Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Literasi Manajemen Keuangan Sederhana Dan Sosialisasi Investasi Saham Pada UMKM Kelurahan Meruya Utara FIRDAUS, Iwan; MARLAPA, Eri
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Februari – Mei 2022)
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v1i1.193

Abstract

Fintech bukan merupakan layanan yang diberikan oleh perbankan melainkan model bisnis baru yang saat ini sangat membantu kebutuhan masyarakat. Meskipun fintech bukan merupakan lembaga keuangan seperti perbankan namun fintech tetap diatur oleh Bank Indonesia agar konsumen atau masyarakat dapat terlindungi. Oleh karena itu, perusahaan penyelenggara fintech wajib mendaftarkan perusahaannya pada Bank Indonesia ataupun Otoritas Jasa Keuangan terkait PBI Nomor 19/12/PBI/2017 tentang penggunaan teknologi sistem keuangan yang menghasilkan produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis baru serta dapat berdampak pada stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, efesiensi, kelancaran, kemananan dan keandalan sistem pembayaran. Literasi manejemen kuangan secara sederhana dengan pendekatan kepada teknologi finansial sangat relevan dengan kondisi saat ini. Salah satu penerapan manajemen keuangan dengan finansial teknologi adalah sebagai media investasi saham, dimana pada saat ini dengan menggunakan smartphone yang secara signifikan meningkatkan efisiensi aktivitas investasi saham dibandingkan dengan metode investasi secara konvensial. Sasaran peserta dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelaku UMKM di wilayah Kelurahan Meruya Utara. Alasan dipilihnya UMKM adalah saat ini kondisi sedang dilanda pandemic Covid19, maka berdampak terhadap ekonomi masyarakat secara umum serta proses jual dan beli dari UMKM secara khusus. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah metode penyuluhan, tanya jawab, dan praktek. Hasil dari pelatihan mendapatkan sambutan yang baik dari peserta. Hal ini dilihat dari hasil angket yang disebar ada 87% peserta sangat setuju bahwa topik yang dibicarakan sesuai dengan harapan peserta, 82% peserta sangat setuju bahwa materi yang disampaikan pembicara dengan jelas, dan 84% peserta sangat setuju bahwa pembicara menguasai topik yang disampaikan.
STRATEGI INFORMASI TERHADAP PENCAPAIAN KINERJA BISNIS YANG BERKELANJUTAN Saragih, Lisnatiawati; Firdaus, Iwan
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/12e2g613

Abstract

Pada era informasi saat ini, strategi informasi yang efektif menjadi aset penting bagi pelaku bisnis, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Strategi ini membantu mendukung keputusan bisnis yang berkelanjutan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Dampak dari kondisi ekonomi ini meluas, termasuk penurunan daya beli konsumen akibat kurangnya informasi yang relevan baik bagi pengusaha maupun konsumen. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pendekatan yang jelas dan terstruktur dalam menyampaikan strategi informasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan internal organisasi tetapi juga meningkatkan keterlibatan dan kepuasan konsumen. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pengetahuan tentang strategi informasi yang efektif dalam meningkatkan kinerja bisnis secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM mengenai strategi informasi yang efektif dalam meningkatkan kinerja bisnis.
PENGARUH HARGA SAHAM, DEBT TO EQUITY RATIO, RETURN ON ASSETS, DAN SALES GROWTH TERHADAP PRICE BOOK VALUE (STUDI PADA SEKTOR PERTANIAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2018) Firdaus, Iwan; Prastika Rohdiyarti, Melinda
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September 2021)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jemsi.v3i1.674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga saham, debt to equity ratio, return on assets dan sales growth terhadap price book value pada sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2018. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2018, dengan kriteria tidak mengalami kerugian selama tahun pengamatan, sehingga populasi berjumlah 6 perusahaan. Metode sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, yang berarti sampel sama dengan populasi penelitian, sehingga jumlah sample adalah 6 perusahaan. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan model fixed effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga saham berpengaruh positif dan signifikan terhadap price to book value, debt to equity ratio tidak berpengaruh terhadap price to book value, return on assets berpengaruh positif dan signifikan terhadap price to book value dan sales growth tidak berpengaruh terhadap price to book value.
Empowering MSMEs Through Digital Enablement: The Direct Effects of Internet Training, Capacity Development, and Motivation on Business Performance Lisnatiawati Saragih; Iwan Firdaus
Jurnal Doktor Manajemen (JDM) Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jdm.v9i1.35453

Abstract

The acceleration of digital transformation among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) is essential for improving competitiveness and economic resilience in the digital era. This study examines the effects of Internet Learning, Digital Capacity Development, and Internet Motivation on MSME Digital Readiness in the Indonesian context. Using a quantitative approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), the findings indicate that all three predictors significantly and positively influence digital readiness, with Internet Motivation emerging as the most dominant factor. These results highlight the importance of combining technical knowledge, supportive infrastructure, and psychological engagement to foster a digitally ready MSME sector. The study offers a multidimensional framework of digital readiness by integrating cognitive, structural, and behavioural elements. It also provides practical implications for policymakers and development institutions to implement integrated digital literacy, capacity building, and motivation-driven strategies. Future studies are encouraged to explore contextual variations and adopt longitudinal or mixed-method designs to deepen understanding of digital transformation in diverse MSME environments.
TRANSFORMATION OF OK OCE MSMES THROUGH DIGITAL CONTENT STRATEGY TO INCREASE BRAND AWARENESS AND COMPETITIVENESS Andyan Pradipta Utama; Loeky Rono Pradopo; Yudo Devianto; Iwan Firdaus
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2676

Abstract

The rapid development of digital marketing has intensified business competition and encouraged the emergence of new entrepreneurs, requiring micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to strengthen their competitiveness through effective branding strategies. Consumers increasingly prefer well-known brands because they are perceived as more trustworthy, accessible, and capable of delivering consistent quality. Therefore, digital content marketing has become an important instrument for enhancing brand awareness and supporting business sustainability. However, preliminary observations indicated that MSMEs affiliated with OK OCE in Jakarta had not optimally implemented digital content strategies to strengthen their brand identity and market visibility. In collaboration with Universiti Malaysia Terengganu (UMT), this community service program aimed to improve the capacity of MSME entrepreneurs in developing digital content marketing strategies to increase brand awareness and business competitiveness. The activity involved 33 OK OCE MSME members and was conducted through face-to-face workshops, discussions, practical content creation sessions, and mentoring activities. The training materials covered brand awareness concepts, content planning, social media utilization, and the use of simple digital tools such as Canva and CapCut. The evaluation results demonstrated that 88% of participants experienced an increased understanding of digital content marketing and brand awareness, while 70% successfully created or optimized their business social media profiles during the program. Participants also expressed their commitment to implementing structured content plans to support future business development. These findings indicate that community-based digital marketing education effectively enhances MSME capabilities and contributes to sustainable business growth in increasingly competitive digital markets.