Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP EFISIENSI PENJUALAN PADA PT KAOSTA SUKSES MULIA Indah Purwanengsi; Bachtiar, Yusran
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2024): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v5i2.3277

Abstract

Di era saat ini, perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat, termasuk di sektor keuangan dengan munculnya Financial Technology (Fintech). Fintech adalah istilah yang menggambarkan inovasi dalam layanan keuangan. Penerapan Fintech dirancang untuk menyesuaikan dengan kemajuan teknologi yang dikombinasikan dengan kebutuhan finansial, terutama di lembaga perbankan, sehingga diharapkan dapat memfasilitasi berbagai transaksi keuangan secara lebih efisien seperti pencatatan transaksi secara otomatis, pelacakan arus kas yang lebih baik, serta kemudahan dalam menawarkan produk atau layanan kepada konsumen secara online. Dengan adanya kemudahan pembayaran dan pengelolaan transaksi secara digital, pelaku usaha dapat menghemat waktu, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. Penelitian ini berfokus pada analisis dampak Fintech terhadap peningkatan penjualan dan efisiensi transaksi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel penelitian adalah manajer R&D, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Teknik analisis data mencakup pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dilanjutkan dengan reduksi data dan penyajian data.Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Fintech memiliki dampak yang signifikan terhadap efisiensi transaksi, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas penjualan dan pembeli dalam melakukan tarnsaksi jual beli sehingga kegiatan yang dilakukan dapat lebih efisien.
PENGARUH PROFESIONALISME PENGELOLAAN ASET DESA DAN OPTIMALISASI PERAN BUMDES TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DESA ROSSOAN KABUPATEN ENREKANG Bachtiar, Yusran; Ladung, Fajar; Gunawan, Gugun
Journal AK-99 Vol. 4 No. 2 (2024): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v4i2.3388

Abstract

Profesionalisme pengelolaan asset desa dan Optimalisasi peran bumdes dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Profesionalisme Pengelolaan Aset Desa dan Optimalisasi Peran BUMDes terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Rosoan, Kabupaten Enrekang, serta untuk mengetahui pengaruh keduanya secara bersama-sama terhadap peningkatan PADes. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode kuantitatif yang melibatkan 51 orang responden. Adapun alat analisis yang digunakan adalah SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Hasil uji parsial penelitian ini menunjukkan bahwa profesionalisme pengelolaan aset desa dan optimalisasi peran BUMDes memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan PADes di Desa Rosoan, Kabupaten Enrekang. Profesionalisme dalam mengelola aset desa yang melibatkan perencanaan, pengelolaan, dan pemanfaatan aset yang efektif dapat meningkatkan pendapatan desa. Selain itu, optimalisasi peran BUMDes yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pemanfaatan sumber daya desa juga berkontribusi pada peningkatan PADes. Sementara itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa profesionalisme pengelolaan aset desa dan optimalisasi peran BUMDes secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan PADes di Desa Rosoan. Oleh karena itu, untuk mencapai peningkatan yang lebih optimal pada PADes, diperlukan sinergi antara kedua faktor tersebut dalam pengelolaan sumber daya desa.
PENINGKATAN KAPASITAS DAN IMPLEMENTASI E-COMMERCE PADA KELOMPOK SUTERA SURE SALAKA DI KABUPATEN PINRANG Yusran Bachtiar; Dr. Nirwana Sampara; Andi Wafiah; Mugaffir Yunus; Aslan; Sri Wahyuni Y; Firman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Community empowerment in the partner area has not reached its optimal potential, which has an impact on their low income. On the other hand, the sure salaka silk group, which is engaged in the production of silk fabrics, has a great opportunity to advance the local economy. The availability of raw materials and adequate resources make this business very potential. The existing problems include low motivation and skills of business actors, low production quality and quantity, lack of product standardisation, lack of knowledge in financial management, and not utilising information technology and e-commerce. The proposed solutions include increasing the motivation and skills of business actors, training on product management and implementation of good production practices, training on financial management, marketing strategies with information technology and e-commerce, and socialisation. Workshops were also conducted to improve motivation and human resource capabilities, entrepreneurial managerial skills, product development, as well as assistance in the use of information technology for marketing through website-based e-commerce, and evaluation of partner business management. The results of this activity show that the training has met expectations. The high participation of partners has a positive impact on the programme, with increased partner motivation in the role of implementing activities, increased knowledge of financial management, and the creation of a website-based e-commerce application that is currently used by partners is expected to increase production. Keywords: empowerment; umkm; e-commerce Abstrak Pemberdayaan masyarakat di wilayah mitra belum mencapai potensi optimal, yang berdampak pada rendahnya pendapatan mereka. Disisi lain kelompok sutera sure salaka yang bergerak di bidang produksi kain sutera memiliki peluang besar untuk memajukan ekonomi lokal. Ketersediaan bahan baku dan sumber daya yang memadai menjadikan usaha ini sangat potensial. Masalah yang ada meliputi rendahnya motivasi dan keterampilan pelaku usaha, rendahnya kualitas dan kuantitas produksi, kurangnya standarisasi produk, kekurangan pengetahuan dalam manajemen keuangan, serta belum memanfaatkan teknologi informasi dan e-commerce. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan motivasi dan keterampilan pelaku usaha, pelatihan manajemen produk dan penerapan praktik produksi yang baik, pelatihan manajemen keuangan, strategi pemasaran dengan teknologi informasi dan e-commerce, serta sosialisasi. Workshop juga dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan SDM, keterampilan manajerial kewirausahaan, pengembangan produk, serta pendampingan dalam penggunaan teknologi informasi untuk pemasaran melalui e-commerce berbasis website, dan evaluasi manajemen usaha mitra. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan telah memenuhi ekspektasi. Tingginya partisipasi mitra berdampak positif pada program, dengan peningkatnya motvasi mitra dalam peran pada pelaksanaan kegiatan, meningkatnya pengetahuan pengelolaan keuangan, dan terciptanya aplikasi e-commerce berbasis website milik mitra yang saat ini dimanfaatkan mitra diharapkan dapat meningkatkan produksi. Kata Kunci: pemberdayaan; umkm; ecommerce
Analisis Kinerja Keuangan Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Kabupaten Enrekang di Masa Covid 19 Bachtiar, Yusran; Musdalifah
JUMABI: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 1 No 2 (2023): JUMABI : JULI
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/jumabi.v1i2.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Kinerja Keuangan Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Kabupaten Enrekang Di Masa Covid 19 Dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2020. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dokumentasi yang diperoleh langsung dari instansi bank syariah Indonesia kantor cabang pembantu kabupaten enrekang. Teknik analisa yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik analisa deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pada Bank Syariah Indonesia kantor cabang pembantu kabupaten Enrekang pada tahun 2018-2020 dengan menggunakan rata-rata current ratio sebesar 116,45% dengan melihar rata-rata tersebur perhitungan current ratio dengan mengukur modal BPRS dalam menyerap kerugian dan pemenuhan ketentuan KPPM yang berlaku, mka semakin tinggi rata-rata rasio tersebut menunjukkan bahwa BPRS semakin sovable karena di atas rata-rata yang di tentukan oleh BI, cash ratio menunjukan rata-rata sebesar 5,63% yang berada di atas rata-rata yang telah ditetapkan oleh BI karena cash ratio mengukur kemampuan alat likuid BPRS dalam memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek (sampai dengan satu bulan), debt to asset ratio menunjukkan rata-rata sebesar 85,74% dan debt to equity ratio menunjukkan rata-rata 603,dari kedua rata-rata yang di peroleh berada di atas rata-rata yang di tetapkan oleh Bi karena dapat mengukur kemampuan modal inti dan menutup kewajiban kepada pemilik dana pihak ketiga serta memperkirakan potensi biaya sistematik. ROA menunjukkan rata-rata sebesar 2,69% dan ROE menunjukkan rata-rata sebesar 22,72% rata-rata tersebut berada di atas rata-rata yang diterapkan oleh BI karena dapat mengukur tingkat protabilitas BPRS atas modal yang dimiliki.
PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS KOPI SEBAGAI BAHAN BAKU BRIKET BAHAN BAKAR MASA DEPAN RAMAH LINGKUNGAN DAPAT MENAMBAH SUMBER DANA Yusran Bachtiar; Deasy Soraya A.Aminartha; Andi Fitriani Djollong; Usman Usman; Fadilah Fadilah
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v7i2.1462

Abstract

Kota Parepare yang terdapat di propinsi Sulawesi kini juga dikenal dengan julukan dengan sebutan kota 1000 warung kopi. Warung kopi dapat menghasilkan 1-2 kg ampas kopi basah per hari. Apabila diperkirakan secara kumulatif seluruh warung kopi yang terdapat dikota parepare dalam seharinya dapat menghasilkan lebih dari 1 ton. Permasalahan Panti  Asuhan Abadi Aisyah Kota Parepare memiliki pengurus 29 orang dan mengasuh anak sebanyak 48 anak asuh. Pendanaan panti asuhan hanya bersumber dari para donator tetap, donator tidak tetap, Lembaga pemerintah dan swasta. Solusi dan Metode Pelatihan pembuatan Briket selain   sebagai ekstrakulikuler anak asuhan juga dapat bernilai ekonomis bagi panti asuhan Hasil  Pengabdian kepada masyarakat ini melalui pelatihan Peningkatan Motivasi dan kapabilitas SDM pelaku usaha telah berjalan sesuai harapan, dan Mitra telah menghasilkan produk Briket yang memiliki nilai ekonomis, hal ini tentunya diharapkan mampu meningkatkan perekonomian.  Abstract. Parepare city in Sulawesi province is now also known as the city of 1000 coffee shops. Coffee shops can produce 1-2 kg of wet coffee grounds per day. If it is estimated that cumulatively all coffee shops in the city of Parepare can produce more than 1 ton per day. Problems The Abadi Aisyah Orphanage in Parepare City has 29 administrators and cares for 48 foster children. Funding for the orphanage only comes from regular donors, irregular donors, government and private institutions. Solutions and Methods Training in making briquettes apart from being an extracurricular activity for orphans can also be of economic value to orphanages The results of this community service through training to increase the motivation and capabilities of business human resources have run as expected, and partners have produced briquette products that have economic value, this is certainly expected to be able to improve the economy.
PENTINGNYA PENGGUNAAN METODE KALKULASI BIAYA LANGSUNG SEBAGAI PENGHASIL INFORMASI MANAJEMEN DALAM PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK PADA TOKO HOMECAKE Marsita Liazhari; Yusran Bachtiar
Journal AK-99 Vol. 5 No. 1 (2025): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v5i1.3719

Abstract

Disiplin akuntansi manajemen terdapat suatu metode kalkulasi biaya yang sering juga diterapkan dalam praktek yaitu metode kalkulasi biaya langsung Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan metode kalkulasi biaya langsung (direct costing) dapat menjadi sumber informasi bagi manajemen dalam penetapan harga jual produk pada Homecake. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan dalam penetapan harga jual produk Homecake di Kota Parepare. Informan dalam penelitian ini adalah Ibu Mardiah Takdir dan Bapak Baharuddin, S.I.P selaku pemilik usaha Homecake. Dalam suatu perusahaan yang berorientasi pada keuntungan, laba merupakan salah satu tujuan utama yang ingin dicapai. Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan menerapkan berbagai strategi, salah satunya adalah strategi penetapan harga jual. Penetapan harga jual produk memegang peranan penting karena berkaitan langsung dengan permintaan pasar, yang pada akhirnya dapat memengaruhi target laba perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan penetapan harga jual yang wajar dan sesuai dengan kondisi perusahaan. Penetapan harga jual yang wajar membutuhkan informasi yang cukup, baik mengenai biaya-biaya produksi maupun harga jual produk pesaing. Untuk menghasilkan informasi biaya yang akurat, dibutuhkan metode kalkulasi biaya yang sesuai dengan karakteristik dan kondisi perusahaan. Hasil penelitian pada Homecake menunjukkan bahwa metode kalkulasi biaya langsung (direct costing) mampu memberikan informasi biaya yang lebih tepat dan relevan, sehingga dapat mendukung manajemen dalam menetapkan harga jual produk secara lebih efektif.
PEMODELAN ECOMMERCE BERBASIS BUSSINES TO COSTUMERS DEMI PENINGKATAN UMKM ARGIASH KOTA PAREPARE Bachtiar, Yusran; Wafiah, Andi; Sampara, Nirwana; Ashar, Saskia Auliah; furqan, Al
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): June
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v8i1.1787

Abstract

Belum optimalnya pemberdayaan masyarakat di wilayah mitra menyebabkan rendahnya tingkat pendapatan. Kelompok usaha memiliki potensi dalam membangun perekonomian warga, khususnya usaha bubuk minuman herbal instan “Argiash” yang memiliki bahan baku dan sumber daya yang memadai. Permasalahan yang dihadapi meliputi lemahnya motivasi dan kemampuan SDM pelaku usaha, rendahnya kuantitas dan kualitas produksi, belum adanya standarisasi produk, kurangnya pengetahuan manajemen keuangan, serta sistem pemasaran konvensional yang belum memanfaatkan teknologi informasi seperti e-commerce. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan motivasi dan kapabilitas SDM, pelatihan manajemen produk dan keuangan, serta pengembangan strategi pemasaran berbasis e-commerce. Kegiatan ini mencakup sosialisasi, pelatihan manajerial kewirausahaan, pendampingan pembuatan produk, dan evaluasi kinerja mitra. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan yang dilakukan berhasil meningkatkan motivasi dan kapabilitas SDM, pengetahuan manajemen keuangan, serta frekuensi dan kapasitas produksi melalui penggunaan aplikasi e-commerce.  Abstract. The suboptimal community empowerment in partner areas results in low income levels. Business groups have potential in building the local economy, especially the instant herbal drink powder business "Argiash" which has adequate raw materials and resources. The issues faced include low motivation and skills of entrepreneurs, low production quantity and quality, lack of product standardization, limited financial management knowledge, and conventional marketing systems that do not utilize information technology such as e-commerce. Proposed solutions include enhancing the motivation and capabilities of human resources, product and financial management training, and developing e-commerce-based marketing strategies. Activities include socialization, entrepreneurial managerial skills training, product development assistance, and partner performance evaluation. The results show that the training and mentoring have successfully increased the motivation and capabilities of human resources, financial management knowledge, and the production frequency and capacity through the use of e-commerce applications.
PEMBERDAYAAN DAN PENERAPAN E- COMMERCE MENDORONG PERTUMBUHAN KELOMPOK SUTERA SURE SALAKA KABUPATEN PINRANG Bachtiar, Yusran; Sampara, Nirwana; Wafiah, Andi; Kadir, Abdul
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v8i2.2179

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di area mitra masih belum mencapai potensi maksimal, yang berakibat pada pendapatan yang rendah. Di sisi lain, kelompok Sutera Sure Salaka, yang fokus pada produksi kain sutera, memiliki peluang signifikan untuk memajukan ekonomi lokal. Namun, terdapat beberapa tantangan, seperti kurangnya motivasi dan keterampilan pelaku usaha, kualitas dan kuantitas produksi yang rendah, kurangnya standarisasi produk, serta kurangnya pengetahuan dalam manajemen keuangan dan penggunaan teknologi informasi serta e-commerce. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan motivasi dan keterampilan pelaku usaha, pelatihan manajemen produk serta praktik produksi yang baik, pelatihan manajemen keuangan, strategi pemasaran melalui teknologi informasi dan e-commerce, serta sosialisasi. Workshop juga dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan SDM, keterampilan manajerial kewirausahaan, pengembangan produk, dan pendampingan dalam penggunaan teknologi informasi untuk pemasaran berbasis website e-commerce. Evaluasi manajemen usaha mitra menunjukkan bahwa pelatihan telah memenuhi harapan. Tingginya partisipasi mitra memberikan dampak positif pada program, meningkatkan motivasi dalam pelaksanaan kegiatan, pengetahuan pengelolaan keuangan, dan menghasilkan aplikasi e-commerce berbasis website yang kini dimanfaatkan oleh mitra untuk meningkatkan produksi.  Abstract. Community empowerment in the partner area has yet to reach its full potential, resulting in low income. On the other hand, the Sutera Sure Salaka group, which focuses on silk fabric production, has significant opportunities to advance the local economy. However, there are several challenges, such as the lack of motivation and skills of business actors, low production quality and quantity, lack of product standardisation, and lack of knowledge in financial management and the use of information technology and e-commerce. The proposed solutions include increasing the motivation and skills of business owners, training on product management and good production practices, financial management training, marketing strategies through information technology and e-commerce, and socialisation. Workshops were also conducted to improve motivation and human resource capabilities, entrepreneurial managerial skills, product development, and assistance in the use of information technology for e-commerce website-based marketing. Evaluation of partners' business management showed that the training had met expectations. The high participation of partners has a positive impact on the programme, increasing motivation in the implementation of activities, knowledge of financial management, and producing website-based e-commerce applications that are now used by partners to increase production.