Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Epistemic Values of Islamic Law in Green Financing Contracts Inayati, Anindya Aryu; Rahman, Muhammad Fazlur; Saleh, Hairus
Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 12 No 2 (2024): Adzkiya: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Meto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/adzkiya.v12i2.9608

Abstract

TThis research aims to describe the epistemic values of Islamic Law in green financing contracts. The research design used in this research is descriptive qualitative research with a philosophical approach. Regarding the data collection, this study uses the library method with a systematic literature review analysis. The findings show that green financing contracts are business financing contracts that have special conditions, specifically a dedication to going green, conserving the environment, and safeguarding wildlife. The epistemic values of Islamic Law in green financing contracts are transcendence, maslaha, al-islah and humanist values. This study is the first to assess epistemic values in green financing, as far as the author knows. Therefore, this research might provide significant recommendations on green finance for financial institutions and its epistemological objectives
Dinamika Historis dan Distingsi Islam Asia Tenggara: Historical Dynamics and Distinction of Southeast Asian Islam Saleh, Hairus
Journal of Islamic History Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Islamic History
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.454 KB) | DOI: 10.53088/jih.v1i2.207

Abstract

Asia Tenggara merupakan sebuah kawasan di mana mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Tidak bisa dipungkiri bahwa Islam masuk ke Asia Tenggara melalui jalan damai dengan proses-proses islamisasi. Hal itu, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan Islam di Asia Tenggara. Topik mengenai sejarah Islam di Asia Tenggara menjadi perbincangan di antara para sejarawan hingga kini. Perdebatan mengenai sejarah munculnya Islam di kawasan tersebut terfokus pada isu tentang asal usul dan perkembangan Islam di kepulauan Asia Tenggara. Kemunculan Islam di Asia Tenggara merupakan kebangkitan yang dikondisikan sejarah, budaya politik serta lingkungan lokal dan etnis. Oleh sebab itu, makalah ini ingin membahas dinamika sejarah perkembangan Islam di Asia Tenggara.
Regulasi Jaminan Produk Halal Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Muslim Dalam Produk Kosmetik Adelia, Chafizah; Tarmidzi, Tarmidzi; Saleh, Hairus
el hisbah Journal of Islamic Economic Law Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/elhisbah.v5i1.11383

Abstract

For the majority of Muslims, the halal status of a product is very important for those who use it. Halal products are a necessity that is mandatory in Indonesia, not just food and medicine, for women, skin care in the modern era is now an obligation to make their appearance attractive. As a Muslim, it is not only halal food that must be kept halal, the care used from hair to feet must also be halal. This research uses the Normative Juridical research method, while the research studied uses legal materials or library materials, which in this case is secondary data. Then the researcher took a qualitative approach which emphasized understanding social phenomena in depth through the individuals involved. Data collection techniques through library studies, documents and archival studies. Data analysis was carried out using a qualitative approach.The results of the study indicate that the regulation of legal protection for Muslim consumers in cosmetic products is quite adequate. However, in its implementation it is not yet effective enough, because there are still cosmetic products that do not have distribution permits. The rights of consumers protected by consumer protection laws have not been fulfilled.
Analisis Berpikir Kreatif Siswa dalam Mengajukan Masalah SPLDV Ditinjau dari Kemampuan Kognitif Trisanti, Yuliana; Saleh, Hairus; Subaidi, Agus
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i1.1333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis berpikir kreatif siswa dalam mengajukan masalah spldv ditinjau dari siswa yang berkemampuan tinggi dan berkemampuan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Materi yang digunakan adalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). SPLDV merupakan dua persamaan linear yang memiliki penyelesaian berupa pasangan berurutan yang dapat dimisalkan dengan x,y. Hasil penelitian adalah siswa berkemampuan tinggi dalam mengajukan masalah spldv dapat termasuk dalam kategori baik. Siswa berkemampuan sedang rendah dalam mengajukan masalah spldvmasih termasuk kategori cukup. Siswa berkemampuan rendah HY hanya mampu memenuhi indikator berpikir kreatif kelancaran. Dalam merencanakan dan melaksanakan pengajuan masalah SPLDV ditinjau dari kemampuan kognitif yaitu kemampuan tinggi dan kemampuan rendah masih terkategori kurang.
Analisis Penalaran Matematis Siswa SMA Ditinjau dari Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik Hasanah, Sri Indriati; Agustin, Sisca Patricia Dwi; Basri, Hasan; Saleh, Hairus
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i1.729

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan penalaran matematis siswa SMA melalui pengamatan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di kelas XI SMAN 1 Sampang. Data dikumpulkan dengan cara memberikan angket gaya belajar dan tes penalaran matematis yang memuat indikator sense-making, conjecturing, convincing, reflecting, serta generalizing; dan kemudian dilanjutkan dengan proses wawancara. Kemudian, hasil tes dianalisis dan divalidasi dengan metode triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini adalah siswa dengan gaya belajar visual memenuhi semua indikator kemampuan penalaran matematis. Siswa dengan gaya belajar auditori memenuhi 4 indikator penalaran matematis, yaitu sense-making, conjecturing, convincing, dan generalizing. Siswa dengan gaya belajar kinestetik hanya memenuhi 2 indikator, yaitu sense-making, dan conjecturing. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki penalaran matematika yang lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar auditori dan kinestetik.