Tolosang, Krest D.
Unknown Affiliation

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

ANALISIS POTENSI SEKTOR PEREKONOMIAN KABUPATEN RAJA AMPAT, KABUPATEN TELUK BINTUNI DAN KABUPATEN MANOKWARI DI PROVINSI PAPUA BARAT DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI (PENDEKATAN SEKTORAL) Kalambia, Beatrice T.; Kumenaung, Anderson G.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 6 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Manokwari. Tiga kabupaten tersebut masing-masing memiliki kondisi wilayah yang berbeda walaupun termasuk dalam satu provinsi. Pertumbuhan ekonomi masing-masing daerah cenderung berbeda satu sama yang lainnya. Maka dalam pelaksanaan pembangunan memerlukan perencanaan  yang baik dapat membantu pihak terkait dalam menetukan prioritas kebijakan yang perlu dilakukan dalam pengembangan terhadap potensi ekonomi dari sektor-sektor yang memberikan kontribusi untuk menggerakan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sektor ekonomi dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa runtut waktu dari PDRB Atas Dasar Harga Konstan Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat tahun 2015-2019, alat analisis yang digunakan yaitu analisis Dynamic Location Quotient (DLQ), dan analisis Klassen Typology. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar sektor ekonomi pada masing-masing daerah memiliki potensi untuk berkembang dalam beberapa tahun kedepan dan secara umum termasuk dalam klasifikasi sektor berkembang yang memiliki tingkat pertumbuhannya tinggi tetapi tingkat kontribusinya masih tergolong rendah. 
Peran Objek Wisata Camp James Dalam Menambah Pendapatan Masyarakat Di Desa Sinuian Gagaran Romboken Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara Sumual, Noula S.M; Lapian, Agnes L. Ch. P.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 9 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata adalah salah satu jenis industri baru yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja, peningkatan penghasilan, standar hidup serta menstimulasi sektor-sektor produktif lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran dari Objek Wisata Camp James Dalam Menambah Pendapatan Masyarakat di Desa Sinuian Gagaran Remboken Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan data yang digunakan merupakan data yang di ambil secara langsung kepada masyarakat di desa Sinuian Gagaran Remboken menggunakan teknik wawancara terhadap masyarakat sekitar objek wisata yang meliputi petani, pedagang, penambak ikan air tawar, dan karyawan yang berkerja di objek wisata camp james  dengan  jumlah 44 responden. Dari hasil penelitian di dapat bahwa benar terdapat peran dari objek wisata camp james dalam menambah pendapatan masyarakat di desa sinuian gagaran remboken, karena dengan adanya objek wisata camp james ini masyarakat yang dulunya hanya bisa mengandalkan hasil panen kebun dan tambak ikan sekarang sudah dapat membuka usaha dagang kecil dan merasa sangat terbantukan bukan hanya dalam soal penjualan karena bertambahnya niat beli pengunjung camp james tapi juga terbantukan dalam hal penyediaan lapangan kerja karena berdasarkan fakta di lapangan bahwa 80% karyawan dari objek wisata camp james adalah masyarakat di desa sinuian gagaran remboken dan mencakup semua usia dari anak mudah sampai yang tua. Kata kunci: Pariwisata; Objek Wisata; Pendapatan Masyarakat; Niat Berkunjung
Analisis Mengenai Sektor Unggulan dan Kaitannya dengan Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Likupang Kabupaten Minahasa Utara A. H. S. Tumbel, Farrell; Kawung, George M.V; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 1 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pembangunan digunakan hingga saat ini adalah memprioritaskan pembangunan di sektor ekonomi sebagai skala prioritas utama. Pendekatan pembangunan ekonomi di negara berkembang pada umumnya bertumpu pada kemampuan dan keunggulan komparatif sektoral yang ada didalam negara ataupun daerah dan menjadi sumber daya utama penggerak perekonomian (prime mover). Keunggulan sektoral menjadi poin yang sangat penting untuk untuk menjadi pijakan dan dasar untuk melakukan perencanaan pembangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sektor-sektor yang menjadi sektor unggulan dan non unggulan serta kaitan antara sektor unggulan dengan pembangunan kawasan ekonomi khusus Likupang Kabupaten Minahasa Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Statis Location Quotient dan Dynamic Location Quotient serta metode kualitatif deksriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 sektor unggulan yakni   Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Sektor Pengadaan Listrik dan Gas, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, Sektor Pertambangan dan penggalian, Sektor Industri Pengolahan, Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi, Sektor Jasa Perusahaan, Sektor Jasa Lainnya, sedangkan 5 sektor non basis adalah Sektor Konstruksi, Sektor Transportasi dan Pergudangan, Sektor Jasa Pendidikan, Sektor Real Estate, dan Sektor Informasi dan komunikasi. Sektor-sektor unggulan, secara langusung maupun tidak langsung memiliki kaitan yang erat dan mendukung pembangunan kawasan ekonomi khusus pariwisata Likupang. Kata kunci: Sektor Unggulan; Kawasan Ekonomi  Khusus; Pariwisata; Pola Struktur Ekonomi
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Bitung Ningrum, Dwi Susilawati; Kalangi, Josep Bintang; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 1 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan Ekonomi yang dicapai setiap tahunnya menggambarkan seberapa besar prestasi dan kesuksesaan negara dalam mengendalikan kegiatan ekonominya dalam jangka pendek dan usaha mengelola setiap aktivitas produksinya dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Bitung. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang di peroleh berdasarkan data yang tersedia dan yang telah disusun dan dipublikasikan oleh lembaga atau instansi tertentu yang bersumber dari laporan Badan Pusat Statistik Kota Bitung. Data di olah menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah berpegaruh negatif dan segnifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bitung. Jumlah tenaga kerja berpegaruh positif dan tidak segnifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bitung. Secara simultan pendapatan asli daerah dan jumlah tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bitung. Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi; Pendapatan Asli Daerah; Jumlah Tenaga Kerja; Produk Domestik Regional Bruto
Analisis Pertumbuhan Sektor Ekonomi Daerah di Kabupaten Minahasa Pongoh, Patrichia Natasya; Kawung, George M.V; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 1 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keunggulan atau daya saing suatu sektor ekonomi menjadi alat pemacu pertumbuhan ekonomi yang positif serta menjadi indikator penting dalam acuan untuk meningkatkan perekonomian di suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor sektor apa yang memiliki daya saing, potensi dan unggulan dalam suatu daerah. Pembangunan merupakan upaya perubahan secara terencana seluruh dimensi kehidupan menuju tatanan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Pembangunan ekonomi merupakan salah satu aspek pembangunan yang penting baik dalam lingkup pusat maupun daerah. Jika pembangunan dan pertumbuhan di suatu daerah mengalami peningkatan, sektor-sektor apa sajakah yang membuat pertumbuhan serta pembangunan di suatu daerah meningkat atau menurun? Dengan menggunakan metode Location Quotient, Dynamic Location Quotient, Shift Share, Tipologi Klassen. Hasil penelitian menunjukkan setiap sektor-sektor ekonomi yang ada di kabupaten minahasa memiliki daya saing yang kurang. Walaupun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keseluruhan sektor ekonomi yang berada di kabupaten minahasa memiliki potensi untuk maju dan berkembang. Oleh karena itu keterlibatan setiap sektor ekonomi sangat diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah atau kabupaten terlebih khusus di kabupaten minahasa. Kata Kunci : Pembangunanan Ekonomi; Perencanaan Pembangunan Daerah; Sektor Unggulan: Pertumbuhan Ekonomi
Analisis Kelayakan Usaha dan Strategi Pengembangan Peternakan Ayam Ras Petelur Studi Pada Golden Paniki Farm, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara Tembang, Triones; Rotinsulu, Tri Oldy; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 3 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha peternakan ayam ras petelur merupakan usaha yang mempunyai perkembangan yang sangat pesat sehingga banyak diminati oleh para wirausahawan dari berbagai kalangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha aspek finansial dan menganalisis strategi pengembangan usaha pada Golden Paniki Farm di kecamatan Dimembe,kabupaten Minahasa Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, data primer diperoleh langsung melalui survei, wawancara, dan observasi sedangkan data sekunder diperoleh dari buku teks, artikel, jurnal, dan dari instansi pemerintah ataupun swasta yang relevan dengan penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kelayakan usaha aspek finansial dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan selama satu periode produksi pendapatan yang diperoleh usaha peternakan ayam ras petelur Golden Paniki Farm sebesar Rp.249.718.060, dan berdasarkan analisis kelayakan usaha aspek finansial layak untuk dijalankan dan dikembangkan dengan nilai NPV sebesar Rp.1.366.655.165, yang memberikan manfaat pada peternak ayam ras petelur dan nilai R/C Ratio sebesar 1,17 sehingga usaha ini mendapat keuntungan dimana jumlah penerimaan lebih besar dari pada jumlah biaya yang dikeluarkan. Hasil analisis IFAS diperoleh total skor sebesar 2,14 dan total skor EFAS sebesar 0,76, strategi yang paling tepat diterapkan peternak adalah strategi SO, posisi usaha peternakan ayam ras petelur berada pada kuadran I yaitu kuadran agresif yang menggambarkan bahwa situasi usaha ini sangat menguntungkan untuk memanfaatkan seluruh kekuatan internalnya untuk menarik keuntungan dari banyaknya peluang eksternal. Berdasarkan matriks Internal-Eksternal (IE Matriks) posisi perusahaan dalam pengembangan usaha ayam ras petelur berada pada sel V (stabiliitas) yaitu tidak mengalami perubahaan mengenai profit dalam usaha yang sedang dijalankan.Kata kunci: Studi Kelayakan Bisnis; Kewirausahaan; Pendapatan; Keuntungan; Biaya Produksi.  
Analisis Overlay Perekonomian Kota Bitung Loleng, Ridho; Kumenaung, Anderson G.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 3 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan pembangunan ekonomi di Kota Bitung memerlukan pemahaman dan pengenalan yang baik dan tepat mengenai potensi sektoral dari perekonomian. Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi tentang sektor unggulan di Kota Bitung agar pelaksanaan pembangunan dapat terfokus pada sektor unggulan dan potensial yang menjadi prioritas pendanaan pembangunan agar efisien sehingga dapat menciptakan multiplier ekonomi di Kota Bitung. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga konstan Kota Bitung dan Propins Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan adalah metode LQ Statis, LQ Dinamis, Model Rasio Pertumbuhan dan Analisis Overlay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat satu sektor unggulan yakni sektor transportasi dan pergudangan.Empat sektor yang potensial yakni sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan bengkel sepeda motor, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan dan asuransi, dan sektor real estate. Lima sektor yang kurang potensial yakni sektor pertambangan dan penggalian sektor industri pengolahan, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor konstruksi, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum. Tujuh sektor terbelakang yakni sektor tersebut adalah sektor pertanian,kehutanan, dan perikanan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor jasa perusahaan, sektora administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, sektor jasa lainnya. Kata kunci : Sektor Unggulan; Sektor Basis; Potensi Sektoral; Pembangunan Ekonomi.
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pedagang Rumahan Di Kecamatan Kawangkoan Lapian, Viesta Anggun; Rorong, Ita Pingkan F.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 3 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi mengarah pada kebijakan yang diambil pemerintah guna mencapai kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Penyerapan tenaga kerja salah satu faktor pendukung pembangunan ekonomi yang dilakukan oleh negara-negara berkembang salah satunya negara Indonesia. Untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan memperluas kesempatan kerja Indonesia harus mampu mencapai ekonomi yang unggul Tenaga kerja tetap merupakan asset yang paling utama dalam kehidupan perusahaan karna tanpa adanya karyawan maka peralatan dan modal tidak mungkin akan dapat dipergunakan secara maksimal. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui modal usaha, jam kerja, terhadap penyerapan tenaga kerja pedagang rumahan di kecamatan kawangkoan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan data yang digunakan yaitu data primer dengan menggunakan kuesioner lewat google from serta observasi. Hipotesis dalam penelitian ini adalah diduga modal usaha, jam kerja, (Variabel bebas) berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja pedagang rumahan (Variabel Terikat) baik secara simultan dan secara parsial. Metode yang digunakan untuk menjawab hipotesis ini adalah metode analisis regresi berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan secara parsial variabel modal usaha, memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pedagang rumahan, secara parsial variabel jam kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap penyerapan tenaga kerja pedagang rumahan di kecamatan kawangkoan. Secara Simultan variabel modal usaha, jam kerja, secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pedagang rumahan. Kata kunci : modal usaha, jam kerja, penyerapan tenaga kerja pedagang rumahan.
Pengaruh Jumlah Wisatawan Mancanegara, Jumlah Wisatawan Domestik Terhadap PAD Kota Bitung Melalui Pajak Hotel Saturuma, Josua Mardi; Kumenaung, Anderson G.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 3 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan sektor perekonomian yang dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Pendapatan Asli Daerah di Kota Bitung dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik melalui pajak hotel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah wisatawan mancanegara dan domestik terhadap pendapatan asli daerah kota Bitung melalui pajak hotel. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara dan jumlah wisatawan domestik memiliki pengaruh langsung yang tidak signifikan terhadap pajak hotel. jumlah wisatawan mancanegara, jumlah wisatawan domestik, dan pajak hotel memiliki pengaruh langsung yang tidak signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Pengaruh tidak langsung jumlah wisatawan mancanegara terhadap pendapatan asli daerah melalui pajak hotel adalah sebesar 20,98 %, dimana nilai pengaruh ini tergolong rendah sebab 79,02 % justru dipengaruhi oleh faktor lain. Pengaruh tidak langsung jumlah wisatawan domestik terhadap pendapatan asli daerah melalui pajak hotel adalah sebesar 1,79 %, dimana nilai pengaruh ini jauh lebih rendah dari pengaruh tidak langsung jumlah wisatawan mancanegara terhadap pendapatan asli daerah. Kata kunci: Wisatawan; Pajak Hotel; Pendapatan Asli Daerah
Pengaruh Pajak Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Konsumsi Rumah Tangga Sebagai Variabel Intervening Di Kota Manado Tuerah, Gabriel; Kalangi, Josep B.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 4 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kota Manado telah aktif dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan untuk memacu pertumbuhan ekonomi, salah satunya adalah kebijakan perpajakan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui Pengaruh Pajak Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Konsumsi Rumah Tangga Sebagai Variabel Intervening Di Kota Manado. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari tahun 2010-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitaif dan menggunakan analisis jalur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan 1) Pajak Daerah dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap Konsumsi Rumah Tangga di Kota Manado. 2) Pajak Daerah dapat memberikan pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado. 3) Konsumsi Rumah Tangga dapat memberikan pengaruh negatif tetapi signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado. 4) Pajak Daerah memiliki pengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi yang dimediasi melalui Konsumsi Rumah Tangga di Kota Manado. Kata Kunci: Pajak Daerah; Konsumsi Rumah Tangga; Pertumbuhan Ekonomi