Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PELATIHAN PENGEMASAN, LABEL DAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA SAMBAL PECEL RANS KHAS KEDIRI Trimintarsih, Titin; Andriani, Desi Gita; Hariono, Jefri
Dharma Wiyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Dharma Wiyata
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sambal pecel merupakan salah satu makanan khas Indonsesia yang berbahan dari kacang tanah yang yang  diberi tambahan bumbu. Salah satu dari pelaku usaha sambal pecel adalah RANS yang terdapat di kota Kediri. Namun dalam menjalankan usahanya selama ini terdapat dua aspek permasalahan yaitu aspek produksi dan manajemen. Aspek produksi meliputi tempat proses produksi masih belum higiens, juga proses pengemasan  sambal pecel yang masih menggunakan plastik tipis sehingga minyak dari sambal kacang bisa bocor dan  proses pengemasan dimasukkan dengan tangan telanjang tanpa sarung tangan atau sendok . Kemudian pada aspek manajemen yaitu manajemen pemasaran masih belum menggunakan label yang menarik yang mencantumkan legalitas produksi. Untuk manajemen keuangan sambal pecel RANS belum melakukan pencatatan keuangan dengan baik sehingga tidak mempunyai laporan keuangan usaha selama ini. Tujuan dari kegiatan ini yaitu menerapkan manajemen produksi meningkatkan higienisitas saat produksi dan pengemasan  dengan yang baik dan meningkatkan pemasaran melalui perbaikan kemasan, perbaikan label produksi menarik konsumen., serta memberikan pelatihan keuangan agar diketahui arus kas masuk dan keluar. Hasil dari kegiatan yaitu mitra telah mampu melakukan pengemasan dengan higienis dari sebelumnya, memiliki label dan kemasan yang lebih menarik , sudah menerapkan laporan keuangan dengan benar.
Efek Mediasi E-Wom, Dalam Hubungan Variabel Paid Promote, Content Marketing, Dan Keputusan Pembelian (Studi Kasus Akun Instagram @kedirikulinerku) Zakaria, Nizar; MZ, M. Zainudin; Trimintarsih, Titin; Yunus, Muhammad
REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen Vol 14 No 2 (2025): REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/revitalisasi.v14i2.8057

Abstract

Abstract Pemasaran merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan oleh suatu organisasi atau individu untuk mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan barang dan jasa kepada pelanggan atau konsumen. Sementara itu, Assauri (2009) mengartikan pemasaran sebagai suatu kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan melalui suatu proses pertukaran. Menurut Tjiptono dkk. (2020), pemasaran adalah proses menciptakan, mempromosikan, mendistribusikan, dan menentukan harga barang dan jasa. (Kotler, Philip & Keller, 2016) mengartikan bauran pemasaran terdiri dari sekumpulan variabel yang dapat dikendalikan dan dapat digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tingkat penjualan yang diinginkan di pasar sasaran. Bauran pemasaran dikelompokkan menjadi 4P (Product, Place, Price, Promotion). Dalam menentukan keputusan pembelian, konsumen seringkali melihat hasil penilaian orang lain melalui Google review, atau yang biasa disebut E-WOM. Teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dengan 16 indikator pertanyaan. Skala pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala Likert 1-5. Teknik analisis data menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM) PLS (Partial Least Square) dengan bantuan aplikasi Smart PLS 3.0. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa digitalisasi penggunaan Instagram oleh pelaku usaha kuliner di Kota dan Kabupaten Kediri cukup efektif. Instagram, yang dimediasi oleh electronic word of mouth (e-WOM), berperan sebagai fasilitator dalam pengambilan keputusan konsumen.
PENINGKATAN KAPASITAS USAHA OLAHAN KUE KERING DAN ROTI PADA IBU RT DAN REMAJA PUTRI DI KELURAHAN BANDAR LOR KOTA KEDIRI Titin Trimintarsih; Lana Adi Tania; Desi Gita Indriyani; Salwa Azzahra Kurniawan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/vmmaqm02

Abstract

Permintaan aneka suguhan dan hantaran berupa kue dan roti pada perayaan hari raya agama, serta acara-acara dalam kemasyarakatan menggerakkan para UKM di bidang aneka kue dan roti untuk meningkatkan penghasilan mereka. Program Pengabdian kepada masyarakat oleh dosen Universitas Wahidiyah dilakukan di Kelurahan Bandar Lor Kota Kediri kepada 30 Ibu RT dan remaja putri guna peningkatan kapasitas usaha olahan kue kering dan roti. Kendala di lapangan keterbatasan pengetahuan berupa resep dan teknik pembuatan serta alat-alat dalam pembuatan roti dan kue. Metode pendampingan melibatkan observasi, sosialisasi, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM, dengan indikator keberhasilan berupa kemampuan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi dan variasi produk serta manajemen pemasaran. Dalam pendampingan selama tiga bulan terjadi peningkatan kuantitas dan jenis produk. Peningkatan terjadi pada kue kering awalnya 5 kg/hari dengan jenis sagu dan mawar meningkat menjadi 10kg/hari dengan jenis sagu, mawar, putri salju, thamrin, nastar dan kastengel. Adapun jenis roti mengalami kenaikan kuantitas dari 2 kg/hari dengan jenis roti manis mengalami kenaikan 15 kg/hari dengan varian roti produk mencakup roti manis, roti tawar, dan roti sobek.untuk pembuatan donat awalnya belum bisa mampu membuat 3 kg/hari donat dengan aneka toping. Program ini menunjukkan bahwa peralatan kerja yang mendukung mampu meningkatkan usaha sehingga UMKM dapat mengatasi tantangan yang ada dan berkelanjutan dalam kualitas dan daya saing. Disarankan pemasaran secara manual Ke depannya, pelaku usaha dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui transformasi pasar tradisional menjadi pasar virtual yang lebih modern dan efisien.   Abstract The demand for various treats and gifts in the form of cakes and bread during religious holiday celebrations, as well as community events, motivates SMEs in the field of various cakes and bread to increase their income. A Community Service Program by lecturers from Wahidiyah University was carried out in Bandar Lor Subdistrict, Kediri City, involving 30 neighborhood mothers and teenage girls to enhance the capacity of businesses processing cookies and bread. The obstacles in the field include limited knowledge in the form of recipes and production techniques as well as tools for making bread and cakes.  The mentoring method involves observation, socialization, and direct assistance to SME actors, with success indicators in the form of the ability to improve the quality and quantity of production, product variations, and marketing management. During the three-month mentoring period, there was an increase in both the quantity and variety of products. The increase occurred in cookies, initially at 5 kg/day with sago and rose types, rising to 10 kg/day with sago, rose, snow princess, thamrin, nastar, and kastengel types. As for bread, the quantity increased from 2 kg/day of sweet bread to 15 kg/day with sweet bread, white bread, and pull-apart bread. For donut production, initially, it was not yet possible to make 3 kg/day of donuts with various toppings. This program shows that supporting work equipment can improve the business, enabling SMEs to overcome existing challenges and sustainably enhance quality and competitiveness. It is recommended that marketing, done manually, should in the future be able to adapt and transform the traditional market model into a virtual market.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN ANYAMAN TAS PLASTIK GUNA MENINGKATKAN TARAF PEREKONOMIAN DI KEDIRI Titin Trimintarsih; Yesy Kusumawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah membekali ibu-ibu rumah tangga yang berada di Kediri, yang berminat akan ketrampilan anyaman guna menambah penghasilan perekonomian keluarga. Dengan mengusung kearifan lokal dan melihat perkembangan model yang sedang tren. Pertimbangan penulis atas pelatihan tas anyaman ini adalah berbahan dasar murah, bahan mudah didapatkan dan awet digunakan, mudah dibuat oleh siapa saja dengan syarat telaten mengayam, tetapi mempunyai nilai jual yang tinggi. Rencana pelatihan disebarkan secara terbuka dengan media online Whatsapp grup , yang pada hari H diikuti oleh 19 orang peserta. Metode pelaksanaan ada 2 yaitu 1) sosialisasi program dan 2) pelatihan dan praktek. Diharapkan setelah pelatihan, yang telah diberikan bermanfaat bagi 19 peserta sendiri sehingga mampu meningkatkan taraf hidup perekonomian, dan diharapkan dapat membagikan ilmunya kepada teman, tetangga dan saudara yang berniat untuk membuat tas plastik. Untuk saran dikarenakan dalam pembuatan tas plastik membutuhkan waktu yang lama , serta membutuhkan tingkat kreatifitas yang tinggi dan tenaga dikeluarkan sama, maka akan lebih baik pembuatan tas menggunakan bahan yang bagus karena akan mempengaruhi nilai jual yang tinggi pula terhadap tas anyaman plastik sehingga diharapkan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
PENDAMPINGAN LEGALITAS USAHA UMKM BERUPA NIB DAN SERTIFIKAT HALAL DI KELURAHAN TINALAN - PESANTREN - KOTA KEDIRI Titin Trimintarsih; Desi Gita Andriani; Eka Sari Indrayany; Fajar Lestari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/htcs7x33

Abstract

Legalitas usaha saat ini merupakan suatu keharusan bagi pelaku usaha. Terlebih saat ini dipermudah oleh pemerintah guna pengurusan NIB melalui OSS dan sertifikat Halal Gratis (SEhati ) melalui SI Halal.Target Pemerintah dalam hal ini menjadi Tugas BPJPH (Badan Penyeenggara Jaminan Produk Halal) memberikan fasilitas gratis sertifikat halal bagi satu juta pelaku usaha hingga 17 Oktober 2024.Karena itulah menjadi tanggungjawab moral bag penulis sekaligus selaku pendampin halal untuk mensosialisikan dan mendampingi pelaku usaha dalam melegalkan ijin usahanya. Yang menjadi target tama adalah pelaku usaha yang berada di Kelurahan Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Langkap pertama menyosialisakan kepada perangkat kelurahan beserta jajarannya, diharapkan akan tersampaikan kepada pelaku usaha yang berada di wilayah RT masig-masing. Dari hasil sosialisasi di Kelurahan hanya warga dari RW 07 saja yang pelaku usahanya tertarik untuk melegalkan produknya untuk memiliki ijin NIB dan sertifikasi halal hanya 21 orang pelaku usaha saja, dimana 17 pelaku usaha mengurus NIB dan Halal, sedangkan 4 orang mengurus NIB saja. Hal ini dimungkinkan pelaku usaha yang lain sudah memiliki ijin usaha atau dimungkinkan karena kurangnya kesadaran dari warga selaku pelaku usaha untuk mendaftarkan usahanya. Hal ini dapat disimpulkan bahwa perlu adanya kerjasama yang lebih baik antara pemerintah kelurahan, pendamping halal dan pelaku usaha Abstrack Business legality is currently a must for business actors. Especially now that it is facilitated by the government to manage NIB through OSS and Free Halal certificates (Sehati) through SI Halal. The Government's target in this case is the task of BPJPH (Halal Product Assurance Organizing Agency) to provide free halal certificate facilities for one million business actors until October 17, 2024.That's why it is the moral responsibility of the writer's bag as well as a halal leader to socialize and assist business actors in legalizing their business licenses. The main target is business actors located in Tinalan Village, Kediri City Islamic Boarding School District. The first step of socializing to village officials and their staffs is expected to be conveyed to business actors in their respective RT areas. From the results of socialization in District Office only residents from RW 07 whose business actors are interested in legalizing their products to have NIB permits and halal certification are only 21 business actors, of which 17 business actors take care of NIB and Halal, while 4 people take care of NIB only. h good between the village government, halal companions and business actors. This is possible for other business actors to already have a business license or it is possible because of lack of awareness from residents as business actors to register their business. It can be concluded that there needs to be better cooperation between the village government, halal assistants and business actors
PENGGUNAAN SOFTWARE MATEMATIKA “PELATIHAN MICROSOFT EXCEL UNTUK PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA BAGI PELAKU UMKM” Desi Gita Andriani; Titin Trimintarsih; Lana Adi Tania
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/1h4yp317

Abstract

Penggunaan software matematika dalam penyusunan laporan keuangan didorong oleh beberapa faktor utama, terutama dalam menghadapi tuntutan efisiensi dan akurasi di era digital. Software matematika yang digunakan dalam pembuatan laporan keuangan sederhana merujuk pada program microsoft excel yang memanfaatkan prinsip perhitungan matematis. Tujuan diadakan pelatihan pengenalan dasar microsoft excel adalah membuat laporan keuangan sederhana dari masing-masing UKM yang dikelola oleh peserta. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tiga metode, yaitu ceramah, diskusi dan praktek microsoft excel secara langsung. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 71% peserta puas terhadap materi yang diberikan karena sangat bermanfaat. Namun dari peningkatan pengetahuan mengoperasikan dan menerapkan microsoft excel dalam pembuatan laporan keuangan peserta masih belum mencapai target capean,karena hanya mencapai 51% yang menunjukkan pelatihan kurang efektif. Sehingga disarankan untuk melakukan pelatihan berkelanjutan,penggunaan modul atau buku pedoman microsoft excel yang lebih aplikatif dalam pembuatan laporan keuangan dan pendapingan peserta secara intensif.