Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

METODE GASING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MATEMATIKA DI SD Dina Romadona, Dina Romadona; Evitasari, Atika Dwi; Musyadad, Faridl
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 2: OKTOBER (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/zcc4f471

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemikiran peserta didik yang menganggap bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan karena cara mengajar guru yang masih monoton, sehingga berdampak pada kemampuan berhitung yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik melalui metode gasing pada pembelajaran matematika di kelas V SD Negeri Kranggan tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model penelitian Kemmis & Mc. Taggart dengan subjek penelitian peserta didik kelas V SD Negeri Kranggan tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 8 peserta didik. Metode pengumpulan data menggunakan tes, observasi aktivitas guru dan aktivitas peserta didik, wawancara dan dokumentasi. Adapun indikator keberhasilan yang dicapai adalah adanya peningkatan kemampuan berhitung peserta didik berdasarkan hasil tes ≥ 85% dari seluruh jumlah peserta didik mencapai nilai KKTP ≥ 75. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode gasing dapat meningkatkan  kemampuan berhitung peserta didik pada pembelajaran Matematika materi keliling bangun datar di kelas V SD Negeri Kranggan tahun ajaran 2025/2026.
PENERAPAN PEMBELAJARAN IPAS DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Evitasari, Atika Dwi; Pancasari, Tri Dewi; Sugoyanta, Geyol
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.16681

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang memberikan fleksibilitas bagi guru dan peserta didik untuk mengatur lingkungan belajarnya. Dalam Kurikulum Merdeka penerapan pembelajaran IPA saat ini digabung dengan pembelajaran IPS menjadi IPAS dengan tujuan untuk memberikan peserta didik pemahaman yang lebih menyeluruh tentang hubungan antara fenomena alam dan sosial di lingkungan sekitar mereka. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengeksplorasi penerapan pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka; 2) mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penerapan pembelajaran IPAS; dan 3) menganalisis solusi dalam mengatasi hambatan-hambatan penerapan pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara semi tertruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Subjek penelitian berasal dari kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan interactive model. Penerapan pembelajaran IPA dalam kurikulum Merdeka sudah berjalan, namun masih diperoleh beberapa masalah terkait implementasi pembelajaran IPA dalam Kurikulum Merdeka yaitu terkait 1) kegiatan apersepsi; 2) pembelajaran berdiferensiasi; 3) asesmen diagnostik; dan 4) pembelajaran IPA dengan IPS masih diselenggarakan secara terpisah. Hambatan yang muncul pelaksanaan IPA dalam Kurikulum Merdeka adalah terbatasnya fasilitas, media, sumber belajar IPA serta belum tersedianya laboratorium. Solusi yang telah dilakukan guru memanfaatkan media dan sumber belajar yang ada di lingkungan sekitar.. Penelitian selanjutnya dapat difokuskan bagaimana permasalahan yan dihadapi guru dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran IP 
Penggunaan Model Inquiry Learning dan Pengaruhnya terhadap Scientific Attitude Pada Pembelajaran IPA Kelas V Sekolah Dasar Utaminingtyas, Siwi; Evitasari, Atika Dwi
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 13 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v13i2.6153

Abstract

This research consists of 2 variables, namely the inquiry learning model and scientific attitude. The purpose of this study was to determine whether the inquiry learning model had an effect on the scientific attitude of students in science subjects for class V. This research method used library research. Sources of data in this study in the form of books, theses and journals from previous research. Inquiry learning model is a learning model that involves the maximum ability of students to search and investigate systematically, critically, logically, and analytically, so that students can formulate their own findings with confidence. Scientific attitude or scientific attitude is a person's behavior that arises because of a stimulus in the form of a good attitude based on existing experience so that it makes a person more sensitive to the surrounding environment and can solve existing problems by using the skills he has. By using the inquiry learning model, it has a positive influence on scientific attitudes and student learning outcomes in science subjects on the properties of light.
Media Audio-Visual Berbantu Aplikasi Kinemaster pada Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Mata Pelajaran IPA Sekolah Dasar Evitasari, Atika Dwi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 1 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.979 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i1.60788

Abstract

Perubahan bentuk kegiatan belajar dari pembelajaran dalam jaringan (daring) berubah menjadi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas membawa dampak berupa learning loss dan minat belajar IPA yang rendah sehingga berpengaruh negatif pada hasil belajar peserta didik.Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) membahas terkait dengan hakikat pembelajaran IPA dan pembelajaran tatap muka terbatas; (2) membahas tentang urgensi media audio-visual berbantu aplikasi kinemaster dalam pembelajaran IPA; dan (3) membahas tentang pengaruh media-audio visual berbantu aplikasi kinemaster pada hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan library research. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis isi. Berdasarkan keunggulan-keunggulan media audio visual dan 3 jurnal hasil penelitian terdahulu maka dapat diketahui bahwa media audio visual dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media audio visual berbantu aplikasi kinemaster berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar.
Kesiapan Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka Evitasari, Atika Dwi; Utaminingtyas, Siwi; Indahswari, Defi Aldila
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107232

Abstract

As professionals, teachers play a central role in designing, implementing, and assessing learning processes to ensure optimal success. The purpose of this study was to analyze teacher readiness for the Independent Curriculum (IPS) science learning in fourth-grade classes at MI Muhammadiyah Grubug. Data collection techniques used included interviews, observation, and documentation. The results indicate that the implementation of IPS learning in fourth-grade classes at MI Muhammadiyah Grubug only met several criteria for teacher cognitive and financial readiness, as evidenced by the development of teaching materials, the use of learning resources, and the learning process and assessment. This is evident in the lack of independent implementation of teaching materials and the limitations of several learning processes, such as the suboptimal implementation of differentiated learning. Therefore, teacher readiness and the IPS learning process still require improvement in terms of teacher competency development and learning support, particularly access to the Merdeka Mengajar Platform.Sebagai tenaga professional, guru memiliki peran sentral dalam mendesain, mengimplementasikan, dan menilai jalannya pembelajaran agar berlangsung secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesiapan guru dalam pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka di kelas IV MI Muhammadiyah Grubug. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran IPAS di kelas IV MI Muhammadiyah Grubug baru memenuhi beberapa kriteria kesiapan kognitif guru dan kesiapan finansial yakni dapat dilihat dari penyusunan perangkat ajar, pemanfaatan sumber belajar serta proses dan penilaian pembelajaran. Terlihat dari penyusunan perangkat ajar yang belum dilaksanakan secara mandiri, dan beberapa proses pembelajaran yang masih terbatas, seperti belum optimalnya pembelajaran berdiferensiasi. Untuk itu, kesiapan guru dan proses pembelajaran IPAS masih memerlukan peningkatan dari segi pembekalan kompetensi guru dan dukungan fasilitas pembelajaran terutama memiliki akses Platform Merdeka Mengajar.