Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Function and Meaning of Palembang Songket Fapric Decorative Varieties Andini, Septia Sulia; Susanti, LR Retno
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 12, No 2 (2024): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v12i2.9778

Abstract

Songket is a typical Malay cloth, many areas in Sumatra have Songket cloth. However, of these many areas, Palembang Songket Cloth is the most famous. Palembang's typical songket is famous for its beauty and luxury. Songket itself is a form of high culture from the Sriwijaya era that is full of meaning. Therefore, this research wants to examine more deeply the meaning of various motifs and functions of various types of Songket. This research uses the historical method with stages of heuristics, criticism, interpretation and historiography. It is hoped that the results of this research will provide satisfactory results. The research results show that each motif depicted on a piece of Songket cloth has its own meaning, this meaning generally describes the greatness of Srivijaya as a great kingdom.
Ekspedisi Pamalayu Singasari dan Pengaruh Dalam Perluasan Wilayah DV, Chardinal; Susanti, LR Retno; Hudaidah, Hudaidah
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 13 No 1 (2025): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v13i1.510

Abstract

Ekspedisi Pamalayu yang dilakukan oleh Kerajaan Singsari pada akhir abad ke-13 merupakan salah satu upaya strategis dalam memperluas wilayah kekuasaan di Nusantara, khususnya di wilayah Sumatra. Ekspedisi ini dipimpin oleh Raja Kertanegara dengan tujuan memperkuat hubungan diplomatik dan militer antara Singasari dan kerajaan-kerajaan di wilayah Melayu, sekaligus merespon ancaman invasi dari Dinasti Yuan di Tiongkok. Artikel ini membahas latar belakang politik, strategi ekspansi, dan dampak Ekspedisi Pamalayu terhadap kekuasaan Singasari serta pengaruhnya bagi perkembangan kebudayaan di wilayah Melayu. Dengan metode studi pustaka dan analisis historis, artikel ini menggali motivasi, pelaksanaan, dan hasil dari ekspedisi tersebut dalam konteks dinamika geopolitik Asia Tenggara pada masa itu. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Ekspedisi Pamalayu berhasil memperkuat pengaruh Singasari di wilayah Melayu, yang kemudian menjadi landasan bagi kerajaan-kerajaan besar berikutnya, seperti Majapahit dalam menciptakan Nusantara
Menganalisis Perbandingan Sistem Pendidikan Sekolah Menengah Atas di Indonesia dan Malaysia Juliyanti, Sela; Susanti, LR Retno; Safitri, Erna Retna; Gulo, Fakhili
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.14580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan sistem pendidikan sekolah menengah atas di indonesia dan malaysia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka yang menggunakan metode library research yang memanfaatkan bahan pustaka sebagai sumber informasi dan data yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Telah didapat hasil Di Indonesia, pendidikan menengah atas berlangsung selama tiga tahun dengan pemilihan jurusan pada kelas 11, sementara di Malaysia berlangsung dua tahun dengan pilihan jalur pada tingkatan 4. Kurikulum Merdeka di Indonesia menekankan kreativitas dan pembelajaran mandiri, sedangkan KSSM di Malaysia fokus pada keterampilan berpikir kritis dan nilai-nilai spiritual. Penilaian di Indonesia menggunakan AKM dan penilaian berbasis sekolah, sedangkan Malaysia mengandalkan SPM dan PBS. Dalam metode pembelajaran, Indonesia mulai mengadopsi PBL dan PjBL, sedangkan Malaysia telah menerapkan pembelajaran abad ke-21. Teknologi pendidikan di kedua negara semakin berkembang, dengan Indonesia menggunakan platform seperti Google Classroom, dan Malaysia memanfaatkan Frog VLE. Penelitian ini memberikan wawasan untuk pengembangan sistem pendidikan di kedua negara Kata Kunci: Sistem Pendidikan, Indonesia, Malaysia