Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PERSPEKTIF

Bagaimana Teknologi Informasi dan Komunikasi Bertransformasi Menjadi Inovasi Pelayanan Publik? Fadian Nur Aziz; Fathum Mubin; Rizky Juda Putra Hidayat; Asep Nurjaman; Achmad Apriyanto Romadhan; Tri Sulistyaningsih; Yana Syafriyana Hijri
PERSPEKTIF Vol 10, No 2 (2021): PERSPEKTIF - July
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v10i2.4905

Abstract

This study aims to analyze how ICT can change the mechanism of public service innovation and see the success indicators, with an empirical study on the Among Warga application in Batu City. Basically, ICT is a technology that can help reduce government performance, thus making a demand for the dynamics of public service delivery at the regional level. The method used in this research is a qualitative paragraph with a descriptive model in which the researcher looks for key informants or data sources based on facts in the field, and is supported by literature studies.. Referring to the results of the data that have been processed, the researchers found research results that show that the Among Warga application is an online-based complaint service facility which is shown for the people of Batu City in submitting public complaints such as infrastructure damage, fallen trees and natural disasters. However, the Among Warga application's journey has stopped for only one year since it was created in 2017. Meanwhile, the Batu City government is not ready to take advantage of ICT, this is due to the absence of innovative organizational capacity and transformational leadership. Therefore, in this study the authors would like to provide advice to government organizations in building ICT-based innovation concepts, the government is not a single actor, but requires cooperation with the private sector and participation from the community as an indicator..
Community Empowerment Through the Village Innovation Incubation Program - Local Economic Development in Pejambon Village, Bojonegoro Regency Fera Dwi Septiani; Saiman Saiman; Yana Syafriyana Hijri
PERSPEKTIF Vol 11, No 3 (2022): PERSPEKTIF - July
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v11i3.6749

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk melihat Pemberdayaan masyarakat di Desa Pejambon merupakan wujud implementasi Program Pilot Inkubasi Inovasi Desa- Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) melalui unit usaha bidang wisata BUMDesa Pejambon dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro yang tercantum dalam keputusan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Nomor 48 Tahun 2018 tentang pedoman umum inovasi Desa. Tujuan utama dibentuknya unit usaha bisang wisata adalah salah satu terobosan Pemerintah Desa Pejambon sebagai upaya mengurangi kelompok masyarakat pra sejahtera di Desa Pejambon dengan cara memberdayakan masyarakat di kawasan wisata edukasi Pejambon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis mengenai pemberdayaan masayarakat melalui program Pilot Inkubasi Inovasi Desa- Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) oleh BUMDesa Pejambon, peneliti menggunakan teori pemberdayaan masayarakat menurut Kartasasmita, terdapat indikator pelaksanaannya; memungkinkan berkembangnya potensi masyarakat pra sejahtera, pemberdayaan untuk memperkuat potensi masyarakat pra sejahtera sebagai pengelola wisata dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan, dan terakhir perlindungan diberikan masyarakat pra sejahtera sebagai pengelola wisata edukasi Pejambon sebagai bentuk jaminan pengelola wisata edukasi Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Community Empowerment Through the Village Innovation Incubation Program - Local Economic Development in Pejambon Village, Bojonegoro Regency Fera Dwi Septiani; Saiman Saiman; Yana Syafriyana Hijri
PERSPEKTIF Vol. 11 No. 3 (2022): PERSPEKTIF - July
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v11i3.6749

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk melihat Pemberdayaan masyarakat di Desa Pejambon merupakan wujud implementasi Program Pilot Inkubasi Inovasi Desa- Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) melalui unit usaha bidang wisata BUMDesa Pejambon dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro yang tercantum dalam keputusan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Nomor 48 Tahun 2018 tentang pedoman umum inovasi Desa. Tujuan utama dibentuknya unit usaha bisang wisata adalah salah satu terobosan Pemerintah Desa Pejambon sebagai upaya mengurangi kelompok masyarakat pra sejahtera di Desa Pejambon dengan cara memberdayakan masyarakat di kawasan wisata edukasi Pejambon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis mengenai pemberdayaan masayarakat melalui program Pilot Inkubasi Inovasi Desa- Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) oleh BUMDesa Pejambon, peneliti menggunakan teori pemberdayaan masayarakat menurut Kartasasmita, terdapat indikator pelaksanaannya; memungkinkan berkembangnya potensi masyarakat pra sejahtera, pemberdayaan untuk memperkuat potensi masyarakat pra sejahtera sebagai pengelola wisata dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan, dan terakhir perlindungan diberikan masyarakat pra sejahtera sebagai pengelola wisata edukasi Pejambon sebagai bentuk jaminan pengelola wisata edukasi Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.