Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

GASTRODIPLOMACY: HARNESSING CULINARY TRADITIONS TO BOOST BOROBUDUR'S NATIONAL TOURISM STRATEGIC AREA POLICY Widyantoro, Sigid; Akhni, Ghaziah Nurika; Noormansyah, Reza; Rahmawati, Yuni; Hidayat, Yudistira Wahyu
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Social Politics and Governance (December)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/m8wxy119

Abstract

Borobudur, a UNESCO World Heritage site in Central Java, Indonesia, plays a crucial role in the nation's tourism by enhancing economic growth and cultural prestige. The Indonesian government has designated Borobudur as part of the National Tourism Strategic Areas (KSPN) to boost tourism while preserving cultural heritage. A key strategy in this initiative is gastrodiplomacy, which uses Indonesia's diverse culinary traditions to attract international tourists, particularly the growing "gastro-tourist" segment. This article explores the potential of local culinary traditions in supporting Borobudur's tourism, highlighting collaborative efforts among various stakeholders to promote sustainable tourism development, economic benefits for local communities, and cultural preservation through gastrodiplomacy. This paper employed a qualitative, interpretive (post-positivist) approach to examine the role of culinary diplomacy in Indonesia's to developing tourism capacity in specified area. The results show; by showcasing its unique culinary offerings and integrating them into a holistic tourism strategy, the Borobudur region can unlock new avenues for growth while providing visitors with authentic cultural immersion.
Strategi Ketahanan Pangan Daerah Dalam Upaya Pencegahan Stunting: Studi Kasus Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang Ranti, Susiana Sofia; Anestya, Deladika Putri; Muzaki, Muhamad Bahrun; Muhamad, Riko Gusti Mei Anwy; Dewi, Aulia Pusfita; Widyantoro, Sigid
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3858

Abstract

Stunting menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia karena berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Meskipun prevalensi stunting di Kota Magelang tergolong lebih rendah dibandingkan angka nasional, tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perlunya penguatan strategi pencegahan yang bersifat lintas sektor, khususnya melalui pendekatan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang dalam strategi ketahanan pangan daerah sebagai upaya pencegahan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan kajian literatur. Informan utama berasal dari Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pertanian dan Pangan memiliki peran strategis sebagai sektor pendukung dalam penanganan stunting melalui penyediaan pangan bergizi, pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah, pemanfaatan pekarangan pangan, promosi konsumsi protein hewani, serta edukasi gizi melalui kampanye Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Program-program tersebut berkontribusi pada peningkatan akses pangan bergizi dan penguatan ketahanan pangan keluarga, meskipun belum dapat diukur secara langsung terhadap penurunan prevalensi stunting. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan variasi cadangan pangan, ketergantungan pasokan dari daerah sekitar, perubahan pola konsumsi masyarakat, serta keterbatasan integrasi data lintas sektor. Secara keseluruhan, ketahanan pangan berperan sebagai pendekatan preventif yang melengkapi intervensi kesehatan dalam upaya penurunan stunting secara berkelanjutan.