Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Influence of Oral Stimulation on the Improvement of Sucking Reflex and Weight Gain in Low Birth Weight Infants (LBW) at Bunda Patimah Primary Clinic Hanum, Parida; Dela Pransiska, Putri; Yohana Eltania, Putri; Juni Ester Simamora, Putri; Br Purba, Sumaritoyani
Indonesian Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v3i1.386

Abstract

LBW suffer from many problems, including hypothermia, respiratory distress syndrome, intracranial hemorrhage, hyperbilirubinemia, and hypoglycemia because the sucking reflex is weak, resulting in insufficient intake. This weakness in sucking is related to the maturity of the baby's nerve structure and the strength of the mouth muscles. Oral motor skills are one of the most important skills a baby has. The aim of this research is to determine the effect of giving oral stimulation on increasing the sucking reflex and increasing the weight of LBW babies. This research uses a type of quantitative research that uses a pre-test and post-test one group design (Notoatmodjo, 2018), with a Quasi-Experimental design without a control group that compares the evaluation results before and after treatment of respondents. Data were collected using Sucking Reflex and BB Increase observation sheets. The statistical test used is the Wilcoxon Signed Rank Test. The measurement results showed that after giving oral stimulation there was an increase in the sucking reflex and an increase in BW (P value = 0.000), namely an increase in the Sucking Reflex of the majority in the strong category as many as 30 people (93.7%), and those in the minority in the weak category as many as 2 people (6.3%). Meanwhile, in weight gain, the majority in the category increased by 28 people (87.5%), and the minority in the category did not increase by 4 people (12.5%). Based on the research that has been carried out, it was concluded that there is an effect of giving oral stimulation on the Sucking Reflex and Increase in Body Weight in LBW.
Pengaruh Vidio Asi Eksklusif Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Memberikan A Siekskluaif di Wilayah UPTD Puskesmas Tangkeh Kecamatan Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat Hanum, Parida; Nadyyah, Khairun; Khadijah, Khadijah; Karsila, Karsila; Kemalawati, Kemalawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11942

Abstract

Pemberian ASI pada bayi merupakan cara terbaik meningkatkan kualitas SDM sejak dini. Air susu ibu merupakan makanan yang paling sempurna bagi bayi, pemberian ASI berarti memberikan zat – zat gizi yang bernilai tinggi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak dan saraf, zat – zat kekebalan terhadap beberapa penyakit serta mewujudkan ikatan emosional antara ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh video ASI Eksklusif terhadap pengetahuan ibu dalam memberikan ASI Eksklusif. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan one-group intervention. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu primigravida Trimester 3 di UPTD Puskesmas Tangkeh Kecamatan Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel adalah Total Sampling sebanyak 40 orang. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder dengan instrument kuesioner. Analisa data penelitian adalah anlias univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan Ibu sebelum di berikan video ASI mayoritas kurang sebanyak 30 orang (75%), dan minoritas baik sebanyak 10 orang (25%). Pengetahuan Ibu sesudah di berikan video ASI mayoritas baik sebanyak 32 orang (80%), dan minoritas kurang sebanyak 8 orang (20%). berdasarkan uji Wilcoxon di dapatkan nilai Z pada taraf kesalahan 5% (0 ,05) adalah-4,817. Nilai p sebesar 0,000 menunjukkan bahwa ada Pengaruh video ASI Eksklusif terhadap pengetahuan ibu dalam memberikan ASI Eksklusif
Hubungan Kadar HB, Lila dan Berat Badan Ibu Saat Hamil Berisiko dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 1-3 Tahun Hanum, Parida; Sumiaty, Sumiaty; Sumiati, Sumiati; Suryani, Suryani
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13230

Abstract

ABSTRACT Stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goals (SDGs) which is included in the second sustainable development goal, namely eliminating hunger and all forms of malnutrition by 2020 and achieving food security. The aim of this research is to find out whether there is a relationship between Hb levels, LILA and maternal weight during pregnancy at risk with the incidence of stunting in children aged 1-3 years. The design used in this research is descriptive analytical with a cross sectional design. The population in this study was all 60 toddlers aged 1-3 years in Aek Raso Village, Torgamba District. The sampling technique used a total sampling of 60 people. Analysis of research data is univariate and bivariate analysis. The results of the study explained that based on the Chi Square test, it was found that there was a relationship between Hb levels (p value = 0.017), LILA (P value = 0.000) and maternal weight during risky pregnancy (p value = 0.004) with the incidence of stunting in children aged 1- 3 years. The conclusion of the research is that the relationship between Hb levels, LILA and maternal weight during pregnancy is at risk with the incidence of stunting in children aged 1-3 years. Keywords: HB Levels, LILA, Body Weight, Stunting  ABSTRAK Stunting merupakan salah satu target Sutainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2020 serta mencapai ketahanan pangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Hubungan Kadar Hb, LILA dan berat badan ibu saat hamil berisiko dengan kejadian stunting pada anak usia 1-3 tahun. Desain yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita 1-3 tahun di  Desa Aek Raso Kecamatan Torgamba sebanyak 60 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 60 orang. Analisa data penelitian adalah anlias univariat dan bivariat. Hasil penelitian menjelaskan bahwa berdasarkan uji Chi Square di dapatkan bahwa ada Hubungan Kadar Hb (nilai p=0,017), LILA (nilai P= 0,000) dan berat badan ibu saat hamil berisiko (nilai p=0,004) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-3 tahun. Kesimpulan penelitian adalah Hubungan Kadar Hb, LILA dan berat badan ibu saat hamil berisiko dengan kejadian stunting pada anak usia 1-3 tahun. Kata Kunci: Kadar Hb, LILA, Berat Badan, Stunting
Pengaruh Menggendong Metode M Shape dengan Bonding Attachment dan Kualitas Tidur Bayi Hanum, Parida; Rita, Syarifah; Samra, Syarifah Zoehra; Ginting, Susiani; Wahyuni, Susi; Sari, Tania Permata; Aritonang, Murni
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13405

Abstract

ABSTRACT Babies who are held and cuddled enough will become calm babies because they cry and fuss less. Thus, babies have lots of time and energy to grow and develop physically and interact with the environment. The purpose of this research is to determine the effect of carrying the M Shape method with bonding attachments and the quality of baby sleep. The type of research used was a quasi experiment with pre-test and post-test without control group design. The population in this study was all 50 babies who came to the Hj Rosdiana Midwife Practice. The subject sampling technique used a total sampling of 50 people. The type of data used in this research is primary and secondary data with a questionnaire instrument. Research data analysis was univariate and bivariate analysis using Wilcoxon. The results of the research explain the effect of carrying the M Shape method with bonding attachments and the quality of baby sleep with a P value of 0.016 and 0.002. This research is expected to provide information about the effect of carrying the M Shape method with bonding attachments and the quality of baby sleep. Keywords: Carrying M Shape, Bonding Attachments, Sleep Quality  ABSTRAK Bayi yang yang cukup digendong dan didekap alan menjadi bayi yang tenang karena lebih sedikit menangis dan rewel. Dengan demikian, bayi memiliki banyak waktu dan energi untuk tumbuh dan berkembang secera fisik dan berinteraksi dengan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Menggendong Metode M Shape Dengan Bonding Attachment Dan Kualitas Tidur Bayi. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy experiment dengan pre-test and post-test without control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang dating ke Praktek Bidan Hj Rosdiana sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan Total sampling sebanyak 50 orang. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder dengan instrument kuesioner. Analisa data penelitian adalah anlias univariat dan bivariat dengan Wilcoxon. Hasil penelitian menjelaskan Pengaruh Menggendong Metode M Shape Dengan Bonding Attachment Dan Kualitas Tidur Bayi dengan nilai Pvalue 0,016 dan 0,002. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang Pengaruh Menggendong Metode M Shape Dengan Bonding Attachment Dan Kualitas Tidur Bayi. Kata Kunci : Menggendong M Shape; Bonding Attachment; Kualitas Tidur
Hubungan Ketepatan Penggunaan Baby Walker dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 12-18 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Kota Hanum, Parida; Kamaliah, Kamaliah; Purba, Junita; Karlina, Karlina; Nasution, Karlina Sari; Sitorus, Karolina
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.13200

Abstract

ABSTRACT Children's motor development is a mandatory thing that children must have and fulfill. In 2020, around 35.4% of children in Indonesia suffered from deviations in gross motor skills, fine motor skills, as well as mental and emotional disorders. The correct use of a baby walker is believed to be effective in helping children walk faster so that their gross motor development in terms of the process of learning to walk will be better. This study aims to determine the relationship between the accuracy of using a baby walker and the gross motor development of children aged 12-18 months in the Langsa City Health Center UPTD Work Area. This research is a quantitative research with a descriptive correlation type using a cross sectional design. The sampling technique in this research used a purposive sampling technique of 52 respondents. Researchers collected data directly from interviews with mothers and assessments of gross motor development (KPSP) of children aged 12-18 months. Data analysis was carried out univariate and bivariate using the chi square test. The results of the study showed that the majority of children aged 12-18 months were given inappropriate use of baby walkers, namely 32 respondents (61.5%). Most of the gross motor development of children aged 12-18 months was in the doubtful category, as many as 31 children (59.6%) and a small number had gross motor development in the deviation category, as many as 3 children (5.8%). There is a relationship between the accuracy of using a baby walker and the gross motor development of children aged 12-18 months with a p-value of 0.001 (p<0.05). The conclusion of this research is that there is a relationship between the accuracy of using a baby walker and the gross motor development of children aged 12-18 months in the UPTD Working Area of the Langsa City Health Center. It is hoped that breastfeeding mothers can obtain information regarding the proper use of baby walkers so that they can help the development of gross motor skills in children aged 12-18 months. Keywords: Baby Walker, Gross Motor, Children Aged 12-18 Months  ABSTRAK Perkembangan motorik anak menjadi satu hal wajib yang harus dimiliki dan dipenuhi oleh anak. Pada tahun 2020 sekitar 35,4% anak di Indonesia menderita penyimpangan dalam motorik kasar, motorik halus, serta penyimpangan mental emosional. Penggunaan baby walker yang tepat dipercaya efektif untuk membantu anak berjalan lebih cepat sehingga perkembangan motorik kasarnya dalam hal proses belajar berjalan akan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketepatan penggunaan baby walker dengan perkembangan motorik kasar anak usia 12-18 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Langsa Kota. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasi menggunakan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 52 responden. Peneliti mengumpulkan data langsung dari hasil wawancara kepada ibu dan pengkajian perkembangan motorik kasar (KPSP) anak usia 12-18 bulan. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak usia 12-18 bulan diberikan penggunaan baby walker secara kurang tepat sebanyak 32 responden (61,5%). Perkembangan motorik kasar anak usia 12-18 bulan sebagian besar dalam kategori yang meragukan sebanyak 31 anak (59,6%) dan sebagian kecil memiliki perkembangan motorik kasar dalam kategori penyimpangan sebanyak 3 anak (5,8%). Ada hubungan ketepatan penggunaan baby walker dengan perkembangan motorik kasar anak usia 12-18 bulan dengan p-value 0,001 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan ketepatan penggunaan baby walker dengan perkembangan motorik kasar anak usia 12-18 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Langsa Kota. Diharapkan bagi ibu menyusui untuk dapat memperoleh informasi mengenai penggunaan baby walker secara tepat agar dapat membantu perkembangan motorik kasar pada anak usia 12-18 bulan. Kata Kunci: Baby Walker, Motorik Kasar, Anak Usia 12-18 Bulan
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dengan Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru Parida Hanum; Tyas Winasis; Titin sartika; Tia Oktaviani Tambunan; Trinias Oktaviani Hulu; Try Hidayati Siregar
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i3.13271

Abstract

ABSTRACT The kangaroo method of care is a method that has been proven to reduce the incidence of infections, breastfeeding problems and increase maternal satisfaction and improve the relationship between mother and baby. WHO reports that LBW has a risk of death 20 times greater than babies with normal birth weight. LBW are susceptible to infectious diseases because the body's anti-immune substances are less than perfect. The aim of this research was to determine the relationship between knowledge and attitudes with the implementation of the kangaroo method of care at UPT Puskesmas Sedinginan. This type of research uses descriptive correlation to see a relationship between knowledge and attitudes and the implementation of kangaroo method care. The population in this study were all mothers who gave birth to LBW babies, namely 50 people. The sample in this study was all mothers who gave birth to LBW babies, namely 50 people. Sampling in this study used the Total Sampling technique. Analysis of research data is univariate and bivariate analysis. The results of the research explain that there is a relationship between mother's knowledge and attitudes and the implementation of kangaroo method care with a P value of 0.006. It is hoped that this research suggestion can provide knowledge information to mothers about kangaroo care methods. Keywords: Knowledge, Attitude, Kangaroo Method  ABSTRAK Perawatan metode kanguru merupakan salah satu metode yang terbukti dapat menurunkan kejadian infeksi, masalah menyusui dan meningkatkan kepuasan ibu serta meningkatkan hubungan antara ibu dan bayi. WHO melaporkan, BBLR memiliki resiko kematian 20 kali lebih besar dari bayi dengan berat badan lahir normal. BBLR mudah mengalami penyakit infeksi karena zat anti kekebalan tubuh kurang sempurna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pelaksanaan perawatan metode kanguru di UPT Puskesmas Sedinginan. Jenis penelitian ini menggunaan deskriptif korelasi untuk melihat sebuah hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan pelaksanaan perawatan metode kanguru. Populasi dalam penelitian ini adalah  seluruh ibu yang melahirkan bayi BBLR yaitu sebanyak 50 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan bayi BBLR yaitu sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling. Analisa data penelitian adalah anlias univariat dan bivariat. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan pelaksanaan perawatan metode kanguru di UPT Puskesmas Sedinginan dengan nilai Pvalue 0,006. Saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi pengetahuan kepada ibu tentang perawatan metode kanguru. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Metode Kanguru
JEJAK PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERADABAN DUNIA MUSLIM Anggraeni, Debby; Khairatul Dina; Muhammad Al Parisi; Muhammad Fauril Rizwan; Nurdiyana; Parida Hanum; Putra Naufal Ramadani; Taufik Hidayat
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.835

Abstract

Studi ini mengeksplorasi perkembangan historis dan kontribusi intelektual pemikiran pendidikan Islam terhadap pembentukan peradaban Muslim. Penelitian ini didasarkan pada pandangan bahwa pendidikan Islam merupakan sistem holistik yang telah membentuk kemajuan ilmiah, filosofis, dan budaya sepanjang sejarah Islam. Dengan menggunakan metode berbasis perpustakaan dengan pendekatan historis-filosofis, studi ini menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder untuk merekonstruksi evolusi gagasan pendidikan Islam dari era klasik hingga relevansinya di masa modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa periode Abbasiyah menandai puncak kejayaan intelektual Islam, yang ditandai dengan integrasi ilmu -ilmu naqli dan aqli , penekanan pada etika dan adab , serta pertumbuhan lembaga-lembaga besar seperti Bayt al-Hikmah dan Nizamiyya. Kontribusi dari para cendekiawan seperti Al-Ghazali, Ibnu Khaldun, dan Al-Farabi secara signifikan membentuk tradisi intelektual global. Studi ini menyimpulkan bahwa merevitalisasi warisan yang kaya ini penting untuk mengatasi tantangan pendidikan kontemporer dan memperbarui peradaban Muslim yang progresif.
Co-Authors Angelina Katerine Silalahi Anggraeni, Debby Anisatul Hikma Aritonang, Murni Ashariah Rukmana Ritonga Bako, Sebri Elvia Idilo Bidaya, Ranta Indriani Br Kaban, Fitriana Br Purba, Sumaritoyani Budiani, Novi Cahaya Ramadan Tanjung Dela Pransiska, Putri Desiwati, Desiwati Dewi, Minati Dwi Putri Pratiwi Elis Anggeria Fatimah Sahara Feediia Mona Saragih, Elv. Fifi Ayu Effendi Fitri Anggraini Fitri Harahap, Rahmaini Fitriana Fitriana Fitriani Fitriani Ginting, Regina Lestari Br Ginting, Susiani Hardianti, Sartika Putri Harefa, Novita Berlianti Henny Rista Hotnida Sari, Adek Hutabarat, Jona Justinar Juleha Juleha, Juleha Juliana Sibarani, Masintan Juni Ester Simamora, Putri Junienti, Junienti Kamaliah Kamaliah, Kamaliah Karlina Karlina Karsila, Karsila Kemalawati, Kemalawati Khadijah Khadijah Khairatul Dina Kristina L Silalahi Laia, Sastra Keis Lidia Rasmah Kitanta Br GInting Lidya Wati Maharani Maharani Manalu, Juli Yani Mariani Mariani Masrince Laia Mawar Wati Duha Muhammad Al Parisi Muhammad Fauril Rizwan Mutiara Fanny Ginting Nababan, Putri Yosevin Nadyyah, Khairun Nasution, Karlina Sari Nasution, Nur Sofiah Nurdiyana Onis Pertiwi Parlaungan Widya Lora Sihombing Pelita Christina L. Tobing Purba , Firda Rebiani Br. Purba, Junita Purba, Pebriyanti Akbar Putra Naufal Ramadani Putri Anggraini Putri Dela Pransiska Putri Juni Ester Simamora Putri Yohana Eltania Rafianef, Ghina Zahwa Rahayu Lubis Rahmaini Fitri Harahap Rasmaliah Rasmaliah Rasmaliah, Rasmaliah Ratna Wahyu Ningsih Rita, Syarifah Rosmawati Purba, Grace Rotua Lenawati Tindaon Rusiana Rusiana Samra, Syarifah Zoehra Saragih, Okta Ade Putri Sarah Yosephine Pardede Sari, Tania Permata Serianti Setia Anggreani Sianturi, Firnawi Sihombing, Prita Irena Simamora, Lasria Sinaga , Junita Maria Medelina Sinaga, Elvina Sari Sitanggang , Sarta Kami Sitepu, Erlita Siti Arofah Siregar Sitorus, Karolina Sri Nova Julianti Sumaritoyani Br Purba Sumarni Sumarni Sumiati Sumiati Sumiaty Sumiaty Suryani Suryani Syaputri, Ema Cory Taufik Hidayat Tia Oktaviani Tambunan Titin sartika Trinias Oktaviani Hulu Try Hidayati Siregar Turnip, Lasmaida Tyas Winasis Verawaty Fitrinelda Silaban Wahyuni, Susi Wilda Sri Devi Lubis Yanti Nasution, Nofri Yohana Eltania, Putri Zebua, Juli Sulisto Fani