Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Ideopoliticor Education as a Means of Building Democratic Character Aisyiyah In Central Java Indonesia Ambarsari, Arum; Pramono, Suwito Eko; Masrukhi, Masrukhi; Suyahmo, Suyahmo
Proceedings of International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 10 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a democratic country, therefore all Indonesian citizens should be able to have the character of Democracy, without exception Indonesian citizens who are female and members of the Aisyiyah organization. The purpose of this research is to describe the implementation of ideopoliticor (Ideogy, Politic, Organization) that has been carried out by Aisiyah in forming a democratic attitude to life. This research use qualitative approach, by collecting data through interview sheets and observation sheets, researchers want to find out what the implementation of ideopoliticor education has been like that has been carried out by Central Java women. Based on the research that has been carried out, data is obtained that idiopoliticor are indeed an annual work program of Aisyiyah, in its implementation presenting professional resource persons in the field of the fields of ideology, politics, and organization. All participants were very enthusiastic about participating in this event, as evidenced by the fact that some of the participants who attended were over 60 years old.
The Nabawiyah-based Character Education and Pancasila Values in The Moral Development of SKIS Students Nugraha, Saka Mahardika Oktav; Supriyanto, Supriyanto; Ambarsari, Arum; Septiono, Aris
MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol. 16 No. 2 (2025): December | Magistra - Media Pengembangan Ilmu Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mgs.v16i2.14699

Abstract

This study explores the integration of Nabawiyah character education values with the principles of Pancasila in shaping students’ moral character at Sekolah Karakter Imam Syafi’i (SKIS). Using a qualitative phenomenological approach, this research involved interviews, observations, and documentation with school principals, character teachers, students, and parents. The results reveal that SKIS implements the values of 'faith, learning, and creation' as the core of character development, which aligns with Pancasila’s values of belief in God, humanity, and social justice. The study concludes that Nabawiyah character education reinforces national identity and moral integrity, emphasizing that moral education rooted in prophetic traditions and Pancasila values can produce learners who are spiritually grounded, intellectually critical, and socially responsible.
The Nabawiyah-based Character Education and Pancasila Values in The Moral Development of SKIS Students Nugraha, Saka Mahardika Oktav; Supriyanto, Supriyanto; Ambarsari, Arum; Septiono, Aris
MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol. 16 No. 2 (2025): December | Magistra - Media Pengembangan Ilmu Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mgs.v16i2.14699

Abstract

This study explores the integration of Nabawiyah character education values with the principles of Pancasila in shaping students’ moral character at Sekolah Karakter Imam Syafi’i (SKIS). Using a qualitative phenomenological approach, this research involved interviews, observations, and documentation with school principals, character teachers, students, and parents. The results reveal that SKIS implements the values of 'faith, learning, and creation' as the core of character development, which aligns with Pancasila’s values of belief in God, humanity, and social justice. The study concludes that Nabawiyah character education reinforces national identity and moral integrity, emphasizing that moral education rooted in prophetic traditions and Pancasila values can produce learners who are spiritually grounded, intellectually critical, and socially responsible.
MERUBAH MINDSET WARGA TERHADAP SAMPAH MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI KOMPOS DAN ECO-ENZYM. Ambarsari, Arum; Oktav Nugraha, Saka Mahardika; Alfiani, Salma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.889-897

Abstract

Sampah limbah rumah tangga dewasa ini belum mendapatkan perhatian untuk dikelola dengan maksimal. Padahal sampah limbah rumah tangga ini dapat dikelola menjadi eco-enzym dan juga kompos yang dapat dijadikan sebagai media untuk meningkatkan ketahanan pangan. Melalui pelatihan pengolahan sampah limbah rumah tangga kepada ibu-ibu rumah tangga Desa Purwosari Kecamatan Sayung Kabupaten Demak ini, diharapkan dapat merubah Mindset warga dalam mengelola sampah. Dengan demikian maka sampah akan terpilah dan terkelola langsung dari sumber produksi sampah. Desa Purwosari merupakan salah satu desa yang terdampak efek perubahan iklim yang salah satu penyebabnya adalah gas metana yang dihasilkan oleh limbah rumah tangga.  Melalui metode sosialisasi dan demonstrasi, Ibu-Ibu Purwosari diajak untuk praktek mengolah sampah limbah rumah tangga untuk dijadikan kompos dan eco-enzym. Kompos yang dihasilkan akan dijadikan sebagai media tanam guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan warga, sedangkan eco-enzym akan digunakan sebagai pupuk semprot tanaman yang ada di dalam taman ketahanan pangan warga tersebut. Setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan, muncul komunitas warga Purwosari yang memiliki taman ketahan pangan di area rumah mereka. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah sampah organik, serta perubahan pola pikir dari sampah sebagai beban menjadi sumber daya yang memiliki nilai guna dan manfaat ekologis.