida Nurhan terhadap minat pada makanan tradisional. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan mengumpulkan data melalui distribusi kuesioner. Kuesioner disebarkan terhadap 100 orang responden, kemudian diolah menggunakan SPSS 29. Hasil yang diperoleh merupakan hasil yang signifikan mengenai keterkaitan antara variabel yang sedang diteliti. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukan bahwa menonton konten video food vlogger Farida Nurhan berpengaruh secara signifikan terhadap minat para pengikut dan penonton setianya pada makanan tradisional.
Komunikasi Interpersonal dan Motivasi Belajar Mahasiswa Gabriel, Patrick; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the field of education, interpersonal communication between parents and children, lecturers and students, between students has the aim of building a supportive learning environment. Learning motivation consists of intrinsic and extrinsic motives that encourage a person to participate in learning activities. This study aims to determine the effect of interpersonal communication on student learning motivation at Tarumanagara University. The results of respondents' answers were obtained with an online questionnaire and processed using IBM SPSS version 23. The partial results showed that interpersonal communication between students and their parents had no significant effect on learning motivation. However, interpersonal communication between students and lecturers, and with fellow students, has a significant influence on student learning motivation. Dalam bidang pendidikan, komunikasi interpersonal antara orangtua dan anak, dosen dan mahasiswa, antar mahasiswa mempunyai tujuan untuk membangun lingkungan belajar yang mendukung. Motivasi belajar terdiri dari motif intrinsik dan ekstrinsik yang mendorong seseorang untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal terhadap motivasi belajar mahasiswa di Universitas Tarumanagara. Hasil jawaban responden diperoleh dengan angket online dan diolah menggunakan IBM SPSS versi 23. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara mahasiswa dan orang tuanya tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar. Namun komunikasi interpersonal antara mahasiswa dan dosen, dan dengan sesama mahasiswa, mempunyai pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar mahasiswa.
Dampak Desain dan Pilihan Diksi dalam Meningkatkan Efektivitas Iklan Billboard Kusuma, Ryan Tirta; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.35004

Abstract

Advertising is a communication strategy designed to promote products or services to consumers with the goal of shaping their attitudes and behaviors. One prominent example is Billboard advertising, an outdoor medium that utilizes large-scale displays to attract attention from a distance. The success of Billboard advertising largely depends on visually appealing designs and the strategic use of diction. Eye-catching designs effectively capture attention, while persuasive word choices ensure the message is communicated clearly and impactfully. This study investigates the influence of advertisement design and diction on Billboard advertising effectiveness. The analysis is grounded in marketing communication theory, specifically the AIDA model, which outlines four key stages: Attention, Interest, Desire, and Action. Employing a quantitative research approach, the study analyzes survey data collected from respondents exposed to Billboard advertisements. The findings reveal that ad design and diction collectively have a significant influence on Billboard advertising effectiveness. However, only diction demonstrates a notable impact when analyzed individually. An R-Square value of 0.600 indicates that 60% of the variance in advertising effectiveness is attributable to these two variables. The research concludes that diction plays a more critical role in enhancing Billboard advertising effectiveness compared to visual design, aligning with established theoretical frameworks.Iklan adalah bentuk komunikasi yang bertujuan untuk mempromosikan produk atau jasa kepada konsumen, dengan harapan dapat memengaruhi sikap dan perilaku mereka. Salah satu jenis iklan yang umum digunakan adalah iklan Billboard, yang merupakan media luar ruang besar yang dirancang untuk menarik perhatian audiens dari jarak jauh. Efektivitas iklan Billboard sangat bergantung pada desain visual yang menarik dan pemilihan diksi yang tepat. Desain iklan yang mencolok dapat menarik perhatian, sementara diksi yang persuasif mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain iklan dan diksi terhadap efektivitas iklan Billboard. Konsep yang digunakan berlandaskan pada teori komunikasi pemasaran, khususnya model AIDA yang mencakup perhatian, minat, keinginan, dan tindakan. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data dari survei yang melibatkan responden yang terpapar iklan Billboard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain iklan dan diksi iklan secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas iklan Billboard. Namun, hanya diksi iklan yang menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Nilai koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0,600 menunjukkan bahwa 60% variasi efektivitas iklan dapat  dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa  pemilihan kata yang tepat lebih berpengaruh terhadap efektivitas iklan dibandingkan desain  visual, sesuai dengan teori yang ada.
Dampak Kualitas Layanan Media Sosial terhadap Citra Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta Anshari, Achmad Yasser; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35402

Abstract

This study analyzes the impact of service quality on the government’s image on the social media platforms of the Special Region of Jakarta Provincial Government. Using a quantitative approach and a survey of 100 respondents, data were collected through questionnaires and analyzed using linear regression. The results show that service quality of Special Region of Jakarta social media, particularly in terms of reliability and responsiveness, has a significant impact on the government’s image. An increase of one unit in service quality can improve the government’s image by 0.667, with a correlation coefficient of 0.709 and an R Square of 50.2%. Dimensions such as assurance, empathy, and physical evidence play a crucial role in building trust and supporting the image of the Special Region of Jakarta Provincial Government as a professional and transparent institution. These findings emphasize the importance of improving service quality to shape a positive public perception of the government. Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas layanan media sosial terhadap citra pemerintah Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan survei terhadap 100 responden, data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan media sosial Pemprov Daerah Khusus Jakarta, terutama dalam dimensi keandalan dan responsivitas, memiliki pengaruh signifikan terhadap citra pemerintah. Peningkatan satu satuan kualitas layanan dapat meningkatkan citra pemerintah sebesar 0,667, dengan koefisien korelasi 0,709 dan R Square sebesar 50,2%. Dimensi seperti jaminan, empati, dan bukti fisik berperan penting dalam menciptakan kepercayaan dan mendukung citra pemerintah sebagai lembaga yang profesional dan transparan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan untuk membentuk persepsi positif masyarakat terhadap pemerintah.
The Influence Of Compensation, Physical Work Environment, Organizational Climate On Performance With Work Motivation As An Intervening Variable On Workers In DKI Jakarta Susanto, Mitha; Erdiansyah, Rezi
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 10 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i10.1333

Abstract

This research investigates the relationship between compensation, physical work environment, and organizational climate with the work motivation and performance of labor employees in DKI Jakarta. Using quantitative methods and a cross-sectional descriptive approach, data was collected from 340 respondents via an online questionnaire. The results of analysis using Structural Equation Modeling (SEM) show that the physical work environment and organizational climate have a significant positive influence on employee performance, while compensation does not have a significant influence. However, work motivation is proven to have a significant positive influence on employee performance. These results imply that it is important for companies to pay attention to the physical work environment, organizational climate, and work motivation to improve employee performance. Suggestions for further research include increasing exploration and adding mediating variables.