Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

HUBUNGAN MINAT BELAJAR MUSIK TRADISIONAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SMA CITRA BAKTI NGADA MALANUZA TA 2020/2021 Dampur, Ronaldo Stanislaus Dora; Samino, Sena Radya Iswara; Fikri, Kanzul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.555

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar musik tradisional dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya di SMA Citra Bakti Ngada Malanuza, Sebanyak 36 orang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ex-post facto. Data dalam penelitian yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan angket kuisioner dengan mengikuti polah skala likert dan tes hasil belajar berupa tes esay. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: deskripsi statistik ( mean, median dan modus) sedangkan untuk uji persyaratan dilakukan dengan dua cara yaitu uji korelasi dan determinasi dengan tujuan untuk mengetahui besar hubungan dengan minat belajar musik tradisional dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya di SMA Citra Bakti Ngada Malanuza. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar musik tradisional dengan hasil belajar seni budaya. Hasil perhitungan menunjukan persamaan regresi antara Y dan X adalah ? =33,523+0,820 X.Pengujian signifikan dan linieritas hubungan antara minat belajar musik tradisional (X1) dan hasil belajar seni budaya (Y) menggunakan SPSS 20.0. Berdasarkan persamaan tersebut dapat dijelaskan bahwa variable minat belajaar musik tradisional mempunyai arah k-oefisien yang bertanda positif terhadap hasil belajar seni budaya. Koefisien finansial memberikan nilai sebesar 0,820 yang berarti bahwa jika minat belajar musik tradisional semakin meningkat dengan asumsi variabel lain tetap maka hasil belajar seni budaya akan mengalami peningkatan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA MELALUI AKTIVITAS MUSIK BERBASIS NOTASI ANGKA Mangko, Maria Gratiana; Dopo, Ferdinandus Bate; Samino, Sena Radya Iswara
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 8, No 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.17551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiaman penerapan aktivitas musik berbasis notasi angka dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PTK ( Penelitian Tindakan Kelas). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu mengamati siswa secara langsung melalui lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas musik berbasis notasi angka dapat menigkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan penilaian yang dihasilkan pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I memperoleh nilai sebesar 30%, sedangkan di siklus II diperoleh nilai yang cukup meningkat sebesar 65% . Dengan demikian, melalui pembelajaran berbasis musik tidak hanya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi saja, tetapi siswa juga dilatih untuk lebih berperan aktif dan mampu bekerja sama dalam kelompok.
Pemanfaatan Botol Kaca sebagai Alat Bantu Pengembangan Keterampilan Membidik Notasi Angka Wea, Yunesti Katilda; Samino, Sena Radya Iswara; Bupu, Hermania; Laksana, Dek Ngurah Laba
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3843

Abstract

Abstract This study aims to improve the skills of grade VI students in targeting number notation using glass bottles as a music learning aid. The background of this study is based on the low ability of grade VI students of UPTD SDI Malamude in reading number notation, where during the implementation of the initial learning test in targeting number notation, there Were 4 students who had poor criteria, and 13 students were still in the poor criteria. This is due to the lack of special assistance in targeting good number notation caused by the teacher's limited experience in  teaching music arts and the lack of effective learning media. The research method used is Classroom Action Research (CAR) through 4 main stages, namely planning, action, observation, and reflection. Data was taken through observasion and tests of the ability to target number notation before and after the use of glass bottles. The results of the study obtained before the intervention showed that the majority of students had low ability to target number notation, with most students in the poor and poor categories. After the implementation of glass bottle-based learning, there was a significant increase, with many students reaching the fairly good to very good categories. The use of glass bottles has been shown to help students understand the high and low notes more concretely, while increasing their creativity and interaction in music learning. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VI dalam membidik notasi angka menggunakan media botol kaca sebagai alat bantu pembelajaran musik. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan siswa kelas IV UPTD SDI Malamude dalam membaca notasi angka, dimana pada saat pelaksanaan tes awal pembelajaran dalam membidik notasi angka, terdapat 4 siswa yang memiliki kriteria kurang baik, dan 13 siswa masih berada pada kriteria tidak baik. Hal ini dikarenakan kurangnya pendamping khusus dalam membidik notasi angka baik yang disebabkan oleh keterbatasan pengalaman guru dalam mengajarkan seni musik serta kurangnya media pembelajaran yang efektif. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui 4 tahapan utama yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data diambil melalui observasi dan tes kemampuan membidik notasi angka sebelum dan sesudah penggunaan media botol kaca. Hasil penelitian yang diperoleh sebelum intervensi, menunjukkan mayoritas siswa memiliki kemampuan membidik notasi angka yang rendah, dengan sebagian besar siswa berada pada kategori tidak baik dan kurang baik. Setelah penerapan pembelajaran berbasis botol kaca, terjadi peningkatan signifikan, dengan banyak siswa mencapai kategori cukup baik hingga sangat baik. Penggunaan botol kaca terbukti membantu siswa dalam memahami tinggi rendahnya nada secara lebih konkret, sekaligus meningkatkan kreativitas dan interaksi mereka dalam pembelajaran musik.
Improving the Skills of Reading Number Notation in Grade V Students of SDK Ngorabolo Waju, Maria Ermelinda; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul; Samino, Sena Radya Iswara
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.395

Abstract

The Independent Learning Independent Campus Program is a program launched by the Ministry of Education and Culture. Research and Technology Culture (Ministry of Education, Culture, Research and Technology), which aims to improve the quality of education in various regions through the involvement of students as teachers by sending students to assigned schools. One of the main focuses of this program is to provide support to schools from elementary, junior high, and senior high schools, to develop students' basic skills, including reading number notation skills. In terms of improving the skills of reading number notation in grade 5 students, it is necessary to make efforts to improve students' competence in reading music notation. This study also aims to understand and be able to have an impact on students at SDK Ngorabolo, as well as improve their ability to read number notation. Using the Classroom Action Research (CAR) method. Data were collected through post-tests, class observations. The results of the study showed that the creative approach applied by students, such as the use of interactive media and simple tools, was able to increase students' learning motivation and understanding of number notation.
Improving Literacy Skill of Eighth-Grade Students through Music-Based Learning Methods Ubhe, Maria L. Y.; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul; Samino, Sena Radya Iswara
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i1.370

Abstract

This study examines the comprehension skills, information absorption, and critical thinking abilities of middle school students through the implementation of music-based literacy learning (vocal and instrumental). The research subjects were 22 eighth-grade students from Class VIII A at SMP Negeri 4 Bajawa, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province, consisting of 12 male and 10 female students. The research employed a classroom action research method using the McTaggart Kemmis Nixon model, which involves two cycles comprising four stages: planning, action, observation, and reflection. In the pre-cycle phase, students' literacy skills averaged 51.59. After implementing the intervention in Cycle I, their average literacy skills increased to 62.5. Further improvement was observed in Cycle II, where the average literacy score reached 74.09. The results from each cycle indicate consistent improvement in students' literacy skills. As a result, music-based literacy learning (vocal and instrumental) effectively enhances students' abilities in reading comprehension, information absorption, expressing opinions, and critical thinking in middle school.
Application of Numeracy Learning Movements Using Pianika Musical Instruments in the 7th Batch of the Program Kampus Mengajar at UPTD SD Inpres Beiposo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia Selis, Elias Fernando; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul; Samino, Sena Radya Iswara
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i2.250

Abstract

This study aims to enhance students' interest and motivation in numeracy learning through an interactive and engaging approach using pianica musical instruments as learning media. By integrating music into numeracy learning, the study seeks to create a fun and effective educational experience. The research employed a three-stage process: planning, implementation, and evaluation. Data were collected by administering numeracy tests to students before and after the implementation of the pianica-based learning approach. The data analysis involved comparing the results of these tests to measure the effectiveness of the intervention. The findings demonstrate that the application of numeracy learning using pianica musical instruments at UPTD SD INPRES Beiposo significantly improved students' numeracy skills. The average scores from the numeracy tests showed a marked increase after the implementation. This approach not only facilitated a better understanding of mathematical concepts but also heightened students' learning motivation by fostering a more interactive and enjoyable learning environment. The implementation of numeracy learning using pianica musical instruments under the Kampus Mengajar Program has delivered substantial benefits, improving the quality of education for both students and participating university students. For students, this method effectively enhanced their numeracy skills and learning engagement. Meanwhile, for university students, the program provided valuable opportunities to develop their potential and expand their knowledge beyond campus life. Moving forward, it is recommended to continue and refine this program by enhancing supporting facilities, such as musical instruments, and involving more stakeholders, including parents and local communities, to foster greater student participation and outcomes. Additionally, exploring the use of other musical instruments in numeracy learning could further expand its effectiveness and interactivity.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA MELALUI AKTIVITAS MUSIK BERBASIS NOTASI ANGKA Mangko, Maria Gratiana; Dopo, Ferdinandus Bate; Samino, Sena Radya Iswara
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.17551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiaman penerapan aktivitas musik berbasis notasi angka dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PTK ( Penelitian Tindakan Kelas). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu mengamati siswa secara langsung melalui lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas musik berbasis notasi angka dapat menigkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan penilaian yang dihasilkan pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I memperoleh nilai sebesar 30%, sedangkan di siklus II diperoleh nilai yang cukup meningkat sebesar 65% . Dengan demikian, melalui pembelajaran berbasis musik tidak hanya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi saja, tetapi siswa juga dilatih untuk lebih berperan aktif dan mampu bekerja sama dalam kelompok.
PEMBELAJARAN ALAT MUSIK TRADISIONAL SANGGAR PERSADAM (PERSATUAN MUSIK BUDAYA MALANUZA) DESA MALANUZA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Samino, Sena Radya Iswara; Bate Dopo, Ferdinandus; Laja, Dionisius
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.139

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pembelajaran di sanggar PERSADAM dan juga permasalahan yang terjadi di sanggar PERSADAM. Sementara itu, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Selanjutnya, dilakukan teknik analisis data melalui teknik yang dikemukakan Miles dan Huberman seperti pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Dengan hasil penelitian yang ditemukan di sanggar PERSADAM bahwa pembelajaran di sanggar PERSADAM terbagi menjadi 3 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap perencanaan dengan menganalisis kebutuhan belajar anggota untuk menentukan tujuan pembelajaran dan menentukan materi. Tahap pelaksanaan dengan pelatihan berbagai macam alat musik seperti suling bambu, bombardom, foy doa, dan kolintang. Penyajiannya dilakukan dengan melakukan kolaborasi antara alat musik. Pembelajaran dengan pemimpin atau dirigen isyarat kepada anggota untuk memainkan alat musik. Pembelajaran dilakukan tanpa menggunakan media dalam bentuk apapun. Pada tahap evaluasi dilakukan pada saat proses pembelajaran. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa pembelajaran di sanggar PERSADAM sudah menggunakan 3 tahapan pembelajaran diantaranya tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi tidak terstruktursecara sistematis.
KAJIAN ORGANOLOGI DAN TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK BEGHU DI KAMPUNG GEZU KECAMATAN NANGARORO KABUPATEN NAGEKEO Ceme, Rosalinda; Dopo, Florentianus; Samino, Sena Radya Iswara
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.261

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian organologi dan teknik permainan alat musik beghu di Kampung Gezu, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Desa Kotakeo 1. Terdapat 2 fokus dalam penelitian yang pertama yaitu : kajian organologi yang terdiri dari bahan dasar alat musik Beghu, bentuk dan ukuran alat musik Beghu, bagian-bagian alat musik Beghu, dan produksi nada alat musik Beghu. Kedua teknik permainan alat musik Beghu Yang terdiri dari posisi badan saat bermain alat musik Beghu, posisi tangan kanan dan kiri saat memainkan alat musik Beghu, cara memegang stik, dan juga teknik memainkan alat musik Beghu. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data diperoleh dengan dokumentasi (kamera, alat perekam), dan wawancara. Alat tulis untuk mencatat proses pengumpulan data. Keabsahan data diperoleh melalui prosedur triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) organologi meliputi, (a) bahan dasar pembuatan alat musik Beghu khususnya pada gendang menggunakan pohon Doya ( pohon meranti) bentuk dan ukuran pada alat musik Beghu, bagian-bagian pada alat musik beghu, produksi nada yang dihasilkan. Beberapa 2 alat musik yaitu alat musik gendang dan alat musik gong bambu. 2) teknik permainan alat musik beghu meliputi posisi badan saat bermain dengan duduk melingkar kecuali pada gendang panjang dan pendek posisinya berdiri, posisi tangan kanan dan kiri saat bermain alat musik beghu, dan cara memegang stik.
ANALISIS BENTUK MUSIK PENGIRING TARIAN DERO PADA MASYARAKAT KAMPUNG NAGEMI DESA RIGI KECAMATAN BOAWAE KABUPATEN NAGEKEO Deku, Maria Claudia; Dopo, Ferdinandus Bate; Samino, Sena Radya Iswara
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk musik pengiring pada tarian dero masyarakat kampungNagemi Desa Rigi Kecamatan Boawae KabupatenNagekeo. Penelitian ini dilakukan di kampung Nagemi Desa Rigi Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo dengan memanfaatkan enam orang warga Desa Rigi sebagai narasumber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nyanyian dero merupakan bentuk lagu dengan dua bagian dimana setiap bagiannya memiliki pola AB. Bagian pertama terdiri atas enga dan tau pata bagian kedua terdiri atas sadhi. Nyanyian ini terdiri atas 131 birama, serta memiliki dua motif nyanyian dengan mengalami perubahan pada setiap motifnya. Penelitian ini juga ditemukan bahwa music pengiring Dero termasuk dalam kelompok musik tradisional yang memiliki kekhasan yaitu pada bahasa daerahnya, dinyanyikan secara berkelompok antara pria dan wanita tanpa iringan musik serta menggunakan progresi akor I dan IV dengan interval tangga nada mayor serta memiliki melodi yang teratur dengan menggunakan tangga nada mulai dari do re mi fa dan sol dengan frase konsekuen yang lebih dominan dibandingkan frase antaseden pada kalimat nyanyian dero tersebut.