Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERANAN PELAJAR DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Aditiany, Savitri
Majalah Ilmiah UNIKOM Vol. 16 No. 1 (2018): Majalah Ilmiah Unikom
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.729 KB)

Abstract

Dalam menghadapi era globalisasi yang berkembang sangat cepat serta untuk membangunintegritas ekonomi yang kuat antar anggota ASEAN maka dibentuk ASEAN Economic Community(AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Keberadaan MEA ini tentu saja menjadi peluangdan tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Dimana Indonesia dengan jumlah pendudukyang banyak menjadi salah satu potensi pelaksanaan MEA 2015. Tentu saja potensi tersebutharus dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia yang tinggi. Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas SDM tentu saja tidak dapat dilepaskan dari yang namanya pendidikan karenapenidikan merupakan unsur penting yang harus mendapat prioritas utama. Pendidikan diharapkan mempunyai outcome berupa life skill, yang menjadi bagian konsep dasar pendidikan nasional untuk menciptakan generasi muda yang handal, memiliki daya kreativitas yang tinggiserta mampu bersaing dengan negara lain.Penelitian ini mengkaji bagaimana upaya dan kebijakan pemerintah yang diterapkan dalammenghadapi MEA khususnya dalam bidang pendidikan serta upaya pelajar dalam menghadapiMEA. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif analisis dan metodekepustakaan yaitu berdasarkan referensi buku-buku, jurnal ataupun karya ilmiah yang berhubungan dengan MEA.
MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN DESA BERKELANJUTAN MELALUI SMART VILLAGE DI DESA CISANTANA KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN JAWA BARAT Darto, Darto; Aditiany, Savitri; Pertiwi, Shyntia Jashmin; Anindya, Galuh Rajni; Fauzi, Muhammad Rifqi
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 17, No 2 (2026): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v17i2.69162

Abstract

Pembangunan berkelanjutan menggunakan konsep smart village merupakan hal penting dalam mengelola Desa. Desa Cisantana memiliki potensi berlimpah dari aspek pertanian, peternakan, Unit Mikro Kecil Menengah, wisata alam, dan budaya lokal. Sehingga, penerapan digitalisasi dalam pengelolaan potensi tersebut diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beberapa aspek diantaranya; pembangunan berkelanjutan smart village, tantangan implementasi, dan solusi inovatif sesuai dengan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan Desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan sebanyak 2 orang dan menggunakan teknik analisis data model Miles & Huberman serta alat pengumpulan data berupa jurnal, buku, dan situs pemerintah. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Universitas Gadjah Mada pada tahun 2023 yang mendesain proyek gerbang retribusi desa, pasar wisata patulungan, dan lapangan mini soccer menjadi pilihan solusi bagi Desa Cisantana dalam mewujudkan smart village. Selain itu, penerapan smart village di Desa Cisantana masih terbatas karena keterbatasan sumber daya manusia yang memadai. Sehingga, tingkat keberhasilan pembangunan desa berkelanjutan ditentukan oleh integrasi dari konsep, adaptasi lingkungan, tata kelola kolaboratif, serta pelestarian nilai luhur desa. Studi ini memperluas teori pembangunan berkelanjutan melalui regulasi dan kearifan lokal.  Sustainable development using smart village concept is important in managing villages. Cisantana Village has abundant potential in terms of agriculture, livestock, micro, small and medium enterprises, nature tourism, and local culture. Therefore, application of digitalization in managing this potential is necessary. This study aims to examine several aspects, including sustainable development of smart villages, implementation challenges, and innovative solutions in accordance with the social, economic, and environmental conditions of the village. This study uses descriptive qualitative method with two informants and employs Miles & Huberman data analysis model and data collection tools in form of journals, books, and government websites. The results of research show that collaboration with students from Gadjah Mada University's Real Work Lecture program in 2023, who designed a village toll gate project, a patulungan tourist market, and a mini soccer field, is a solution for Cisantana Village in realizing a smart village. However, implementation of a smart village in Cisantana Village is limited due to lack of adequate human resources. Therefore, success rate of sustainable village development is determined by integration of concepts, environmental adaptation, collaborative governance, and the preservation of village's noble values. This study expands theory of sustainable development through regulation and local wisdom.
PEMBANGUNAN PASAR SEHAT KRAMATMULYA DESA KELAPA GUNUNG KABUPATEN KUNINGAN SEBAGAI OPTIMALISASI POTENSI UMKM Darto, Darto; Aditiany, Savitri; Fauzi, Muhammad Rifqi
Majalah Ilmiah UNIKOM Vol. 23 No. 2 (2025): Majalah Ilmiah Unikom
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/miu.v23i2.19454

Abstract

Due to its rich natural resources, Kramatmulya District is home to a wide variety of food and local specialty products. This abundance has led to approximately 2,003 micro, small, and medium enterprises (MSMEs) conducting trade to support their livelihoods and supply the community's food needs. Despite this, these MSMEs have encountered difficulties, such as a shortage of skilled labor, antiquated production infrastructure, outdated marketing approaches, and a 30% decline in revenue during the COVID-19 pandemic. This "healthy market" initiative aims to enhance these MSMEs and strengthen the village economy, contributing to Kuningan Regency's broader vision and mission, including the realization of the "Pinunjul Village." The study utilized a qualitative descriptive approach, with informants chosen via purposive sampling. Guidelines from Ministry of Health Decree No. 519 govern the execution of this healthy market project. Successful development and training of the healthy market will facilitate the achievement of Kuningan Regency's vision and mission. Key Words: development of village healthy markets; digital marketing; micro small and medium enterprises; village development