Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : CHMK Applied Scientific Journal

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN APENDISITIS PADA MASYARAKAT DI KAMPUNG JAGANGARA WILAYAH KERJA PUSKESMAS WEEKAROU KABUPATEN SUMBA BARAT Ambros Busa Paso; Yohanes Dion; Aysanti Y Paulus
CHMK Applied Science Journal Vol 4 No 1 (2021): CHMK Applied Scientific Journal
Publisher : Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/casj.v4i1.959

Abstract

ABSTRAK Latar belakang appendisitis adalah peradangan akibat infeksi pada usus buntu atau umbai cacing (apendiks). Penyebab terjadinya apendisitis dapat terjadi karena adanya makanan keras yang masuk ke dalam usus buntu dan tidak bisa keluar lagi. Tujuan Penelitian tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan apendisitis pada Masyarakat di Kampung Jagangara Wilayah Kerja Puskesmas Weekaraou Kabupaten Sumba Barat. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 86 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian menunjukkan ρ value= 0,003 < 0,05 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan apendisitis dan ρ value= 0,301 > 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara sikap dengan tindakan pencegahan apendisitis di Kampung Jagangara Wilayah Kerja Puskesmas Weekarou Kabupaten Sumba Barat. Diharapkan tenaga lebih mengoptimalkan edukasi kesehatan tentang penyakit apendisitis. Kata kunci: Apendisitis, pengetahuan, sikap
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAKIT PNEUMONIA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PNEUMONIA PADA ANAK DI PUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANG Esdin Lestari Luma; Florentianus Tat; Yohanes Dion
CHMK Applied Science Journal Vol 4 No 1 (2021): CHMK Applied Scientific Journal
Publisher : Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/casj.v4i1.962

Abstract

ABSTRAK Penyakit saluran pernapasan merupakan salah satu penyebab kesakitan dan kematian yang sering menyerang anak-anak. Salah satu penyakit saluran pernapasan pada anak adalah pneumonia ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan pneumonia yaitu pengetahuan ibu, perilaku ibu,lingkungan fisik, dan peran perilaku merokok. Semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu maka semakin baik pula pencegahan terhadap kejadian pneumonia dan semakin banyak pengertahuan ibu tentang pneumonia, semakin rendah angka kesakitan dan kematian pneumonia pada balita. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahan ibu tentang penyakit pneumonia dengan perilaku pencegahan pneumoia pada anak di puskesmas bakunase kota kupang. Metode penenelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang. Uji analisis yang digunakan adalah spearman rho. Hasil penilitian menunjukan bahwa nilai p value=0,002 ada hubungan antara tingkat pengetahan ibu tentang penyakit pneumonia dengan perilaku pencegahan pneumoia pada anak di puskesmas bakunase kota kupang. Kata Kunci : Pneumonia, Tingkat pengetahuan, Perilaku pencegahan
PENGARUH HIDROTERAPI (RENDAM KAKI AIR HANGAT) TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OESAPA KOTA KUPANG Deasy Anastasia Labu Ipi; Herliana M. A. Djogo; Yohanes Dion
CHMK Applied Science Journal Vol 5 No 1 (2022): CHM-K Applied Scientific Journal
Publisher : Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/casj.v5i1.1093

Abstract

ABSTRAK Kecemasan pada ibu hamil meningkat menjelang persalinan. Terapi non farmakologi hidroterapi (rendam kaki air hangat) merupakan salah satu terapi yang dapat mengurangi tingkat kecemasan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh hidroterapi (rendamkaki air hangat) terhadap kecemasan ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Oesapa Kota Kupang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental control times series. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu consecutive sampling. Sampel berjumlah 30 responden (15 pada kelompok eksperimen dan 15 pada kelompok kontrol). Instrumen kecemasan yang digunakan adalah kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Uji yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil: 1) Kecemasan ibu hamil sebelum diberikan treatment maupun leaflet mayoritas mengalami kecemasan berat dimana pada kelompok eksperimen sebesar 53,3% dan kelompok kontrol sebanyak 80,0%. 2) 60,0% ibu hamil pada kelompok eksperimen mengalami perubahan tingkat kecemasan dari tingkat berat menjadi sedang setelah diberikan treatment. Sedangkan 66,7% ibu hamil pada kelompok control tidak mengalami perubahan tingkat kecemasan setelah diberikan leaflet. 3) Berdasarkan hasil analisis pengaruh didapatkan pada kelompok eksperimen p value 0,001 artinya terdapat pengaruh treatment pada kelompok eksperimen terhadap kecemasan ibu hamil trimester III, dan pada kelompok kontrol p value 0,109 artinya tidak ada pengaruh pemberian leaflet hidroterapi (rendam kaki air hangat) terhadap kecemasan ibu hamil trimester III. Kesimpulan: Terdapat pengaruh hidroterapi (rendam kaki air hangat) terhadap kecemasan ibu hamil trimester III. Saran: Diharapkan hidroterapi (rendam kaki air hangat) menjadi salah satu opsi untuk mengurangi kecemasan pada ibu hamil trimester III dan dapat dilakukan secara mandiri. Kata kunci: Kecemasan, ibu hamil, hidroterapi, rendam kaki air hangat