Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Tindak Tutur Direktif Memerintah dalam Bahasa Bugis Pada Keluarga Penutur Bugis Di Kota Makassar Saleh, Firman; Muri, Abdul Rauf; Rosvita, Ita; Fitrawahyudi, Fitrawahyudi
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1 (2024): Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v7i1.2302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk implementasi tindak tutur direktif, khususnya bentuk perintah dalam bahasa Bugis dan beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan tindak tutur tersebut. Adapun data dalam penelitian ini berasal dari percakapan sehari-hari sebuah keluarga penutur Bahasa Bugis yang diambil dengan mencatat percakapan yang terjadi. Hasil dari penelitian menunjukkan tindak tutur direktif memerintah dalam bahasa Bugis yang digunakan keluarga dilakukan dengan dua cara, yakni langsung dan tidak langsung. Adapun penggunaan tindak tutur tidak langsung memerintah dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah usia, situasi dan status sosial. Dalam penggunaan tindak tutur direktif memerintah, tuturan ditandai dengan perangkat linguistik dan pragmatik.
Peningkatan Kemampuan Literasi Digital Di Lingkungan Pendidikan Berbasis Aplikasi Canva Basri, Syamsuriana; Fitrawahyudi, Fitrawahyudi; Khaerani, Khaerani; Nasrullah, Ince; Ernawati, Ernawati; Aryanti, Aryanti; Maya, Sri; Aisyah, Sitti; Sakti, Irma
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v1i2.65

Abstract

Kurangnya memahami pemanfaaran aplikasi canva sehingga literasi digital masih minim dikalangan guru serta kurang menggunakan media pembelajaran yang interaktif. Tujuan pengabdian agar guru di SDN 17 Bontosunggu, Kabupaten Pangkep dapat memanfaatkan aplikasi Canva dan membuata media pembelajaran berbasis apliakasi Canva pada berbagai materi yang digunakan pada saat proses pembelajaran di kelas. Mekanisme metode pengabdian dalam pelaksanaan kegiatan secara umum berupa perencanaan/ persiapan, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan pada guru di SDN 17 Bontosunggu sebanyak 9 responden. Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan pelatihan pemanfaatan aplikasi Canva dalam meningkatkan literasi digital berjalan dengan baik. Guru mampu membuat media pembelajaran serta produk lainnya  dengan memanfaatkan aplikasi Canva. Hal ini terlihat pada hasil evaluasi yang mengalami peningkatan signifikan dari aspek  pengetahuan dan keterampilan guru dan antusias guru dalam membuat media pembelajaran berbasis apliaksi Canva
Directive prohibition utterances with honorific politeness used by families in Makassarese community: An ethnolinguistic study Nashruddin, Nashruddin; Syam, Ummi Khaerati; Waliyudin, Waliyudin; Fitrawahyudi, Fitrawahyudi
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i3.1299

Abstract

Different ways are used in delivering prohibition utterances in a particular society. This research is important because it reveals social value, honor, and philosophical value reflected in prohibition utterances applied by families in Makassar society through an ethnolinguistic lens. Therefore, this research aims to find strategies to convey directive prohibition utterances with honorific politeness, philosophical reflected shown in prohibition utterances with honorific politeness strategies, and the pattern of directive prohibition utterances with honorific politeness strategies in the Makassar community families. An ethnolinguistic approach is used because the way Makassarese people speak is shaped by ethnic and customary values. This research applies qualitative research method. Data sources are utterances and field note results obtained from three families with Makassar ethnic background who live in Makassar city. To collect data, the researcher stayed in their homes. The results show that direct prohibition utterances are used more dominantly than indirect prohibition in family conversations in Makassar society. It indicates that the Makassar community tends to prioritize positive politeness, show closeness in relationships, and convey messages clearly and unambiguously. Those directive prohibition utterances contain philosophical values, namely honesty, firmness, clarity, spontaneity, affection, respect, and maintenance of harmonious relationships.
Implementasi Tindak Tutur Direktif Memerintah dalam Bahasa Bugis Pada Keluarga Penutur Bugis Di Kota Makassar Saleh, Firman; Muri, Abdul Rauf; Rosvita, Ita; Fitrawahyudi, Fitrawahyudi
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v7i1.2302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk implementasi tindak tutur direktif, khususnya bentuk perintah dalam bahasa Bugis dan beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan tindak tutur tersebut. Adapun data dalam penelitian ini berasal dari percakapan sehari-hari sebuah keluarga penutur Bahasa Bugis yang diambil dengan mencatat percakapan yang terjadi. Hasil dari penelitian menunjukkan tindak tutur direktif memerintah dalam bahasa Bugis yang digunakan keluarga dilakukan dengan dua cara, yakni langsung dan tidak langsung. Adapun penggunaan tindak tutur tidak langsung memerintah dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah usia, situasi dan status sosial. Dalam penggunaan tindak tutur direktif memerintah, tuturan ditandai dengan perangkat linguistik dan pragmatik.
Kemampuan Bahasa Daerah Usia 17-22 Tahun: Proyeksi Kepunahan Bahasa Daerah di Kabupaten Maros Fitrawahyudi, Fitrawahyudi; Kasmawati, Kasmawati
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unesco telah menetapkan tanggal 21 Februari sebagai peringatan hari Bahasa Ibu Internasional. Hal ini didasari atas perenungan terhadap kondisi bahasa-bahasa daerah di dunia yang telah banyak mengalami kepunahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bahasa daerah penutur usia 17-22 tahun dan memproyeksikan daya hidup bahasa daerah Bugis dan Makassar di Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner pada 200 orang responden yang kemudian dianalisis berdasarkan tahap reduksi data, model data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan persentase kemampuan berbahasa daerah pada aspek menyimak 63% tidak mampu, berbicara 52% tidak mampu, membaca dan menulis 89% tidak mampu, hal ini menunjukkan bahwa kemampuan bahasa daerah berada pada kategori yang rendah, sehingga dapat disimpulkan bahwa daya hidup bahasa daerah Bugis dan Makassar mengalami ancaman kepunahan dan diproyeksikan pada 10 tahun ke depan bahasa daerah tersebut tidak lagi digunakan oleh mayoritas responden.