Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pelatihan Membatik Berbasis Pendekatan Inklusif sebagai Upaya Pemberdayaan dan Pengembangan Kreativitas bagi Penyandang Disabilitas Soelaiman, Lydiawati; Suparman, Meiske Yunithree; Yusianto, Yusi
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdiekbis.v6i1.11986

Abstract

Pelatihan membatik berbasis pendekatan inklusif dilaksanakan untuk memberdayakan penyandang disabilitas melalui peningkatan keterampilan seni, kepercayaan diri, serta partisipasi sosial. Kondisi kedifabelan tidak boleh menjadi alasan untuk membatasi ruang gerak, karena setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan apabila didukung oleh lingkungan dan sumber daya yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan ini dirancang melalui empat tahap, yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan mentor batik dan psikolog untuk memastikan proses kegiatan yang digunakan sensitif terhadap kebutuhan peserta, adaptif dengan tingkat kemampuan serta mendukung kenyamanan emosional. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari beragam disabiltas dan hasil evaluasi menunjukkan antusiasme dan kemampuan beradaptasi dari peserta dalam menyelesaikan karya batik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keterampilan membatik peserta berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,14, sedangkan kepercayaan diri dan kemandirian peserta juga berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,46. Dari aspek partisipasi sosial, hampir seluruh peserta (95%) aktif merespons instruksi pendamping dan menunjukkan karya mereka kepada orang lain, 80% terlibat aktif selama kegiatan, dan 75% mampu melakukan interaksi dengan peserta lain. Metode pengajaran inklusif efektif meningkatkan pemahaman dan membantu peserta dengan hambatan sensorik. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan seni berbasis kearifan lokal dapat menjadi media efektif dalam mendorong inklusi sosial dan kemandirian penyandang disabilitas.