Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan dan Konseling

Hubungan Beban Kerja Fisik dan Masa Kerja dengan Kelelahan pada Wanita “Tukang Suun” di Kawasan Heritage Pasar Bandung Putu Ratna Suprima Dewi; Ni Putu Eka Febianingsih; Ni Putu Ayu Wulan Noviyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.425 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5782

Abstract

Wanita tukang suun adalah salah satu pekerja di sektor informal, wanita tukang suun belum terjangkau oleh jaminan kesehatan dan kurang informasi mengenai kesehatan, di sisi lain pekerjaan manual material handling yang dilakukan dapat menimbulkan keluhan kesehatan. Keluhan kesehatan yang dapat dijumpai oleh wanita tukang suun adalah kelelahan akibat pekerjaan yang dilakukan. Keluhan Kesehatan yang sering dialami adalah kelelahan kerja yang mungkin disebabkan oleh beban kerja fisik dan masa kerja yang dimiliki wanita tukang suun. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel pada penelitian ini diambil dengan total sampling. Pada penelitian ini sampel yang diambil adalah 62 orang responden. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrument, diantaranya adalah timbangan barang, alat ukur jarak tempuh, kuesioner data diri responden dan kuesioner alat ukur perasaan kelelahan kerja (KAUKP2) yang sudah teruji validitas dan reabilitasnya. Hasil analisis univariat menunjukkan hasil bahwa sebagian besar wanita tukang suun yang memiliki beban angkut >25Kg (80,6%), jarak angkut >290meter (91,9%), bekerja >5Tahun (88,7%) dan mengalami keluhan kelelahan kerja sedang (87,1%). Hasil analisis bivariat pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel berat beban kerja fisik dengan nilai p<0,05 yang meliputi berat beban angkut (0,019) dan jarak angkut (0,01) serta masa kerja (0,00) dengan kejadian kelelahan kerja pada wanita tukang suun di Kawasan Heritage Pasar Badung. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel berat beban kerja fisik yang meliputi berat beban angkut dan jarak angkut serta masa kerja dengan kejadian kelelahan kerja pada wanita tukang suun di Kawasan Heritage Pasar Badung.
Hubungan Beban Kerja Fisik dan Masa Kerja dengan Kelelahan pada Wanita “Tukang Suun” di Kawasan Heritage Pasar Bandung Putu Ratna Suprima Dewi; Ni Putu Eka Febianingsih; Ni Putu Ayu Wulan Noviyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.425 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5782

Abstract

Wanita tukang suun adalah salah satu pekerja di sektor informal, wanita tukang suun belum terjangkau oleh jaminan kesehatan dan kurang informasi mengenai kesehatan, di sisi lain pekerjaan manual material handling yang dilakukan dapat menimbulkan keluhan kesehatan. Keluhan kesehatan yang dapat dijumpai oleh wanita tukang suun adalah kelelahan akibat pekerjaan yang dilakukan. Keluhan Kesehatan yang sering dialami adalah kelelahan kerja yang mungkin disebabkan oleh beban kerja fisik dan masa kerja yang dimiliki wanita tukang suun. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel pada penelitian ini diambil dengan total sampling. Pada penelitian ini sampel yang diambil adalah 62 orang responden. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrument, diantaranya adalah timbangan barang, alat ukur jarak tempuh, kuesioner data diri responden dan kuesioner alat ukur perasaan kelelahan kerja (KAUKP2) yang sudah teruji validitas dan reabilitasnya. Hasil analisis univariat menunjukkan hasil bahwa sebagian besar wanita tukang suun yang memiliki beban angkut >25Kg (80,6%), jarak angkut >290meter (91,9%), bekerja >5Tahun (88,7%) dan mengalami keluhan kelelahan kerja sedang (87,1%). Hasil analisis bivariat pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel berat beban kerja fisik dengan nilai p<0,05 yang meliputi berat beban angkut (0,019) dan jarak angkut (0,01) serta masa kerja (0,00) dengan kejadian kelelahan kerja pada wanita tukang suun di Kawasan Heritage Pasar Badung. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel berat beban kerja fisik yang meliputi berat beban angkut dan jarak angkut serta masa kerja dengan kejadian kelelahan kerja pada wanita tukang suun di Kawasan Heritage Pasar Badung.