Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PEMANFAATAN SMARTPHONE ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN GITAR DI ERA INDUSTRI 4.0 Fikri, Kanzul; Samino, Sena Radya Iswara
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi GuitarTuna adalah suatu aplikasi yang ada di dalam smartphone android yang dapat membantu siswa atau peserta didik untuk mengoptimalkan belajar bermain gitar. Selain itu aplikasi GuitarTuna juga bisa dijadikan sebagai media pembelajaran gitar di era industri 4.0 ini. Karena persaingan penggunaan teknologi informasi terutama smartphone hampir keseluruhan di kalangan siswa atau mahasiswa, hal ini mempengaruhi waktu belajar siswa, yang biasanya waktu dimaksimalkan dalam belajar, tetapi karena adanya smartphone, waktu lebih banyak terbuang karena bermain smartphone. Tetapi solusi untuk mengembalikan minat belajar siswa atau pelajar gitar, yakni dengan menggunakan aplikasi GuitarTuna. GuitarTuna bisa menjadi media pembelajaran gitar karena di dalam aplikasi ini terdapat beberapa fitur, yaitu; Tools yang berisi metronome dan chord library, kemudian Games yang berisi learn chords, learn chord diagramss, chord ear trainer, learn to play chords, master chord, custom chord game, dan kemudian juga ada Tuner (pengatur suara senar). Dengan adanya beberapa fitur dalam aplikasi smartphone andorid ini, penulis yakin akan banyak membantu siswa maupun mahsiswa prodi musik dalam belajar instrumen gitar.
EFEKTIVITAS METODE INTERVAL TANGGA NADA MAYOR UNTUK MEMBIDIK NOTASI ANGKA DALAM PEMBELAJARAN SENI MUSIK Ceme, Maria Paulina Irene; Samino, Sena Radya Iswara; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i1.4895

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan antara lain (1) siswa kurang mampu mengetahui apa itu notasi angka, (2) siswa tidak mampu dalam membidik notasi angka dikarenakan kurangnya pendampingan notasi angka bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode interval tangga nada mayor dalam meningkatkan kemampuan membidik notasi angka melalui pendekatan bertahap. Penelitian deskriptif kualitatif dilakukan pada siswa SMP Negeri 4 Bajawa dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan siswa membidik notasi angka. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes sebelum kegiatan pendampingan terdapat 8 siswa yang tuntas dan meningkat setelah kegiatan pendampingan sebanyak 20 siswa yang tuntas dalam membidik notasi angka. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam pendekatan pembelajaran musik formal.
PERAN AKADEMISI DAN MAHASISWA DALAM WORKSHOP SENIMAN FESTIVAL GAYAIN DI KABUPATEN NGADA Setyawan, Dedy; Dopo, Ferdinandus Bate; Bupu, Hermania; Samino, Sena Radya Iswara; Fikri, Kanzul; Taa, Tobias; Korsini, Perseveranda Putra
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v3i4.6304

Abstract

Kegiatan Workshop Seniman sebagai bagian dari Festival Gayain 2025 di Kabupaten Ngada merupakan wujud pengabdian masyarakat berbasis seni yang menekankan kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas seni, dan pemerintah daerah. Program Studi Pendidikan Musik STKIP Citra Bakti Ngada mengambil peran aktif melalui penyuluhan, pendampingan, dan partisipasi langsung mahasiswa dalam forum budaya ini. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-reflektif, meliputi edukasi kebudayaan, lokakarya interaktif, evaluasi teknis, dan simulasi pementasan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas kelompok seni, penguatan jejaring kolaboratif, serta kontribusi nyata mahasiswa dalam pendampingan komunitas. Kegiatan ini juga menghasilkan produk luaran berupa dokumentasi visual, draft modul pelatihan seni, dan kurikulum mikro berbasis budaya lokal. Pembahasan mengacu pada teori Transformative Learning dan pendidikan kontekstual yang menunjukkan bahwa pengalaman seni lapangan mampu membentuk kompetensi sosial, kesadaran budaya, dan refleksi kritis mahasiswa. Kegiatan ini dapat dijadikan model pengabdian berkelanjutan dalam membangun ekosistem budaya yang partisipatif dan adaptif.