Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH DAYA SERAP TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR LOKAL KABUPATEN SUMENEP AGUSTINA, YULIA; Diana, Anita Intan Nura
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7 No 2 (2023): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v7i2.1962

Abstract

Evaluasi Geometrik Pada Ruas Jalan Prenduan - Bataal (Studi Kasus Desa Brumbung Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep) Salsabila, Cindy; Nura Diana, Anita Intan
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2023.v4i2.5085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi geometrik pada jalan Prenduan-Bataal Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep. Berdasarkan permasalahan yang adadi sana salah satu persyaratan jalan agar melayani pengguna jalan. Evaluasi Geometrik Pada Jalan Prenduan-Bataal Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, terdapat tanjakan dan tikungan sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan pagi pengguna jalan. Oleh karena itu perlu adanya pengecekan ulang terhadap geometri pada jalan raya yang meliputi aspek perencanaan alinyemen horizontal dan vertikal pada ruas jalan yang sesuai dengan aturanyang berlaku. Penyusunan skripsi ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperlukan adalah survey lokasi, dan gambar sedangkan untuk data sekunder yaitu menggunakan buku literatul dan jurmal. Tata Cara Penggunaan Geometri Jalan Antar Kota Tahun 1997 (TPGJAK). jalan Desa Brumbung merupakan jalan lokal kondisi medan datar, memuliki kecepatan ratarata 36km/jam, memiliki jari-jari lingkaran (Rc) 75,711, memiliki jarak antar tikungan minimal 30m. STA 0+350 dan STA 0+550 ini belum dipenuhi.
Pengaruh Rambu Belok Kiri Ikuti Isyarat Lampu Dan Belok Kiri Langsung (Studi Kasus Simpang Jl. Trunojoyo - Jl. Dipenogoro - Jl.Dr.Cipto Kabupaten Sumenep) firmansyah, Dimaz; Nura Diana, Anita Intan
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2023.v4i2.5080

Abstract

Berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran lalu lintas, banyak kondisi dimana pengguna jalan tidak mampu menjaga keduanya ketika menggunakan jalan bahkan pengaturan lalu lintas pun terkadang tidak mewakili untuk menjaga dua kondisi tersebut secara bersamaan. Banyak sekali ditemukan permasalahan yang berkaitan dengan pelanggaran hukum mulai dari yang ringan hingga berat. Beberpa contohnya adalah ketentuan belok kiri ikuti isyarat lampu dan belok kiri langsung. Ada tiga rambu lalu lintas di Kabupaten Sumenep dimana rambu lalu lintas tersebut masih belum begitu berfungsi asal dimana masih ada pelanggar di tiga titik tersebut yang mengakibatkan kemacetan dan kontrofersi antar pengguna jalan.Tujuan dari penelitan ini merupakan untuk mengetahui pengaruh rambu belok kiri ikuti syarat langsung dan belok kiri langsung pada persimpangan jalan. Rancangan penelitian ini mengacu pada identifikasi masalah, rumusan masalah yang tertera pada BAB 1. penelitian ini mengacu pada kinerja simpang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini termasuk jenis data primer yang dikumpulkan melalui survei, dan data sekunder yang dikumpulkan melalui literatur, MKJI dan pendukung lainnya. Berdasarkan rencana penelitian, analisis data akan dilakukan secara kuantitatif dimana data penelitian yang dikumpulkan akan di analisis untuk mencari pengaruh rambu belok kiri ikuti syarat langsung dan belok kiri langsung pada persimpangan jalan.  
Peningkatan Kualitas SDM dalam Dunia Kontruksi yang Tertuang pada Aplikasi SAP 2000 Fansuri, Subaidillah; Diana, Anita Intan Nura; Deshariyanto, Dwi
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v5i2.1050

Abstract

Banyak suatu pembangunan konstruksi baik itu gedung, jalan dan jembatan masih dilakukan atau direncanakan secara manual, sehingga membutuhkan suatu waktu penyelesaian yang begitu lama, terutama di Kabupaten Sumenep. Oleh karena itu perlu adanya suatu peningkatan kualitas SDM terkait perencanaan konstruksi dengan sebuah program sebagai alat mempercepat suatu perencanaan konstruksi. Program yang nantinya akan dituangkan dalam sebuah kerangka penyelesaian adalah bagaimana menerapkan sebuah perencanaan konstruksi dengan cepat dan tepat yang direncanakan dengan program SAP 2000. Kegiatan dilaksanakan dengan cara pelatihan atau workshop tentang bagaimana cara merencakanan sebuah konstruksi dengan program SAP 2000 kepada anggota forum Silaturrahmi Mahasiswa Fakultas Teknik (FOSFAT). Hasil kegiatan ini adalah pemahaman peserta pelatihan atau workshop semakin meningkat dari 10% menjadi 75%. Hasil run aplikasi SAP 2000 yang dibuat oleh peserta pelatihan sangat memuaskan.
Diseminasi Penggunaan Limbah Plastik Sebagai Material Beton di Kabupaten Sumenep Diana, Anita Intan Nura; Fansuri, Subaidillah
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v5i2.1073

Abstract

Limbah plastik merupakan masalah lingkungan yang cukup serius sehingga membutuhkan penganan secara tepat dan berkelanjutan agar tidak mencemari tanah, air dan udara. Menurut Suaryana (2018) dan Ariffin (2018) saat ini negara Indonesia merupakan negara urutan kedua penghasil sampah setelah negara China. Sampah yang dihasilkan tiap tahunnya mampu mencapai angka 1,29 juta ton. Negara Indonesia yang notabene setiap wilayahnya dikelilingi oleh laut seakan-akan menjadikan laut sebagai tempat pembuangan sampah. Di daerah pesisir dengan jumlah populasi sekitar 187,2 juta jiwa setiap tahunnya menghasilkan sampah plastik sebesar 3,22 ton. Sampah atau limbah yang dihasilkan tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasilkan akan menjadi ancaman sendiri terhadap lingkungan, karena beberapa limbah plastik memiliki kandungan racun. Selain itu limbah plastik juga tidak mudah terurai seperti yang telah dipaparkan dalam website Petungsewu Wildlife Education Center (2003), limbah plastik membutuhkan waktu 50-100 tahun untuk terurai. Berdasarkan latar belakang diatas maka muncul ide untuk melakukan kegiatan diseminasi penggunaan limbah plastik sebagai material beton khususnya sebagai pengganti pasir. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan kegiatan penelitian yang akan dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil, Universitas Wiraraja. Limbah platik yang dimaksud adalah limbah plastik dari botol bekas yang kemudian dijadikan bahan pengganti sebagian pasir. Botol bekas ini akan dibuat sedemikian rupa sehingga ukurannya atau gradasinya memiliki kemiripan dengan pasir. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat menunjukan perkembangan yang cukup bagus terhadap penambahan pengetahuan para peserta tentang beton dan pengelolaan limbah botol plastik sebagai agregat halus.
Optimalisasi Daur Ulang Sampah Organik dan Anorganik untuk Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Mahasiswa Teknik Sipil Diana, Anita Intan Nura; Fansuri, Subaidillah
Jurnal ABDIRAJA Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v4i2.1533

Abstract

Data limbah di Indonesia setiap tahun prosentasenya mengalami peningkatan. Pada tahun 2018, data limbah yang dihasilkan adalah 60% berasal dari sampah organik, 9% berasal dari sampah kertas, 4,3% berasal dari sampah metal, 12,7% berasal dari sampah kaca, kayu, dan bahan lainnya. Pada tahun 2019 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyampaikan jumlah timbulan sampah secara nasional sebesar 175.000 ton per hari atau setara 64 juta ton per tahun, hal ini menggunakan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang perhari sebesar 0,7 Kg. Komposisi jenis sampah yang dihasilkan adalah 50% berasal dari sampah organik (sisa makanan dan tumbuhan), 15% berasal dari sampah plastik, 10% berasal dari sampah kertas, kemudian sisa sampah lainnya berasal dari logam, karet, kain, kaca dan lainnya Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja wajib mempersiapkan lulusannya untuk siap bekerja, terlebih pada tahun 2015 negara-negara dikawasan Asia Tenggara menyepakati adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, solutif dan dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan MEA. Sektor wirausaha diharapkan mampu berperan banyak dalam menghadapi MEA, karena wirausaha dapat merubah perekonomian suatu negara dengan sikap dan perilaku wirausaha itu sendiri untuk melakukan perubahan ke arah lebih baik. Berdasarkan pemaparan latar belakang diatas muncul ide kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Optimalisasi Daur Ulang Sampah Organik Dan Anorganik Untuk Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Mahasiswa Teknik Sipil”. Hasil pelaksanaan berdasarkan penyebaran kuisioner kepada mitra menunjukan hasil yang cukup baik. Rata-rata jawaban responden yang menjawab “Ya” sebesar 94% artinya responden memahami materi yang telah disampaikan dalam kegiatan sosialisasi.
PEMETAAN PRASARANA DAN KONTUR KAMPUS UNIVERSITAS WIRARAJA BERDASARKAN CITRA PENGINDRAAN JAUH Deshariyanto, Dwi; Fansuri, Subaidillah; Diana, Anita Intan Nura
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v11i2.2878

Abstract

Wiraraja University campus from its establishment in 1986 to 2023 has a period of 37 years which has experienced many developments, especially learning infrastructure. The development of infrastructure needs to be mapped to determine the distribution of learning infrastructure on the Wiraraja University campus. The utilization of geographic information system (GIS) technology and the development of infrastructure on the Wiraraja University campus, it is necessary to map the infrastructure and contours on the Wiraraja University campus which will later obtain an overview of the infrastructure. The purpose of the study was to determine the infrastructure map and the percentage of infrastructure to the overall land and contour map of Wiraraja University campus. The research used Google Earth and ArcMap. The research data collection was carried out by field survey and data collection of infrastructure on the campus of Wiraraja University and the research data was carried out by frequency analysis. Land use on the campus of Wiraraja University is divided into the categories of buildings, sports fields, covered and open parking, parks, roads and vacant land. The land area of Wiraraja University campus based on Google Earth images with the digitization method is 22,711.86 m2. The largest land use is used as a building at 37.54%, while the smallest land use is used as a covered parking lot at 1.78%. The elevation of the Wiraraja University campus is between 3.67 - 5.94 m elevation and the highest elevation is 5.94 meters and the lowest elevation is 3.67 meters above mean sea level.
PENDIMENSIAN ELEMEN STRUKTUR DITINJAU DARI DESAIN RANGKA ATAP KAYU, BAJA DAN BAJA RINGAN Fansuri, Subaidillah; Deshariyanto, Dwi; Diana, Anita Intan Nura
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v12i1.3304

Abstract

The development of technology has had a huge impact on the world of construction, especially the increasing development of construction, so the development of roof trusses cannot be separated from the role of technological developments and the increasing need for the types of roof truss materials used today. This research was carried out by collecting data obtained from literature study. Design calculations for the roof truss structure to determine the strength of the roof truss rods and a comparison of the roof truss cost budget according to 3 (three) material variations, namely wooden, steel and light steel roof trusses. The construction planning calculations are made in accordance with the Indonesian Steel Building Planning Guidelines (PPBBI), Indonesian Wood Construction Regulations (PKKI) to determine what forces and loads act on wooden, steel and light steel roof frame structures and using the SAP2000 version 14 program to design the shape. light steel roof frame. The type of wood planned for the roof frame structure is class I 8/12 wood with a load of 55.692 kg, the dimensions of the structural beam are 15 x 30 cm, the dimensions of the column structure used are 30 x 30 cm. Rp. 306,599,669.74 for the budget required, planning the WF steel roof truss structure with a profile of 300 x 150 x 6.5 x 9 with a load of 70,899 kg and beam dimensions in the plan of 15 x 30 cm, structural columns with dimensions of 40 x 40 cm. Rp. 38,964,440.84 required budget and for a light steel frame structure with a profile of 75 x 45 x 15 x 6.5 with a load of 27,837 kg and structural beams with planning dimensions of 15 x 30 cm, structural columns with dimensions of 20 x 20 cm. Rp. 245,800,149.27. budget required costs.
PEMETAAN RUTE WISATA RELIGI KABUPATEN SUMENEP Deshariyanto, Dwi; Fansuri, Subaidillah; Diana, Anita Intan Nura
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v12i2.3702

Abstract

Religious tourism especially in the mainland Sumenep district consists of Jami‘ Mosque, Asta Tinggi, Asta Jokotole, Asta Katandur, Asta Gumo’, Asta Yusuf, Asta K. Faqih and Asta Buju' Panaongan. Mapping of religious tourism has not been mapped in detail especially the route, distance and travel time from the city centre to the location of religious tourism in the Sumenep district. The purpose of this study is to determine the route, calculate the distance and travel time of religious tourism from the city centre to religious tourism and between religious tourism in the Sumenep district. The nearest religious tourism from the city centre is Jami‘ Mosque by 650 meters and the farthest religious tourism distance from the city centre is Asta Buju’ Panaongan by 31,100 meters, while the fastest travel time from the city centre is Jami‘ Mosque by 3 minutes and the longest travel time from the city centre is Asta Buju’ Panaongan by 44 minutes. The closest path between religious tourism Jami‘ Mosque to Asta high with a distance of 2,700 metres and the furthest religious tourism path between religious tourism Asta Yusuf to Asta Buju’ Panaongan with a distance of 43,825 metres. The fastest travel time from Jami‘ Mosque to Asta tinggi is 8 minutes and the longest travel time from Asta Yusuf to Asta Buju’ Panaongan with a travel time of 77 minutes.
Penggunaan Abu Tempurung Kelapa Dan Kapur Hidrolis Sebagai Bahan Pengganti Semen Pada Mortar Geopolimer Beni Rizky Alfarisi; Anita Intan Nura Diana
Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil Vol. 7 No. 2: September 2024
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jprs.v7i2.8661

Abstract

This research aims to find out how to use coconut shell ash and hydraulic lime as a substitute for cement in geopolymer mortar. Geopolymer mortar is a type of mortar that does not use cement at all. Geopolymer is the answer to replacing cement, because cement production has a bad impact, namely that it can damage the environment. CO2 emission gas is not only produced in the process of making cement, but CO2 emission gas is produced when it is used in concrete mixtures. This research method is by comparing precursors, the ratio of precursor to activator. The precursors used in this research were coconut shell ash and hydraulic lime, while the alkali activators used were Sodium Hydroxide (NaOH) and Sodium Silica (Na2SiO3). The use of variations in coconut shell ash precursor with hydraulic lime is 50:50, 60:40, 70:30. Alkali variation of NaOH activator with Na2SiO3 is 50:50, while variation of precursor with activator is 70:30 and 80:20. The treatment method used in this research was in the oven at 60°C and left at room temperature.