Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pemberdayaan Warga Masyarakat Dalam Menerapkan Phbs Dimasa Pandemi Covid-19 Di Desa Dunggala Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango Saleh, Meylan; Hasim, Evi; Pulukadang, Wiwy Trianty
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v9i1.7647

Abstract

Kesehatan merupakan kondisi dimana kita berada jauh atau terbebas dari penyakit. Merupakan suatu yang mahal jika dibandingkan dengan hal-hal yang lain. Mencegah sakit adalah lebih mudah dan murah dari pada mengobati seseorang apabila jatuh sakit. Salah satu cara untuk mencegah hal tersebut adalah dengan bergaya hidup sehat.  Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang, keluarga atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang di lakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan prilaku yang dipraktekkan oleh setiap individu dengan kesadaran sendiri untuk meningkatkan kesehatannya dan berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang sehat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MORDISCVEIN BERBANTUAN MAGIC BOX DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR KOTA GORONTALO Saleh, Meylan; Hasim, Evi; Bin Smith, Mardiah
Journal of Education and Teaching Learning Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : PT MEDIA JURNAL DAN PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59211/mjpjetl.v2i2.40

Abstract

This research aims to apply the Mordiscvein learning model assisted by a magic box in improving science learning outcomes in Gorontalo City elementary schools. The type of research used is classroom action research which consists of 2 cycles. In the initial observation, the student learning outcomes obtained were still very low, from 20 students who completed only 8 students or 40% and 12 students who did not complete or 60%. After carrying out the first cycle of action, there was an increase in the initial observation data, but it had not yet reached the specified success indicators. Of the 18 students, 11 students completed or 61%, while 7 students or 39% did not complete. After cycle II there was an increase in student learning outcomes, of the 18 students there were 16 students who completed it or 89% while 2 students did not complete it or 11%. Based on the research results, it can be concluded that the application of the Mordiscvein learning model assisted by the Magic Box can improve student learning outcomes in science lesson content in class V in Gorontalo City.
PENGEMBANGAN MEDIA CERITA BERGAMBAR DALAM KEMAMPUAN MEMBACA PADA SISWA KELAS IV Radjak, Sakina; Halidu, Salma; Hasim, Evi
Damhil Education Journal Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dej.v4i2.2534

Abstract

Pembelajaran tentunya tidak lepas dari yang namanya media pembelajaran, karena pada proses pembelajaran tentunya guru memerlukan satu wadah untuk menyampaikan materi agar mudah dan cepat dipahami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media cerita bergambar guna untuk kemampuan membaca pada siswa kelas IV. Media cerita bergambar ini merupakan media yang mampu menyampaikan pesan yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa.  Jenis penelitian ini adalah pengembangan (Research & Development) dengan menggunakan model penelitian pengembangan  ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Berdasarkan hasil dari validasi oleh para ahli dan pengguna yaitu, memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata presentase 94,1% dan dinyatakan sangat layak  untuk digunakan oleh guru dan siswa di sekolah dasar. Adapun hasil uji coba terbatas (uji proses) yang dilaksanakan di kelas IV SDN 30 Kota Selatan memperoleh hasil sangat bagus dari siswa. Dari respon siswa terhadap media Cerita Bergambar untuk kemampuan membaca pada siswa mendapatkan skor rata- rata 98% yang dikategorikan sangat baik. Maka penggunaan media cerita bergambar secara signifikan membantu siswa dalam memahami materi bacaan, meningkatkan minat baca, serta memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Media ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa dan dapat diadaptasi untuk berbagai konteks pembelajaran di sekolah dasar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI MEDIA LITERACY CLOUD PADA SISWA KELAS IV DI SDN 3 BILATO KABUPATEN GORONTALO Lumayo, Ifana; Husain, Rusmin; Hasim, Evi; Pulukadang, Wiwy Triyanty
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i03.17216

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu “Apakah ada peningkatan kemampuan membaca siswa melalui media Literacy Cloud pada siswa kelas IV di SDN 3 Bilato Kabupaten Gorontalo?”. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK) menggunakan teknik pengumpulan data observasi, tes membaca dan dokumentasi dengan subjek penelitin siswa kelas IV di SDN 3 Bilato Kabupaten Gorontalo. Berdasarkan observasi awal dari 21 siswa 10 siswa atau 47% siswa masih kurang dalam membaca. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak 2 pertemuan dan siklus II sebanyak 2 pertemuan. Hal ini dibuktikan pada pertemuan pertama siklus I capaian 21 siswa dalam membaca memperoleh 32% atau 7 siswa yang meningkat dalam membaca. Siklus I pertemuan 2 dalam membaca siswa memperoleh 43% atau 10 siswa meningkat dalam membaca. Siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 13 siswa atau 69% dalam membaca. Pada siklus II pertemuan 2 mengalami peningkatan membaca siswa meningkat menjadi 94% atau 19 siswa sudah mampu dalam membaca. Dengan demikian, melalui media Literacy Cloud dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas IV di SDN 3 Bilato.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENENTUKAN KALIMAT UTAMA DALAM PARAGHRAF MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS V MAHMUD, SRI NOVITA; HALIDU, SALMA; HUSAIN, RUSMIN; PULUKADANG, WIWY TRIYANTY; HASIM, EVI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i1.4450

Abstract

This research aims to find out whether the application of the Problem Based Learning (PBL) model can improve students' ability to determine the main sentence in a paragraph in class V students at SDN 4 Kota Barat. The type of research used is Classroom Action Research (PTK), with data collection techniques in the form of observation, tests and documentation. Based on the results of initial observations, only 8 students (42%) were able to determine the main sentence in a paragraph well, while the other 11 students (58%) had not achieved this ability. In the implementation of cycle I, after implementing the PBL model, students' ability to determine the main sentence increased to 12 students (63%). In cycle II, the results increased, with 18 students (94%) succeeding in determining the main sentence well. The results in cycle II show that the expected performance indicators have been achieved. Thus, it can be concluded that the application of the PBL model is effective in improving the ability of fifth grade students at SDN 4 Kota Barat in determining the main sentence in a paragraph. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menentukan kalimat utama dalam paragraf pada siswa kelas V SDN 4 Kota Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi awal, hanya 8 siswa (42%) yang mampu menentukan kalimat utama dalam paragraf dengan baik, sementara 11 siswa (58%) lainnya belum mencapai kemampuan tersebut. Pada pelaksanaan siklus I, setelah diterapkan model PBL, kemampuan siswa dalam menentukan kalimat utama meningkat menjadi 12 siswa (63%). Pada siklus II, hasilnya semakin meningkat, dengan 18 siswa (94%) yang berhasil menentukan kalimat utama dengan baik. Hasil pada siklus II menunjukkan bahwa indikator kinerja yang diharapkan telah tercapai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas V SDN 4 Kota Barat dalam menentukan kalimat utama dalam paragraf.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA GAMBAR SERI DI KELAS III MAHMUD, PUTRI; HUSAIN, RUSMIN; HASIM, EVI; PULUKADANG, WIWY TRIYANTY; MONOARFA, FIDYAWATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i1.4451

Abstract

This study aims to improve the speaking ability of third grade students of SDN 5 Bulango Selatan, Bone Bolango Regency through the use of picture series media. The method used is classroom action research (CAR) which is carried out in two cycles. Initial observations showed that students' speaking ability was still low, with many students having difficulty in conveying words according to the rules. In cycle I meeting I, out of 12 students observed, only 6 students (25%) were able to speak well using picture series media, while 14 students (75%) still had difficulties. After reflection and improvement of learning in cycle I meeting II, the number of students who were able to speak increased to 15 students (75%), while 5 students (25%) still had problems. Improvements continued to cycle II, where learning strategies were improved according to previous reflections. In cycle II meeting II, the results of the study showed a significant increase with 20 students (100%) being able to speak well, so the study was stopped because it had reached the success indicator. Thus, it can be concluded that the use of picture series media is effective in improving the speaking ability of third grade students of SDN 5 Bulango Selatan. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III SDN 5 Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango melalui penggunaan media gambar seri. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa masih rendah, dengan banyak siswa yang kesulitan dalam menyampaikan kata-kata sesuai kaidah. Pada siklus I pertemuan I, dari 12 siswa yang diamati, hanya 6 siswa (25%) yang mampu berbicara dengan baik menggunakan media gambar seri, sementara 14 siswa (75%) masih mengalami kesulitan. Setelah dilakukan refleksi dan perbaikan pembelajaran pada siklus I pertemuan II, jumlah siswa yang mampu berbicara meningkat menjadi 15 siswa (75%), sedangkan 5 siswa (25%) masih mengalami kendala. Perbaikan berlanjut ke siklus II, di mana strategi pembelajaran diperbaiki sesuai dengan refleksi sebelumnya. Pada siklus II pertemuan II, hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dengan 20 siswa (100%) telah mampu berbicara dengan baik, sehingga penelitian dihentikan karena telah mencapai indikator keberhasilan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar seri efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III SDN 5 Bulango Selatan.
Pengembangan Media Power Point Interaktif Dalam Literasi Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SDN 11 Batudaa Pantai Halidu, Salma; Hasim, Evi; Pahrun, Ratnarti; Choirunisa, Choirunisa
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 4 (2023): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.4.855-868.2023

Abstract

Pengembangan media power point interaktif dalam literasi membaca pemahaman khususnya tingkat sekolah dasar, guru dituntut untuk beradaptasi dan berinovasi untuk melakukan pembelajaran dengan penyesuaian perkembangan zaman. Apakah media pembelajaran interaktif layak untuk digunakan. Tujuan dalam penelitian ini Untuk mengembangan media power point interaktif dalam literasi membaca pemahaman siswa kelas V di SDN 11 Batudaa Pantai, untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan. Pada penelitian pengembangan ini peneliti menggunakan model pengembangan 4-D yaitu (define, design, develop, dan disseminate). Jenis penelitian ini menggunakan studi kasus dengan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara yang dilakukan pada guru wali kelas V SDN 11 Batudaa Pantai. Kelayakan bahan ajar berbasis kearifan lokal dilihat berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi, ahli media, guru (praktisi), dan juga uji coba oleh siswa. Dari hasil validasi diperoleh presentase kelayakan sebesar 94% atau berkategori “sangat layak”. Hasil validasi ahli materi pertama memperoleh presentase kelayakan sebesar 96%, hasil validasi ahli materi kedua memperoleh presentase kelayakan sebesar 91%, hasil validasi ahli media memperoleh presentase kelayakan sebesar 90%, ahli praktisi memperoleh presentase kelayakan sebesar 100% dan hasil uji coba oleh siswa memperoleh persentase kelayakan sebesar 93% atau berkategori sangat layak.
Penggunaan Media Canva Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Surat Undangan Pada Siswa Kelas V SDN 76 Kota Tengah Kota Gorontalo Pahrun, Ratnarti; Halidu, Salma; Hasim, Evi; Malengga, Wiwin
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 4 (2023): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.4.869-884.2023

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah penggunaan media canva dapat meningkatkan kemampuan menulis surat undangan pada siswa kelas V SDN 76 Kota Tengah Kota Gorontalo?”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis surat undangan dengan menggunakan media canva pada siswa kelas V SDN 76 Kota Tengah Kota Gorontalo. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa pada observasi awal diperoleh data dari jumlah 20 siswa hanya 6 siswa atau 30% yang mampu menulis surat undangan. Sedangkan 14 siswa atau 70% tidak mampu menulis surat undangan. Berikut uraian hasil pada siklus I pertemuan pertama mengalami peningkatan menjadi 9 siswa atau 45% yang mampu, dan 11 siswa atau 55% tidak mampu. Pada siklus I pertemuan kedua meningkat menjadi 12 siswa atau 60% yang mampu, dan 8 siswa atau 40% tidak mampu. Kemudian pada siklus II pertemuan pertama mengalami peningkatan menjadi 14 siswa atau 70% yang mampu, dan 6 siswa atau 30% tidak mampu. Pada siklus II pertemuan kedua meningkat menjadi 17 siswa atau 85% yang mampu, dan 3 siswa atau 15% yang tidak mampu menulis surat undangan dari 20 siswa kelas V SDN 76 Kota Tengah Kota Gorontalo. Dengan demikian disimpulkan bahwa melalui penggunaan media canva kemampuan siswa dalam menulis surat undangan meningkat.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Teks Dongeng Melalui Media Pop Up Book Pada Siswa Kelas II SDN 29 Tibawa Kabupaten Gorontalo Hasim, Evi; Pahrun, Ratnarti; Halidu, Salma; Thalib, Windi Rahmawati
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 4 (2023): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.4.885-900.2023

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah melalui media Pop Up Book kemampuan membaca teks dongeng pada siswa kelas II SDN 29 Tibawa Kabupaten Gorontalo dapat meningkat?” Tujuan adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca teks dongeng melalui media Pop Up Book pada siswa kelas II SDN 29 Tibawa Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian yang dipakai adalah jenis penelitian PTK. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu teknik observasi, tes dan dokumentasi. Metode penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan melalui 4 tahap yakni : Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, Tahap Pemantauan dan Evaluasi serta Tahap Analisis dan Refleksi, dengan jumlah 12 Siswa. Hasil observasi awal menunjukkan siswa membaca teks dongeng sangat rendah dengan 4 orang siswa yang mampu atau 33%, sedangkan siswa yang tidak mampu 8 siswa atau 66%. Pada siklus I pertemuan I meningkatkan menjadi 5 siswa dikategorikan mampu dengan persentasi 41% dan yang tidak mampu 7 siswa dengan persentasi 58%. Pada siklus I pertemuan II meningkat menjadi 6 siswa yang dikategorikan mampu dengan presentasi 50% dan yang tidak mampu 6 siswa dengan presentasi 50%. Pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 8 siswa yang dikategorikan mampu dengan presentasi 66% dan yang tidak mampu 4 siswa dengan presentasi 33%. Pada siklus II pertemuan II meningkat menjadi 11 siswa yang dikategorikan mampu dengan presentasi 91% dan yang tidak mampu 1 siswa dengan presentasi 8%, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam membaca dongeng dapat ditingkatkan melalui penggunaan media Pop Up Book.
Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif Abad 21 di Sekolah Dasar Saleh, Meylan; Hasim, Evi; Smith, Mardia Bin
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2024): March
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.4.1.35-44.2024

Abstract

Memasuki abad 21 kemajuan teknologi tersebut telah memasuki berbagai sendi kehidupan, tidak terkecuali dibidang pendidikan. Guru dan siswa, dosen dan mahasiswa, pendidik dan peserta didik dituntut memiliki kemampuan belajar mengajar di abad 21 ini. Untuk mengembangkan pembelajaran abad 21, guru harus memulai satu langkah perubahan yaitu merubah pola pembelajaran tradisional yakni pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered) menjadi pola pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered). Pembelajaran inovatif merupakan proses pembelajaran yang, dirancang sedemikian rupa sehingga berbeda dengan pembelajaran pada umumnya yang telah dilakukan oleh guru. Model pembelajaran Mordiscvein merupakan model pembelajaran terbaru bahkan merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan aspek 4C yang dimiliki oleh siswa. Karena model pembelajaran Mordiscvein ini dirancang sesuai dengan kebutuhan siswa di sekolah dasar.