Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Karakteristik Pendonor Yang Mengalami Penundaan Donor Darah Karena Faktor Hemoglobin Di UDD PMI Kabupaten Bojonegoro Tahun 2019-2022 Sudiwati, Ni Luh Putu Eka; Tarwiyanida, Annisa; Panggayuh, Ardi; Ariani, Nia Lukita; Saefudin, Asep; Sutrisno, Imam
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): EDITION JULY 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v11i2.4832

Abstract

The availability of blood with unbalanced blood needs causes blood service facilities to lack blood stock. The deferral in donating blood is one of the reasons for the shortage of blood stock. The purpose of this study was to determine the characteristics of donors who experienced deferral in donating blood due to haemoglobin levels at UDD PMI Bojonegoro Regency in 2019–2022. The research design used is descriptive-quantitative through a secondary data survey. Data was obtained from the SIMDONDAR application regarding the number and characteristics of donors who experienced deferral in donor selection due to haemoglobin levels at UDD PMI Bojonegoro Regency during the 2019–2022 period. The data were analysed descriptively and presented in the form of tables and graphs. The results showed that the delay in donor selection was due to haemoglobin levels at UDD PMI Bojonegoro Regency for the 2019–2022 period, with as many as 3,385 donors with low haemoglobin levels totaling 2,492 people and 893 people with high haemoglobin levels. Characteristics of donors who experience delays in donating blood due to haemoglobin levels at UDD PMI Bojonegoro Regency in 2019–2022, based on age: most occur at the age of 25–44 years with a total of 198 people (51%); the most gender is female with a total of 208 people (54%); blood type occurs in O (+) in 148 people (38%); and type of work occurs in private employees in 138 people (36%).
PEMENUHAN KEBUTUHAN DARAH MELALUI KEGIATAN DONOR DARAH DI KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG: KEBUTUHAN DARAH MELALUI KEGIATAN DONOR DARAH DI KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG Putu Eka Sudiwati , Ni Luh; Panggayuh, Ardi; Lukita Ariani , Nia; Retnaningtyas, Ekowati; Susatia, Budi; Hupitoyo
Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia Vol 1 No 2 (2024): JPPMI- Oktober 2024
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.810028/jppmi.v1i2.58

Abstract

Ketersedian, keamanan, dan kemudahan akses terhadap produk darah harus dapat dijamin oleh pemerintah. Pemenuhan kebutuhan darah tergantung kepada kemauan dan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela. UDD PMI perlu melakukan kegiatan rekrutmen donor untuk memperoleh pendonor darah sukarela berisiko rendah. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu membantu pemenuhan kebutuhan darah di Kabupaten Malang melalui kegiatan donor darah serta merekrut pendonor baru untuk dapat menjadi pendonor lestari.. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat yaitu partisipasi langsung masyarakat melalui kegiatan donor darah. Tahapan dalam kegiatan ini terbagi menjadi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Melalui kegiatan ini, diperoleh 11 pendonor baru dan 39 pendonor berulang. Karakteristik pendonor yaitu lebih banyak pendonor laki-laki dibandingkan pendonor perempuan, golongan darah paling banyak yaitu golongan darah O dan seluruh pendonor memiliki Rhesus positif. Perlu dilakukan kegiatan donor darah secara rutin di Kecamatan Tumpang sebagai upaya pemenuhan kebutuhan darah di Kabupaten Malang
IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN PRODUK DARAH DALAM PROSES RILIS DI UNIT TRANSFUSI DARAH TULUNGAGUNG: FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN PRODUK DARAH DALAM PROSES RILIS DI UNIT TRANSFUSI DARAH TULUNGAGUNG Mudayatiningsih, Sri; Panggayuh, Ardi; ah, Salwa Naafi’
JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN Vol 2 No 3 (2025): JTKD- September 2025
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.91

Abstract

Produk darah merupakan komponen penting dalam terapi transfusi, sehingga kegagalan produk dapat menyebabkan keterlambatan atau pembatalan transfusi dan membahayakan pasien. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan produk darah dalam proses di Unit Transfusi Darah. Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan analisis data sekunder dari Simdondar periode Januari–Oktober 2024. Parameter yang dianalisis meliputi lipemik, hemolisis, volume darah, hematokrit, hemoglobin, kontaminasi bakteri, kesalahan labeling, kerusakan produk, dan kesalahan penyimpanan. Dari total 19.740 kantong darah, ditemukan kegagalan akibat lipemik sebesar 0,041% dan hemolisis 0,025%, sementara parameter lainnya tidak menunjukkan kegagalan. Penelitian menyimpulkan bahwa lipemik merupakan penyebab utama kegagalan produk darah, sedangkan hemolisis berkaitan dengan kerusakan mekanik selama pengolahan dan penyimpanan. Pengawasan mutu yang ketat dan penerapan penyimpanan sesuai standar diperlukan untuk mencegah lipemik dan meminimalkan hemolisis.
Guidance of Blood Donor Volunteer Groups to Become Sustainable Donors in Tumpang Village, Malang Regency.: Pendampingan Calon Pendonor Darah Usia Muda untuk Membentuk Pendonor Lestari di Desa Tumpang Kabupaten Malang Eka Sudiwati, Ni Luh Putu; Panggayuh, Ardi; Retnaningtyas, Ekowati; Hupitoyo, Hupitoyo; Kurniawati, Atik; Susatia, Budi
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 4 No. 2 (2025): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v4i2.457

Abstract

Pelestarian donor adalah upaya untuk mempertahankan pendonor darah sukarela untuk dapat melakukan donor darah secara berkesinambungan dan teratur dalam hidupnya. Pendonor lestari ini akan selalu berupaya dapat mendonorkan darahnya secara rutin setiap 2-3 bulan sehingga secara tidak langsung pendonor akan menerapkan pola hidup sehat sesuai dengan persyaratan dalam melakukan donor darah. Pemerintah dan Pemerintah daerah mengatur pengerahan dan pelestarian pendonor darah untuk menjamin kecukupan ketersediaan darah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarat dilaksanakan di Desa Tumpang Kabupaten Malang dibagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan yaitu pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kepada siswa SMA Diponegoro Tumpang mengenai kriteria, manfaat, waktu donor, dan kiat menjaga kesehatan. Melakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, cek kadar gula darah, asam urat dan kolesterol untuk siswa, guru dan tenaga administrasi. Melaksanakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan UTD PMI Kabupaten Malang yang diikuti oleh 75 orang pendonor yang bertempat di MI NU Sumber Pasir Tumpang, bekerja sama dengan UTD PMI Kabupaten Malang dan relawan donor darah Desa Sumber Pasir.
Characteristics of Donors Who Experienced Donor Rejection Due to High Blood Pressure At UDD PMI Kota Surabaya In January-October 2024 Sudiwati, Ni Luh Putu Eka; Atmaja, Kurnia Gema; Panggayuh, Ardi; Ariani, Nia Lukita; Widuri, Sasi
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 13, No 3 (2025): EDITION NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v13i3.7745

Abstract

Blood pressure is one of the parameters used as a reference for the success of donor selection. Blood pressure is the pressure pumped by the heart against the artery walls. Acceptance criteria in donor selection regarding blood pressure are a systolic pressure of prospective donors of 90-160 mmHg, with a diastolic pressure of 60-100 mmHg. This study aims to determine the characteristics of donors who experienced rejection due to high blood pressure. The research design used was descriptive quantitative. The population in this study was all donors who were rejected due to high blood pressure with a total sampling technique. Data were collected using a tally sheet. Data were obtained from secondary data documentation studies from the management information system application (Hero Blood) and analyzed using frequency distribution and percentage of the characteristics of rejection due to high blood pressure. The results showed that rejection of prospective donors due to high blood pressure was most common in the age group 46-55 years (38.49%), male donors (82.57%), blood type O (40.94%), and private employees (54.85%). These findings emphasize the importance of early detection of blood pressure, especially in male donor candidates aged over 46 years. For further research, it is important to detect factors that influence the incidence of hypertension in potential donors.