Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PAUD PKK KAB. BLITAR Endarwati, Susiani
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i2.23901

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak adalah proses kompleks yang melibatkan perubahan fisik, kognitif, emosional dan sosial sepanjang masa kanak kanak. Perkembangan bahasa anak merupakan aspek krusial dimana anak akan mengalami perkembangan bahasa secara signifikan mencakup kemampuan berbicara, memahami dan menggunakan bahasa secara efektif dalam berinteraksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa anak usia 3-5 tahun di PAUD PKK Kab Blitar. Desain pada penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan teknik total sampling di dapatkan sampel 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi KPSP, pengolahan data meliputi editing, coding, scorring dan tabulating kemudian data di analisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 17 responden (56,67%) penggunaan gadget dalam kategori sedang dan 19 responden (63,33%) perkembangan bicara normal. Kesimpulan penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa anak usia 3-5 tahun. Hal ini menunjukkan pentingnya pemberian pendidikan kesehatan tentang permainan edukatif yang tepat kepada anak dan diharapkan anak mendapatkan stimulasi selama mereka bermain.
Pelaksanaan Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi Oleh Kader Di Kelurahan Mojoroto Kota Kediri Lely Khulafa'ur Rosidah; Siti Komariyah; Endarwati, Susiani
JURNAL KEBIDANAN Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Kebidanan Dharma Husada
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35890/jkdh.v13i01.341

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) merupakan satu indikator kesehatan , di Indonesia AKI masih tinggi apabila dibandingkan Negara di ASEAN lainnya. Ibu hamil mempunyai resiko terjadinya kematian akibat faktor resiko tinggi, pendampingan kader merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status kesehatan ibu hamil sampai bersalin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pendampingan kader terhadap kunjungan antenatal care (ANC) ibu hamil resiko tinggi di Kelurahan Mojoroto . Jenis penelitian ini korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Subyek penelitian 44 ibu hamil resiko tinggi skor SPR ≥10 pada usia kehamilan trimester 2 dan 3. Variabel bebas adalah tugas kader yaitu sebagai fasilitator, motivator, mediator dan pendamping yang diperoleh dengan wawancara dan buku catatan kader. Variabel terikat adalah kunjungan ANC dari buku KIA ibu hamil. Data dianalisis dengan distribusi frekuensi, bivariate dengan uji pearson product moment, dan multivariate dengan uji regresi logistik. Gambaran tugas kader sebagian besar sebagai fasilitator aktif (85%), hampir seluruhnya sebagai motivator aktif (89%), hampir seluruhnya sebagai mediator aktif (89%) dan sebagian besar sebagai pendamping yang aktif (57%). Kunjungan ANC ibu hamil resiko tinggi sebagian besar (77 %) teratur. Ada pengaruh secara bersama sama antara tugas kader terhadap kunjungan ANC ibu hamil resiko tinggi. Variabel yang paling berpengaruh adalah tugas kader sebagai pendamping. Keterlibatan masyarakat yaitu kader, tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam melaksanakan program kesehatan sangat diperlukan sehingga pencapain target kesehatan dapat maksimal.
ANALISIS PERBEDAAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA) DI DESA TAMBAKREJO KABUPATEN BLITAR JAWA TIMUR Bigandata, Yulis; Endarwati, Susiani; Wahyuni, Purbudi; Maharani, Yohana Noradika
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v2i2.823

Abstract

Indonesia is located on the meeting point of three continent pieces namely Indo-Australia, Eurasia, and Pacific. That is why Indonesia has high risk of earthquake either low or high level. Blitar Regency is one of the areas which has risk of tsunami namely Wonotirto District, Panggungrejo District, Wates District, and Bakung District.The goal of this research is to analyze the different understanding of villagers about Disaster Sturdy Village or Desa Tanguh Bencana (Destana) in Tambakrejo Village Wonotirto District Blitar Regency. The kind of approach in this study is qualitative research with pre-experimental by using pre test-post test. The data were taken by giving questionnaire, and then they were analyzed by Wilcoxon Match Pairs Test. The result of this study shows that there are 39 respondents (54,2%) who have less understanding about Disaster Sturdy Village or Desa Tanguh Bencana (Destana) before giving infromation about Disaster Sturdy Village. After being given information about Disaster Sturdy Village, it was got 44 respondents (61.1%) who have good understanding. The result of analysis shows the significant difference namely Z result -5.468 with (σ ≤ 0.05). It means there is different understanding of the people about Disaster Sturdy Village before and after being given information.
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA PRASEKOLAH Endarwati, Susiani; Novitalia, Novitalia
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.6804

Abstract

Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan anak yang baik ditentukan oleh asupan gizi yang seimbang, kualitas maupun kuantitasnya, mencakup air, karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral untuk memperoleh tenaga yang cukup. Kecukupan gizi yang baik dapat membantu pertumbuhan anak menjadi optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan teknik total sampling didapatkan 42 anak usia 4-5 tahun. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan pemeriksaan SDIDTK, kemudian data diolah dan dianalisa dengan uji statistik Sperman’s rank. Hasil penelitian menunjukkan p value : 0.000 lebih kecil dari α = 0,05 artinya ada hubungan status gizi terhadap perkembangan motorik kasar anak usia prasekolah. Diharapkan orang tua dapat memperhatikan kecukupan gizi anak dan memberikan stimulasi berdasar usia anak sehingga pertumbuhan dan perkembangan motorik kasar anak dapat berkembang optimal. Selain itu tenaga kesehatan dapat melakukan pemantauan rutin status gizi dan perkembangan anak secara berkala. Kata kunci : status gizi, motorik kasar, anak usia prasekolah
Hubungan Pengetahuan Wanita Pasangan Usia Subur (PUS) Tentang Kanker Servik Dengan Minat Melakukan Pemeriksaan IVA: Di RT 16 Kel. Blabak Kec. Pesantren Kota Kediri Endarwati, Susiani; Darmayantia, Rofik
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 5 No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v5i1.16277

Abstract

Perempuan Indonesia beresiko terkena kanker serviks diperkirakan 52 juta, sementara 36 % perempuan dari seluruh penderita kanker adalah pasien kanker serviks. Kanker servik adalah sejenis kanker yang muncul pada leher rahim wanita, adapun deteksi kanker serviks dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan Test Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). IVA merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung (dengan mata telanjang). Rendahnya minat untuk melakukan tes IVA tidak sepenuhnya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan akan tes tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan wanita pasangan usia subur (PUS) tentang kanker servik dengan minat melakukan pemeriksaan IVA. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan kuesioner, kemudian untuk mengetahui hubungan antar variabel di analisis dengan sperman rank. Hasil penelitian menunjukkan dari 32 responden yang di teliti di dapatkan pengetahuan dalam kategori cukup dengan minat yang tinggi, berdasarkan uji statistik Sperman Rank diperoleh p-value = 0,042<0,05, maka Ha diterima. Artinya ada hubungan pengetahuan Wanita PUS tentang kanker servik dengan minat melakukan pemeriksaan IVA.
RELATIONSHIP BETWEEN EXCLUSIVE BREASTFEEDING AND COMPLEMENTARY FEEDING WITH NUTRITIONAL STATUS OF INFANTS AGED 6-12 MONTHS Darmayanti, Rofik; Endarwati, Susiani
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 6 No 2 (2022): Vol 6 No 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v6i2.19175

Abstract

Gizi kurang merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi dan balita di seluruh dunia (53%). Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap gizi kurang adalah pemberian makanan pendamping ASI yang kurang tepat dan praktik menyusui. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara pemberian ASI eksklusif, usia pemberian makanan pendamping ASI, jenis makanan pendamping ASI, tingkat konsumsi energi dan tingkat konsumsi protein terhadap status gizi bayi usia 6 -12 bulan di Puskesmas Ngronggot Nganjuk. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kasus kontrol dengan membandingkan 50 bayi dengan gizi kurang dan 50 bayi dengan gizi baik dengan penyepadanan umur dan jenis kelamin. Sampel diambil secara consecutive sampling, dari bayi yang berkunjung ke Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ngronggot . Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis bivariat menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif OR:3,579 (95% CI: 1,437– 8,913);p=0,005, umur pemberian makanan pendamping ASI OR:3,622 (95% CI: 1,559– 8,418);p=0,002 tingkat konsumsi energi OR:3,407 (95% CI: 1,401– 8,285);p=0,006 dan tingkat konsumsi protein OR:3,881 (95% CI: 1,561– 9,650);p=0,003 dengan status gizi bayi usia 6 -12 bulan dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara antara jenis makanan pendamping ASI dengan status gizi bayi usia 6 -12 bulan (p>0,05). Hasil uji mutivariat didapatkan bahwa pemberian ASI eksklusif merupakan faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan status gizi bayi usia 6 -12 bulan OR:4,497 (95% CI: 1,661– 12,177);p=0,003. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif, pemberian MP-ASI yang tidak sesuai umur, jumlah tingkat konsumsi energi dan protein yang kurang meningkatkan risiko gizi kurang pada bayi umur 6-12 bulan. Bayi dengan jenis makanan pendamping ASI kombinasi mempunyai kenaikan berat badan rata - rata lebih tinggi jika dibandingkan dengan bayi yang mendapat jenis makanan pendamping ASI lokal dan pabrikan.
MINAT WANITA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) MENGGUNAKAN KONTRASEPSI IMPLAN DI RW 5 KEL. CAMPUREJO KOTA KEDIRI Endarwati, Susiani
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 1 (2023): Vol 7 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i1.20041

Abstract

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Upaya itu dapat bersifat sementara dapat juga bersifat permanen. Salah satu kontrasepsi yang dikenal adalah alat kontrasepsi bawah kulit (AKBK) atau kontrasepsi implan yaitu suatu kontrasepsi yang menggandung levonorgestrel yang dibungkus dalam kapsul silastic silicon (polydimethylsiloxame) yang disisipkan dibawah kulit. Implan adalah kontrasepsi jangka panjang sehingga sangat efektif, tidak mengganggu hubungan seksual, tidak mengganggu produksi ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat wanita pasangan usia subur (PUS) menggunakan kontrasepsi implan. Desain pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dengan menngunakan teknik purposive sampling di dapatkan sampel wanita PUS sejumlah 50 responden. Pengambilan menggunakan kuesioner dengan pertanyaan bersifat tertutup, pengolahan data meliputi editing, coding, scorring dan tabulating kemudian data di analisa dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan 9 responden (18%) memiliki minat tinggi dan 41 responden (82%) memiliki minat tinggi menggunakan kontrasepsi implan. Kesimpulan penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki minat sedang menggunakan kontrasepsi implan, oleh karena itu peran petugas kesehatan perlu ditingkatkan kembali dalam hal pemberian informasi dan motivasi melalui penyuluhan dan konseling, sehingga diharapkan jumlah akseptor KB implan bertambah dan cakupan terpenuhi.
PENGARUH TINGKAT PEMAHAMAN TERHADAP MINAT PUS MENGGUNAKAN AKDR DI PUSKESMAS MAKASAR JAKARTA TIMUR Endarwati, Susiani; Suwarningsih, Titik
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25199

Abstract

Tingginya angka pertumbuhan penduduk di Indonesia serta rendahnya tingkat literasi kesehatan terutama tentang kontrasepsi di kalangan pasangan usia subur (PUS), hal tersebut menyebabkan rendahnya minat penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang khususnya alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat pemahaman terhadap minat PUS menggunakan AKDR di Puskesmas Makasar Jakarta Timur. Desain pada penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan teknik accidental sampling di dapatkan sampel 54 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data meliputi editing, coding, scorring dan tabulating kemudian data di analisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 25 responden (46,3%) memiliki tingkat pemahaman dalam kategori baik dan 31 responden (57,4%) memiliki minat sedang. Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0,037 sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pemahaman terhadap minat PUS menggunakan AKDR. Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan pengetahuan melalui strategi edukasi yang terintegrasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program keluarga berencana yang berkualitas dan menekan angka kehamilan tidak diinginkan.