Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

efektivitas model latihan ketepatan pukulan selama 6 minggu terhadap hasil gyaku tsuki pada atlet pemula kki lampung utara Faturrahman, Syahid; Priyono, Dwi; Kurniawan, Candra; Wicaksono, Lungit
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 1 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model latihan ketepatan pukulan selama 6 minggu terhadap hasil gyaku tsuki pada atlet pemula KKI Lampung Utara. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian pre test-post test design. Sampel yang digunakan yaitu atlet pemula karate KKI Lampung Utara berjumlah 30 orang dengan pengelompokkan menggunakan ordinal pairing. Instrumen yang digunakan yaitu tes pukulan gyaku tsuki. Hasil penelitian ini berdasarkan anallisis data melalui uji paired sample test diketahui nilai t hitung = 4,657 > t tabel = 2,145, maka dapat disimpulkan bahwa model latihan ketepatan pukulan selama 6 minggu efektif meningkatkan hasil pukulan gyaku tsuki pada atlet pemula KKI Lampung Utara dengan Besarnya persentase peningkatan rata-rata yaitu 28,57 %. Kata Kunci : efektivitas, latihan ketepatan, gyaku tsuki
Meningkatkan kemampuan renang gaya dada dengan mengunakan alat bantu pelampung pada anak usia dini Saniar, Elza; Wicaksono, Lungit; Kurniawan, Candra; Priyono, Dwi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 1 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan alat bantu pelampung untuk meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada peserta bina renang AANTASENA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah peserta bina renang AANTASENA sebanyak 20 orang. Dalam penelitian ini mengambil sampel dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 20 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa renang gaya dada dengan jarak 25 meter. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data, analisis data, dan pengujian hipotesis, maka diperoleh hasil penelitian bahwa: 1) Ada pengaruh latihan menggunakan alat bantu pelampung untuk meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada peserta bina renang AANTASENA, dengan nilai thitung = 12,515 > ttabel = 2,262, 2) ada pengaruh latihan tanpa menggunakan alat bantu pelampung untuk meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada peserta bina renang AANTASENA, dengan nilai thitung = 1,809 < ttabel = 2,262, 3) Latihan menggunakan alat bantu pelampung lebih efektif dibandingkan dengan latihan tanpa menggunakan alat bantu pelampung dalam meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada peserta bina renang AANTASENA. Kata Kunci: alat bantu pelampung, kecepatan, renang.
Pengaruh Half Squat Jump dan Split Squat Jump terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Sabit pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat SMAN 1 Tulang Bawang Tengah Utama, Harry Yudhistira; Tarigan, Herman; Cahyadi, Ardian; Priyono, Dwi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 13, No 1 (2024): Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan half squat jump dan split squat jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit siswa ektrakurikuler pencak silat SMAN 1 Tulang Bawang Tengah. Metode penelitian adalah eksperimen dengan desain “The Two Group Pretest-Postest Design”. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini berjumlah 32 orang yaitu 16 orang putra dan 16 orang putri dengan menggunakan teknik ordinal pairing. Hasil penelitian ini: 1) Ada pengaruh yang signifikan dari Half Squat Jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit Putra dan Putri, analisis data Putra t hitung = 5,884 > ttabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 16 dan analisis data Putri t hitung = 7,959> t tabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 16. 2) Ada pengaruh yang signifikan dari Split Squat Jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit Putra dan Putri, analisis data Putra t hitung = 11,248>t tabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 15 dan analisi data Putri t hitung = 8,192> t tabel = 2.145 dengan α = 0,05, N = 16. 3) Ada perbedaan yang signifikan antara Half Squat Jump dan Split Squat Jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit siswa Putra dan Putri dengan analisis data presentase peningkatan Half Squat JumpPutra dan Putri yaitu =17,24%, 13,88% sedangkan persentase peningkatan Split Squat JumpPutra dan Putri yaitu =17,48%, 13,97% sehingga dapat disimpulkan bahwa Split Squat Jump lebih berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit pada siswa Putra dan Putri pencak silat SMAN 1 Tulang Bawang Tengah. Kata Kunci: half squat jump, split squat jump, Kecepatan Tendangan Sabit
Sekolah penggerak program: a comparative case study in Indonesia’s elementary school context Fatimah, Halida; Fitriani, Somariah; Priyono, Dwi
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 3: August 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i3.21206

Abstract

The main reason for the research significance is misconceptions arising in the field when implementing Sekolah Penggerak Program, which started in 2021. Thus, the objectives of this study are to describe programs for enhancing exceptional human resources, and to explore the Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (education unit operational curriculum), and the Merdeka Curriculum learning. Four elementary schools in Indonesia's urban and rural areas served as the research unit for analysis, which used a qualitative comparative case study design. The results demonstrate that the programs of ministry of education, culture, and technology research for improving human resources, which includes training and mentoring, have a favourable effect on both rural and urban primary schools. However, only one out of four schools examined the context of the educational unit while creating education unit operational curriculum documents, and every school simply used education unit operational curriculum as a prerequisite for administrative fulfilment. Based on the available components, all teachers developed teaching modules for the Merdeka Curriculum. It was found, nevertheless, that the students were not genuinely exposed to the content of these modules.
Effect Combination of HIIT with Recovery Model on VO2max Quality and Monitoring of Heart-Rate Recovery Kurniawan, Candra; Priyono, Dwi; Firmansyah, Guntur
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol. 6 No. 1 (2022): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : Physical Education, Health and Recreation Study Program, Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v6i1.904

Abstract

This study aims to analyze the effect of differences resulting from the combination of HIIT with recovery models in active and passive forms on the quality of VO2max and monitoring of heart-rate recovery. This study was designed using a quasi-experimental design, and 30 participants participated voluntarily in the study which was further divided into three groups: HIIT-PP experiment (n:10; Age: 21.0±0.82; Weight: 67.2±13.6; Height: 1.68±0.07), HIIT-PP experiment (n=10; Age: 21.1±1.20; Weight: 64.9±6.07; Height: 1.68±0.04), and control group (n=10; Age: 21.09±1.29; Weight: 69.3±5.46; Height 1.69±0.05). This research instrument uses Multistage Fitness Test (MFT) and Heart-Rate Monitoring. The procedure for analyzing the statistical research data used the Analysis of Variance (ANOVA) test with a p-value <0.05. The results showed that the parameter differences between the experimental and control groups significantly improved the quality of VO2max and monitoring of heart-rate recovery (HRM, and HRR 2min, 5min, 10min). This study can conclude that using HIIT with recovery models in passive forms for eight weeks resulted in a change in the quality of VO2max and monitoring of heart rate recovery.
UPAYA MENINGKATKAN GERAK DASAR PASSING BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI MODIFIKASI ALAT BANTU BOLA GANTUNG PADA SISWA SMPN 1 TANJUNG BINTANG Yusro, Miftahul; Nurseto, Frans; Suwarli, Suwarli; Priyono, Dwi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 14, No 2 (2025): Edisi Bulan Desember-Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan gerak dasar passing bawah permainan bola voli melalui modifikasi alat bantu bola gantung pada siswa SMPN 1 Tanjung Bintang Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Sebjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Tanjung Bintang. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data pada penelitian ini adalah lembar penilaian passing bawah permainan bola voli dan lembar observasi untuk siswa. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dengan modifikasi alat bantu bola gantung dapat meningkatkan gerak dasar passing bawah permainan bola voli pada siswa SMP N 1 Tanjung Bintang. Hal tersebut dapat dilihat pada kondisi awal jumlah siswa yang mencapai nilai KKM 78 baru 8 siswa (26,67%), pada siklus I meningkat menjadi 18 siswa (60%), dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 26 siswa (87%). Sehingga tindakan yang diberikan dinyatakan berhasil meningkatkan gerak dasar passing bawah permainan bola voli.
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT KETERAMPILAN TEKNIK DASAR SEPAKBOLA DI SSB BMC GADING REJO U10-12 Hidayat, Muhammad Ikhsan; Priyono, Dwi; Suwarli, Suwarli; Nurseto, Frans
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 14, No 2 (2025): Edisi Bulan Desember-Pendidikan Jasmani
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan teknik dasar sepakbola pemain U10–12 di SSB BMC Gading Rejo. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei melalui tes keterampilan sepakbola usia 10–12 tahun yang telah distandarisasi secara nasional. Populasi penelitian berjumlah 30 pemain yang seluruhnya dijadikan sampel (total sampling). Instrumen yang digunakan meliputi tes dribbling, passing, shooting, heading, dan running with the ball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan teknik dasar pemain secara keseluruhan berada pada kategori sedang (53%), dengan 30% berada pada kategori kurang dan 17% pada kategori baik, sementara tidak ada pemain yang masuk kategori baik sekali maupun kurang sekali. Secara rinci, passing dan dribbling mayoritas berada pada kategori sedang, shooting dan heading menjadi keterampilan terlemah dengan dominasi kategori kurang hingga kurang sekali, sedangkan running with the ball didominasi kategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa penguasaan teknik dasar pemain sudah cukup baik, tetapi belum optimal, sehingga aspek shooting dan heading perlu mendapatkan perhatian lebih dalam program latihan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dan pihak terkait dalam menyusun strategi pembinaan keterampilan teknik dasar sepakbola usia dini.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT PUNGGUNG DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN CLOSE DRIBBLE PADA ATLET PUTRA HOCKEY INDOOR KOTA METRO Suryono, Rizki; Dinata, Marta; Rifaldo, Muhammad Fajril; Priyono, Dwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49622

Abstract

This study aims to determine the relationship between back muscle strength and leg muscle strength to close dribble speed in indoor hockey games in male athletes in Metro City. The research method used is a survey method with a sample of 25 male hockey athletes in Metro City. The research instruments used include a back and lag dynamometer test to measure back muscle strength and leg muscle strength, and a close dribble speed test using the Field Hockey-Specific Dribbling Speed ​​Test. Research hypotheses: 1) there is a relationship between back muscle strength and close dribble speed, 2) there is a relationship between leg muscle strength and close dribble speed, 3) there is a relationship between back muscle strength and leg muscle strength and close dribble speed. The results of the study showed that: 1) there is a significant relationship between back muscle strength and close dribble speed (r count = 0.501 > r table = 0.413), 2) there is a significant relationship between leg muscle strength and close dribble speed (r count = 0.558 > r table = 0.413), 3) Simultaneously, back muscle strength and leg muscle strength also have a significant relationship to close dribble speed (r count = 0.527 > r table = 0.413) with a contribution of 27.84%.
PENINGKATAN GERAK DASAR MANIPULATIF MEMUKUL BOLA MELALUI MODIFIKASI PERMAINAN ROUNDERS PADA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR Baihaqi, Aden; Surisman; Putri, Alifia Ramadhina; Priyono, Dwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61916

Abstract

This study was motivated by the low ball-striking skill of Grade V-B students at SD Negeri 1 Pengajaran. It aimed to improve students’ manipulative fundamental movement skill in ball striking through modified rounders games. Classroom Action Research was conducted in two cycles, each comprising planning, action, observation, and reflection. The participants were 20 students (10 boys and 10 girls). In Cycle I, students practised with a bat having an 8-cm striking surface; in Cycle II, the surface was reduced to 6 cm, while all evaluations used the same standard bat. Data were collected through a performance test assessing arm swing, body position, ball contact, and ball direction, and through a student-activity observation sheet. Data were analysed using mean scores, mastery percentages, the Lilliefors normality test, and a paired-samples t-test. The mean score increased from 52.9 in the pre-cycle to 60.4 in Cycle I and 79.6 in Cycle II. Learning mastery increased from 0% to 40% and then to 85%, while student activity rose from 80.00% to 86.67%. Both pre-cycle and Cycle II data were normally distributed. The paired-samples t-test showed a significant improvement (t = 17.169 > t critical = 2.093; df = 19). Therefore, progressively modified rounders games effectively improved elementary students’ ball-striking skill and learning participation.