Claim Missing Document
Check
Articles

Factors Determining the Quality of Financial Reports Lawendatu, Nekda; Hendrian, Hendrian; Nuryasman, Nuryasman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.49931

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakter individu, karakter organisasi dan legal environment terhadap kualitas laporan keuangan BLUD Rumah Sakit Daerah di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 74 orang pegawai bagian keuangan BLUD Rumah Sakit Daerah di Provinsi Sulawesi Utara. Penyebaran kuesioner menggunakan Google Form kepada pegawai bagian keuangan di 4 (empat) Rumah Sakit. . Metode analisis data dalam penelitian ini berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan karakter individu berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan, karakter organisasi tidak signifikan mempengaruhi kualitas laporan keuangan, dan legal environment memiliki pengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan
Keuangan dalam Perantauan: Faktor Penentu Perilaku Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Rantau Lee Selly; Nuryasman MN
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i2.37629

Abstract

Mahasiswa rantau kerap dihadapkan pada tuntutan untuk beradaptasi dengan kehidupan mandiri di kota perantauan, termasuk penyesuaian akademik, sosial, dan terutama finansial. Tingginya biaya hidup di kota besar seperti Jakarta membuat kemampuan mengelola keuangan menjadi faktor penting agar mahasiswa dapat menjaga keberlangsungan studi serta keseharian mereka. Dalam konteks tersebut, penelitian ini berupaya menelaah sejauh mana literasi keuangan, sikap keuangan, dan kecemasan finansial berkaitan dengan perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa rantau di Jakarta. Kajian ini berlandaskan Theory of Planned Behavior, yang memandang bahwa perilaku seseorang dibentuk oleh sikap, keyakinan, serta persepsi atas kemampuan mengendalikan tindakan tertentu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa rantau yang sedang menempuh pendidikan tinggi dan tinggal terpisah dari orang tua yang terdiri dari 200 responden. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik pemodelan persamaan struktural berbasis partial least squares (PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan dan sikap keuangan cenderung berhubungan positif dengan perilaku pengelolaan keuangan, sedangkan kecemasan finansial tidak memperlihatkan hubungan yang kuat terhadap perilaku tersebut. Temuan ini memberi gambaran bahwa pemahaman dan pandangan positif mengenai keuangan dapat berperan dalam membentuk perilaku keuangan yang lebih terarah, sementara tekanan emosional terkait kondisi finansial belum tentu menghambat kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan. Dengan demikian, penting bagi mahasiswa rantau untuk terus mengembangkan literasi keuangan dan membangun sikap keuangan yang sehat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian finansial. Away-from-home students often face demands to adapt to independent living in a new city, including academic, social, and especially financial adjustments. The high cost of living in metropolitan areas such as Jakarta makes financial management skills an essential aspect for maintaining both their studies and daily needs. In this context, this study aims to examine the extent to which financial literacy, financial attitude, and financial anxiety are related to the financial management behavior of away-from-home students in Jakarta. This research is grounded in the Theory of Planned Behavior, which suggests that an individual’s behavior is shaped by attitudes, beliefs, and perceived behavioral control toward the behavior. The study employs a descriptive quantitative approach, using questionnaires distributed to away-from-home students who are currently pursuing higher education while living separately from their parents, consisting of 200 respondents. Data were analyzed using structural equation modeling with partial least squares (SEM-PLS). The findings show that financial literacy and financial attitude tend to have a positive relationship with financial management behavior, whereas financial anxiety does not exhibit a strong relationship with the behavior. These results suggest that knowledge and positive views regarding finance may contribute to more directed financial behavior, while emotional pressure related to financial conditions does not necessarily impede students’ ability to manage their finances. Therefore, it is important for away-from-home students to continuously develop financial literacy and build healthy financial attitudes as part of efforts to strengthen their financial independence.
Sustainable Entrepreneurship Activities: A Pathway to Foster Intentions in Sustainability Kartika Nuringsih; Edalmen Edalmen; Nuryasman MN
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol. 16 No. 2 (2026): MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jurnal_mix.2026.v16i2.009

Abstract

Objective: Aligning with the role of entrepreneurship education in higher education institutions (HEIs), the purpose of this study is to develop a model of sustainable entrepreneurship activities and analyze the relationship of these variables to sustainability education and sustainable entrepreneurial intentions. The application of sustainable entrepreneurial activities is to develop the thinking in Schlange's (2006) study in order to prepare knowledge for entrepreneurs in a sustainable era. Methodology: The respondents were entrepreneurship students in Jakarta, Indonesia. A total of 193 students were involved as respondents using purposive sampling technique while the data processing used Smart-Pls.Finding: The result proves the indicators are valid and reliable in reflecting these variables. It shows sustainable entrepreneurship activity and sustainable education affect the formation of sustainable entrepreneurial intention. Sustainable education mediates the formation of intention among students at the HEIs.Conclusion: The sustainable entrepreneurship activity as an instrument to be tested on respondents who have sufficient knowledge about SDGs. This result relates with the theory of planned behavior commonly used to examine the testing of entrepreneurial intentions. It is useful to determine the relevance of the triple bottom line theory. This study can transform the thoughts of Schlange as a pathway in understanding SDGs
Pola Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Modern: dari Literasi hingga Gaya Hidup Olivia Novitasari; Nuryasman MN
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i1.36927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan dan gaya hidup terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa di era modern. Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan kemudahan akses terhadap berbagai layanan keuangan seperti e-wallet, paylater, dan platform investasi, namun juga berpotensi mendorong perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan yang baik. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, tingkat literasi keuangan nasional masih berada di bawah tingkat inklusi keuangan, yang menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan belum sebanding dengan luasnya akses yang tersedia. Kondisi ini turut tercermin pada mahasiswa yang berada dalam fase awal kemandirian finansial, di mana mahasiswa mulai bertanggung jawab dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran secara mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan responden sebanyak 330 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara yang dipilih menggunakan teknik sampling insidental. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, sikap keuangan, dan gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman keuangan dan pembentukan gaya hidup yang bijak agar mahasiswa mampu mengelola keuangan dengan sehat, rasional, dan bertanggung jawab. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi masukan bagi lembaga pendidikan untuk memperkuat literasi keuangan di lingkungan akademik serta mendorong kebiasaan finansial yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa. This study aims to analyze the influence of financial literacy, financial attitudes, and lifestyle on students’ financial management behavior in the modern era. The development of digital technology has increased access to various financial services such as e-wallets, paylater systems, and investment platforms. However, these conveniences also have the potential to encourage consumptive behavior if not balanced with adequate financial management skills. According to the Financial Services Authority, the national level of financial literacy remains lower than the level of financial inclusion, indicating that the public’s understanding of financial products and services has not yet matched the accessibility available to them. This situation is also reflected among university students, who are in the early stages of financial independence and are beginning to take responsibility for managing their personal income and expenses. This research employs a quantitative approach involving 330 students from the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University, selected through an accidental sampling technique. The data were analyzed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with the assistance of SmartPLS software. These results reveal that financial literacy, financial attitudes, and lifestyle have a positive and significant influence on students’ financial management behavior. These findings emphasize the importance of improving financial knowledge and fostering a prudent lifestyle to help students manage their finances wisely, rationally, and responsibly. Furthermore, this study provides valuable insights for educational institutions to enhance financial education and promote sustainable financial habits among students.
Analisis Profitabilitas Industri Pertambangan selama Perang Rusia–Ukraina Daniel Chandra Setiawan; Nuryasman MN
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.37981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran modal kerja, struktur keuangan, likuiditas, dan nilai tukar terhadap profitabilitas perusahaan pertambangan di Indonesia. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah sehingga industri pertambangan memiliki potensi perkembangan yang tinggi, namun profitabilitas perusahaan di sektor ini menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan setiap tahunnya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti siklus proyek yang panjang, tingginya biaya modal, tingkat risiko yang besar, serta dampak geopolitik global seperti perang Rusia–Ukraina. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 60 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020–2024, dengan metode analisis regresi data panel menggunakan EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa working capital turnover, likuiditas, dan nilai tukar tidak berpengaruh terhadap profitabilitas, sedangkan capital structure berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan efisiensi modal kerja, mengelola struktur permodalan, menjaga likuiditas, serta mengantisipasi perubahan nilai tukar guna memperkuat profitabilitas perusahaan. This study aims to analyze the effect of working capital turnover, capital structure, liquidity, and exchange rate on the profitability of mining companies in Indonesia. Indonesia possesses abundant natural resources, providing substantial growth potential for the mining industry; however, the profitability of companies in this sector exhibits considerable year-to-year variability. This condition is influenced by several factors, including long project cycles, high capital expenditure, elevated risk levels, and global geopolitical tensions such as the Russia–Ukraine conflict. The study uses a sample of 60 mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2020–2024 and employs panel data regression analysis using EViews 13. The results indicate that working capital turnover, liquidity, and exchange rate have no significant effect on profitability, while capital structure has a negative and significant effect. These findings may serve as a consideration for company management in improving working capital efficiency, managing capital structure, maintaining liquidity, and anticipating exchange rate fluctuations to enhance profitability.