Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pena Literasi

IDEOLOGI FEMINISME DALAM NOVEL “MENCARI PEREMPUAN YANG HILANG” Faznur, Lutfi Syauki; Zuriyati, Zuriyati; Rohman, Saifur
Pena Literasi Vol 5, No 2 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.2.144-151

Abstract

Ideologi feminism berhubungan dengan sistem berpikir, kepercayaan, dan simbol-simbol yang berhubungan dengan tingkah laku pembicara kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk membahas dan mengungkap bagaimana ideologi feminism dan seksisme bahasa laki-laki dan perempuan dalam novel Mencari Perempuan Yang Hilang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik catat. Hasil penelitian menggambarkan bahwa tokoh Ahlam merupakan representasi peran perempuan yang kaya raya, lembut juga pesimis. Akan tetapi Ahlam dalam cerita juga menggambarkan wanita yang berani, bisa memimpin, dan berwibawa. Seksisme bahasa yang ditampilkan dalam novel kental sekali pada tokoh Saleh yang mendeskripsikan wanita dengan sebutan “Bunga”, “sungai”, dan “Mutiara”.
PERSEPSI UJARAN DAN EKSPRESI EMOSIONAL DALAM NASKAH DRAMA AYAHKU PULANG KARYA USMAR ISMAIL : KAJIAN PSIKOLINGUISTIK (FERDINAND DE SAUSURE) Farica Adhani, Farica Adhani; Faznur, Lutfi Syauki
Pena Literasi Vol 5, No 2 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.2.136-143

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguraikan makna ujaran dan ekspresi emosional dalam naskah “Ayahku Pulang” karya Usmar Ismail. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, objek dalam penelitian ini adalah sebuah naskah drama yang berjudul “Ayahku Pulang” karya Usmar Ismail. Data penelitian ini  diperoleh dari penggambaran makna ujaran sebagai interaksi antar tokoh, cerita, sumber, dan kutipan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan psikolinguistik (aspek makna ujaran) yang dikembangkan oleh Sigmund Freud. Teknik analisis data ini dilakukan dengan cara mencatat. Dari hasil pembahasan naskah drama “Ayahku Pulang” karya Usmar Ismail dapat disimpulkan seorang ayah  pergi pada hari raya idul fitri Raden Saleh yang tega meninggalkan istri dan anak-anaknya yang masih kecil demi mencari kebahagiaan materi. Raden Saleh pergi dengan keadaan miskin. Anak pertamanya diberi nama Gunarto, kemudian berumur 8 tahun, yang kedua diberi nama Maimun  saat  masih balita, dan yang ketiga diberi nama Mintarsih dalam kandungan. Aspek makna ujaran yang terdapat dalam naskah tersebut ada 8.Kata Kunci : naskah drama, psikolinguistik, makna ujaran, Sigmund freud  
Pengembangan Modul Mata Kuliah Wajib Umum Bahasa Indonesia Berbasis Profil Pelajar Pancasila bagi Mahasiswa Tuna Netra Devi, Wika Soviana; Khaerunnisa, Khaerunnisa; Faznur, Lutfi Syauki; Fadly, Ahmad
Pena Literasi Vol 7, No 1 (2024): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.7.1.112-119

Abstract

Pembelajaran mata kuliah umum bahasa Indonesia diwajibkan untuk semua program studi. Untuk itu, pembelajaran tersebut selayaknya bersifat inklusif, termasuk kepada penyandang disabilitas. Universitas Muhammadiyah Jakarta berkomitmen untuk menyediakan layanan pembelajaran yang ramah disabilitas. Bagi penyandang tuna netra, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (PBSI FIP UMJ) berupaya mengembangkan modul mata kuliah wajib umum bahasa Indonesia yang dapat digunakan untuk mahasiswa tuna netra. Modul ini menyediakan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa tuna netra dan disediakan fitur yang ramah disabilitas melalui fitur dengaran (audio) yang memudahkan mahasiswa tuna netra memahami materi mata kuliah bahasa Indonesia. Produk ini direncanakan akan dikembangkan selama 5 bulan, dengan tahapan (1) analisis kebutuhan; (2) perancangan; (3) uji validasi ahli dan pengguna; dan (4) uji coba. Analisis kebutuhan dilakukan dengan mewawancarai mahasiswa tuna netra. Perancangan dilakukan dengan melibatkan ahli di bidang teknologi informatika (TI) dan pendidikan inklusi. Demikian pula tahap uji validasi, akan melibatkan pakar yang membidangi TI dan pendidikan inklusi. Adapun tahap terakhir dilakukan dengan mahasiswa tuna netra di PBSI FIP UMJ. Diharapkan bahwa modul ini dapat dimanfaatkan di semua program studi yang menyelenggarakan pembelajaran mata kuliah bahasa Indonesia, khususnya yang memiliki mahasiswa tuna netra.