Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Facilitated Tucking: A Simple Technique to Reduce Infant Pain During HB-0 Vaccination Nugrawati, Nelly; Wijaya, Ayu; Adam, Andi Muhammad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17413

Abstract

WHO menyarankan semua bayi baru lahir harus menerima vaksin hepatitis B sesegera mungkin setelah lahir, idealnya dalam 24 jam pertama. Prosedur ini dapat menimbulkan rasa sakit pada bayi hingga membuatnya rewel. Namun, penyedia layanan kesehatan seringkali mengabaikan rasa sakit yang dialami bayi baru lahir. Facilitated tucking merupakan teknik non farmakologi yang efektif meredakan nyeri bayi dengan memberikan rangsangan kehangatan dan sentuhan. Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol post-test-only. Populasinya adalah bayi baru lahir yang dijadwalkan mendapat suntikan vaksin HB-0 di BPM Lestari. Tiga puluh bayi dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitated tucking berpengaruh terhadap respon nyeri pada bayi penerima suntikan HB-0 di BPM Lestari pada tahun 2024, dengan nilai P-value sebesar 0,002 yaitu kurang dari 0,05. Menyelipkan yang difasilitasi membantu menjaga stabilitas sistem saraf otonom dan motorik, mengurangi stres dengan menciptakan batasan fisik dan memposisikan tubuh bayi dalam posisi terselip. Teknik ini dengan lembut menstimulasi sistem sensorik proprioseptif, termal, dan taktil, memodifikasi mekanisme kontrol gerbang dan mengubah transmisi rasa sakit. Suntikan vaksin HB-0 dapat menimbulkan rasa sakit pada bayi, namun pemberian fasilitas penyisipan yang tepat dapat membantu mengurangi tingkat nyeri pada saat penyuntikan.
PEMBERDAYAAN KADER MELALUI PELATIHAN PIJAT OKSITOSIN UNTUK PENCEGAHAN MASTITIS Nugrawati, Nelly
Jurnal LENTERA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v4i2.386

Abstract

Oxytocin massage has proven effective in reducing the risk of mastitis in breastfeeding mothers by helping the breasts to relax and improving milk flow, thereby reducing swelling and milk duct blockages. Education on proper breastfeeding techniques is crucial to prevent worsening conditions and increasing the risk of mastitis. This community service activity aims to provide education and oxytocin massage training to posyandu cadres in the Puskesmas Pancana Makassar area. The community service method involves direct guidance from trained facilitators to the cadres, which includes proper and safe massage techniques as well as understanding the benefits for breastfeeding mothers, while cadre participation is documented and analyzed to evaluate the impact of the training on increasing knowledge and skills in oxytocin massage techniques and mastitis prevention. The results of this activity show that oxytocin massage training effectively enhances the practical skills of posyandu cadres, with 80% of cadres achieving good skills after the training compared to only 10% before the training, thus contributing to the prevention of mastitis and improving the quality of health services at posyandu. Integrating oxytocin massage into posyandu cadre training programs is crucial in preventing mastitis, enhancing maternal mental health, and strengthening the emotional bond between mother and baby. Therefore, this training not only improves the practical knowledge of cadres but also has a significant positive impact on supporting family health and well-being at the community level.
THE INFLUENCE OF CLASSICAL MUSIC THERAPY AND LAVENDER AROMATHERAPY CANDLE ON ANXIETY LEVELS DURING THE FIRST STAGE OF ACTIVE LABOR Nugrawati, Nelly; Ekawati, Nur; Wijaya, Ayu; Adam, Andi Muhammad
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 ISSUE 1 APRIL 2024
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2024/Vol8/Iss1/573

Abstract

Childbirth is eagerly anticipated by married couples, yet it can lead to anxiety due to its intense nature. Therefore, support from spouses, families, and the community is crucial for the well-being of both mother and child. This study aims to explore the impact of classical music therapy and lavender aromatherapy on anxiety levels during active labor's first phase. Using a pre-experimental quantitative approach, the research employs a one-group pretest-posttest design, focusing on mothers in active labor's first phase in the Ballaparang health center area. Sampling involved 44 third-trimester pregnant women selected through simple random sampling. Data analysis utilized the Wilcoxon test. Findings revealed that prior to intervention, most respondents experienced moderate anxiety (47.7%), while after intervention, the majority experienced mild anxiety (45.5%). Bivariate analysis indicated a significant influence of classical music therapy and lavender aromatherapy on reducing anxiety levels among mothers in active labor's first phase, with a p-value of 0.000. Pre-test anxiety scores were higher than post-test scores, suggesting a decrease in anxiety levels following intervention.
Pengaruh Kompres Hangat Kombinasi Aromaterapi Mawar Terhadap Nyeri Pinggang Pada Ibu Hamil Trimester III Nugrawati, Nelly; Ekawati, Nur; Wijaya, Ayu; Muhammad Adam Aminuddin, Andi
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i2.21397

Abstract

Nyeri pinggang pada wanita hamil, terutama di area lumbosakral, biasanya meningkat intensitasnya seiring dengan perkembangan kehamilan. Hal ini dapat berdampak negatif pada kemampuan wanita hamil dalam menjalani aktivitas sehari-hari seperti berdiri, duduk, berpindah posisi, serta mengangkat atau memindahkan barang, dan juga dapat berpengaruh buruk pada aspek psikologis ibu hamil. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri pinggang bawah pada ibu hamil adalah dengan menerapkan kompres hangat yang dikombinasikan dengan aromaterapi mawar. Pendekatan ini diketahui memberikan efek relaksasi. Penelitian ini adalah tipe eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain penelitian pre-test post-test pada dua kelompok yang tidak setara (non-equivalent control group). Populasi adalah semua ibu hamil pada trimester III yang mengalami nyeri pinggang, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 48 ibu hamil. Sampel yang digunakan terdiri dari 36 orang yang dipilih dengan metode nonprobability sampling. Untuk mengukur tingkat nyeri, digunakan lembar observasi dengan skala nyeri. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kompres hangat yang dikombinasikan dengan aromaterapi mawar memiliki dampak signifikan terhadap pengurangan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III yang menjadi subjek penelitian di Puskesmas Ballaparang, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Kesimpulannya, kombinasi kompres hangat dan aromaterapi mawar membawa manfaat dalam meredakan nyeri pinggang pada ibu hamil, baik melalui efek relaksasi maupun dengan mengurangi sensitivitas terhadap nyeri.