Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Model Pemetaan Pikiran Sebagai Upaya Menggali Potensi Desa Mujiono Mujiono; Eko Sumartono; Siti Hanila; Sri Narti; Parwito Parwito
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.4.1.%p

Abstract

Tujuan penelitian adalah membuat model pemetaan pikiran dalam upaya menggali potensi desa. Kegiatan di awali dengan merumuskan masalah, menambahkan kajian teoritis, pengumpulan data dan penyampelan, analisis data dan penyimpulan teoritik. Dalam proses analisis dengan pengkodean terbuka, ditemukan banyak sekali potensi desa mulai dari laut hingga umur penduduk, kemudian pada pengkodean terporos, potensi-potensi tersebut ditentukan berdasarkan kategorinya yaitu fisik dan sosial. Adapun yang termasuk potensi fisik adalah laut, pesisir pantai, sungai, perkebunan, air terjun, dan cagar alam. Sedangkan yang termasuk potensi sosial adalah angka putus sekolah, jenis pekerjaan, kemiskinan, dan umur penduduk. Potensi yang disebutkan adalah contoh, Jika diekplorasi dan dibuat secara rinci maka akan lebih baik.
Utilization of waste empty palm oil bunches as a medium for seeding and nursery for UNIB hybrid chilies Mujiono Mujiono; Evi Andriani; Andwini Prasetya; Eko Sumartono; Dwi Wahyuni Ganefianti; Endang Sulistyowati; Agustin Zarkani
Community Empowerment Vol 8 No 11 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10483

Abstract

Lawang Agung Village is situated in Air Periukan District, Seluma Regency, directly adjacent to plantation land owned by PT. Agri Andalas. Waste empty palm fruit bunches (TKKS) or 'jangkos' are an organic compost that can support plant growth. This community service aims to provide training and practical experience in seeding and breeding UNIB hybrid chilies using jangkos compost as an organic medium. In its implementation, activities begin with training, preparing seeds, tools, and materials. They then continue with seeding and nursery practices involving 20 PKK cadres. The hybrid chilies sown include the UNIB Pi, P3, P5, and P7 hybrid chilies. On November 28, the seedlings, which were 34 days old, were transplanted into polybags measuring 40 x 40 cm in the village nursery. Based on the activity evaluation, the partners demonstrated an understanding of the process of seeding and breeding UNIB hybrid chilies and successfully used jangkos as a planting medium.
Budidaya dan Pemanfaatan Kacang Sacha Inchi (Plukenetia volubilis Linneo) Eko Sumartono; Mujiono Mujiono; Methatias Ayu Moulina; Hilda Meisya Arif; Rika Dwi Yulihartika; Yulia Suparti
AKM Vol 5 No 1 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v5i1.961

Abstract

Kacang Sacha Inchi (Plukenetia volubilis) adalah tanaman kacang-kacangan yang kaya akan lemak omega-3, omega-6, dan omega-9, yang mendukung perkembangan anak dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Meskipun belum banyak dibudidayakan di Indonesia, negara-negara seperti China, Vietnam, Malaysia, dan Thailand telah mengembangkan budidaya kacang ini karena manfaat gizinya yang tinggi. Artikel ini membahas potensi budidaya Sacha Inchi di Provinsi Bengkulu, Indonesia, dengan fokus pada Desa Sukasari. Desa ini memiliki kondisi tanah dan iklim yang mendukung pertumbuhan tanaman ini. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan dilakukan bersama kelompok petani wanita untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang budidaya dan manfaat Sacha Inchi. Proses budidaya Sacha Inchi melibatkan persiapan benih, penanaman, pemupukan, perawatan, pemanenan, dan pengolahan biji. Biji Sacha Inchi mengandung asam lemak tak jenuh tinggi, dan minyak yang diekstrak dari bijinya memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk pelembab kulit, penurun kolesterol, dan peningkatan kecerdasan. Selain bijinya, daun Sacha Inchi juga memiliki nilai nutrisi dan dapat diolah menjadi sayuran dan teh. Pengolahan teh Sacha Inchi melibatkan pengeringan, pengovenan, dan pencampuran dengan daun mint dan stevia. Kegiatan penyuluhan ini berhasil mendapatkan antusiasme dari petani wanita, yang aktif bertanya dan berpartisipasi dalam praktik penanaman. Ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka melalui pengembangan budidaya Sacha Inchi di wilayah tersebut.
VALUE OF UTILIZING AGRICULTURAL WASTE FOR FISH FEED (CASE STUDY OF FISH PELLET FEED) Eko Sumartono; Mujiono Mujiono; Johnny Oktapriza; Fetri Yuliana
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i2.834

Abstract

Most of the residents in Central Bengkulu Regency work as farmers, in addition to raising livestock and as fish cultivators. This condition needs serious attention from the local government and related stakeholders. The issue of feed has a large proportion of the sustainability of livestock businesses. On the other hand, palm fronds as post-harvest agricultural waste and bran as post-processing waste have not been utilized optimally. Even though the nutritional content contained in it is quite high. Agricultural and plantation waste by-products have good potential for use as animal feed. In order to guarantee safety and suitability, further processing and analysis is needed. Processing of raw materials is carried out in a combination (physical, chemical and biological). Preparation of feed formulations using Pearson's Quadrilateral Method. Testing is carried out in laboratories that consistently apply ISO/IEC 17025: 2017 from the National Accreditation Committee (KAN), namely the Animal Husbandry Service Service of East Java Province. The test result standard refers to SNI 01-4087-2006 concerning Artificial Feed for Catfish (Enlargement). Fish feed (pellets) that meet SNI 01-4087-2006 contain 3 types of content including ash content, crude fat, and aflatoxin. Types of content that do not meet SNI are crude protein, crude fiber, phosphorus, buoyancy and pellet diameter. The estimated cost of making fish food (pellets) costs around IDR. 6,100,- per kilogram. Cost analysis is relevant to feed quality and daily requirements without reducing nutritional value. Further research is needed to ensure that artificial feed is more cost efficient than conventional feed.