Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PROFIL MANAJEMEN PEMBINAAN PRESTASI NUSANTARA PETANQUE CLUB KOTA KEDIRI 2019-2020 Taufik, Hodri; Harmono, Setyo; Puspodari, Puspodari
Motion: Journal Research of Physical Education Vol 11 No 1 (2020): Motion: Jurnal Riset Physical Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/motion.v11i1.2128

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pembinaan prestasi Nusantara Petanque Club Kota Kediri tahun 2019-2020. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik survey melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan trianggulasi yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) menarik kesimpulan atau validasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Olahraga Petanque masuk ke Indonesia pada tahun 2011 pada event SEA Games di Palembang. Nusantara Petanque Club Kota Kediri berdiri tahun 2017, disahkan oleh kepengurusan KONI Kota Kediri tahun 2018 dan mendapatkan prestasi di KEJURNAS, POMNAS makasar 2017, KEJURDA Banyuwangi 2017, KEJURPROV Probolinggo 2018, serta KEJURNAS Junior Jakarta 2019. Nusantara Petanque Club Kota Kediri memiliki 8 lapangan yang aktif digunakan latihan, 39 bola besi, 20 bola kayu, 2 sircle shooting, dan 5 ban latihan driil. Anggaran dana yang dimiliki Nusantara Petanque Club Kota Kediri sangat mencukupi untuk pengoprasian dalam kegiatan yang di butuhkan oleh Klub dalam satu tahun untuk persiapan PORPROV Jawa Timur 2021.
TINGKAT STATUS GIZI DAN KONDISI FISIK PESERTA LATIH USIA 13 – 15 TAHUN SSB AMERTO PUTRA SITIMERTO KABUPATEN KEDIRI Rozi, M Fahrur; Puspodari, Puspodari; Herpandika, Reo Prasetiyo
Motion: Journal Research of Physical Education Vol 11 No 1 (2020): Motion: Jurnal Riset Physical Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat status gizi dan kondisi fisik peserta latih SSB Amerto Putra yang berusia 13 -15 tahun. Metode yang digunaan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan jenis kuantitatif (non-eksperimen). Sampel dalam penelitian ini adalah 30 peserta latih SSB Amerto Putra Kabupaten Kediri usia 13 -15 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yang didasarkan pada karakteristik peserta latih yang aktif berlatih. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat status gizi peserta latih tergolong kurang, sedangkan tingkat kondisi fisik peserta latih, mayoritas tergolong dalam kategori sedang. Rekomendasi penelitian adalah dalam upaya menunjang prestasi, SSB Amerto Putra perlu untuk ditingkatkan kondisi fisik dan asupan makanan yang baik untuk mencapai prestasi yang optimal.
PROFIL KONDISI FISIK ATLET JUNIOR TAEKWONDO PUSLATKOT KEDIRI TAHUN 2016 DALAM MENGHADAPI PEKAN OLAHRAGA PROVINSI (PORPROV) JAWA TIMUR TAHUN 2017 Hanief, Yulingga Nanda; Puspodari, Puspodari; Lusianti, Septyaning; Apriliyanto, Andriyas
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 4, No 3 (2016): Artikel 1 (September)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v4i3.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik atlet junior taekwondo Puslatkot Kediri tahun 2016 dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2017. Jenis penelitian adalah non eksperimen dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode survey dan teknik tes. Subyek penelitian adalah semua atlet Taekwondo kategori junior baik putra maupun putri yang tergabung dalam Pusat Latihan Kota (Puslatkot) Kediri yang berjumlah 15 atlet. Instrumen kondisi fisik yang digunakan adalah tes: leg dynamometer, vertical jump, sit and reach, lari 30 meter, tes Balke, flexometer, dan sit up. Data yang diperoleh tiap- tiap item tes merupakan data kasar dan diubah menjadi nilai t-skor dengan rumus t-skor kemudian data dimaknai, yaitu dengan mengkategorikan data. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan profil kondisi fisik atlet junior Taekwondo Puslatkot Kediri tahun 2016 adalah terdapat 0 atlet (0%) dalam kategori baik sekali, 5 atlet (33,33%) dalam kategori baik, 6 atlet (40%) dalam kategori cukup, 2 atlet (13,33%) dalam kategori kurang, dan 2 atlet (13,33%) dalam kategori kurang sekali.
Physical Literacy in Physical Education Curriculum Bulqini, Arif; Puspodari, Puspodari; Arfanda, Poppy Elisano; Suroto, Suroto; Mutohir, Toho Cholik
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Department of Physical Education, Sport, Health and Recreation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v10i2.47008

Abstract

This study discusses how Pyisical Education Teachers Educator (PETE) adopt Physical Literacy (PL). Knowledge is the foundation of PL to know what to do and when is the right time to do it. The research has a goal, so that PETE understands the definition of PL. This research study contains 3 stages, the first is determining the objectives of the PL, the second is curriculum planning and the third is the learning approach. The method used is a literature review of several opinions about PL in Physical Education (PE). The national PE curriculum is structured and developed to achieve national education goals that are adapted to current conditions and future needs in order to live regularly and actively, through Physical Activity (PA). For this reason, efforts should be made to create a healthy lifestyle and maintain physical fitness (PF). PL is a potential that can be optimally developed for children from an early age. The role of PE is very important in the formation of PL in children, where cognitive, affective and psychomotor aspects are in the goal of PE which can provide motivation, confidence and enthusiasm to continue doing PA.
PROFIL KONDISI FISIK ATLET JUNIOR TAEKWONDO PUSLATKOT KEDIRI TAHUN 2016 DALAM MENGHADAPI PEKAN OLAHRAGA PROVINSI (PORPROV) JAWA TIMUR TAHUN 2017 HANIEF, YULINGGA NANDA; PUSPODARI, PUSPODARI; LUSIANTI, SEPTYANING; APRILIYANTO, ANDRIYAS
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.045 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik atlet junior taekwondo puslatkot Kediri tahun 2016 dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPRov) Jawa Timur tahun 2017. Jenis penelitian adalah non eksperimen dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode survey dan teknik tes. Subyek penelitian adalah semua atlet Taekwondo kategori junior baik putra maupun putri yang tergabung dalam Pusat Latihan Kota (PUSLATKOT) Kediri yang berjumlah 15 atlet. Instrumen kondisi fisik yang digunakan adalah tes: leg dynamometer, vertical jump, sit and reach, lari 30 meter, tes Balke, flexometer, dan sit up. Data yang diperoleh tiap- tiap item tes merupakan data kasar dan diubah menjadi nilai t-skor dengan rumus t-skor kemudian data dimaknai, yaitu dengan mengkategorikan data.Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan profil kondisi fisik atlet junior Taekwondo Puslatkot Kediri tahun 2016 adalah terdapat 0 atlet (0%) dalam kategori baik sekali, 5 atlet (33,33%) dalam kategori baik, 6 atlet (40%) dalam kategori cukup, 2 atlet (13,33%) dalam kategori kurang, dan 2 atlet (13,33%) dalam kategori kurang sekali.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar melalui Model Teaching Game For Understanding (TGFU) Materi Sepakbola (Dribble) Kelas V di MI Tarbiyatul Islam Tahun Pelajaran 2020/2021 Rizal Zunairi, Moh Fakhori; Puspodari, Puspodari; Pratama, Budiman Agung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.111 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan peneliti bahwa pembelajaran pendidikan jasmani di Mi tarbiyatul islam menggunakan pembelajaran model drill dan ceramah. akibatnya suasana kelas monoton,dan membosankan. hal tersebut nampak dari menurunya semangat belajar dan hasil belajar.Permasalahan peneliti adalah (1) Apakah model teaching games for understanding dapat meningkatkan hasil belajar siswa (2) Seberapa besar peningkatan model pembelajaran TGFU.Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subyek penelitian siswa kelas V Mi Tarbiyatul Islam. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, menggunakan isntrumen berupa RPP, lembar obervasi siswa, dan hasil tes belajar siswa.Kesimpulan yang dapat diambil adalah penggunaan model teaching game for understanding dalam upaya peningkatan hasil belajar pendidikan jasmani bagi siswa kelas V MI Tarbiyatul Islam mengalami peningkatan, diperoleh sebanyak 16 siswa atau 80% tuntas dan 4 siswa atau 20% belum tuntas. Dengan adanya peningkatan yang terjadi pada siswa dan melebihi 65% indikator keberhasilan maka perbaikan pembelajaran dinyatakan berhasil.Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini,direkomendasikan: (1) Penerapan model TGFU dapat dijadikan salah satu pilihan dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (2) Penerapan model pembelajaran TGFU ini diharapkan lebih aktif dalam belajar dan lebih memahami apa yang dipelajari. (3) Model TGFU dapat dijadikan salah satu pikihan pembelajaran di MI Tarbiyatul Islam sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar melalui Model Teaching Game For Understanding (TGFU) Materi Sepakbola (Dribble) Kelas V di MI Tarbiyatul Islam Tahun Pelajaran 2020/2021 Rizal Zunairi, Moh Fakhori; Puspodari, Puspodari; Pratama, Budiman Agung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3122

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan peneliti bahwa pembelajaran pendidikan jasmani di Mi tarbiyatul islam menggunakan pembelajaran model drill dan ceramah. akibatnya suasana kelas monoton,dan membosankan. hal tersebut nampak dari menurunya semangat belajar dan hasil belajar.Permasalahan peneliti adalah (1) Apakah model teaching games for understanding dapat meningkatkan hasil belajar siswa (2) Seberapa besar peningkatan model pembelajaran TGFU.Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subyek penelitian siswa kelas V Mi Tarbiyatul Islam. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, menggunakan isntrumen berupa RPP, lembar obervasi siswa, dan hasil tes belajar siswa.Kesimpulan yang dapat diambil adalah penggunaan model teaching game for understanding dalam upaya peningkatan hasil belajar pendidikan jasmani bagi siswa kelas V MI Tarbiyatul Islam mengalami peningkatan, diperoleh sebanyak 16 siswa atau 80% tuntas dan 4 siswa atau 20% belum tuntas. Dengan adanya peningkatan yang terjadi pada siswa dan melebihi 65% indikator keberhasilan maka perbaikan pembelajaran dinyatakan berhasil.Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini,direkomendasikan: (1) Penerapan model TGFU dapat dijadikan salah satu pilihan dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (2) Penerapan model pembelajaran TGFU ini diharapkan lebih aktif dalam belajar dan lebih memahami apa yang dipelajari. (3) Model TGFU dapat dijadikan salah satu pikihan pembelajaran di MI Tarbiyatul Islam sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan.
EVALUASI KONDISI FISIK ATLET PRIMA PRATAMA DAN ATLET SIAP GRAKK KONI SURABAYA Puspodari, Puspodari
Efektor Vol 3 No 1 (2016): Efektor Nomor 27
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.866 KB) | DOI: 10.29407/e.v3i1.208

Abstract

Kondisi fisik merupakan keadaan yang terdapat pada seorang atlet yang sangat diperlukan dalam setiap usaha peningkatan prestasi.Kondisi fisik memegang peranan penting dalam program latihan.Dalam usaha peningkatan prestasi atlet dilakukan evaluasi sebagai kegiatan untuk mendapatkan informasi dalam pengambilan keputusan, perencanaan dan pelaksanaan program berikutnya agar dapat ditingkatkan seoptimal mungkin.Mengingat kondisi fisik merupakan unsur yang sangat penting hampir diseluruh cabang olahraga peneliti mengembangkan pemikiran untuk mengadakan evaluasi kondisi fisik atlet Prima Pratama dan SIAP GRAKK.Prima Pratama merupakan program pemerintah yang dicanangkan oleh KOI (Komite Olimpiade Indonesia) untuk menciptakan atlet andalan nasional yang mampu berprestasi dalam kejuaraan nasional dan internasional seperti Sea games, Asian Games, dan Olympic Games.SIAP GRAKK (Surabaya Intensifikasi Atlet Gelorakan Kemenangan) merupakan bentuk pemusatan latihan khusus yang dicanangkan KONI Surabayadalam rangka mencapai prestasi puncak di multi event seperti Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik atlet Prima Pratama dan SIAP GRAKK dan mengetahui perbedaan kondisi fisik atlet Prima Pratama dan SIAP GRAKK.Jenis penelitian ini adalah ex post de facto (bersifat eksplorasi dan deskriptif), karena penenelitian ini menggunakan data sekunder yaitu hasil tes fisik atlet Prima Pratama dan SIAP GRAKK yang dihimpun dari Achilles Science Sport Fitness Center Universitas Negeri Surabaya.Teknik pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Sampel penelitian ini adalah 6 atlet karate Prima Pratama, 10 atlet karate SIAP GRAKK, 14 atlet renang Prima Pratama, 11 atlet renang SIAP GRAKK, 13 atlet senam Prima Pratama, 6 atlet senam SIAP GRAK. Hasil penelitian : (1) Pada atlet karate putra SIAP GRAKK nilai kelentukan, kekuatan otot punggung, kekuatan otot tungkai, kekuatan otot perut, kekuatan otot lengan, keseimbangan lebih tinggi. (2) Pada atlet karate putri SIAP GRAKK nilai kecepatan reaksi visual, kelincahan, kelincahan, keseimbangan lebih tinggi. (3) Pada atlet renang putra SIAP GRAKK nilai kelentukan, kekuatan otot punggung, kekuatan otot perut, kekuatan otot lengan, keseimbangan, kapasitas maksimal aerobik lebih tinggi. (4) Pada atlet renang putri SIAP GRAKK kekuatan otot perut lebih tinggi. (5) Pada atlet senam putra SIAP GRAKK nilai kekuatan otot tungkai, kekuatan otot perut, keseimbangan lebih tinggi. (6) Pada atlet renang putri SIAP GRAKK nilai kekuatan otot perut, power kaki lebih tinggi.
Identification of Sport Talent Scouting for New Students of Physical Education Study Program Puspodari, Puspodari; Lusianti, Septiyaning; Himawanto, Wasis; Irianto, Sony
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 2 No. 04 (2024): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v2i04.2024_P374-381

Abstract

Sport is an activity that moves the body for various purposes, such as hobbies, losing weight, and achieving achievements. However, national sporting achievements still lag behind Asian countries such as China, Japan, Korea, Thailand and Vietnam, which are now a big threat at the SEA Games. This lag shows the need to improve the national sports development system, including the development of talented athletes. In the modern era, the selection of talented athletes is carried out using relevant test methods, such as the Australian Sport Search. This method helps identify talent based on anthropometric aspects and physical abilities, making it easier to determine potential and interest in sports from an early age. Talent development is the process of discovering individual potential, such as intelligence, skills and innate traits, to analyze opportunities in certain sports. With proper coaching, talented individuals can be developed into potential athletes who are able to reach peak achievements, supporting the progress of national sports.
TES PARAMETER KONDISI FISIK ATLET ATLETIK DAN PENCAK SILAT KABUPATEN PONOROGO 2022 Himawanto, Wasis; Puspodari, Puspodari; Harmono, Setyo; Sugito, Sugito; Junaidi, Slamet; Lusianti, Septyaning; Yuliawan, Dhedhy; Kholis, Muh. Nur; Firdaus, Mohammad; Zawawi, M. Anis; Setyawan, Irwan; Mardianto, Ardhi; Rizky, Muhammad Yanuar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/mzsv2518

Abstract

Kondisi fisik yang baik pada atlet akan sangat berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan bermain. Kondisi fisik dibutuhkan baik pada saat proses melakukan latihan maupun kompetisi. Mengingat kondisi dari atlet yang masih beragam maka diperlukannya seleksi dimana dalam hal ini melaksanakan tes parameter kondisi fisik. Sehingga kedepannya atlet-atlet yang sesuai dengan kriteria baik dapat melaksanakan program yaitu training center. Dalam hal ini pelaksanaan tes parameter kondisi fisik bertujuan untuk mengetahui kondisi atau keadaan atlet cabang olahraga atletik dan pencak silat Kabupaten Ponorogo yang dipersiapkan untuk event olahraga. Kegiatan ini juga merupakan agenda dari Koni Kabupaten Ponorogo dibawah naungan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Bentuk dari tes parameter ini adalah tes parameter kondisi fisik yang terdiri dari 16 jenis tes kondisi fisik secara umum dan kecabangan. Sehingga didapatkan hasil sebuah data yang memiliki norma untuk dasar dan data pelatih atau pihak yang berkepentingan dalam mengembangkan prestasi olahraga di Kabupaten Ponorogo. Abstract Good physical condition in athletes will be very influential in improving playing skills. Physical conditions are needed both during the process of doing training and competition. Given the conditions of athletes who are still diverse, it is necessary to select where in this case carrying out a physical condition parameter test. So that in the future athletes who fit the criteria can carry out the program, namely the training center. In this case, the implementation of the physical condition parameter test aims to determine the condition or condition of athletes in athletics and pencak silat Ponorogo Regency who are prepared for sports events. This activity is also an agenda of the Koni Ponorogo Regency under the auspices of the Youth Tourism Culture and Sports Office. The form of this parameter test is a physical condition parameter test consisting of 16 types of general and branch physical condition tests. So that the results of a data that has norms for the basis and data of coaches or interested parties in developing sports achievements in Ponorogo Regency.