Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ARTIKEL PENGEMBANGAN E-MODUL DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI OPERASI MATRIKS KELAS XI SMA Anggi Hidayahtulloh; Mirta Fera; Nur Izzati
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 10 No 1 (2024): JUMLAHKU VOL.10 NO.1 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v10i1.3620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul dengan pendekatam kontekstual dengan menggunakan aplikasi Articulate Storyline 3 pada materi Operasi matriks. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE. Karena keterbatasan kemampuan dan waktu yang dimiliki sehingga peneliti hanya sampai pada tahap uji validitas dan uji praktikalitas saja. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli dan lembar uji praktikalitas. Teknik analisis data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi ahli materi memperoleh rata-rata penilaian 77.50% dengan kriteri valid, validasi ahli media memperoleh rata-rata penilaian 97,50 % dengan kriteria sangat valid, maka hasil uji praktikalitas penggunaan guru memperoleh rata-rata 90.00%, sedangkan hasil uji coba penggunaan siswa memperoleh rata-rata 89,22%.
Validitas Media E-Magazine pada Materi Barisan dan Deret Kelas XI SMA Tarihoran, Angel Christina; Izzati, Nur; Fera, Mirta
Jurnal Kiprah Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Kiprah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this era of revolution 4.0, where humans are increasingly required to utilize technology, both information, and communication, it is hoped that Human Resources (HR) will greatly influence the development of the world, especially in the field of education. Currently, in the situation of the COVID-19 Pandemic, the government only recommends students to carry out distance learning, namely online. Therefore, educators need to create teaching media that support to facilitate the implementation of Distance Learning at this time. This study aims to develop an E-Magazine Media on the Class XI High School Line and Series Materials. This research is a type of Research and Development research that refers to the ADDIE model with limitations up to the analysis stage, the design stage, and the development stage. The data collection technique used in this research is using a questionnaire. The instrument used for data collection is a validation sheet for media experts and material experts. The data obtained in the study were in the form of qualitative data and then converted into quantitative data using the Method of Summated Ratings (MSR). The results of this study indicate that the developed E-magazine media meets the valid criteria.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI TINGKAT KECEMASAN MATEMATIS PADA SISWA KELAS VII SMP Kurniawati, Nia; Liana, Metta; Fera, Mirta
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15290

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari tingkatan kecemasan matematisnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 di SMP Negeri 10 Tanjungpinang. Subjek penelitian terdiri dari 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah, 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang, dan 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan wawancara. Instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu peneliti sebagai instrumen utama dan didukung dengan instrumen angket kecemasan matematis, soal tes komunikasi matematis, dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan metode analisis Miles & Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah mampu memenuhi 3 indikator komunikasi matematis. Hal ini dikarenakan respon positifnya dalam mengelola kecemasan yang ada dalam dirinya, di mana siswa pada level kecemasan rendah mampu bersikap tenang, rileks, dan nyaman saat mengerjakan soal matematika, memiliki kesadaran dan ketelitian yang tinggi, serta kepercayaan diri dan kemampuan untuk belajar yang baik. Sedangkan siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang hanya mampu memenuhi 2 indikator komunikasi matematis. Siswa pada kecemasan ini lebih mudah terganggu dan menurun kemampuan konsentrasinya ketika dihadapkan dengan persoalan matematika, sehingga siswa tidak bisa berpikir jernih dan kemampuan belajarnya menjadi tidak optimal. Selanjutnya siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi hanya mampu memenuhi 1 indikator komunikasi matematis. Siswa ini tidak melakukan penyelesaian pada soal yang diberikan karena mengalami gejala gugup yang berlebihan, merasa gelisah dan tidak nyaman, serta kebingungan saat menjelaskan jawaban. Siswa ini juga mudah frustasi, putus asa dan menyerah, menganggap diri tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menyelesaikan soal matematika, sehingga tidak mau berusaha untuk menyelesaikan soal secara optimal.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENALARAN MATEMATIS BERDASARKAN JENIS-JENIS KESALAHAN MENURUT KASTOLAN Hartati, Sri; Susanti, Susanti; Fera, Mirta
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal penalaran matematis berdasarkan jenis-jenis kesalahan menurut Kastolan. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Lingga yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Untuk teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, tes kemampuan penalaran matematis dan pedoman wawancara. Adapun hasil penelitian yang diperoleh siswa dengan kemampuan penalaran matematis tinggi memenuhi indikator menyajikan pernyataan matematika, indikator melakukan manipulasi matematika, dan menarik kesimpulan dan melakukan kesalahan konseptual. Siswa dengan kemampuan penalaran matematis sedang memenuhi indkator menyajikan pernyataan matematika namun tidak lengkap, tidak memenuhi indikator melakukan manipulasi matematika, dan tidak memenuhi indikator penarikan kesimpulan dengan melakukan kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik. Siswa dengan kemampuan penalaran matematis rendah tidak memenuhi indikator menyajikan pernyataan matematika, tidak melakukan manipulasi matematika dan penarikan kesimpulan. Dengan melakukan kesalahan konseptual, Kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik
Pembimbingan Pengembangan Instrumen Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SMP Negeri 3 Bintan Izzati, Nur; Fera, Mirta; Ramadhona, Rezky
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.13751

Abstract

Pendahuluan: Secara ilmiah, kreatifitas guru dalam usaha peningkatan mutu pembelajaran di dalam kelas dapat dikaji melalui pelaksanaan suatu penelitian yang biasa disebut dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Namun dalam pelaksanaannya terdapat kendala bagi guru dalam membuat PTK, salah satunya yaitu guru-guru belum paham bagaimana menyusun dan menentukan instrumen yang digunakan dalam penelitian yang dilakukannya. Studi ini bertujuan untuk memberikan pembimbingan kepada guru SMP Negeri 3 Bintan dalam mengembangkan instrumen PTK. Metode: Metode yang digunakan yaitu pembimbingan yang berkelanjutan dengan pola In-On-In dengan jumlah peserta sebanyak 20 guru SMP Negeri 3 Bintan dan 8 guru SMP Tanjungpinang. Hasil: Terjadi peningkatan pemahaman peserta dalam mengembangkan instrumen PTK, di mana peserta dapat mengembangkan instrumen PTK berupa lembar observasi dan angket. Kesimpulan: Metode pelaksanaan pembimbingan dengan pola In-On-In memberikan hasil yang menggembirakan dengan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan menunjukkan sebanyak 82,4% menyatakan setuju dan 17,6% sangat setuju bahwa pemahaman mereka terhadap pengembangan instrumen PTK telah terjadi peningkatan sesudah mengikuti kegiatan pembimbingan.
ARTIKEL PENGEMBANGAN E-MODUL DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI OPERASI MATRIKS KELAS XI SMA Anggi Hidayahtulloh; Fera, Mirta; Izzati, Nur
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 10 No 1 (2024): JUMLAHKU VOL.10 NO.1 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v10i1.3620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul dengan pendekatam kontekstual dengan menggunakan aplikasi Articulate Storyline 3 pada materi Operasi matriks. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE. Karena keterbatasan kemampuan dan waktu yang dimiliki sehingga peneliti hanya sampai pada tahap uji validitas dan uji praktikalitas saja. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli dan lembar uji praktikalitas. Teknik analisis data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi ahli materi memperoleh rata-rata penilaian 77.50% dengan kriteri valid, validasi ahli media memperoleh rata-rata penilaian 97,50 % dengan kriteria sangat valid, maka hasil uji praktikalitas penggunaan guru memperoleh rata-rata 90.00%, sedangkan hasil uji coba penggunaan siswa memperoleh rata-rata 89,22%.
Pengembangan LKPD Berbantuan Augmented Reality pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII SMP Syaputri, Nabila; Siregar, Nur Asma Riani; Fera, Mirta
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 4 No. 3 (2024): Juli 2024, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v4i3.529

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar berupa lembar kerja peserta didik (LKPD) berbantuan Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah Model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan (1974) yang terdiri dari empat tahapan yaitu Define, Design, Development, and Disseminate, namun materi yang digunakan dalam penelitian ini dipelajari di semester ganjil dan tidak memungkinkan untuk melakukan uji efektifitas karena tidak sejalan pada saat uji coba dilakukan sehingga tahapan penelitian disederhanakan menjadi 3-D yaitu Define, Design, and Development. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media dan lembar validasi ahli bahasa. Data dari penilaian lembar validasi oleh para ahli dianalisis menggunakan teknik skala likert dengan bantuan Microsoft Excel 2020. Dari hasil validasi ahli materi diperoleh rata-rata persentase sebesar 79,95% dengan kriteria valid. Validasi ahli media diperoleh rata-rata persentase sebesar 79,95% dengan kriteria valid. Validasi ahli bahasa diperoleh rata-rata persentase sebesar 80,75% dengan kriteria sangat valid. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan valid.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM BAGI GURU SMP Susanti, Susanti; Dwinata, Alona; Elvi, Mariyanti; Putri, Nurul Hilda Syani; Izzati, Nur; Fera, Mirta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37133

Abstract

Abstrak: Perkembangan IPTEK mengubah paradigma pendidikan menjadi berpusat pada siswa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, partisipatif, dan bermakna yaitu pendekatan pembelajaran mendalam. Namun, berdasarkan observasi awal di salah satu SMP Negeri di kota Tanjungpinang, implementasinya belum terlaksana. Mayoritas guru belum memiliki pemahaman tentang bagaimana merancang perencanaan pembelajaran mendalam yang sesuai. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan dalam mengembangkan perencanaan pembelajaran mendalam. Kegiatan pendampingan dilakukan kepada guru-guru mata pelajaran yang berjumlah 33 orang. Metode pelaksanaan pengabdian terbagi atas 3 (tiga) tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelaksanaannya berbentuk pendampingan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan praktik. Evaluasi dilakukan dengan memberikan angket umpan-balik, soal pretest posttest dan angket persepsi diri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan dengan kenaikan rata-rata skor 12,40. Secara keseluruhan 87.9% peserta merasa puas dengan pelaksanaan kegiatan PKM dan >65% peserta merasa mampu mengembangkan perencanaan pembelajaran mendalam untuk praktik pembelajaran di sekolah.Abstract: The development of science and technology has shifted the educational paradigm toward student-centered learning by using an active, participatory, and meaningful learning approach, namely deep learning. However, based on initial observations at one of the public junior high schools in Tanjungpinang, its implementation has not yet been carried out. Most teachers do not understand how to design appropriate deep learning lesson plans. The aim of this community service is to provide guidance in developing deep learning lesson plans. The guidance activities were conducted for 33 subject teachers. The implementation method of the community service is divided into three stages: preparation, execution, and evaluation. It is carried out in the form of guidance using lectures, demonstrations, and practice. Evaluation is conducted through providing feedback questionnaires, pretest and post test questions, and self-perception questionnaires. The results of the activity showed a significant increase in understanding, with an average score improvement of 12.40. Overall, 87.9% of participants were satisfied with the implementation of the PKM activities, and more than 65% of participants felt capable of developing in-depth learning plans for classroom practice in schools.
Analisis Perbandingan Algoritma Nearest Neighbor dan Branch and Bound dalam Penentuan Rute Wisata Pulau Penyengat Berbasis Graf Berbobot Nurul Hilda Syani Putri; Mirta Fera; Dina Irsandi; Tirta Dwi Arliyanti
Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ma'arif Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/numerical.v10i1.7875

Abstract

This study aims to compare the Nearest Neighbour and Branch and Bound algorithms in determining tourism routes on Penyengat Island using weighted graph modeling and to analyze the effect of graph structure on the resulting routes. A quantitative approach based on graph theory was employed in this study. The data were obtained through direct observation in the form of distances between tourist locations, while travel time and number of steps were used as supporting data. Tourist locations were represented as vertices and the connections between locations as weighted edges, with distance used as the main parameter. The graph used in this study was an undirected weighted and incomplete graph with the starting point located at vertex A (Harbor). Route efficiency was evaluated by calculating the total path weight generated by each algorithm. The results showed that the Branch and Bound algorithm produced a more efficient route than the Nearest Neighbour algorithm. In addition, the incomplete graph structure caused repeated vertices in the routes generated by both algorithms. These findings indicate that graph connectivity influences route efficiency in weighted graph-based tourism routing.
VIDEO INTERAKTIF PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN KONTEKS KEMARITIMAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MENDALAM UNTUK SISWA SMP KELAS VIII Geeraldin Claudya Sembiring, Octavina; Izzati, Nur; Fera, Mirta
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62823

Abstract

Mathematics learning in junior high schools continues to face challenges in implementing deep learning, particularly due to the limited availability of technology-based learning media that provide meaningful learning experiences. Although interactive learning videos have been widely developed, studies integrating maritime contexts with the principles of deep learning in mathematics instruction remain limited. This study aimed to develop an interactive mathematics learning video incorporating a maritime context as a deep learning medium for Grade VIII junior high school students. The study employed a Research and Development (R&D) approach adapted from the ADDIE model, consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The product was validated by media, material, and language experts and its practicality was evaluated by two mathematics teachers and 47 Grade VIII students. The results indicated that the developed learning video achieved a very valid category, with an overall validity score of 93.04%, comprising 92.08% for the media aspect, 92.59% for the material aspect, and 94.44% for the language aspect. The practicality test also showed that the product was very practical, with an overall practicality score of 93.16%, consisting of 98.89% from teachers' responses and 87.42% from students' responses. The novelty of this study lies in the integration of maritime contexts and deep learning principles into an interactive learning video developed using Powtoon and Edpuzzle, thereby supporting meaningful, engaging, and technology-enhanced mathematics learning. Research findings indicate that the developed instructional video is suitable for trial use in teaching the Pythagorean theorem to Grade 8 junior high school students. Further research is recommended to examine the effectiveness of the product in improving students' conceptual understanding and learning outcomes