Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN STRUKTUR RANGKA BATANG STATIS TERTENTU MENGGUNAKAN METODE MEKANIKA KLASIK DAN PROGRAM (SAP 2000) Dwi Deshariyanto; Anita Intan Nura Diana; Subaidillah Fansuri
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v10i1.1614

Abstract

use of computers in the completion of construction planning requires reliable and accurate human resources in operating computerized civil engineering. The classical engineering mechanics method is a relatively simple and effective way to teach the basics of engineering mechanics and to train the engineering intuition or engineering judgment needed to evaluate the results of advanced computer programs. The aim of the study was to determine the magnitude of the reactions and forces as well as the magnitude of the difference between the reactions and forces in certain static truss structures using classical mechanics methods and programs (SAP 2000). The design of this study compares the classical mechanics method using the node point method with the SAP 2000 program for certain static truss structures which include roof trusses and bridge trusses. The data of this study were carried out by frequency analysis and t test analysis. Completion of certain static structures with roof and bridge models using the manual method with the program (SAP) 2000 resulted in differences in the magnitudes of the forces in the rods, these differences were due to differences in the level of accuracy. The truss structure of the roof and bridge models under certain static conditions produces the magnitude of the forces in the trunk with the same variance and there is no difference between the average magnitudes of the resulting forces.
EXTENSION IMPROVE THE QUALITY OF THE CONTRUCTION WORK FORCE IN THE IMPLEMENTATION OF CONTRUCTION PROJECTS Subaidillah Fansuri; Anita Intan Nura Diana
Jurnal ABDIRAJA Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v2i1.472

Abstract

Kondisi wilayah Desa Gadu Timur yang terletak di sebelah barat kota sumenep, merupakan wilayah daratan tinggi yang mana kondisi tanah merupakan batuan yang mengakibatkan kurangnya hasil pertanian, sehingga kebanyakan masyarakat Desa Gadu timur memilih sebagai tenaga kerja kontruksi yang merupakan mitra dalam pengabdian kepada masarakat. Berdasarkan analisis situasi yang yang ada di Desa Gadu Timur yang notabeni masyarakatnya merupakan pekerja kontruksi di Kabupaten Sumenep, mereka berharap dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan pengetahuan tentang seperti apa tenaga kerja kontruksi yang layak dan bisa bersaing dengan tenaga kerja kontruksi dari luar daerah Sumenep. Hasil kegiatan pengabdian dapat dilihat dari hasil evaluasi yang telah dilakukan dan juga dapat mengetahui hubungan yang terjadi yaitu hubungan antara proses pelaksanaan sosialisasi terhadap pemahaman dari 15 responden. Jawaban responden 1, 2, 3, 5, 14, memiliki tingkat signifikan yang rendah dan hubungan yang lemah, karena memiliki nilai hubungan dan tingkat signifikan = 0. Responden 4 memiliki hubungan yang sangat kuat yaitu terletak diantara 0,70-0,89 pada tabel nilai koefisien korelasi dan signifikan sebab 0,019 < 0,05. Responden 6 memiliki hubungan yang lemah yaitu terletak diantara 0,10-0,29 pada tabel nilai koefisien korelasi dan tidak signifikan sebab 0,665 > 0,05. Responden 7, 8, 9, 10, 15 memiliki hubungan yang lemah yaitu terletak diantara 0,10-0,29 pada tabel nilai koefisien korelasi dan tidak signifikan sebab 0,452 > 0,05. Responden 8, 12, 13 memiliki hubungan yang mendekati sempurna karena terletak >0,90pada tabel nilai koefisien korelasi yaitu 0,941 dan signifikan sebab 0,00 < 0,01
Peningkatan Kualitas SDM dalam Dunia Kontruksi yang Tertuang pada Aplikasi SAP 2000 Subaidillah Fansuri; Anita Intan Nura Diana; Dwi Deshariyanto
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v5i2.1050

Abstract

Banyak suatu pembangunan konstruksi baik itu gedung, jalan dan jembatan masih dilakukan atau direncanakan secara manual, sehingga membutuhkan suatu waktu penyelesaian yang begitu lama, terutama di Kabupaten Sumenep. Oleh karena itu perlu adanya suatu peningkatan kualitas SDM terkait perencanaan konstruksi dengan sebuah program sebagai alat mempercepat suatu perencanaan konstruksi. Program yang nantinya akan dituangkan dalam sebuah kerangka penyelesaian adalah bagaimana menerapkan sebuah perencanaan konstruksi dengan cepat dan tepat yang direncanakan dengan program SAP 2000. Kegiatan dilaksanakan dengan cara pelatihan atau workshop tentang bagaimana cara merencakanan sebuah konstruksi dengan program SAP 2000 kepada anggota forum Silaturrahmi Mahasiswa Fakultas Teknik (FOSFAT). Hasil kegiatan ini adalah pemahaman peserta pelatihan atau workshop semakin meningkat dari 10% menjadi 75%. Hasil run aplikasi SAP 2000 yang dibuat oleh peserta pelatihan sangat memuaskan.
Diseminasi Penggunaan Limbah Plastik Sebagai Material Beton di Kabupaten Sumenep Anita Intan Nura Diana; Subaidillah Fansuri
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v5i2.1073

Abstract

Limbah plastik merupakan masalah lingkungan yang cukup serius sehingga membutuhkan penganan secara tepat dan berkelanjutan agar tidak mencemari tanah, air dan udara. Menurut Suaryana (2018) dan Ariffin (2018) saat ini negara Indonesia merupakan negara urutan kedua penghasil sampah setelah negara China. Sampah yang dihasilkan tiap tahunnya mampu mencapai angka 1,29 juta ton. Negara Indonesia yang notabene setiap wilayahnya dikelilingi oleh laut seakan-akan menjadikan laut sebagai tempat pembuangan sampah. Di daerah pesisir dengan jumlah populasi sekitar 187,2 juta jiwa setiap tahunnya menghasilkan sampah plastik sebesar 3,22 ton. Sampah atau limbah yang dihasilkan tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasilkan akan menjadi ancaman sendiri terhadap lingkungan, karena beberapa limbah plastik memiliki kandungan racun. Selain itu limbah plastik juga tidak mudah terurai seperti yang telah dipaparkan dalam website Petungsewu Wildlife Education Center (2003), limbah plastik membutuhkan waktu 50-100 tahun untuk terurai. Berdasarkan latar belakang diatas maka muncul ide untuk melakukan kegiatan diseminasi penggunaan limbah plastik sebagai material beton khususnya sebagai pengganti pasir. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan kegiatan penelitian yang akan dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil, Universitas Wiraraja. Limbah platik yang dimaksud adalah limbah plastik dari botol bekas yang kemudian dijadikan bahan pengganti sebagian pasir. Botol bekas ini akan dibuat sedemikian rupa sehingga ukurannya atau gradasinya memiliki kemiripan dengan pasir. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat menunjukan perkembangan yang cukup bagus terhadap penambahan pengetahuan para peserta tentang beton dan pengelolaan limbah botol plastik sebagai agregat halus.
Pemanfaatan Limbah Serbuk Batang Bambu Sebagai Campuran Substitusi Agregat Halus Pada Paving Block Terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Air Moh.Hilson Rahmatullah; Anita Intan Nura Diana; Subaidillah Fansuri
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2022.v3i2.3325

Abstract

Paving block mulai dikenal dan dipakai di Indonesia sejak tahun 1977/1978. Paving block  sendiri mempunyai beberapa variasi bentuk untuk memenuhi selera pemakai. Pembuatan paving block ini disesuaikan dengan tingkat kebutuhan, misalnya saja digunakan sebagai tempat parkir, terminal, jalan setapak dan juga perkerasan jalan di kompleks-kompleks perumahan serta untuk keperluan lainnya.Paving block merupakan produk bahan bangunan dari semen yang digunakan sebagai salah satu alternatif penutup atau pengerasan permukaan tanah. Paving block dikenal juga dengan sebutan bata beton (concrete block) atau cone block.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode experimental (percobaan), Penelitian ini menggunakan semen type 1 karena mampu digunakan pada keadaan normal dan tidak memerlukan persyaratan khusus. Serbuk batang bambu sebagai substitusi agregat halus dengan jumlah sampel 20 dengan variasi 0%, 5%, 15% dan 25% sebagai bahan campur untuk paving block dengan benda uji berbentuk bata  ukuran 6 x 10,5 x 21 pada 28 hari. Hasil penelitian ini akan mengetahui penyerapan maksimum, kuat tekan pada paving block, Untuk teknik analisis data yaitu menggunakan Uji Regresi Linear, Uji Linearitas dan Uji Heteroskedastisitas.Hasil yang diperoleh dalam penelitian penggunaan bahan setiap benda uji total yang dibutuhkan untuk 20 benda uji yaitu pasir 42,79 kg, semen 13,26 kg, air 5,3 kg dan serbuk batang bambu 5,43 kg. Hasil kuat tekan tertinggi yaitu variasi 5% sebesar 9,72 dan untuk daya serap air terbaik 15% sebesar 8,150. Untuk mutu beton rata rata kuat tekan dan daya serap air yaitu Mutu D. Dengan persamaan regresi Y = 309,637 – 84,447 X dengan kesimpulan ada pengaruh yang signifikan antara penambahan campuran tersebut, Dan untuk biaya semakin banyak penambahan serbuk batang bambu semakin kecil biaya yang dikeluarkan.
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK BESI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PASIR PADA PEMBUATAN PAVING BLOCK TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR Alvin Ary Setiawan; Anita Intan Nura Diana
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2022.v3i2.3326

Abstract

Salah satu dari sarana transportasi yang sering digunakan dalam perkerasan jalan yaitu paving block. Paving block juga banyak digunakan sebagai kontruksi bangunan seperti pekarangan rumah, trotoar, taman, tempat parkir dan Iain – Iain. Paving block terbuat dari campuran semen portIand, air dan agregat dengan atau bahan Iainnya. PeneIitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk besi terhadap kuat tekan dan daya serap air pada paving bIock.PeneIitian ini merupakan eksperimentaI yang dilakukan di laboratorium. Rancangan penelitian ini dilakukan terhadap 3 perlakuan. Analisis data yang digunakan daIam peneIitian ini menggunakan anaIisis regresi Iinier sederahana. AnaIisis regresi digunakan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk besi terhadap kuat tekan dan daya serap pada paving bIock.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup signifikan dengan adanya pembahan serbuk besi, namun penambahan serbuk besi yang terIaIu banyak juga dapat mengurangi kekuatan paving itu sendiri. Hasi penelitian menunjukkan kuat tekan maksimum sebesar 221.42 Mpa pada variasi 25%, sedangkan kuat tekan minimum sebesar 210.59 Mpa pada variasi 5%. Dan untuk penyerapan maksimum sebesar 9,758 pada variasi 5%, sedangkan penyerapan minimum adaIah sebesar 8,546 pada variasi 25%
PERBANDINGAN SYARAT MUTU FISIKA SEMEN PPC DENGAN SEMEN MORTAR (LEM BATA RINGAN) Dwi Deshariyanto; Anita Intan Nura Diana; Subaidillah Fansuri
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v10i2.2066

Abstract

Light brick in its implementation is done installation using lightweight brick adhesive, but in various places, especially in the Sumenep district installation of lightweight bricks using ordinary cement or widely circulated in the market such as PPC cement. Based on these differences this study will compare the physical quality requirements between PPC cement with cement mortar (lightweight brick glue) in the Sumenep district. The purpose of the study comparing the physical quality requirements of PPC cement with cement mortar (light brick glue) is to determine the binding time, decline or hardening and compressive strength between PPC cement and cement mortar (light brick glue). This research is an experimental research. Test objects for the binding time and hardening of both PPC cement and cement mortar (light brick glue) by making pasta balls, while test objects for compressive strength by making 5 x 5 x 5 cm cube-shaped test objects. PPC cement showed a decrease at 105 minutes by 4.1 mm and the initial bonding time occurred at 139 minutes with a penetration of 25 mm. PPC cement meets the physical requirements of SNI. Cement mortar (lightweight brick glue) for 150 minutes did not decrease and harden at all, so the initial bonding time of cement mortar (lightweight brick glue) meets the SNI requirements. The compressive strength of PPC cement has an average compressive strength of 26.33 MPa, while cement mortar (lightweight brick glue) is 4 MPa. The compressive strength of PPC cement meets the SNI requirements, while cement mortar (lightweight brick glue) does not meet the SNI requirements. Cement mortar (lightweight brick glue) is more appropriate to use in the implementation of lightweight brick installation and PPC cement is stronger when compared to cement mortar (lightweight brick glue).
PERSEPSI MASYARAKAT DESA BUNGBARUH KECAMATAN KADUR KABUPATEN PAMEKASAN TERHADAP PENGGUNAAN MCK Subaidillah Fansuri; Dwi Deshariyanto; Anita Intan Nura Diana
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v11i1.2092

Abstract

Welfare and environmental quality which is still low in Indonesia is a problem that is almost the same in all settlements, benchmarks for the level of welfare and the low quality of the community's environment can be seen from the houses that people live in. The basic thing that can be identified from a bad environment can be seen from the factors that most influence the quality of the housing itself such as drainage, clean water distribution network, garbage disposal, toilet facilities, density of settlements and poverty. This study intends to examine perceptions about the behavior of the people of Bungbaruh Village regarding environmental health and individual and cubicle sanitation related to the absence of MCK facilities in the village. With a sample size of 55 families, namely the people of Dusun Durbugan II, Bungbaruh Village, Kadur District, Pamekasan Regency. Unhealthy behavior is influenced by educational factors, low income, knowledge, hereditary habits, the absence of toilet facilities so that some people still use open spaces as a means for defecating (BAB). The creation of a clean and healthy environment will be obtained by the behavior of the community to change behavior. Efforts that can be made are increasing public awareness through counseling from related parties and providing adequate toilet facilities
PERENCANAAN PEMBANGUNAN MASJID MUJAHIDIN 2 LANTAI JALAN PEPAYA KARANGDUAK KECAMATAN KOTA KABUPATEN SUMENEP Ihsabaihaki, Ainur; DIANA, ANITA INTAN NURA; Fansuri, Subaidillah
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 6 No 2 (2022): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v6i2.1947

Abstract

Masjid menjadi tempat ibadah umat muslim yang disediakan di setiap daerah untuk masyarakat umum, seperti masjid mujahidin sekerang dengan berkembang dan kedepannya akan membangun beberapa fasilitas umtuk kemajuan para santri mujahidin untuk mengaji dan belajar. Area Masjid Mujahidin luas keseluruhan tanah 1174 m2 maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk, mengetahui perencanaan stuktur masjid mujahidin dan mengetahui perencanaan rencana anggaran biaya masjid mujahidin 2 lantai. Dari perencanan ini diharapkan dapat membantu atau mempermudah dalam menentukan gambar rencana bangunan,pedimensian ,penulangan, dan biaya yang di butuhkan.
PERENCANAAN GEDUNG 2 LANTAI YAYASAN MUHITHUL AMIN DESA KALIANGET BARAT KABUPATEN SUMENEP WULAN, DEWI SARI; Diana, Anita Intan Nura; Deshariyanto, Dwi
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7 No 1 (2023): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v7i1.1948

Abstract

Yayasan Muhithul Amin merupakan suatu badan hukum yang mempunyai maksud dan tujuan yang bersifat sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Didirikan dengan memperhatikan persyaratan formal yang ditentukan dalam undang-undang di indonesia. yayasan Muhithul Amin adalah lembaga yang menyediakan tempat atau sarana fasilitas bagi para masyarakat yang ingin menambah ilmu tentang keagaamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana merencanakan pembangunan gedung 2 lantai dan fasilitas penunjangnya seperti, area parkir, taman, dan toilet umum. Dari perencanaan ini diharapkan dapat membantu atau mempermudah dalam menentukan gambar rencana bangunan, pedimensian, penulangan, dan biaya yang dibutuhkan. Perancangan tebal pelat ring balk yaitu 15 cm 12-200, Tebal pelat lantai 2 yaitu 20 cm 12-200. Perencanaan balok, dimensi balok sloof sebesar 300 mm x 300 mm 12. Dimensi balok lantai 2 B1 sebesar 450 mm x 300 mm 12 dan ring balk 300 mm x 300 mm 12 dan 10 pada sengkangnya. Perencanaan kolom, menggunakan 3 demensi yang berbeda yaitu K1 45 x 45 cm 12 dan 10, K2 25 x 25 cm 12 dan10. Anggaran biaya sebesar Rp.1.981.909.000,00,- merupakan total anggaran biaya mulai dari persiapan sampai finishing.