Claim Missing Document
Check
Articles

Found 41 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Efektivitas Promosi Guten.inc Bandung Pada Social Media Instagram Terhadap Keputusan Pembelian Menggunakan Metode Customer Response Index (cri) Pretty Prima Roza; Agus Achmad Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kota Bandung sebagai ibukota Propinsi Jawa Barat. Bandung merupakan salah satu kota ternama yang menjadi pusat fashion dan seluruh asesorisnya di Indonesia. Bahkan sebagai kota mode dijuluki Paris Van Java. Salah satu industri kreatif di bidang fashion di Kota Bandung yang cukup ternama adalah Industri fashion Guten.Inc. Usaha yang berdiri semenjak tahun 2011 ini mengalami perkembangan yang cukup berarti setelah melakukan beberapa kali perubahan strategi bisinis terutama dalam bidang bauran pemasarannya. Guten.Inc awalnya hanya menghasilkan produk sepatu handmade dari bahan kulit dan menetapkan segmen mahasiswa dan anak muda sebagai target pemasarannya, Guten.Inc membuat pembaharuan dengan menambah produknya yang tidak hanya sepatu kulit. Guten.Inc membuat produk lainnya seperti dompet, tas, jam tangan, gelang, T-Shirt, ikat pinggang, parka, leather jacket dan sandal. Lalu Guten.Inc memperluas segmentasi pasar dari semula hanya kalangan anak muda dan mahasiswa, masyarakat umum regional dan nasional, dan bahkan sekarang sampai ke manca negara. Guten.Inc menggunakan komunikasi pemasaran dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan produknya Media sosial yang digunakan Guten.Inc dalam memasarkan produknya Antara lain berupa google ads, facebook ads dan Instagram ads. Diantara media sosial tersebut, Instagram adalah media sosial yang ingin di teliti oleh penulis. Melalui Metode Customer Response Index (CRI) mengukur efektifitas iklan perusahaan (Guten.Inc) yang terdapat pada Instagram. Pengukuran efektifitas iklan menggunakan CRI terdiri dari lima variabel, yaitu kesadaran (awareness), pemahaman (comprehend), ketertarikan (interest), niat (intentions), dan tindakan (action). Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa iklan Guten.Inc pada media sosial Instagram dinilai belum efektif dengan nilai dari setiap variabelnya yaitu awareness sebesar 47,6%, comprehend sebesar 42,7%, interest sebesar 57,6%, intentions sebesar 48,1%, dan action sebesar 50,4%. Sehingga diperoleh nilai Customer Response Index (CRI) sebesar 2,8%. Kata kunci: Efektivitas Promosi, Media Sosial, Customer Response Index (CRI) Abstract: Bandung City as the capital of West Java Province, is one of the well-known cities In Indonesia that has become a centre for fashion accessories. It's even been known as Paris Van Java. One of the creative industries in the fashion field in Bandung that's quite famous is the Guten.Inc. This business that was established in the year 2011 is experiencing a significant growth after making several changes in their business strategy, especially in the field of marketing. Guten.Inc initially only produces leather handmade shoe products for students and young people as its target customer. Guten.Inc then expands by adding products that are not only leather shoes, such as wallets, bags, watches, bracelets, T-Shirt, belts, parka, leather jacket and sandals. Then Guten.Inc expands their market segmentation from young people and university students, to regional and national public, and even overseas market. Guten.Inc uses marketing communications by utilizing social media as a means to promote its products. Social media platforms used by Guten.Inc to market their products are Google Ads, Facebook Ads and Instagram Ads. Among these social media, this research focuses on one social media platform which is Instagram. The Customer Response Index Method (CRI) is used to measure the effectiveness of Instagram Ads for advertising. The measurement of advertising effectiveness uses CRI that consists of five variables, namely awareness, comprehend, interest, intentions, and action. The result of this ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 64852 research proves that advertisement on social media, especially Instagram is not yet effective with the value of each variable: awareness equals to 47,6%, comprehend 42,7%, interest 57,6%, intentions 48,1 %, and actions amounting to 50.4%. The final result of Customer Response Index (CRI) is 2.8%. Keywords: Promotion Effectiveness, Social Media, Customer Response Index (CRI)
Strategi Pemasaran Menggunakan Analisis Swot Dengan Metode Matriks Ie Pada Penjualan Combine Multikomoditas Di Bagian Departmen Penjualan Pt Pindad Fauzan Haeqal Arifin; Agus Achmad Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT PINDAD (Persero) adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat berat dan persenjataan. Profesionalitas dalam melakukan pembuatan produk adalah salah satu hal yang harus diterapkan pada karyawan perusahaan ini, hal ini tentu adalah nilai positif bagi perusahaan PT PINDAD (Persero) sendiri. Selain profesionalitas pada karyawan, perusahaan ini juga selalu membuat inovasi-inovasi terhadap product yang dijualnya. Seperti product baru dari perusahaan ini yaitu alat berat untuk pertanian dengan nama Traktor Combine Multikomoditas yang dapat melakukan pekerjaan pertanian dengan mudah dan bisa digunakan disegala situasi. Oleh karena itu perusahaan membutuhkan cara untuk mengenalkan dan menjual produk ini kepada masyarakat. Salah satu caranya dengan mencari kekuatan, kelemahan, ancaman, dan peluang dari perusahaan dengan menggunakan metode SWOT. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui strategi-strategi apa yang harus dilakukan PT PINDAD (Persero) dalam menjual produk traktor Combine Multikomoditas dengan menggunakan metode SWOT. Berdasarkan hasil dari perhitungan SWOT dan Matriks IE yang dilakukan, didapatkan 4 strategi yang dapat dilakukan perusahaan dengan memilih salah satu strategi dari strategi ST, strategi WT, strategi SO, dan strategi WO yang ditotalkan semuanya dengan jumlah 100 strategi. Kata Kunci : PT PINDAD (Persero), SWOT, Matriks IE Abstract PT PINDAD (Persero) is a company engaged in the sale of heavy equipment and weapons. Professionalism in making products is one of the things that must be applied to the employees of this company, this is certainly a positive value for the company PT PINDAD (Persero) itself. In addition to professionalism for employees, this company always makes innovations on the products it sells. Such a new product from this company is a heavy equipment for agriculture with the name Traktor Combine Multitasomoditas that can do agricultural work easily and can be used in all situations. Therefore companies need a way to introduce and sell these products to the public. One way is to look for strengths, weaknesses, threats, and opportunities from the company using the SWOT method.The purpose of this study is to find out what strategies PT PINDAD (Persero) must do in selling Combine Multicultural tractor products using the SWOT method. Based on the results of the SWOT calculation and the IE Matrix, 4 strategies can be taken by the company by choosing one strategy from the ST strategy, WT strategy, SO strategy, and WO strategies which are all summed with 100 strategies. Keywords: PT PINDAD (Persero), SWOT, IE Matrix
Perancangan Kualitas Produk Dan Jasa Dari Yellow Truck CafÉ Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Rizkan Iskandar Wigena; Agus Achmad Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yellow Truck Café adalah salah satu bisnis dibidang kuliner yang bergerak dalam industri kreatif. Berdiri sejak tahun 2012 Yellow Truck Café menawarkan café dengan produk untuk para penikmat coffee. Yellow Truck Café terus berkembang dengan membuka beberapa cabang baik di kota Bandung sampai keluar kota. Namun adanya persaingan tinggi dibidang industri kreatif khususnya kuliner membuat Yellow Truck Café harus membuat evaluasi ataupun peningkatan dari kinerja Yellow Truck Café. Tingginya persaingan membuat salah satu cabang Yellow Truck Café ditutup, hal ini mengindikasikan kualitas layanan produk ataupun jasa yang ditawarkan oleh Yellow Truck Café kurang baik. Sehingga Yellow Truck Café harus melakukan pengembangan untuk meningkatkan kualitas pada produk dan jasa yang ditawark an. Penelitain ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi dan meningkatkan kualitas produk dan jasa pada Yellow Truck Café. Quality Function Deployment (QFD) adalah salah satu metode dalam proses pengembangan dan perancangan yang mampu mengintegrasikan Voice of Customer kedalam sebuah perancangan. True Customer Needs menjadi dasar dan tahapan awal pada metode Quality Function Deployment (QFD). Selanjutnya karaktersitik teknis yang didapatk an akan dikembangkan menjadi beberapa konsep dan konsep yang terpilih akan diproses untuk dikembangkan pada Part Deployment. Kata Kunci : Yellow Truck Cafe, QFD, HoQ, Part Deployment. Abstract Yellow Truck Café was one business in the culinary moves in creative industries. Since 2012 Yellow Truck Café offers a café with products for coffee lovers. Yellow Truck Café continues to grow by opening several branches both in Bandung city to get out of the city. However, the high competition in the creative industry especially culinary makes Yellow Truck café must make an evaluation or improvement of Yellow Truck Café performance. The high competition make one branch of a Yellow Truck Café is closed, this indicates the service quality of products or services offered by a Yellow Truck Café is not good. So Yellow Truck Café hav e to do development to improve the quality of the products and services offered. This research aims to provide recommendations and improve the quality of products and services at Yellow Truck Café. Quality Function Deployment (QFD) is one method in the development and design process that is able to integrate Voice of Customer into a design. True Customer Needs become the basis and initial stage of the Quality Function Deployment (QFD) method. Technical characteristics that will be developed into several selected concepts and concepts will be processed to be developed in the section. Keywords : Yellow Truck Café, QFD, HoQ, Part Deployment.
Usulan Peningkatan Kualitas Layanan Penjualan Offline Pada Store Guteninc Menggunakan Metode Quality Fucntion Deployment (qfd) Adhi Tio Rachman; Agus Achmad Suhendra; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guteninc adalah brand lokal Indonesia dari Bandung yang didirikan oleh tiga pemuda asal Makassar pada Juni 2011 yang terjun pada bidang footwear pria dan wanita berbahan kulit dan termasuk kedalam usaha kecil menengah (UKM). Berdasarkan interview yang dilakukan dengan chief executive officer (CEO), Gutteninc menggunakan sistem penjualan yang terpisah antara online dan offline. Dengan begitu, target penjualan dan pendapatan juga terbagi menjadi dua. Target penjualan offline bersifat fluktuatif dan hanya pada bulan Desember target dapat tercapai. Faktor utama penyebab tidak tercapainya hal tersebut dikarenakan kurangnya layanan store Guteninc dari segi penjualan offline yang didukung oleh data survey keluhan pelanggan terhadap layanan store, maka dari itu layanan store Guteninc harus ditingkatkan. Pada penelitian ini merumuskan rekomendasi bagi layanan store Guteninc dari segi offline menggunakan metode Quality Fuction Deployment (QFD). QFD terdiri dari dua langkah utama yaitu QFD Iterasi satu yang menerjemahkan true customer needs menjadi karakteristik teknis dan QFD Iterasi dua yang menjabarkan kebutuhan dari karakteristik teknis menjadi critical part. Perumusan rekomendasi didapatkan dari hasil studi literatur, proses pemilihan decision matrices, braintorming dengan pihak Guteninc, benchmarking dengan kompetitor, pendapat ahli, hasil pengumpulan dan pengolahan data, dan hasil analisis. Diharapkan rumusan rekomendasi tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan store Guteninc dari segi offline. Kata Kunci: Quality Function Deployment (QFD), true customer needs, karakteristik teknis, critical part. Abstract Guteninc is a local Indonesian brand from Bandung founded by three young men from Makassar in June 2011 who plunged into the field of footwear for men and women made of leather and included in small and medium enterprises (SMEs). Based on interviews conducted with the chief executive officer (CEO), Gutteninc uses a separate sales system between online and offline. That way, the sales and revenue targets are also divided into two. Offline sales targets are volatile and only in December can the target be achieved. The main factor causing this failure is due to the lack of Guteninc store services in terms of offline sales which are supported by customer complaints survey data on store services, therefore the Guteninc store service must be improved. In this study formulating recommendations for store Guteninc services in terms of offline using the Quality Fuction Deployment (QFD) method. QFD consists of two main steps, QFD. One iteration that translates true customer needs into technical characteristics and QFD Two iterations which describe the requirements of technical characteristics become critical parts. The formulation of recommendations is obtained from the results of literature studies, the process of selecting decision matrices, braintorming with Guteninc, benchmarking with competitors, expert opinion, the results of data collection and processing, and the results of analysis. It is expected that the formulation of these recommendations can improve the quality of the Guteninc store service in terms of offline. Keywords: Quality Function Deployment (QFD), true customer needs, technical characteristics, critical parts.
Analisis Kebutuhan Produk Puding Thai Tea Dari Roffee’s Melty Pudding Menggunakan Integrasi Product Quality Dan Model Kano Clarisa Presty Pangeran; Agus Achmad Suhendra; Budi Praptono
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Roffee’s merupakan salah satu UKM yang berada di Bandung yang bergerak dibidang makanan. Roffee’s didirikan oleh bapak Emil Zam Harira pada November 2013. Pada awalnya, produk yang dijual oleh owner hanya satu varian rasa saja yaitu rasa lychee. Namun, seiring dengan waktu yang berjalan dan mendapatkan respon positif dari pelanggan, owner memutuskan untuk mengembangkan produk tersebut dengan meningkatkan jenis varian rasa puding serta menamai produk tersebut dengan nama Roffee’s. Salah satu varian rasa puding yang dijual oleh Roffee’s adalah rasa Thai Tea. Dalam menghadapi persaingan, Roffee’s dituntut untuk mempertahankan kualitas puding sehingga dapat memenuhi kepuasan dan kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk memberika usulan perbaikan kualitas produk Puding Thai Tea dari Roffee’s mulai dari cita rasa, tekstur, hingga stiker kemasan produk. Hal ini dilakukan untuk dapat meningkatkan kualitas produk puding Thai Tea Roffee’s. Dalam penelitian ini terdapat 20 atribut kebutuhan pelanggan yang didapat dari hasil voice of coustomers. Berdasarkan hasil integrasi dari pengolahan kuesioner product quality dan model Kano didapatkan rekomendasi atribut kebutuhan, yaitu 7 atribut kebutuhan yang dipertahankan, 2 atribut kebutuhan yang ditingkatkan, dan 11 atribut kebutuhan yang diperbaiki. Atribut yang akan menjadi True Customers Needs adalah atribut kebutuhan yang ditingkatkan dan diperbaiki dangan total 13 atribut kebutuhan. Kata kunci: Puding Thai Tea, Roffee’s, Analisis Kebutuhan, Product Quality, Model Kano, True Customer Needs Abstract: Roffee's is one of SMEs located in Bandung engaged in food. Roffee's was founded by Mr. Emil Zam Harira in November 2013. At first, the products sold by owner only one flavor, lychee flavors. However, as time goes on and get a positive response from customers, the owner decided to develop these products by increasing the types of variants puddings as well as naming the product under the name Roffee's. One of the variants puddings are sold by Roffee's is a Thai Tea. In the face of competition, Roffee's is required for maintaining the quality of the pudding so it can meet the needs of the customer and satisfaction. This research aims to provide proposals for the improvement of product quality Thai Tea Pudding from Roffee's ranging from taste, texture, and product packaging stickers. This is done to be able to improve the quality of Thai Tea pudding products Roffee's. In this study there were 20 attributes of the customer's needs are obtained from the results of the voice of coustomers. Based on the results of the integration of questionnaire processing product quality and Kano model obtained recommendations attribute needs, i.e. 7 attribute needs to be defended, 2 attributes needs an upgrade, and 11 attributes needs repaired. The attribute that will be the True Customers Needs is the attribute needs enhanced and improved with a total of 13 attribute requirements. Keywords: Thai Tea Pudding, Roffee's, Needs Analysis, Product Quality, Kano Model, True Customer Needs
Perancangan Service Blueprint Layanan Jasa Ekspedisi Barang Pt. Xyz Dengan Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano M. Yazid Dhiyaulhaq; Agus Achmad Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang logistik yang didirikan pada tahun 1990. Keunggulan layanan yang stabil dan bertanggung jawab membuat nama PT. XYZ semakin meningkat dimata konsumen maupun mitra. Nama perusahaan yang sudah besar ini tentu menjadi tantangan tersendiri untuk PT. XYZ dalam mempertahankan stabilitas perusahaan. Semakin bertambahnya perusahan jasa ekspedisi yang baru membuat PT. XYZ mulai tersaingi. Tidak dapat dipungkiri pula bahwa kualitas layanan PT. XYZ semakin menurun. Menurunnya kualitas layanan PT. XYZ dibuktikan dengan banyaknya keluhan dari para pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi 17 atribut layanan yang ada pada PT. XYZ berdasarkan hasil wawancara kepada pelanggan. Lalu dilakukan integrasi Service Quality dan Model Kano dan menghasilkan true customer needs. Terdapat tujuh atribut yang menjadi true customer needs. Dari hasil tersebut dirancang sebuah peta menggunakan Service Blueprint untuk menggambarkan proses layanan PT. XYZ. Kata Kunci : PT. XYZ, Service Quality, Model Kano, Service Blueprint Abstract PT. XYZ is a company engaged in logistics which was founded in 1990. The speed and reliability of services that are consistent and responsible make PT. XYZ credibility even higher in the eyes of customers and business partners. The name of the company that is already large is certainly a challenge for PT. XYZ in maintaining the stability of the company. The increasing number of expedition service companies that just made PT. XYZ start rivaled. It is undeniable that the quality of PT. XYZ services has declined. The decline in the quality of PT. XYZ services is evidenced by the many complaints from customers. This study aims to identify 17 service attributes available to PT. XYZ based on the results of interviews with customers. Then the Service Quality and Kano Models are integrated and produce true customer needs. There are 7 attributes that become true customer needs. From the results, a map was designed using the Service Blueprint to describe the PT. XYZ service process. Keywords: PT. XYZ, Service Quality, Kano Models, Service Blueprint
Perancangan Positioning Pt Insan Agritama Teknologi Berdasarkan Perceptual Mapping Dengan Metode Multidimensional Scaling Angga Darmawan; Agus Achmad Suhendra; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Insan Agritama Teknologi atau biasa disebut Inagri dibentuk pada tahun 2016 yang bertempat di Jl. Kecapi No 24, Bandung yang merepresentatifkan sebuah layanan pemasok sayuran kepada restoran, hotel, dan katering. Inagri memiliki positioning berupa startup yang memberikan pelanggan kemudahan pemesanan, memiliki beragam komoditas, dan harga yang terjangkau. Namun pada kenyataannya tidak sesuai dengan yang ditawarkan. Hal tersebut diketahui terjadinya penurunan pelanggan setiap bulannya, karena pelanggan tidak meneruskan pemesanan kepada Inagri. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan atribut pemilihan supplier oleh pelanggan, berdasarkan perceptual mapping dengan menggunakan metode mutldimensional scaling (MDS). Atribut yang terpilih pada penelitian ini adalah pengiriman, harga, kualitas, jaminan dan kebijakan, fleksibilitas, riwayat kinerja supplier, beragam bahan komoditas, kemudahan pemesanan, sistem komunikasi, dan ketersediaan bahan. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 80 responden yang memiliki usaha dibidang kuliner. Hasil rekapitulasi kuesioner akan menjadi data masukan pada posisi untuk penggambaran perceptual mapping yang diperoleh dengan metode MDS. Setelah melakukan pengolahan data dengan MDS, hasil pada perceptual mapping menunjukan bahwa posisi dari Inagri berdekatan dengan Tani Hub yang menunjukan bahwa adanya persaingan secara langsung. Kata Kunci: Inagri, Positioning, Perceptual Mapping, Multidimensional Scaling.
Perancangan Perbaikan Atribut Kebutuhan Pada Situs Web Tel-u Career Menggunakan Metode Quality Function Deployment Esa Purnama; Agus Achmad Suhendra; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Telkom adalah salah satu institusi pendidikan perguruan tinggi swasta yang memiliki situs web karir. Namun, Tel-U Career belum mampu memberikan kualitas terbaik untuk layanan website karena masih ditemukan keluhan pelanggan mengenai layanan website. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi perbaikan atribut kebutuhan pada situs web Tel-U Career berdasarkan 14 true customer needs menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). QFD berguna untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik layanan serta mempertimbangkan kemampuan perusahaan. QFD dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah QFD Iterasi Satu (House of Quality) untuk mengidentifikasi true customer needs dan menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua adalah QFD Iterasi Dua (Part Deployment) untuk menentukan critical part prioritas berdasarkan karakteristik teknis prioritas. Berdasarkan QFD Iterasi Satu, diperoleh 12 karakteristik teknis prioritas yang harus dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Berdasarkan QFD Iterasi Dua, diperoleh 16 critical part prioritas untuk perbaikan layanan website Tel-U Career. Perumusan rekomendasi disusun berdasarkan hasil pengolahan data, analisis, brainstorming dengan perusahaan dan melakukan benchmarking terhadap pesaing perusahaan. Kata Kunci: House of Quality, Tel-U Career, Part Deployment, Quality Function Deployment (QFD)
Efektivitas Iklan Jasa Paidpromote Pada Followers Akun Tumbler Line@ Indonesia Menggunakan Metode Customer Response Index Konsep Aisas Dipta Raga Pratama; Agus Achmad Suhendra; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Perkembangan teknologi pada era modern saat ini menjadikan komunikasi sebagai alat yang mempermudah masyarakat untuk membagikan informasi dalam waktu yang relatif singkat. Hal Penggunaan alat komunikasi yang disertai aplikasi sosial media telah dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai sebuah peluang bisnis. Salah satu media yang ramai digunakan untuk berbisnis sebagai media penyebar informasi adalah aplikasi LINE. Tumbler merupakan salah satu akun official LINE dengan jumlah followers besar yang membuka jasa paidpromote bagi para online shop yang ingin mempromosikan barang dagangannya. Dalam mempromosikan jasa paidpromote Tumbler mencoba mendesign iklan berbentuk foto testimoni yang disertai dengan caption. pesan tersebut diharapkan memberikan efek bagi para followers akun Tumbler dan mencapai tujuan yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas iklan jasa paidpromote Tumbler pada followers Tumbler menggunakan metode Customer Response Index (CRI) konsep AISAS. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan kuesioner sebagai sumber data dan alat ukur penilaian responden terhadap iklan promo akun Line Tumbler. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui Google Doc/Google Form yang disebarkan melalui LINE official Tumbler kepada followers akun Tumbler. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Berdasarkan perhitungan CRI hasil penelitian menyatakan bahwa iklan jasa paidpromote Tumbler dinilai belum efektif sampai pada tahap share dengan nilai CRI AISAS sebesar 13,66, CRI AIAS sebesar 18,38, CRI AISS sebesar 20,55, dan CRI AIS sebesar 27,64. empat kemungkinan model AISAS ini memiiki nilai yang rendah. Penyebab rendahnya nilai CRI adalah karena rendahnya dimensi share yang dilakukan oleh followers pada iklan jasa paidpromote Tumbler. Kata kunci : CRI, AISAS, E-Business, Efektivitas, Media Sosial. Abstract: The development of technology in today's modern era of communication as a tool that makes it easier for people to share information in a relatively short time. Things that accompanied the use of communication tools social media application has been used by many people as a business opportunity. One crowded media used to do business as a medium of spreading information is the LINE app. Tumbler is one LINE official accounts with a large number of followers who opened paidpromote services for online shop who want to promote their wares. In promoting paidpromote services Tumbler tried to design ad testimonial shaped photo accompanied by a caption. The message is expected to give effect to the followers Tumbler account and achieve the desired objectives. The purpose of this study was to determine the effectiveness of advertising services on followers Tumbler Tumbler paidpromote using the Customer Response Index (CRI) AISAS concept. The design used in this research is quantitative questionnaire as a data source and measuring ratings of respondents to the ad promos Line Tumbler account. This study sampling technique using simple random sampling. Methods of data collection is done through Google Docs / Google Form disseminated through official LINE account Tumbler Tumbler to followers. Data processing is done using Microsoft Excel and SPSS. Based on the CRI calculation results of the study states that advertising services paidpromote Tumbler rated yet effective up to the stage with a CRI value AISAS share amounted to 13.66, at 18.38 AIAS CRI, CRI AISS at 20.55, and CRI AIS at 27.64. AISAS four possible models have a low value. The cause of the low value of CRI is due to the low dimension carried out by followers share in advertising Tumbler paidpromote services. Keywords: CRI, AISAS, E-Business, Effectiveness, Social Media
Rancangan Perbaikan Kualitas Produk Thai Tea Dari Roffee’s Melty Puddingdengan Menggunakan Metode QFD Ozki Septariadi; Agus Achmad Suhendra; Budi Praptono
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di eraglobalisasi seperti sekarang, zaman semakin berkembang dan modern. Pada umumnya masyarakat memilih untuk menjadi businessman dan membuka pasarnya sendiri atau usaha sendiri yang disebut dengan Usaha Kecil Menengah (UKM). Roffee’s Melty Pudding merupakan satu diantara banyak UKM di Bandung yang memiliki potensi dalam menggerakkan kegiatan perekonomian masyarakat. Roffee’s Melty Pudding menjual 11 varian rasa puding yang terdiri dari choco caramel, vanilla blue, manggo, green tea, taro, cheddar cheese, bubble gum, lychee, cotton candy, creme brulee, dan thai tea. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi atribut pudding Thai Tea ROFFEE’S yang dapat ditingkatkan dan dikembangkan sesuai urutan prioritas untuk mencapai kepuasan konsumen ROFFEE’S. Langkah pertama yang dilakukan adalah memperoleh true customer needs. Data tersebut kemudian diidentifikasi menjadi karakteristik teknis. Selanjutnya, setiap karakteristik teknis dinilai keterkaitannya dalam House of Quality (HoQ) yang menjadi tahap Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD dapat membantu memprioritaskan kebutuhan user yang dapat dikembangkan sesuai kemampuan ROFFEE’S. Tahap selanjutnya adalah pengembangan konsep dengan membuat konsep-konsep alternatif baru yang nantinya akan dipilih oleh tim pengembang/ produksi ROFFEE’S. Tahap terakhir adalah part deployment atau QFD Iterasi dua. Tahap ini untuk menentukan prioritas critical part. Prioritas critical part dihasilkan berdasarkan prioritas karakteristik teknis yang telah didapatkan pada karakteristik teknis yang diperoleh dari QFD Iterasi satu. Kaca Kunci: House of Quality, Part Deployment , Quality Function Deployment, Karakteristik teknis, ROFFEE’S Abstract Eraglobalized as it is now, the era is growing and modern. In general, people choose to become businessmen and open their own markets or their own businesses, called Small and Medium Enterprises (UKM). Roffee’s Melty Pudding is one of the many SMEs in Bandung that has the potential to drive people's economic activities. Roffee’s Melty Pudding sells 11 variants of pudding consisting of choco caramel, vanilla blue, mangosteen, green tea, taro, cheddar cheese, bubble gum, lychee, cotton candy, creme brulee, and thai tea. This study aims to identify the attributes of the Pudding Thai Tea ROFFEE that can be improved and developed in order of priority to achieve customer satisfaction ROFFEE 'S. The first step is to obtain true customer needs. The data is then identified as technical characteristics. Furthermore, each technical characteristic is assessed as being related to the House of Quality (HoQ), which becomes the Quality Function Deployment (QFD) stage. The QFD method can help prioritize user needs that can be developed according to ROFFEE's ability. The next stage is the development of concepts by creating new alternative concepts which will later be selected by the development team / production of ROFFEE 'S. The last step is part deployment or QFD Iteration two. This stage is to determine the priority of the critical part. The critical part priority is generated based on the priority of technical characteristics that have been obtained on the technical characteristics obtained from QFD Iteration one. Keywords: House of Quality, Part Deployment, Quality Function Deployment, Technical characteristics, ROFFEE 'S
Co-Authors Abd. Karim Basir Adhi Tio Rachman Agnar Mokhammad Akbar Bima Nugrahanto Amelia Kurniawati Angga Darmawan Aprilia, Hafiza Arif Bijaksana, Moch Arnol Hendra Manyu Ayu Amanda Hapsari Ayuni, Nurul Boby Hera Sagita Budi Praptono Cahyaningtyas, Rosa Virginia Clarisa Presty Pangeran Devayanti , Komang Sriasih Laksmi Dewi , Nadia Aprilia Deyana Prastika Putri Dipta Raga Pratama Dityo, Daffa Raihan Efrata Denny Saputra Yunus Eliza Anggraini Joefatha Endang Chumaidiyah Esa Purnama Fahrani , Anisa Fajri Rahman Qusyaifi Farantino, Richy Fauzan Haeqal Arifin Firdho, Muhammad Ghaisani, Inten Ayuning Haikal, Muhammad Fikri Hamidah, Siti Nur Huda, Ilham Ika Arum Puspita Ilma Mufidah Ima Normalia Kusmayanti Iman Nur Hidayat Irzaputri, Khalista Muthia Ismail, Muhammad Ravi Jasmine Raisya Salsabila Jodia Ridha Arrozak Kurniawan, Tiara Fadhila Lian, Rayhan Bagus Listrianto, Redi Isman Luciana Andrawina M. Yazid Dhiyaulhaq Mardhiyyah Mardhiyyah Maria Apsari Sugiat Martini , Sri Meldi Rendra Muhammad Dary Fauzan Muhammad Iqbal Muhammad Surya Dwi Kurniawan Narendra, Erlangga Nadhif Dwi Nina Kurnia Hikmawati Noeya, Adisty Azzahra Ozki Septariadi Pradipta, Fenta Pretty Prima Roza Putra Fajar Alam Putra, Muhammad Aldio Rozan Richy Farantino Rifa Rizka Anisah Rio Aurachman Rizkan Iskandar Wigena Rizki Wicaksono Parasto Rosad Ma'ali El Hadi Sari Wulandari Sari Wulandari Sari Wulandari Sevy Safira Handini Sri Martini Syahputra, Arnanda Eka Syeren Anastasya Syeren Anastasya Trisyan Admaja Kuncoro Vietra Shauma Ranabilla Wali Hakim Pradana Wawan Tripiawan Winda Hariani Br Munthe Yati Rohayati