Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Waktu Dan Biaya Proyek Pemasangan Pondasi Tiang Pancang Dengan Menggunakan Metode Perancangan Jack In Pile Dan Drop Hammer (Studi Kasus: Proyek Relokasi Kantor Pier Dan Pembanggunan Masjid Pier-Pier, Pasuruan) Maulidya Octaviani Bustamin; Kusnul Yakin; Faysal Febri Andriansyah
AGREGAT Vol 6, No 1 (2021): Vol.6, No.1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i1.8328

Abstract

AbstractPier Office Relocation is a project where the foundation used is a type of pile. In the installation process using a jack in pile. Jack in pile was chosen because it is based on field conditions and costs can be reduced due to erection which takes a long time. However, the purpose of the content of this study is to compare the cost and time of working on the foundation. As a comparison of the cost and time of foundation work using the jack in pile method carried out by the contractor, the authors compare it with the drop hammer piling method. By using time and cost analysis, it will be obtained a comparison of time and cost which is chosen from the two piling methods which is more efficient in use in the project area. After analyzing the time and costs of the two methods, the results obtained in terms of the specifications of the tool for the use of the jack in pile method chosen by the contractor can complete the erection according to the productivity analyzed for 4 working days and costs Rp. 125,000,000.00. Whereas for the drop hammer method, it is found that the erection work for 14 working days at a cost of Rp. 33,600,000.00. From the results of time and cost analysis of the two methods, the use of the jack in pile method is more efficient in terms of working time and for the drop hammer method it is more efficient in terms of cost. So from the two tools that can be used as a recommendation for use is to use the jack in pile method. Because the target of the project is very short Keywords: Jack In Pile, Drop Hammer, Productivity, Time, Cost.  AbstrakRelokasi Kantor Pier merupakan proyek Keterangan pondasi yang dipakai adalah jenis tiang pancang. Dalam proses pemacangannya memakai jack in pile. Jack in pile dipilih karena berdasarkan keadaan lapangan serta biaya yang bisa ditekan karena pemancangan yang membutuhkan waktu cukup lama. Namun adapun tujuan dari isi penelitian ini untuk membandingkan biaya dan waktu pengerjaan pondasi. Sebagai pembanding biaya dan waktu pengerjaaan pondasi menggunakan metode jack in pile yang dilaksanakan oleh kontraktor, penulis membandingkan dengan metode pemancangan drop hammer. Dengan menggunakan analisis waktu dan biaya lamanya pengerjaan akan didapat perbandingan waktu dan biaya mana yang dipilih dari dua metode pemancangan tersebut yang lebih efisien dalam penggunaan di daerah proyek. Setelah dilakukan analisis waktu dan biaya dari kedua metode tersebut didapatkan hasil yang ditinjau dari spesifikasi alat untuk penggunaan metode jack in pile yang dipilih oleh kontraktor dapat menyelesaikan pemancangan sesuai dengan produktifitas yang dianalisis selama 4 hari bekerja dan menghabiskan biaya sebesar Rp 125.000.000,00. Sedangkan untuk metode drop hammer didapatkan pekerjaan pemancangan selama 14 hari bekerja dengan biaya sebesar Rp 33.600.000,00. Dari hasil analisis waktu dan biaya dari kedua metode tersebut penggunaan metode jack in pile lebih efisien dari segi waktu pekerjaan dan untuk metode drop hammer lebih efisien dari segi biaya. Maka dari kedua alat tersebut yang dapat dijadikan rekomendasi penggunaan adalah menggunakan metode jack in pile. Dikarenakan target dari proyek sangat singkat Kata Kunci: Jack In Pile, Drop Hammer, Produktivitas, Waktu, Biaya
Analisa Greenwater Akibat Gerakan Offshore Security Vessel Maulidya Octaviani Bustamin; Mas Murtedjo; Eko Budi Djatmiko
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.42 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1791

Abstract

Analisa  Tugas  Akhir  ini,  terdiri  atas  beberapa  tahapan.  Yang pertama yaitu perancangan struktur Offshore Security Vessel (OSV) dengan bantuan software MAXSURF guna mendapatkan Lines Plan. Offset data yang diperoleh digunakan dalam pemodelan menggunakan MOSES,  kemudian  dilakukan  analisa  gerak  OSV  dalam  gelombang  regular  dan dinyatakan dalam grafik RAO. Analisa gerak relatif vertikal  haluan dihitung dari RAO gerakan, dan kemudian melakukan evaluasi perilaku di gelombang acak dengan analisis spektra gelombang. Dari analisa spektra didapatkan parameter greenwater sehingga dapat dihitung peluang, intensitas dan tekanan greenwater. Dari hasil analisa diperoleh RAO gerak vertikal Offshore Security Vessel (OSV) pada  gelombang  reguler yang dipengaruhi  oleh  kecepatan,  kondisi  muatan  dan arah gelombang. Peluang terjadinya greenwater terbesar terjadi pada sudut datang gelombang following sea (0o) dimana harga terbesar terjadi pada ω = 0.2 rad/sec dengan periode 29 detik mencapai 0.477. Intensitas greenwater terbesar terjadi pada saat sudut datang gelombang following sea (0o) adalah sebanyak 59.265 per jam dan 0.378 per detik. Tekanan greenwater terbesar terjadi pada saat sudut datang gelombang head sea (180o) sebesar 1678x10-6 MPa. Dengan nilai tersebut, deck mampu menahan beban akibat tekanan greenwater.
PENANGGULANGAN MASALAH BANJIR DAN PENGOLAHAN SAMPAH MANDIRI DENGAN METODE TAKAKURA (DESA BERBEK KECAMATAN WARU SIDOARJO) safrin zuraidah; bambang sujatmiko; maulidyah octaviani bustamin
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 2 No 2 (2019): Januari
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.851 KB) | DOI: 10.36456/abadimas.v2.i2.a1754

Abstract

Waste has become a problem that is really worrying everywhere. If you pay close attention, there are indeed a number of factors that cause waste problems to become serious. First, population growth. Second, more and more instant food with plastic packaging. Third, the habit of littering, the habit of consuming instant food in packaging, to the habit of throwing garbage without sorting between organic and non-organic waste will damage the ecosystem. The same problem is also experienced by Berbek Village in Sidoarjo Regency, the problem of waste and flooding that is always faced by the city cannot only be the responsibility of the government, but the community as one of the producers of household waste should always help reduce the amount of waste. Thisneeds to provide an understanding to the community of environmental concerns, especially regarding household waste management and water conservation for the future based on water conservation. The results achieved from this activity are that the village community is aware of and understands the importance of a clean environment, there is no garbage scattered, puddles or floods can be reduced, and are able to practice independent waste management methods.
KAJIAN KORELASI DIMENSI DAN STANDAR KENYAMANAN BUS RAPID TRANSIT TRANS SIDOARJO TERHADAP LOAD FACTOR DWI MURYANTO; Maulidya Octaviani Bustamin
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 2 No 2 (2018): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2018)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v2i2.666

Abstract

Bus Rapid Transit (BRT) Trans Sidoarjo merupakan transportasi massal di Kabupaten Sidoarjo yang menerapkan sistem transportasi bis cepat, murah dan ber-AC. Trans Sidoarjo merupakan salah satu bagian dari program penerapan Bus Rapid Transit di Indonesia yang resmi beroperasi pada tanggal 21 September 2015. Dalam pelaksanaan operasionalnya, kinerja pelayanan BRT Trans Sidoarjo kondisi eksisting kurang baik. Salah satu diantaranya nilai load factor tertinggi rata-rata 25% kurang dari standar Indikator Pelayanan Angkutan Umum yang telah ditetapkan Dirjend. Perhubungan Darat sebesar 70% sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap penyebab rendahnya nilai load factor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dimensi BRT Trans Sidoarjo terhadap nilai load factor sehingga diketahui penyebab rendahnya nilai load factor terhadap efektifitas kinerja BRT. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur untuk data sekunder dan observasi armada BRT untuk data primer. Hasil penelitian ini didapatkan luas netto penumpang duduk sebesar 10,915 M2 dan penumpang berdiri sebesar 9,06 M2, tingkat kenyamanan penumpang duduk sebesar 0,3638 M2 dan penumpang berdiri sebesar 0,1812 M2. Hal ini menunjukkan bahwa kapasitas penumpang dan dimensi kendaraan kurang ideal dengan load factor.
ANALISIS PENGARUH KETERLAMBATAN WAKTU TERHADAP BIAYA MENGGUNAKAN EARNED VALUE CONCEPT (PADA PROYEK JETTY DI PULAU WAIBALUN, FLORES TIMUR) WISNU ABIARTO NUGROHO; Kusnul Yakin; Maulidya Octaviani Bustamin; Hendrikus Andriano Daeng Weking
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 3 No 1 (2019): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2019)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v3i1.847

Abstract

Selama fase konstruksi, produktivitas yang tidak akurat karena manajemen proyek yang tidak tepat sering terjadi.Biaya yang tidak dapat diprediksi, periode konstruksi yang lama serta kualitas konstruksi yang buruk menjadi masalah manajemen proyek.Hal ini perlu guna mengidentifikasi penyimpangan terkait biaya dan jadwal yang berorientasi pada kinerja.Penelitian ini mengkuantifikasi kinerja proyek dengan metode Earned Value Concept. Untuk Pengembangan Proyek jembatan Jetty di pulau Waibalun menggunakan Anggaran Biaya Jadwal Kerja (BCWS), Anggaran Biaya Kerja Dilaksanakan (BCWP) dan Aktual Biaya Kerja Dilakukan (ACWP) sebagai indikator untuk menganalisis nilai-hasil dari Varians Biaya (CV), Jadwal Varians (SV), Indeks Kinerja Biaya (CPI), Jadwal Kinerja Indeks (SPI) di samping perkiraan Estimasi Jadwal (EAS) dan Perkiraan Biaya Perkiraan proyek (EAC) menggunakan Microsoft Excel.Pada penelitian menunjukkan bahwa hingga minggu ke-16 Kinerja proyek di tinjau berdasarkan schedule performance index (SPI) sebesar 0,870, kinerja proyek terhadap biaya, cost performance index (CPI) sebesar 0,893 (CPI<1) dan (SPI<1) menunjukan bahwa kinerja biaya yang buruk .Hal ini disebabkan karena biaya yang dikeluarkan ACWP lebih besar dibandingkan nilai yang di dapat dari penyelesaian pekerjaan selama periode waktu tertentu.,maka dengan kondisi tersebut proyek mengalami keterlambatan -5,625% dan penambahan waktu proyek atau Extension Of Time (EOT) sebesar ( 16 minggu) . BCWP sampai minggu ke-16 = Rp 433.000.000,00 BCWS sampai minggu ke-16 =Rp 499.957.901,00 ACWP sampai minggu ke-16=Rp484.617.468,00 penyimpangan terhadap jadwal Rp.66.957.901,00 dan terhadap waktu sebesar Rp.51.617,468,00.
Studi Kelayakan Rencana Pengembangan Pembangunan Gedung F Universitas Dr. Soetomo Surabaya Hastono, Klotok Budi; Apriliani, Rizki Astri; Bustamin, Maulidya Octaviani; Kuncaravita, Sekar Ayu
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 6 No 1 (2024): Vol. 6 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v6n1.p18-29

Abstract

Building F Dr. University Soetomo Surabaya has several main functions consisting of a Library Room, Lecturer Room, Classroom and Auditorium which has been established since 1981, so it is necessary to assess the condition of the building as material for further evaluation. The research was carried out with a building survey to review such as carrying out investigations on the building, measuring or checking. The results of the research obtained are, firstly, technical architecture including aspects of comfort, health, safety, Building F, Dr. University. Soetomo has fulfilled all assessment points well. Second, the structural technical test results obtained using the Hammer Test show that the average compressive strength value of concrete in the building structure of building F gives a value below 250 kg/cm2 which is the minimum concrete quality value used in building structures, so this shows that the strength of the concrete is not meets the requirements when used for multi-storey building structures. Third, the technical utility shows that the strong current electrical system functions well and can be operated safely. The main electrical equipment, labels on panels, good and neat electrical installation lines are not well organized, maintenance is needed to tidy up the electrical cable lines.
Analisis Biaya Rencana Keselamatan Kerja (RKK) Terhadap Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) Di Lapangan (Studi kasus : Peningkatan Jalan Modong - Grabagan dan Peningkatan Jalan Banjarsari - Dukuhtengah) Agus, An; Bustamin, Maulidya Octaviani; Sujatmiko, Bambang
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 6 No 2 (2024): Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v6n2.p154-160

Abstract

Sektor konstruksi berpengaruh besar pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan berada pada urutan kelima yang mencapai Rp 1,9 kuadriliun serta capaian itu setara dengan 9,8% dari total PDB Indonesia. Namun, pertumbuhan di sektor ini tidak selaras dengan penerapan K3 dalam penyelengggaraannya. Penelitian ini dilaksanakan pada proyek Peningkatan Jalan Modong-Grabagan dan Peningkatan Jalan Banjarsari - Dukuhtengah di Kabupaten Sidoarjo yang bertujuan untuk menganalisa biaya K3 yang dialokasikan dalam meter persegi dan presentase biaya K3. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Adapun peraturan yang dipedomani adalah Permen PUPR No 10/2021 serta SEMenPUPR No 11/SE/M/2019. Hasil yang diperoleh untuk proyek jalan Modong-Grabagan yaitu biaya K3 sebesar Rp 4.862,00/m2 dengan presentase sebesar 0,34% dan proyek jalan Banjarsari-Dukuhtengah sebesar Rp 6.601,00/m2 dengan presentase sebesar 0,5%. Presentase tersebut lebih rendah dari standar ideal Komite Keselamatan Konstruksi Rakyat yang berkisar 1.50%-2.50% dari total nilai proyek. Apabila prosentase tersebut <1,5% maka nilai K3 proyek tersebut rawan terjadi kecelakaan, sedangkan bila prosentase >2,5% maka alokasi biaya K3 terlalu boros. Data per tanggal 2 Juli 2024 progress pekerjaan proyek Modong sebesar 33% dan proyek Banjarsari sebesar 34% sehingga dimungkinkan terjadinya penambahan biaya K3 yang mempengaruhi biaya per m2 dan presentase biaya K3 terhadap kontrak proyek sampai dengan masa akhir proyek
Penjadwalan Penyelesaian Proyek Revitalisasi Aula Muzdalifah Asrama Haji dengan Menggunakan Sumber Daya Terbatas Bustamin, Maulidya Octaviani; Sujatmiko, Bambang; Mazaya, Nando Winnet
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 4 No 1 (2022): Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v4n1.p21-27

Abstract

Pada setiap pelaksanaan proyek, sumberdaya dalam hal ini dimaksudkan tenaga kerja dimana tanpa sumberdaya tenaga kerja maka suatu proyek tidak mungkin dapat berjalan. Alokasi sumberdaya dikategorikan menjadi 2 kategori, yaitu alokasi sumberdaya terbatas dan alokasi sumberdaya tak terbatas, adanya keterbatasan dari sumberdaya inilah yang menyebabkan perencanaan sumberdaya yang langka seperti tenaga kerja harus dibuat sebaik mungkin.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penjadwalan penyelesaian proyek dan untuk mendapatkan lamanya waktu pengerjaan dengan sumberdaya terbatas. Metode yang digunakan pada analisis ini yaitu menggunakan metode pengamatan langsung, adapun software bantuan yang digunakan yaitu Microsoft project. Berdasarkan dari hasil analisis perhitungan maka didapat durasi normal 28 hari sedangkan Crash duration 23 hari dengan selisih 5 hari.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Proyek Apartemen Klaska Residence Surabaya Unitomo, Sipil; Bustamin, Maulidya Octaviani; Nugroho, Wisnu Abiarto; Kuroumang, Ursula Uba
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 4 No 2 (2022): Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v4n2.p82-89

Abstract

Pada proyek konstruksi pembangunan Apartmen Klaska Residence Surabaya kenyataannya pelaksanaan proyek atau para pekerja sering mengabaikan persyaratan dan peraturan – peraturan dalam Keselamatan Kesehatan Kerja (K3). Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran bahwa betapa besar resiko yang harus ditanggung oleh tenaga kerja dan perusahannya. Tujuan penelitian ini untuk mengindentifikasi faktor-faktor risiko yang terjadi di lapangan, menganalisa penilaian risiko. Metode penelitian ini menggunakan sampel responden sebanyak 30 orang berpedoman standar AS/NZS 4360 : 2004 Risk Management. Hasil pengolahan data yang dilakukan, 30 risiko terdapat 5 risiko tinggi, 15 risiko sedang dan 10 risiko tinggi. Dari keseluruhan risiko yang terindentifikasi risiko tertinggi yaitu iritasi mata karena cahaya pengelasan yang terlalu silau dengan nilai indeks risiko 16,27, tangan lecet akibat kontak langsung dengan besi dengan nilai risiko dengan nilai indeks risiko 15,66, kaki tersandung besi yang sudah dipasang dengan nilai indeks risiko 15,33, luka bakar akibat terkena percikan api saat pengelasan dengan nilai indeks risiko 13,67, penglihatan dan pernafasan berkurang akibat gumpalan fumes/asap saat proses pengelasan sambungan tiang pancang dengan nilai indeks risiko 13,16. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan di lapangan yaitu penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pemasangan rambu-rambu K3, melakukan safety induction, dan melakukan traffic management oleh pihak safety officer terhadap pekerja.
Analisis Biaya Investasi Proyek Pembangunan Perumahan La Diva Green Hill Menganti Gresik Sujatmiko, Bambang; Bustamin, Maulidya Octaviani; Ardiansyah, Gilang Nova; Unitomo, Sipil
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v5n1.p51-59

Abstract

Analisa investasi dilakukan dengan beberapa metode penilaian investasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan, pengolahan, dan analisa data serta analisa investasi dengan metode NPV, IRR, PI, serta menghitung waktu pengembalian investasi dengan metode PP. Dari hasil analisa investasi dengan metode NPV, IRR, PI, dan PP menggunakan diskon faktor 15%. Penilaian investasi menggunakan metode Net Present Value (NPV) dari hasil perhitungan diketahui nilai NPV =+Rp.45.633.543.816.03, artinya nilai penerimaan kas bersih sekarang dimasa yang akan datang akan lebih besar daripada nilai investasi sekarang dan dikatakan menguntungkan. Hasil perhitungan Internal Rate of Return (IRR) didapatkan hasil bunga sebesar 32.617 %. Hasil tersebut diperoleh dari P1(32%)= P2(33%) (P1 mendekati P2), yang artinya pada kondisi ini nilai NPV=0 atau mendekati 0 dengan nilai NPV1 = Rp1.158.790.178 dan NPV2 = -Rp.718.417.196, karena IRR lebih besar dari yang disyaratkan = 15% maka proyek tersebut menguntungkan. Hasil perhitungan Profitability Index (PI) didapatkan nilai PI=1,47. Karena nilai PI=1,47 > 1 maka proyek perumahan tersebut dikatakan menguntungkan. Hasil perhitungan Payback Period (PP) diketahui investasi akan kembali dalam 3 tahun 4 bulan pada tahun 2025 bulan ke-4, karena waktu pengembalian investasi kurang dari yang direncanakan yaitu 5 tahun (2023-2027), sehingga proyek dikatakan menguntungkan.