Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Mekanisme Koping dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi Hemodialisa di RS Permata Medika Semarang Aini, Dwi Nur; Wirawati, Maulidta Karunianingtyas; Noor, Mohammad Arifin; Ramadhani, Desi; Azkanni’am, Muhammad
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22634

Abstract

Hemodialysis is carried out with the help of a dialyzer machine, where hemodialysis can reduce the risk of damage to vital organs due to the accumulation of toxic substances. The hemodialysis process is carried out permanently throughout the patient's life, usually 3 to 4 hours of treatment 2 days a week (Umami et al., 2019). Chronic kidney failure patients who undergo hemodialysis therapy for a long period of time will experience various physical and psychosocial problems. Psychosocial problems faced include anxiety, depression, social isolation, loneliness, helplessness and hopelessness. Chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis therapy must have adaptive coping mechanisms to deal with anxiety. (Siwi et al., 2020). The aim of this study was to determine the relationship between coping mechanisms and the level of depression in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Permata Medika Hospital Semarang. This type of research uses correlative descriptive with a sample size of 30 respondents using a purposive sampling technique. This research was conducted in the hemodialysis room at Permata Medika Hospital, Semarang. Based on the results of the Spearman Rank statistical test, a P value of 0.009 was obtained (P value <? (0.05)), which means that Ho was rejected and Ha was accepted, which means that there is a relationship between coping mechanisms and anxiety levels in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis in Permata Medika Hospital Semarang
PELATIHAN PERTOLONGAN KEGAWATDARURATAN BAGI KELOMPOK PKK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI DAN ROLEPLAY Wirawati, Maulidta Karunianingtyas; Nuraini, Dwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29134

Abstract

Kegawatdaruratan dapat terjadi secara tiba-tiba, cepat dan tidak bisa diprediksi waktu terjadinya. Kegawatdaruratan sehari-hari dapat terjadi di aspek kehidupan seperti pada lingkungan sosial, lingkungan kerja, maupun di lingkungan rumah sekitarnya yang memerlukan pertolongan segera untuk menghindari kematian dan kecacatan. Kematian terjadi karena ketidakmampuan aspek pra rumah sakit yaitu keluarga, orang disekitar untuk dalam melakukan penanganan penderita yang ada pada fase gawat darurat (golden period). Kesulitan ini dapat disebabkan oleh parahnya situasi, peralatan yang tidak memadai, kurangnya sistem yang terintegrasi, dan kurangnya pengalaman manajemen kegawatdaruratan. Pelatihan kegawatdaruratan untuk keluarga dan masyarakat sekitar berupaya untuk meningkatkan kesadaran akan situasi darurat, mempersingkat waktu tanggap darurat, dan menurunkan tingkat kematian. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi : perijinan, observasi awal, persiapan, pelaksanaan, evaluasi. Pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam bentuk kegiatan pelatihan kegawatdaruratan dengan menggunakan pendekatan simulasi dan roleplay yang manfaatnya yaitu peningkatan ketrampilan pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat