Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Metode Bandongan Terhadap Kemampuan Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an Maisyaroh, Siti
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.5210

Abstract

The purpose of the research is to : 1) Knowing whether there is an effect of using the bandongan method on the tahsin Al’quran students ability in the Madrasah Diniyah Awaliyah Miftahul Ulum, 2) Knowing whether there is an effect of using the bandongan method on the tahfidz Al Qur’an students in the Madrasah Diniyah Awaliyah Miftahul ulum. 3) Knowing whether there is an effect of using a bandongan method on the students’ ability of tahsin and tahfidz Al Qur’an students ability in the madrasah Diniyah Miftahul ulum. The type of experimental research used is Quasi Experimental Research with Nonequivalent Control Group Design. The research subjects consisted of 52 students as the study population. Collecting data using observation, documentation and oral test (pretest and posttest). The hypothesis testing is done by t-test using independent sample test and f test using One Way Anova to find out whether there is a significant effect of using the bandongan method on the ability of tahsin and tahfidz Al Qur’an. Based on the results of the discussion about the use of the bandongan method, it has no effect on the ability of tahsin and tahfidz Al-Qur’an. This is evidenced by the results of the independent t-test data analysis sample test of the ability of the Qur’anic tahsin at the 5% significance level, the calculated significance value is greater than 0.05, namely 0.526 and the ability of the Qur’anic tahfidz is obtained a greater significance value. from 0.05 to 0.283. Analysis of the f One Way Anova test data with a significance level of α = 0.05, namely sig. 0.592 ≥ 0.05 shows that there is no significant effect of using the bandongan learning method on the ability of tahsin and tahfidz Al-Qur’an.
Pengembangan Katalog Keanekaragaman Serangga pada Tanaman Cabai di Desa Sindetlami Sebagai Sumber Belajar Maisyaroh, Siti; Dewi, Rosita Fitrah
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol. 4 No. 1 (2022): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v4i1.10746

Abstract

Desa Sindetlami merupakan salah satu sentra penghasil cabai di Kabupaten Probolinggo. Kegagalan panen cabai beberapa waktu lalu diduga salah satunya karena adanya hama serangga. Keanekaragaman serangga ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang dapat memadukan antara pengetahuan faktual dan proses pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan katalog keanekaragaman serangga pada tanaman cabai di Desa Sindetlami sebagai sumber belajar pada mata pelajaran Biologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menggunakan model 4D (define, design, develop, dissemination). Hasil validasi media yaitu 89,5%, hasil validasi materi yaitu 89,95% dan hasil validasi oleh guru biologi yaitu 83%. Hasil validasi rata-rata yaitu sebesar 87,4% yang berarti bahwa produk yang dihasilkan bisa digunakan tanpa revisi.
PENGARUH PENGALAMAN PENGUNJUNG DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG WISATA ALAM BUKIT MAMAKE DI KABUPATEN KOTABARU Maisyaroh, Siti; Naparin, Muhammad; Pitri, Rina Muhayah Noor
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17795

Abstract

Wisata Alam Bukit Mamake adalah salah satu destinasi wisata yang populer dengan pemandangan yang menawan. Setiap tahun, Bukit Mamake terus berkembang sebagai tempat wisata yang menarik. Dikenal sebagai lokasi olahraga paralayang dan destinasi alam. Meskipun memiliki banyak kelebihan, wisata Alam Bukit Mamake masih memiliki kekurangan, terutama terkait dengan pengalaman pengunjung dan kualitas layanan, yang berdampak pada kepuasan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan pengunjung dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengelola wisata dan peneliti. Tujuan penelitian ini adalah menganalisi pengaruh pengalaman pengunjung terhadap kepuasan pengunjung di Wisata Alam Bukit Mamake dan pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pengunjung di Wisata Alam Bukit Mamake. penelitian ini dilaksanakan di Wisata Alam Bukit Mamake, Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara menyebarkan kuisioner kepada responden sebagai sampel penelitian dengan menggunakan teknik penentuan responden yaitu accidential sampling, dan metode analisis yaitu menggunakan aplikasi Smart-PLS 3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman pengunjung terhadap kepuasan pengunjung, dan terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas layanan tehadap kepuasan pengunjung.
PESTISIDA NABATI DAUN BABADOTAN (Ageratum conyzoides L.) DALAM MENGENDALIKAN HAMA PADA TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) Maisyaroh, Siti; Sari, Noorkomala; Rizali, Akhmad
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/ja.v23i2.5218

Abstract

Demand for pak choi plants has continued to increase in recent years, but due to pest attacks, it has caused unstable production of pak choi plants. The main pests that attack pak choi plants are armyworms and caterpillars. One way to control pests on pak choi plants is to use organic-based biopesticide that are safer to use. One of the organic materials that can be used for organic pesticides is goat weed leaves. Goat weed is a nuisance weed that lives wild and is found in many regions in Indonesia. Goat weed plants can be used as biopesticide because goat weed plants have bioactive content that is anti-pest. The factor studied in this. research is the treatment of goat weed leaf extract with five concentration levels repeated as many as four replicates so as to get 20 units of experimental units. The results obtained from this study are pests that attack pak choi plants in this study are armyworms, tritip caterpillars, and flea beetles. Application of botanical pesticide solution of goat weed leaves has an effect on pest control in pak choi plants. The best concentration in the application of goat weed leaves solution is at a concentration of 20%, namely with a value of pest attack intensity on pak choi of 3.1%.
PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM MENUMBUHKAN BUDAYA BACA DI SEKOLAH Candra, Kenzha Jenar Maulana Raja; Hafidatus , Devi Zahroh; Aisyah; Maisyaroh, Siti
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v3i4.166

Abstract

Membangun budaya baca di sekolah sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi yang literat. Akan tetapi, partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam menumbuhkan budaya baca. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana masyarakat dan peran mereka dalam menumbuhkan budaya baca di sekolah, menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghalangi keterlibatan masyarakat dalam gerakan literasi sekolah, dan mengidentifikasi bagaimana keterlibatan tersebut berdampak pada peningkatan minat baca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk peran dan masyarakat termasuk penyediaan fasilitas literasi seperti pojok baca dan perpustakaan mini, donasi buku, kegiatan membaca bersama, pelatihan literasi untuk guru dan siswa, dan pembentukan komunitas literasi yang bekerja sama dengan sekolah. Faktor-faktor yang mendukung keterlibatan masyarakat termasuk kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi, dukungan dari pemerintah daerah, program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), dan kolaborasi sekolah dengan berbagai lembaga sosial atau komunitas baca. Di sisi lain, faktor-faktor yang menghalangi keterlibatan masyarakat termasuk kekurangan dana, kurangnya koordinasi antara sekolah dan masyarakat, dan kurangnya fasilitas literasi. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk menumbuhkan dan mempertahankan budaya baca di sekolah dasar dan menengah. Hal ini karena keterlibatan aktif masyarakat dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa untuk membaca, memperkaya sumber bacaan di sekolah, dan menciptakan lingkungan sosial yang mendukung kegiatan literasi yang berkelanjutan.
Pengaruh Kompetensi Pemerintah Desa, Transparansi Dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo Maisyaroh, Siti; Hidayat, Muhammad Taufiq
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh kompetensi pemerintah desa, transparansi, dan aksesibilitas laporan keuangan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei, melibatkan 85 responden aparat desa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi pemerintah desa (t = 2,275, sig. 0,026), transparansi (t = 3,791, sig. 0,000), dan aksesibilitas laporan keuangan (t = 2,297, sig. 0,024) berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F = 28,999, sig. 0,000) dengan Rš = 0,518. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi aparat desa, transparansi informasi keuangan, dan aksesibilitas laporan untuk meningkatkan akuntabilitas.