Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KONTRIBUSI AGROINDUSTRI KELAPA SAWIT TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) Zuraidah, Esli
Jurnal at-Taghyir Vol 1, No 2 (2019): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v1i2.1343

Abstract

Abstrak:Agroindustri Kelapa Sawit merupakan badan usaha yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. Dalam UU Perseroan terbatas tahun 2007, menjelaskan bahwa setiap perusahan memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat dan lingkungan perusahaan beroperasi. Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP) adalah kewajiban suatu badan usaha terhadap stakeholder, masyarakat dan lingkungan atau etika perusahasaan dalam menjalankan usahanya. Hal ini tercantum pada prinsip dasar CSR, selain mencari laba sebanyak mungkin (profit), dan membuat perusahaan lebih berkembang (Planet), perusahaan juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat (People). Dengan kata lain, fungsi CSR adalah sebagai perpanjangan tangan atas kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dll. Kepedulian tersebut diaplikasikan melalui pemberian kontribusi oleh perusahaan kepada masyarakat maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini mengungkap kontribusi Industri Kelapa Sawit dalam bidang ekonomi, pendidikan dan proses pelaksanaan kontribusi yang diaplikasikan melalui program CSR Kelapa Sawit. Kata Kunci: Kontribusi, Kesejahteraan Masyarakat, Corporate Social Responsibility Abstract: Oil Palm agroindustry is a business entity engaged in the plantation and processing of oil palm. In the limited liability company act of 2007 explains that every company has a moral reponsibility to society and the corporate environment operates. Corporate social responsibility (CSR) is the obligation of a business entity to the stakeholders, society and environment or company ethics in basic principles of CSR, in addition to making as much profit as possible and make the company more developed, the company also has responsibility to provide prosperity to the community. In other words, the function of CSR is as an extension of the company’s concern for the welfare of the economy, education, health and others. Tersebut corcern is applied through the contribution by the company to the community and surrouding environment. This research reveals the contribution of the palm oil industry in the field of economy, education and the implementation process of contribution applied through the palm oil CSR program.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KOTA TANPA KUMUH Zuraidah, Esli
Jurnal at-Taghyir Vol 2, No 1 (2019): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v2i1.1977

Abstract

ABSTRAK Pemberdayaan merupakan suatu keadaan memberikan daya/kekuatan agar masyarakat mampu mandiri. Pemberdayaan masyarakat adalah usaha mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik, sehingga kualitas dan kesejahteraan hidupnya secara bertahap dapat meningkat Pemberdayaan juga dikatakan sebagai suatu usaha pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Lembaga Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah pemberdayaan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah untuk meningkatkan sejahteraan hidup. Ada beberapa aspek yang difokuskan dalam kegiatan Kota Tanpa Kumuh yakni: Pendidikan, kesehatan, sosial, sumber daya manusia, dan lingkungan. Penerima manfaat pemberdayaan masyarakat dapat dibedakan dalam dua kategori, yakni Pelaku utama yang terdiri dari warga masyarakat dan keluarganya. Sebagai penerima manfaat dan sebagai pengelola kegiatan yang berperan dalam memobilisasi dan memanfaatkan sumberdaya. Penentu kebijakan yang terdiri dari aparat biroksasi pemerintah sebagai perencana pelaksana, dan pengendali kebijakan pembangunan pemangku kepentingan yang lain, yang mendukung kegiatan seperti fasilitator pemberdayaan.Kata Kunci: Pemberdayaan, Masyarakat, Kumuh.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pemberdayaan Lingkungan Zuraidah, Esli
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 3, No 1 (2020): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v3i1.3350

Abstract

 Partisipasi difahami sebagai sebuah tindakan ikut serta dalam sebuah kegiatan yang identik dilaksanakan secara bersama-sama dan bisa dipertanggung jawabkan. Pelaksanaan partisipasi mempunyai beberapa tingkatan, yakni berbagi informasi bersama, konsultasi atau umpan balik, kolaborasi atau pembuatan keputusan secara bersama, dan Pemberdayaan. Keseluruhan komponen ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk kesuksesan sebuah kegiatan partisipasi, khususnya pernasalahan di lingkungan masyarakat. Permasalahan l;ingkungan yang banyak terjadi dalam masyarakat, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah tingkat kepadatan penduduk. Tumpukan sampah masyarakat yang semakin meningkat menjadi bukti kurangnya kesadaran masyarakat terhadap masalah-masalah yang ada di lingkungan. Islam menjadi pelopor dalam pengelolaan lingkungan sebagai manifestasi dari rasa kasih bagi alam semesta dan menjaga lingkungan. Hal ini didukung dengan aspek-aspek dalam memelihara lingkungan. Seperti pendidikan lingkungan, peningkatan partisipasi masyarakat, pemanfaatan media massa, kebijakan dan penegakan hukum lingkungan, serta kebijakan dan penegakan hukum lingkungan secara Islami. 
Peran Kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Ibu dan Anak Siregar, Esli Zuraidah
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 3, No 2 (2021): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v3i2.3930

Abstract

Abstrak: Kader Ponsyandu sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat memiliki peran yang signifikan, gambaran ini dapat dilihat dari keterlibatan kader posyandu dalam setiap kegiatan posyandu. Keterlibatan yang mereka lakukan tidak hanya pada individu, akan tetapi mencakup seluruh anggota masyarakat. Adapun Peran Kader posyandu sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam dilihat melalui: (1) Sosialisasi, sosialisasi yang dilakukan kader sebagai bentuk upaya penyebarluasaan informasi pelayanan posyandu keapada masyarakat, (2) Penyuluhan, penyuluhan dilakukan dengan dua pembagian, yakni penyuluhan perseorangan dan penyuluhan kelompok, penyluhan perseorang dilakukan melalui individu ke individu, dan banyak dilakukan di luar jam pelayanan posyandu, sementara penyuluhan kelompok dilakukan dengan mengumpulkan anggota masyarakat di suatau tempat dan menetapkan materi sesuai dengan kebutuhan. (3). Pendampingan, pendampingan dipahami sebagai sebuah kegiatan pemberdayaan dengan menempati posisi sebagai motivator, fasilitator, komunikator dan dinamisator.
Manajemen Komunikasi Dakwah Pemberdayaan Masyarakat melalui Lazisnu Kota Padangsidimpuan Juni Wati Sri Rizki; Esli Zuraidah Siregar
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol 21, No 2 (2021): ANIDA (AKTUALISASI NUANSA ILMU DAKWAH)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v21i2.14920

Abstract

This study aims to determine the urgency of community Manajement in community empowerment in Tabagsel. Both community empowerment in the fields 0f socio cultural, economic, edukasi and health. The form of research is field reseach with a descriptive qualitative approach combined with phenemonogi. The theory used is the communication manajement theory from Nobel & Herbert Simon and the empowerment corcept from Robert Chambers. The results showed that the communication management applied by Lazisnu Tabagsel was not optimal. POAC as an element of communication management has not been implemented. Community empowerment through the NU Coins movement is carried out through the zero rupiah balance system. The Allocation is done every two weeks by spending the entire balance obtained collecting NU Coins. Lazisnu’s work program seeks to improve the walfare of the communicy in the socio-religius, economic, education and health fields. The impact of this research is expected to provide scientific contributions in improving the walfare of the community.
Gender Dan Sistem Kekerabatan Matrilinial Esli Zuraidah Siregar; Ali Amran
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.14 KB) | DOI: 10.24952/gender.v2i2.2173

Abstract

Matrilinial is one of the oldest kinship systems found in Indonesia, and the world. This system adheres to kinship systems and inheritance systems from the maternal lineage. in the matrilinial kinship system, women have a special place and play a significant role in their community compared to women who adhere to the patrilinieal system. In the matrilineal kinship system, men and women have their respective obligations and responsibilities according to their gender. In this case they have a balanced position, namely men occupying positions as supervisors and protectors who are given an honorable position as mamak (mother's brother), while women have access as ownership. In a sense, women get privileged places, and men become powerful figures. However, in making decisions, men and women have the same position
Upaya Kader Posyandu dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Esli Zuraidah
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 4, No 1 (2021): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v4i1.4496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Kader Posyandu dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dipadukan dengan fenomenologi, penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan teori Pemberdayaan dari Robert Chambers dan konsep Upaya sebagai pelengkap. Hasilnya diketahui bahwa Upaya yang dilakukan Kader Posyandu dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan pada saat penyelenggaraan posyandu dilakukan melalui sosialisasi, penyuluhan, pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat. Sementara dalam kegiatan posyandu dilakukan dengan dengan pendekatan dengan aparat pemerintah dan tokoh masyarakat, melakukan Survey Mawas Diri (SMD), Evaluasi terkait hasil survey. Penelitian ini diharapkan menjadi sumbangsi pengetahuan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui posyandu
PENERAPAN BIMBINGAN KONSELING ISLAM MELALUI FAMILY SYSTEM UNTUK PENGEMBANGAN KONSEP DIRI REMAJA Esli Zuraidah; Hummaira Hutagaol
Al Irsyad : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 12, No 2 (2021): Volume 12 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jbki.v12i2.3534

Abstract

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh konsep diri remaja yang cenderung negatif karena tidak percaya diri dengan kondisi fisik, kurang berprestasi secara akademik sehingga tidak naik kelas dan kurang bersosialisasi dengan masyarakat. Tujuan penulisan ini dilakukan untuk mengetahui konsep diri remaja, penerapan bimbingan konseling Islam melalui family systemdi Desa Aliaga Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Padang Lawas.Jenis penulisan ini adalah penulisan tindakan lapangan. Informan diambil darei data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara dan dokumentasi.Hasil penulisan menunjukkan setelah dilakukan konseling konsep diri negatif dengan cara membuka pola pikir, memberi motivasi agar lebih percaya diri, dan merangsang informan untuk lebih menerima dirinya dengan kelebihan dan kekurangannya serta berusa mengurangi hal-hal negative yang membuat dirinya tidak percaya diri.Bimbingan konseling Islam melalui family system adalah suatu konseling dengan pendekatan keluarga. Penulisan ini diharapkan menjadi sumbangsih pemikiran kepada orang tua agar lebih berperan aktif dalam mengarahkan, membimbing, dan memperhatikan remaja baik dari segi fisik dan juga psikisnya. Perlakuan yang positif dari orang tua akan menjadikan konsep diri yang positif pada remaja.
Peran Orang Tua Dalam Membina Kepribadian Remaja Esli Zuraidah Siregar; Nurintan Muliani Harahap
Al Irsyad : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 13, No 1 (2022): Volume 13 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jbki.v13i1.4277

Abstract

Orangtua adalah sosok ideal dalam pandangan anak remaja, sebagai orangtua harus mampu menjadikan dirinya sebagai teladan dan sosok yang dapat dijadikan contoh remaja dalam berperilaku. Namun pada kenyataannya banyak orangtua yang belum memberikan contoh membentukan nilai-nilai kepribadian yang baik bagi remaja. Selain orang tua factor lain adalah lingkungan yang belum kondusif untuk mendukung pembinaan kepribadian remaja. Minimnya contoh perilaku orang tua serta lingkungan yang kurang mendukung menyebabkan anak memiliki kepribadian emosi yang tidak stabil, mudah tersinggung, berkata kasar, dan kurang menghormati sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepribadian remaja dan peran orang tua dalam membina kepribadian remaja di Desa Aliaga Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Dengan pendekatan kualitatif, menggunakan analisis deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari orangtua, remaja, masyarakat, tetangga, tokoh agama dan kepala Desa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Sedangkan pengolahan dan analisa data dilaksanakan menyusun dan mengorganisasikan data, kemudian menyeleksi dan mendeskripsikan data. Selanjutnya teknik pengumpulan data, teknik analisis data, pengecekan keabsahan data. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa kepribadian remaja di Desa Aliaga 1) Emosi Positif dan Negatif, emosi negarti susah mengendalikan emosi dan mudah tersinggung. Emosi positif, menghormati yang lebih tua 2) Kebiasaan mudah memafkan 3) Malas melakukan Ibadah. Pembinaan kepribadian remaja dilakukan orang tua dengan memberikan Teladan, Memberikan kebebasan kepada anak untuk menentukan tujuan hidupnya serta bertanggungjawab atas pilihannya, dan menyadarkan anak bahwa keluarga tidak selamanya mendampingi anak. Penelitian ini diharapkan memberi sumbangsih keilmuan untuk peneliti selanjutnya, dan bermanfaat untuk masyarakat desa Aliaga Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Padang Lawas.
Efektivitas Bantuan Langsung Tunai pada Masyarakat Desa Huristak Harahap, Puspariani; Replita, Replita; Siregar, Esli Zuraidah
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v15i1.8464

Abstract

ABSTRACTThe Bantuan Langsung Tunai (BLT) is provided to Poor Households with the aim of maintaining their welfare impacted by the increase in Fuel Oil (BBM) prices. In Huristak Godang Village, BLT is distributed to residents who fall into the poor category, both those registered in the Integrated Social Welfare Data (DTKS) and those who are not registered (exclusion error) but meet certain criteria, such as not receiving PKH/BPNT assistance, loss of livelihood, and having family members vulnerable to chronic illness. The amount of assistance is Rp. 300,000 per household per month, received every three months. The research problem formulation is about the Effectiveness of Cash Direct Assistance in the Community of Huristak Godang Village, Huristak Subdistrict, Padang Lawas District. The research was conducted using a qualitative method and descriptive approach to describe the phenomenon in the field related to the effectiveness of BLT in the village. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the effectiveness of BLT in Huristak Godang Village is still low. The distribution of assistance does not comply with regulations because there are still pros and cons in the community, with some residents not receiving BLT. Although this assistance provides significant benefits to the poor, its role in reducing poverty is relatively small due to the limited and temporary nature of the assistance.Keywords: Effectiveness, Cash Direct Assistance, Poverty ABSTRAKBantuan Langsung Tunai (BLT) diberikan kepada Rumah Tangga Miskin dengan tujuan menjaga kesejahteraan mereka yang terdampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Di Desa Huristak Godang, BLT disalurkan kepada warga yang masuk dalam kategori miskin, baik yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun yang tidak terdaftar (exclusion error) tetapi memenuhi syarat tertentu, seperti tidak menerima bantuan PKH/BPNT, kehilangan mata pencaharian, dan memiliki anggota keluarga yang rentan sakit kronis. Besaran bantuan adalah Rp. 300.000 per KK per bulan, diterima setiap tiga bulan sekali. Rumusan masalah penelitian ini adalah mengenai Efektivitas Bantuan Langsung Tunai di Masyarakat Desa Huristak Godang Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan fenomena di lapangan terkait efektivitas BLT di desa tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas BLT di Desa Huristak Godang masih rendah. Penyaluran bantuan tidak sesuai dengan ketentuan karena masih terjadi pro dan kontra di masyarakat, dengan sebagian warga tidak mendapatkan BLT. Meskipun bantuan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat miskin, perannya dalam mengurangi kemiskinan relatif kecil karena besaran bantuan yang terbatas dan bersifat sementara.Kata Kunci: Efektivitas, Bantuan Langsung Tunai, Kemiskinan